<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>OHS, Organizational Culture, and Employee Engagement in Production Performance</article-title>
        <subtitle>K3, Budaya Organisasi, dan Employee Engagement pada Kinerja Produksi</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Prahadi </surname>
            <given-names>Fajar Krisna</given-names>
          </name>
          <email>fajarkrisnaprahadi@live.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Andriani</surname>
            <given-names>Dewi</given-names>
          </name>
          <email>dewiandriani@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2025-12-26">
          <day>26</day>
          <month>12</month>
          <year>2025</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>02</day><month>02</month><year>2025</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="heading-10953613e4e33e0d43c3cd4e9e872186">
      <title>
        <bold id="bold-dbbc136660a30278eae68f4f1fc0f3ed">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-20">Suatu bidang industri diciptakan untuk beberapa tujuan. Pertama, untuk memperluas lapangan pekerjaan pada suatu sektor. Kedua, untuk menciptakan sebuah variasi dalam sebuah produk dengan tujuan menciptakan sebuah inovasi di segmennya. Dan yang ketiga, bidang usaha didirikan untuk memposisikan sebagai <italic id="_italic-42">main role</italic> atau pendukung dari antar perusahaan dalam suatu pasar. Dibutuhkan sebuah pembeda agar bisa bertahan mengikuti perkembangan zaman di era Industri.  Agar tidak terjadi adanya “kejenuhan pasar” hingga pada akhirnya salah satu faktor yang terlibat adalah kualitas SDM atau kinerja karyawan. Hal itu dikarenakan karena peran SDM memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan roda suatu usaha ataupun industri.. Bagaimana karyawan bekerja dan berperilaku yang baik dalam perusahaan akan menentukan nasib sebuah perusahaan di masa yang akan datang. Para karyawan diharapkan menjalankan semua tugas - tugasnya dengan baik.</p>
      <p id="_paragraph-21"> Pada penelitian ini, peneliti melihat masalah yang serius pada seluruh kegiatanya yang berada di bagian produksi dapat menimbulkan adanya sebuah risiko bencana ataupun kecelakaan kerja kapan dan dimana saja, akan tetapi karyawan sudah dapat menanganinya yaitu dengan memakai alat pelindung diri yang lengkap, dan pihak perusahaan memberikan program, pendidikan serta pelatihan K3, penciptaan lingkungan kerja yang sehat, pelayanan kebutuhan karyawan, dan pelayanan kesehatan dan membuat kondisi kerja yang aman. Keselamatan dan kesehatan kerja adalah perlindungan atas keamanan kerja yang dialami pekerja, baik fisik maupun mental dalam lingkungan pekerjaannya [1]. Kesehatan kerja adalah kondisi yang merujuk pada kondisi fisik dan stabilitas emosi secara umum. Individu yang sehat adalah individu yang bebas dari penyakit [2]. secara tidak langsung keselamatan dan kesehatan karyawan dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Sangat sering dijumpai di perusahaan-perusahaan negara berkembang yang mengabaikan masalah keselamatan dan kesehatan kerja yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja bagi karyawannya. Selain itu <italic id="_italic-43">employee engagement</italic>juga menjadi faktor penting kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-44">E</italic><italic id="_italic-45">mployee engagement </italic>ini dihubungkan dengan beragam konsekuensi bisnis yang lebih besar, misalnya lebih gigih dalam berupaya, kinerja yang lebih lebih baik, dan<italic id="_italic-46"> turnover</italic> yang menurun [3]. Keterikatan dianggap sebagai elemen penting, ketika seorang karyawan telah merasa terikat terhadap perusahaan maka karyawan tersebut akan merasa puas dan dapat berkomitmen terhadap  perusahaan  serta  memberikan upaya  yang lebih untuk  kemajuan  perusahaan atau  bahkan merekomendasikan tempat kerjanya kepada orang lain. Dalam survey yang dilakukan oleh peneliti, hasil dari kinerja karyawan Bagian produksi atau jumlah pencapaian target produksi yang menurun di bulan Januari hingga Juni tahun 2020 dan 2021, dengan hasil produksi yang fluktuatif atau tidak stabil, disebabkan oleh faktor keselamatan dan kesehatan kerja, pergantian shift yang membuat karyawan kelelahan. Hal tersebut mengakibatkan kinerja karyawan menurun dan hasil kinerja tersebut dapat dilihat dari pencapaian produksi pada tabel dibawah ini. </p>
      <table-wrap id="table-figure-91e487f5b58ad7d9a338dd478d2bb63c">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title> Target dan Realita Produksi Karung Plastik PT. Japfa Comfeed Indonesia   Wonoayu – Sidoarjo Tahun 2020 </title>
          <p id="paragraph-709dc3faadaf0a2d2ceda431e5d113eb"/>
        </caption>
        <table id="table-e6a2d6f0135db08f12f732607de373ec">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f844f0a9bc553db317ac79f142ae83f3">
              <th id="table-cell-ae1a16bb0c0f29838ae19a1d193d2855" rowspan="2"> No. </th>
              <th id="table-cell-8ffa66c891f657f5d633df76ed9ff0e8" rowspan="2"> Bulan </th>
              <th id="table-cell-d3ba68bcb4c97bb89a086226bebd4056"> Target </th>
              <th id="table-cell-c3bcb5e98dda39dfe8fce5f5e30e49f2"> Realisasi </th>
              <th id="table-cell-b46c8d2a4949e7e4473b23b7fe6d67d6"> Persentase </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-9562b1ebdad97c34efc64f5c9d5ad408">
              <th id="table-cell-96bd356cb126a99fa9e80e1197bcead2"> (dalam meter) </th>
              <th id="table-cell-9c4edde518c89a66bf1afe035fcf5ac2"> (dalam meter) </th>
              <th id="table-cell-bbddc892542f950854d3f76148631e58"> % </th>
            </tr>
            <tr id="table-row-14e0bd9a2c8269700c212ae4adffe66f">
              <td id="table-cell-ea1e44a89fef6c3438f42d3201b1a0a6"> 1. </td>
              <td id="table-cell-c6d8047a702d79200c49898273757680"> Januari </td>
              <td id="table-cell-f76f7a8f889d0a90744a547f1e97f1de"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-bb6c94e9bd3be7148e0a47019c3a83b4"> 3.050.000 </td>
              <td id="table-cell-d2a6164f8abbd64707c576dd97c06e80"> 83 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-57fc5f25b241fd1a048cfd14c53fc0f5">
              <td id="table-cell-1a21d42b1f36a5ddabff9224f440eb82"> 2. </td>
              <td id="table-cell-58fd1b2a52f8ad5088d08a3c8b3b1b5a"> Febuari </td>
              <td id="table-cell-1496015bac3324f7d32846073498b8de"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-a60bc7c1396c35883c96a3a869b50e15"> 3.180.040 </td>
              <td id="table-cell-5704d3e397e0713c34263581486f5aff"> 87 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-23475275489637ca0a03ae88a280ebc0">
              <td id="table-cell-8a91f2e9de6178a1831a8f2ee435e295"> 3. </td>
              <td id="table-cell-15737b7dbb8ada00f0ba2de36f498f4e"> Maret </td>
              <td id="table-cell-a35f58643c5b09a73708bb32f0ae1bfb"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-816385c64ca20dd5e57727547ff7f79b"> 3.444.434 </td>
              <td id="table-cell-033362e598c6774ecf6fe25d3ddcbffb"> 94 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ad0b5c4419e3e3437fc44bf016dac2a2">
              <td id="table-cell-8a513b3fddab1138cd1928edfc6f2c24"> 4. </td>
              <td id="table-cell-06dda9e2ca3880ea8879f220d5d6f463"> April </td>
              <td id="table-cell-b97f0a73967867f066478de1cdfcf33a"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-f8e5b45f2f4134491dbe3981fc92366a"> 3.415.093 </td>
              <td id="table-cell-d95914835ff91809d23cdf266ec65e88"> 93 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dc88dee5cda5eef52c58728e9f732c66">
              <td id="table-cell-77ce7bda63de3fe6fd0b3df985110632"> 5. </td>
              <td id="table-cell-72612c5f0efc916ae9e242ae6e8f2118"> Mei </td>
              <td id="table-cell-5870ead83478a93fdb9bdde33cad4b5d"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-be59fb5cb91a4a9caa72b84d8d8710fc"> 3.347.908 </td>
              <td id="table-cell-b44162507e66013e005b262a09b1a0ba"> 91 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5f232381c716228e30dd38ea738fcc53">
              <td id="table-cell-30f1330cc3c421ba41198770850d32fd"> 6. </td>
              <td id="table-cell-9a0d84b04effc62fe500f9ce31c00f73"> Juni </td>
              <td id="table-cell-058b6cacbe7d98bba2ead26aa6064226"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-f286300f14a29c084cb8c045d30b10e2"> 2.259.749 </td>
              <td id="table-cell-1cf2a9f13c83db3137220c65708bb196"> 62 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dfc6f0a7a391de3bdfc8bd3d03e9a208">
              <td id="table-cell-7572d586f70939a292e4f71e3480aafe"> 7. </td>
              <td id="table-cell-c10ec9fcb1bc139ee277f09e5c0f765f"> Juli </td>
              <td id="table-cell-ac0f85dafc72a136c363e1dd1b51b624"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-ef3facdd62e93f6702b77eefe199c3bd"> 3.050.000 </td>
              <td id="table-cell-9f1a7ec770aed5d734da95630e1ab4b8"> 83 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3a74858ae710f8500cf3ae7b471f04df">
              <td id="table-cell-fbf97b8a0f95bec2e082943d8a3f0b8d"> 8. </td>
              <td id="table-cell-279bce8a19e1db5eb22afd23f884ff18"> Agustus </td>
              <td id="table-cell-418a843c829daf1a088b10eb79140cc2"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-23624759996a0dfa3fd74b3310ce81fd"> 2.782.000 </td>
              <td id="table-cell-2c96c5accfd598c0042949aae172e5ed"> 76 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-75a46f31d5e4c123e087095846e526ff">
              <td id="table-cell-38abe68d089e6e29c3d12b5c3b3edf52"> 9. </td>
              <td id="table-cell-0d0563c9782edcb6ab43e5636f7a77fe"> September </td>
              <td id="table-cell-d6d646236e58933dd2094560348186b5"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-cf71455db83d5980cea288c83d0ec137"> 2.882.000 </td>
              <td id="table-cell-2407e01b7431b0d6b474a3c78dcb67bc"> 79 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d572370655d28cb245f84e6f04f00f44">
              <td id="table-cell-76119282a161642eb46bb69e931d4539"> 10. </td>
              <td id="table-cell-64f74358476399b8de00ab4ccdf78105"> Oktober </td>
              <td id="table-cell-9cf639b8bfad9b2d1b3e068304efc562"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-6f747f259b7f935059481b90a71d2221"> 3.010.000 </td>
              <td id="table-cell-3301455f5dc929dec31a26d96ec662c7"> 82 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c8d1fd9ca2dac3b5fae82f24a1bd647d">
              <td id="table-cell-63dae983ea1adf7c94723f13494bf2fd"> 11. </td>
              <td id="table-cell-983353277bb084194d9f00fa6aafb478"> November </td>
              <td id="table-cell-e98e6dba4c4c4793319943afbc919f8a"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-caf499a90cfc603e45f513a4a23297cb"> 3.040.000 </td>
              <td id="table-cell-2c80412890db36a237310ab024e25f07"> 83 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e6092ded15fe7cd9ebb2a2cca120d116">
              <td id="table-cell-27fcd284f9a7d3f15f903a5662a16a7e"> 12. </td>
              <td id="table-cell-4cbcc6a69692d025492e0444175f281f"> Desember </td>
              <td id="table-cell-693aa5bfe057df2ba0cac6f225c529a3"> 3.660.000 </td>
              <td id="table-cell-eb677dfcc37c977f217ea84c897590c4"> 2.930.000 </td>
              <td id="table-cell-ed7e2de749cf71d1b00a7819cb0a8fda"> 80 </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-26">Sumber: Bagian HRD, PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk, 2021.</p>
      <p id="_paragraph-27">Berdasarkan ketidakstabilan hasil produksi yang dicapai, masalah kecelakaan kerja dan penelitian terdahulu yang menitikberatkan permasalahan pada K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Budaya Organisasi dan Employee Engagement peneliti tertarik untuk meneliti perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia di Wonoayu Sidoarjo agar mengkaji ulang penelitian terdahulu dan permasalahan yang harus diselesaikan pada perusahaan, selain fenomena yang terjadi dilapakan terdapat inkonsistensi hasil penelitian terdahulu dengan judul yang sama seperti penelitian ini. Berikut ini hasil penelitian dimana terdapat inkonsistensi terhadap hasil penelitian yang di sebut <italic id="_italic-47">research Gap</italic>. Berikut ini <italic id="_italic-48">research Gap</italic>: yang dapat dijelaskan dalam bentuk tabel:</p>
      <list list-type="order" id="list-2f95dfd042996befd751fcba89a559c6"/>
      <p id="_paragraph-28">
        <bold id="_bold-34">
          <italic id="_italic-49">Research Gap</italic>
        </bold>
      </p>
      <table-wrap id="table-figure-da4b6a0c430b8045f224c222e41975ff">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-5148f50324a69e321975557e89076dad"/>
        </caption>
        <table id="table-4eeff7918adc46de46f69a32347a6346">
          <tbody>
            <tr id="table-row-0dc2972d3c4b7655b589e4abf3c20d35">
              <td id="table-cell-fb8ce5d7f54eaf60ebaf754780fda73d"> Issue </td>
              <td id="table-cell-ec00f18cc6c84acc5d9b0f16a7e21ff7"> Peneliti </td>
              <td id="table-cell-74b8dfb3fb5fee2e8412c18684fd64bf"> Kesenjangan    Hasil </td>
              <th id="table-cell-1d258a3856642ef88c9e6bf7c81fd90b"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-f48200c522baf46278d4a62655eb950b">
              <td id="table-cell-9753520a9ac27a54ada5b863a58d1c30" rowspan="2"> Ada perbedaan pengaruh K3 (Kesehatan dan Keselamatan) terhadap kinerja karyawan </td>
              <td id="table-cell-d65c80fa6e7d5a1ad8a0258d6327382b"> Chusnul Chotimah (2018) </td>
              <td id="table-cell-256c9066c2877a768f3e8e4fb6cfcfb6"> K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) berpengaruh   terhadap kinerja karyawan </td>
              <td id="table-cell-20bcc91583b23278797d9a5d855daec9"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9c12596c50e219d2fd57597ef0ef0dd">
              <td id="table-cell-b24422d0d3e7a5327674fe2734232c1d"> Vani Kenanga Nan Wangi, Eloh   Bahiroh dan Ali Imron (2020) </td>
              <td id="table-cell-0e974d5ca805d8aa154ca2e7833c2981"> K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) tidak   berpengaruh terhadap kinerja karyawan </td>
              <td id="table-cell-549c312d0b1ceec91236ed527c669ba2"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-dcf227a1fe426dd1a821a977d2f8ef5b">
              <td id="table-cell-149064ec5caca58a75af66faa66ca962" rowspan="2"> Ada perbedaan budaya organisasi terhadap kinerja   karyawan </td>
              <td id="table-cell-f6fc82b9a9abb8eb88ef883bc319cca8"> Dewi Andriani (2016) </td>
              <td id="table-cell-011e86a05ad95cf6ff92482f0b226dc1"> Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja   karyawan </td>
              <td id="table-cell-4e4dd9c18106c0cf322e9ce648c9b0f5"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-f50737edf9ceaee5f98765e2ba1cc2f6">
              <td id="table-cell-2dd6d83edc1afa6ac44db64ce3d0ab04"> Fimce Masambe, Agus S. Soegoto, dan Jacky Sumarauw (2015) </td>
              <td id="table-cell-10bf5fff2b6d5baee8f34d6f7bcee9ac"> Budaya organisasi terhadap kinerja karyawan tidak   berpengaruh signifikan </td>
              <td id="table-cell-e7393736e2198a7f30f9cfa31fecacdc"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-b55321b06a73650448e2fc9a1496684f">
              <td id="table-cell-c2dc08adc3bfd91df37699ed3aa72b60" rowspan="2"> Ada perbedaan pengaruh employee engangement terhadap   kinerja karyawan </td>
              <td id="table-cell-5db898ffcbb6d01487336bf53034053c"> Agnes Wahyu Handoyo dan Roy Setiawan (2017) </td>
              <td id="table-cell-6c9d80de8f8375d9aac9da1a981f13d4"> Hasil employee   engangement berpengaruh terhadap Kinerja   Karyawan. </td>
              <td id="table-cell-55ad1f0a13cc7e7e1725d6ec4d32068e"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-2872a9359e3251562a2d0d314b173ec1">
              <td id="table-cell-8d5cf917648337d3e4c4fc15a7655a6b"> Vinca Regina   Letsoin dan Sri Langgeng Ratnasari (2020) </td>
              <td id="table-cell-a6679440e49420b76b36fe654c7e5539"> employee engangement tidak   berpengaruh signifikan terhadap kinerja </td>
              <td id="table-cell-01e479c237c9ed856696fa7c4f340ac2"/>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-30">Sumber: olah peneliti, 2022</p>
      <p id="_paragraph-31">Kesenjangan atau inkonsistensi dalam hasil penelitian terdahulu (research gap) antara variabel K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) , budaya organisasi, dan <italic id="_italic-53">employee engangement</italic> terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan suatu perbedaan terhadap penelitian terdahulu yang menunjukkan belum jelas. Hasil penelitian dari [4] menyatakan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja)  berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan hasil yang berbeda diperoleh dari penelitian [5] yang menyatakan K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja) tidak berpengaruh terhadap  kinerja karyawan. </p>
      <p id="_paragraph-32">Budaya Organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan merupakan hasil yang diperoleh dari penelitian Andriani (2016), Sedangkan penelitian dari [6] mendapatkan hasil yang berbeda yakni budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. <italic id="_italic-54">Employee engangement</italic> berpengaruh terhadap kinerja karyawan merupakan hasil yang diperoleh dari penelitian [7] serta hasil sebaliknya yakni <italic id="_italic-55">employee engangement</italic> tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dari penelitian [8]</p>
      <p id="_paragraph-33"> Berdasarkan tabel 1 yaitu tentang Target dan Realita Produksi Karung Plastik PT. Japfa Comfeed Indonesia Wonoayu-Sidoarjo Tahun 2020  yang menggambarkan kinerja karyawan yang belum maksimal, dan tabel 2 tentang <italic id="_italic-56">research gap</italic> dari inkosistensi hasil penelitian terdahulu maka peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dan mengkaji ulang penelitian terdahulu dengan variabel yang sama namun hasil penelitian berbeda maka peneliti memutuskan pengambilan judul yaitu dengan judul K3 (Kesehatan Dan Keselamatan Kerja), Budaya Organisasi, Dan <italic id="_italic-57">Employee Engagement</italic> Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo </p>
      <p id="_paragraph-34">1.1 Rumusan Masalah: Penerapan Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 , Budaya organisasi dan <italic id="_italic-58">Employee Engagement</italic> terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
      <p id="_paragraph-35">1.2 Pertanyaan Penelitian: Apakah ada pengaruh Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 , Budaya organisasi dan <italic id="_italic-59">Employee Engagement</italic> terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
      <p id="_paragraph-36">1.3 Kategori SDGs: Termasuk didalam kategori SDGs 9 yaitu <italic id="_italic-60">Industry, Innovation and Infrastructure.</italic></p>
      <sec id="sec-2_3">
        <title>Metode Penelitian</title>
        <p id="paragraph-fda8b1b9bf68f30bf1bedfe0581491ae">2.1 Kerangka Konseptual </p>
        <p id="_paragraph-37">Faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebagai variabel terikat, yaitu Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3  (X1), Budaya organisasi(X2) dan <italic id="_italic-61">Employee Engagement</italic> sebagai variabel bebas (X3). Dalam memberikan kemudahan informasi tentang kerangka konseptual penelitian, dapat dilihat pada gambar 1:</p>
        <p id="_paragraph-38"/>
        <fig id="figure-panel-bcffc7cb5702dc3a06f32a79d2ff46cc">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-599cc91f8f914c343655d575567e2f62"/>
          </caption>
          <graphic id="graphic-a700eff1a014a8dff8ef6cf9b11214e7" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="100093-01.png"/>
        </fig>
        <p id="_paragraph-39"> Keterangan :</p>
        <p id="_paragraph-40"><bold id="_bold-35"> _ _ _ _ _ _ _</bold>: Kerangka konseptual secara simultan </p>
        <p id="paragraph-89b2bf9176a90c99b28485041e3d0db5">2.2 Hipotesis</p>
        <p id="_paragraph-41">Berdasarkan rumusan masalah dan pokok permasalahan diatas, maka diajukan hipotesis sebagai berikut :</p>
        <p id="_paragraph-42">H1: Menghasilkan pengaruh Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
        <p id="_paragraph-43">H2: Menghasilkan pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
        <p id="_paragraph-44">H3: Menghasilkan pengaruh <italic id="_italic-62">Employee Engagement</italic> terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
        <p id="_paragraph-45">H4: Menghasilkan pengaruh Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 , budaya organisasi dan <italic id="_italic-63">Employee Engagement</italic> terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk  di Wonoayu – Sidoarjo .</p>
        <p id="paragraph-e84cd95ba799b70e86f37f5c6ee256ef">2.3 Jenis Penelitian</p>
        <p id="_paragraph-46">Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh hasil yang sebenar-benarnya serta informasi pengetahuan yang memiliki sifat objektif dalam mengikuti kebijakan metodologi penelitian yang telah dipraktikkan. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif, karena penelitian ini menggunakan data berupa angka yang nantinya dianalisis menggunakan alat statistik <xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. Maksud dari penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif bertujuan untuk membuktikan apakah antar variabel memiliki hubungan yang berpengaruh atau tidak serta meningkatkan teori dan hipotesis yang berhubungan dengan munculnya fenomena alam yang terjadi<bold id="_bold-36">.</bold></p>
        <p id="paragraph-4cb7990418bc7060536e6783a3664d9f">2.4 Lokasi Penelitian</p>
        <p id="_paragraph-47"> Peneliti tersebut meneliti di Perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk yang berlokasi di Jl. Raya Popoh, Desa Semambung Lor, Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.</p>
        <sec id="sec-2_3_5">
          <title>Populasi dan Sampel</title>
          <p id="_paragraph-48">2.5.1 Populasi </p>
          <p id="_paragraph-49">Menurut <xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref> populasi merupakan suatu hal yang telah ditetapkan oleh peneliti yang terdiri dari objek dan subjek yang mempunyai karakteristik dan kualitas yang berbeda untuk dijadikan bagian dari penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bagian produksi PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk di Wonoayu Sidoarjo yang berjumlah 360 karyawan.</p>
          <p id="_paragraph-50">2.5.2Sampel</p>
          <p id="_paragraph-51">Pengumpulan sampel pada penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan tekning pengambilan sampel teknik <italic id="_italic-64">purposive sampling</italic> adalah teknik pengambilan sampel yang memiliki karakteristik tertentu dengan pertimbangan sebelumnya. Sampel penelitian ini memiliki ciri-ciri yakni responden yang mengerjakan produksi. Untuk menentukan berapa minimal sampel yang dibutuhkan jika ukuran populasi sudah diketahui, maka menggunakan rumus <italic id="_italic-65">slovin </italic>yang merupakan rumus untuk menghitung jumlah minimal sampel dari keseluruhan populasi, [9]. Berikut ini adalah perhitungan jumlah sampel dengan menggunakan rumus <italic id="_italic-66">slovin.</italic></p>
          <fig id="figure-panel-f9534712c70bc95b18e0c281de017876">
            <label>Figure 2</label>
            <caption>
              <p id="paragraph-622b864ac20526e84ad8e951a03e4a60"/>
            </caption>
            <graphic id="graphic-8c272d2dee28f45f3516056584dd5b9e" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="100093-02.png"/>
          </fig>
          <p id="_paragraph-52">Dengan: n: sampel</p>
          <p id="_paragraph-53">N: populasi</p>
          <p id="_paragraph-54">e<sup id="_superscript-1">2</sup>: standar error 0,1</p>
          <p id="_paragraph-55">Berdasarkan hasil dari perhitungan sampel dengan rumus <italic id="_italic-67">slovin</italic> maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 78 orang bagian produksi pada PT. Japfa Comfeed Indonesia. Tbk di Wonoayu Sidoarjo. </p>
        </sec>
        <sec id="sec-2_3_6">
          <title>Jenis Dan Sumber Data</title>
          <p id="paragraph-4d71c88530d80eb2eb4367fed4110eae">Jenis Data, Penelitian ini mempergunakan jenis data kuantitatif, yaitu data penelitian yang berupa angka yang akan di analisis dengan menggunakan statistik <xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. </p>
          <p id="paragraph-0cd1bf2c27be2536aaea10106fc3f488">2.6.1 Data Primer</p>
          <p id="_paragraph-56">Data primer pada penelitian ini berasal dari data jawaban dari responden mengenai Pengaruh Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 , budaya organisasi dan <italic id="_italic-68">Employee Engagement</italic> terhadap kinerja karyawan bagian produksi dimana mengumpulkan jawaban kuisioner di PT. Japfa Comfeed Indonesia. Tbk di Wonoayu Sidoarjo. </p>
          <p id="_paragraph-57"> 2.6.2 Data Sekunder</p>
          <p id="_paragraph-58"><xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref> Memaparkan bahwa data sekunder adalah sumber data yang tidak menerima dengan cara langsung dari tempat penelitian dilaksanakan. Data sekunder pada penelitian yang dilakukan ini didapatkan dari jurnal penelitian terdahulu yang masih berkaitan pada penelitian yang dilakukan.</p>
          <p id="_paragraph-59">2.6.3 Sumber Data, Sumber data merupakan subyek dari data mana yang diperoleh. <xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref> Dalam Penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu : Data Primer, Data primer adalah sebuah data yang diperoleh langsung dari sumber pertama pada objek penelitian. Data primer penelitian ini bersumber dari data responden didapatkan dari mengumpulkan kuisioner orang bagian produksi pada PT. Japfa Comfeed Indonesia. Tbk di Wonoayu Sidoarjo</p>
        </sec>
        <sec id="sec-2_3_9">
          <title>Teknik Pengumpulan Data</title>
          <p id="_paragraph-60"> Pada penelitian yang dilakukan ini pengumpulan datanya menggunakan kuisioner sesuai kriteria antara tingkat atau skala pengukuran dalam pengumpulan data. Menurut <xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref> kuisioner merupakan metode dalam mengumpulkan data berupa pertanyaan tertulis dalam sifat tertutup maupun terbuka yang diberikan kepada seorang responden secara langsung atau melalui media sosial dan ditujukan untuk dijawab sesuai dengan keinginan responden yang bertujuan untuk menggali informasi yang berhubungan dengan variabel (X), dan variabel (Y). Variabel tersebut akan diukur mrnggunakan skala Likert yang diukur dan dijabarkan menjadi indikator variabel. kemudian indikator tersebut dipilih sebagai tolak ukur untuk menyusun item instrumen berupa pernyataan atau pertanyaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, maka setiap jawaban diberi skor sebagai berikut :</p>
          <p id="_paragraph-61">a. Nilai bobot 1 untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) </p>
          <p id="_paragraph-62">b. Nilai bobot 2 jawaban Tidak Setuju (TS) </p>
          <p id="_paragraph-63">c. Nilai bobot 3 untuk jawaban Netral (N) </p>
          <p id="_paragraph-64">d. Nilai bobot 4 untuk jawaban Setuju (S) </p>
          <p id="_paragraph-65">e. Nilai bobot 5 untuk jawaban Sangat Setuju (SS) </p>
          <p id="_paragraph-66">Berdasarkan indikator variabel maka ditentukan total pertanyaan yaitu variabel Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3  sebanyak sepuluh (10) butir pernyataan, variabel budaya organisasi sebanyak enam  (6) pernyataan, variabel <italic id="_italic-69">Employee Engagement</italic> sebanyak tujuh (7) pernyataan, variabel kinerja karyawan sebanyak enam (6) butir pernyataan Sehingga total keseluruhan variabel mempunyai dua puluh sembilan (29) butir pernyataan yang akan disebarkan kepada responden.</p>
        </sec>
        <sec id="sec-2_3_10">
          <title>2.8 Teknik Analisis Data</title>
          <p id="_paragraph-67"> 2.8.1 Uji Instrumen</p>
          <p id="paragraph-e6bc0516fb2ce1595c8bd252737c9143">1. Uji Validitas</p>
          <p id="_paragraph-68">[9] Valid memiliki arti instrument yang bisa dipakai dalam mengukur pada suatu penelitian, sedangkan validitas merupakan alat ukur yang dapat membuktikan tingkat keabsahan (validitas). Dalam suatu penelitian dan uji validitas variabel atau indikator dari setiap pertanyaan dapat dikatakan valid apabila rhitung positif dan juga rhitung&gt;construck 0,3. </p>
          <p id="paragraph-a1eb146580306cff8ec1d2639cbdf97d">2. Uji Realibilitas</p>
          <p id="_paragraph-69">Uji reliabilitas adalah alat yang digunakan dalam menghitung pertanyaan pada kuisioner yang disebar untuk mengetahui apakah variabel yang akan diteliti dan yang dapat dinyatakan reliabel. Bisa dikatakan, reliabilitas membuktikan korelasi alat ukur yang dipergunakan untuk mengukur suatu gejala yang sama pada penelitian dengan syarat <italic id="_italic-70">cronbach alpha</italic>&gt;0,6</p>
          <p id="_paragraph-70"> 2.8.2 Uji Asumsi Klasik</p>
          <p id="paragraph-ab1af34e4bef500b6f5e98d445af2067">a. Uji Normalitas </p>
          <p id="_paragraph-71">Uji Normalitas memiliki tujuan dalam penelitian untuk mengetahui apakah variabel residual memiliki distribusi normal dalam model regresi [10]. lData akan dinyatakan berditribusi normal apabila membentuk garis kurva yang simetris terhadap mean dan sebaran data membentuk titik yang mendekati garis diagonal. Untuk mengetahui normal atau tidaknya harus menggunakan <italic id="_italic-71">Plot of regression Standardized residual</italic>.</p>
          <p id="paragraph-f302cd672440ca4bfb04859eeae1c790">b. Uji Linearitas</p>
          <p id="_paragraph-72">Uji Lineartias dilakukan dengan tujuan untuk dapat mengetahui apakah variabel bebas dan tidak memiliki keterkaitan sehingga membentuk garis lurus atau tidak. Pada penelitian ini, untuk mengamati nilai signifikansi pada uji linieritas menggunakan <italic id="_italic-72">test for linearity</italic> dengan pada taraf signifikasi 0,05. Sehingga kedua variabel bisa dikatakan mempunyai hubungan  yang linier harus memperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 untuk taraf kesalahan 5%</p>
          <p id="paragraph-dfbaf2db5eb33998408e9ba034ce8b6f">c. Uji Autokorelasi</p>
          <p id="_paragraph-73">Uji autokorelasi memiliki tujuan dalam penelitian yaitu mendeteksi dalam model regresi linier apakah akan ada hubungan korelasi antara pengganggu pada periode t dan kesalahan pada periode t-1 [10]. Uji Autokorelasi bisa dilakukan dengan menggunakan pengujian pada uji Durbin-Watson (DW). Apabila nilai Durbin Watson (DW) dibawah 5 maka tidak terjadi autokorelasi.</p>
          <p id="paragraph-47b6253e63045816ee0bb8c96ca813e5">d. Uji Multikolonieritas. </p>
          <p id="_paragraph-74">[10] Uji multikolinearitas dirancang untuk menguji apakah suatu model regresi menemukan korelasi antara variabel bebas (independen). Multikolinearitas dapat dilihat dari nilai tolerance dan inversnya serta variance inflation factor (VIF). Nilai yang umumnya dipakai untuk menunjukkan adanya mulkolinieritas adalah nilai Tolerence &lt; 0,10 atau sama dengan nilai VIF &lt; 10. Jika besarnya nilai VIF lebih kecil dari 10 (&lt;10), ini memberi indikasi tidak ada problem multikolinieritas, demikian pula sebaliknya</p>
          <p id="paragraph-fc7162155f0c2c4885abfb479920e402">e. Uji Heteroskedastisitas</p>
          <p id="_paragraph-75">[10] Uji heteroskedastisitas dirancang untuk menguji varians yang tidak sama pada residual satu pengamatan dalam model regresi. Untuk mengetahui ada tidaknya heteroskedastisitas, yaitu dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada scatterplot uji multikolinearitas, dipenuhi syarat sebagai berikut: Jika terdapat pola tertentu, seperti pola titik-titik tertentu yang teratur (bergelombang, melebar, lalu menyempit), maka telah terjadi heteroskedastisitas. Jika tidak ada pola yang jelas, dan titik-titik terdistribusi di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.</p>
          <p id="_paragraph-76"> 2.8.3 Analisis Regresi Linier Berganda</p>
          <p id="_paragraph-77">Analisis regresi linier berganda adalah hubungan linier antara dua atau lebih variabel bebas (X1, X2...Xn) dengan variabel terikat (Y). Analisis ini digunakan untuk memprediksi nilai variabel dependen, apakah nilai variabel independen meningkat atau menurun, dan untuk menentukan arah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen, apakah masing-masing variabel independen berkorelasi positif atau negatif. . Persamaan regresi linier berganda adalah sebagai berikut.</p>
          <p id="_paragraph-78">Y = α+b1X1+b2X2+b3X3+e</p>
          <p id="_paragraph-79">Keterangan :</p>
          <p id="_paragraph-80">Y: Kinerja karyawan</p>
          <p id="_paragraph-81">α : Konstanta </p>
          <p id="_paragraph-82">β1, β2, β3: koefisien regresi </p>
          <p id="_paragraph-83">X1 : Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 </p>
          <p id="_paragraph-84">X2 : Budaya organisasi</p>
          <p id="_paragraph-85">X3 : Employee Engagement </p>
          <p id="_paragraph-86">e: Standard error of estimate</p>
          <p id="_paragraph-87"> 2.8.4 Uji Hipotesis</p>
          <p id="paragraph-126ee546f38cf231115bc8ee23260cc9">a. Uji Parsial (Uji t)</p>
          <p id="_paragraph-88">[11] Pengujian ini digunakan untuk menguji signifikansi (signifikansi) pengaruh masing-masing variabel independen Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3  (X1), budaya organisasi (X2) dan karakteristik layanan (X3) terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan (Y). Untuk menguji hipotesis mengenai adanya pengaruh maka dilakukan dengan cara membandingkan nilai t<sub id="_subscript-1">hitung</sub> dengan nilai t<sub id="_subscript-2">tabel</sub>.  Jika t<sub id="_subscript-3">hitung </sub>lebih besar dari t<sub id="_subscript-4">tabel</sub> dan Nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 maka dinyatakan berpengaruh.</p>
          <p id="paragraph-3420f9456459b0e13016605d7e158428">b. Uji Simultan (Uji f)</p>
          <p id="_paragraph-89">[11] Pengujian ini digunakan untuk menguji signifikansi variabel independen seperti Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3  (X1), budaya organisasi(X2), dan karakteristik pelayanan (X3) terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan (Y). Untuk menguji hipotesis mengenai adanya pengaruh maka dilakukan dengan cara membandingkan nilai F<sub id="_subscript-5">hitung</sub> dengan nilai F<sub id="_subscript-6">tabel</sub>.  Jika F<sub id="_subscript-7">hitung </sub>lebih besar dari F<sub id="_subscript-8">tabel</sub> dan Nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 maka dinyatakan berpengaruh.</p>
          <p id="paragraph-e00292c9a2f477226959d27833e44085">c. Uji korelasi berganda (R<sup id="_superscript-2">2</sup>)</p>
          <p id="_paragraph-90">Pengujian ini digunakan untuk menghitung tingkat keeratan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat.  Jangkauan nilai R ialah sebesar antara 0 dan 1.  Semakin mendekati 1 berarti hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat menjadi semakin kuat dan sebaliknya.</p>
          <p id="paragraph-926711346415231bc7dc9be1adbbf504">d. Uji Korelasi determinan berganda (R)</p>
          <p id="_paragraph-91">Pengujian ini digunakan untuk menghitung kemampuan model regresi dalam menjelaskan perubahan variabel tergantung akibat variasi variabel bebas.  Bila nilai R2 semakin mendekati nilai 1 atau 100% berarti semakin baik model regresi tersebut dalam menjelaskan variabilitas atau variasi variabel.. </p>
        </sec>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-dfab16360c8fdd4f83f02301bb2952ad">
      <title>
        <bold id="bold-6ae4acaf4f7e4b8140c7af07889dd75b">Hasil dan pembahasan</bold>
      </title>
      <p id="paragraph-96da6b1ab86663e43142f722869729f0">
        <bold id="bold-8d4a07f759c790e8468ec683360832cd">A. </bold>
        <bold id="_bold-37">Uji Keabsahan Data</bold>
      </p>
      <list list-type="order" id="list-328d6f7feb32f10ac376fc5fd9c5b668">
        <list-item>
          <p>
            <bold id="_bold-38">Uji Validitas</bold>
          </p>
        </list-item>
      </list>
      <list list-type="order" id="list-8326ae60691bc9472b25bcc92df75c35"/>
      <p id="_paragraph-92"/>
      <table-wrap id="table-figure-ddb75dbd28df9fab5189c6e6d79f0cea">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-39">Hasil Uji Validitas Butir Pernyataan Kuesioner</bold>
          </title>
          <p id="paragraph-b449690c50b1b6def429ad702d3cc1fe"/>
        </caption>
        <table id="table-351fe973cc5e3168b991e23dc16fa88a">
          <tbody>
            <tr id="table-row-93372d485b9ec321ecf5ee3234cdd9ab">
              <td id="table-cell-3e1b12b8e6f812268bdf78c7d17a3493"> Variabel </td>
              <td id="table-cell-ade5d93ba03f5ad63ae91b199e714f5a"> Item Variabel </td>
              <td id="table-cell-fb8a113575b971fbee5fdd2f1617d8d9"> Correlation (r-hitung) </td>
              <td id="table-cell-25e1b2fdb5fab0fa49eb9f1b70b52110"> Construck </td>
              <td id="table-cell-9193198d1845832bc9de8b75c18fe640"> Keterangan </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c0e349a114fe8c1bd6df4a44bb215bb4">
              <td id="table-cell-c88ec611b8f3b31ce36782a78daa2a71" rowspan="10"> Kesehatan &amp; Keselamatan   Kerja/K3 (X1) </td>
              <td id="table-cell-12eef404eae74d9eb4de269b7d78f01e"> X1.1 </td>
              <td id="table-cell-993846567fdf831bff7e5b24a28be5e8"> 0,686 </td>
              <td id="table-cell-5af3096ab56b767dcbc12ffdf29ac321" rowspan="10"> 0,30 </td>
              <td id="table-cell-384566098c0f0c597f17c0a6bb8f0514"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bd9f3af631599f7b17f2f1ddb8c7b88a">
              <td id="table-cell-b7825e0a0a5ae347c4eeeb391dabc11f"> X1.2 </td>
              <td id="table-cell-fc12f1879aef433a9226182f7a6dbc2e"> 0,684 </td>
              <td id="table-cell-46a1ac4cb6840cda36c0d05a92f3419e"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9129f71bbe0f9ea720870ef37d172419">
              <td id="table-cell-e21bf40cd400ab747a3a2b083f3f2338"> X1.3 </td>
              <td id="table-cell-9a7db988b781b92d24b714ae4b3f1c90"> 0,697 </td>
              <td id="table-cell-b7f704ca4849d4006f3ae3f2bb5dad77"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b1740f8d05ca1ed989eadd0053988d06">
              <td id="table-cell-970ee1774ddeacab82c7bc955409afe4"> X1.4 </td>
              <td id="table-cell-a3785e0b8b67b176173cf252cbc3c23b"> 0,679 </td>
              <td id="table-cell-f22e65b28328479b86cbfbdf66e8f0e1"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4c0df6e516f572161cd638b46c569bff">
              <td id="table-cell-8219db9f5d4faae3a897a1c26aa4fb3a"> X1.5 </td>
              <td id="table-cell-a1fca0f2ed1ca0a2aa97acf0fd753510"> 0,686 </td>
              <td id="table-cell-88dc26ec3e87749e88c3f025717a51e5"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-42a68f96d5b849199692c6358afbe617">
              <td id="table-cell-c6914a202412e02df6befdac2352618a"> X1.6 </td>
              <td id="table-cell-96178494b739a39852595dbaaa213490"> 0,684 </td>
              <td id="table-cell-9f096449d83862ec25e630e93c2636e7"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-576c47debc1078f09337cd22ffdfeb9e">
              <td id="table-cell-8ccdcbfcb580d9030a2437e6b8fc4e45"> X1.7 </td>
              <td id="table-cell-e6430514716452b8b07bd05a2486c7ba"> 0,697 </td>
              <td id="table-cell-6318867a68783de80fa656e79e1e8443"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6c181dbffd8a1018cb3664d8bb2d1a0d">
              <td id="table-cell-388f7383be8934601e097e4cb7fc8e35"> X1.8 </td>
              <td id="table-cell-6140fd13827eadbe2662b14cc1d40ba2"> 0,679 </td>
              <td id="table-cell-2d24e6e1ca5eacc5f50d3f758d854a7e"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1042ed90ab31161c0593cd3845905a32">
              <td id="table-cell-17c83487af1739e44236d1fe2b22c753"> X1.9 </td>
              <td id="table-cell-d98d95216c8976afdae87323797139e1"> 0,567 </td>
              <td id="table-cell-34f7c1783283478f1b884a2c2f869043"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-46f508bec41ed21ab4abe7afd6310e5a">
              <td id="table-cell-89d296d2e2c8a30b77f09cd56c16a3ba"> X1.10 </td>
              <td id="table-cell-f35b88bf56d457ad0701b9c6c60d3c9b"> 0,547 </td>
              <td id="table-cell-93f8f63b868ef76dbc2a7556ba880f75"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9dcddca7548ed191a64c8b12c4a567ba">
              <td id="table-cell-d784878e09aee8c30ba0937f9af5ab56" rowspan="6"> Budaya organisasi (X2) </td>
              <td id="table-cell-57266dbc32264f0c489e5ff35c4e213e"> X2.1 </td>
              <td id="table-cell-d89a3d292c88083a0b60101b88341307"> 0,799 </td>
              <td id="table-cell-6f72400bf175933c2d398617d0b1d925" rowspan="6"> 0,30 </td>
              <td id="table-cell-969b1e7cca6945e33efb68d43b2509ad"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-10a56479036ccf8b1ec94312e8c57548">
              <td id="table-cell-1f0eb8f2e08e8864cd6678c2785c547e"> X2.2 </td>
              <td id="table-cell-91795efc633f7b34689738fc9b59b9a9"> 0,857 </td>
              <td id="table-cell-417f6ed3c419fe635ec8b6b78fe11b80"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-13d3f490f5c688feba33e27434fb1227">
              <td id="table-cell-fe8b88c38225a5d1511237a9d3e03a73"> X2.3 </td>
              <td id="table-cell-e89a7d273e86c0ce184b226926888450"> 0,794 </td>
              <td id="table-cell-00347c5c22f44679c0e84a6449ee59ac"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-aac8857ceffcb2321fc99ad5b01dc9c4">
              <td id="table-cell-baf7d1f7600e89c026901900f89a148c"> X2.4 </td>
              <td id="table-cell-03031a110f19172a052bc885738f31e0"> 0,797 </td>
              <td id="table-cell-2a2002cb627cc1fdd5fca0b15a5171ba"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-505420497baefb1bab2ccffdb6b6e5ab">
              <td id="table-cell-34241060a5f59f37c0ecf7b6459074a7"> X2.5 </td>
              <td id="table-cell-b359032112579484d7d0e4e7cb2dbf01"> 0,712 </td>
              <td id="table-cell-e0049d3f580c2d90b3407b020c7cd132"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e951afe2ecba3a7f947b4a971e54220">
              <td id="table-cell-9c2f3ad7fa126daa003d518e4be86d41"> X2.6 </td>
              <td id="table-cell-50c98d0db85c14b5123abae6f24c6d96"> 0,799 </td>
              <td id="table-cell-69229ceb10eabe4413763e820416a6e6"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a1c605c43dbcdf871e19680c6f869b17">
              <td id="table-cell-65e05898ec24d075309c9f4f1b4a0300" rowspan="7"> Employee Engagement (X3) </td>
              <td id="table-cell-1d18799a1605245bfe6227491e057fd2"> X3.1 </td>
              <td id="table-cell-344b652663a30d97a6f9bc297f11ebf2"> 0,793 </td>
              <td id="table-cell-b0ebd4a6a8a940826ae57b78ffd95535" rowspan="7"> 0,30 </td>
              <td id="table-cell-c8b3e458bb0d39650a56aa33a7f4253e"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ffb9b77b09fa33c7a726f0d1f5a0a855">
              <td id="table-cell-b5b7f627ebe99b3cb0325807bbba1aaa"> X3.2 </td>
              <td id="table-cell-972a3f506c13847ef6578cd3a67b53ec"> 0,841 </td>
              <td id="table-cell-0d4ccf449fa38d30c4c584c7a7b35c96"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-94031cbf37f208aef461fc62cded3c75">
              <td id="table-cell-532ae942f0129a85ba6e056bffbe2404"> X3.3 </td>
              <td id="table-cell-c471f8eb6fce95c8fd96f86489939ef5"> 0,755 </td>
              <td id="table-cell-d32eb5539852e2ddb15fad44a352c277"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c0e767f2127c27f8d3dd9e3f43818d7b">
              <td id="table-cell-6c416239bcffdec61ea08ffb743b6c32"> X3.4 </td>
              <td id="table-cell-e8708680f1d58db710a8886d838cfb49"> 0,664 </td>
              <td id="table-cell-2b91967c8d9b41933db853f31c7586b5"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c7044496759f450767239ed417c20d19">
              <td id="table-cell-18853b98f7f0337a84bb3c275d9c1ae9"> X3.5 </td>
              <td id="table-cell-2e4d3061c0cbee17f98f0b9674f3117b"> 0,698 </td>
              <td id="table-cell-62d53b4821ae1e6eeb981052b8d64d3e"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fdf204bb568321a55bde8ae9fb826e45">
              <td id="table-cell-18395f8ae1b64bee79132a0039020831"> X3.6 </td>
              <td id="table-cell-07d30007d6bb57b64907eec22ed5aa24"> 0,793 </td>
              <td id="table-cell-75e602c14bc10cc0ff4b746fb45c03b0"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d0feea46283e253e9ef3a4efb088471">
              <td id="table-cell-e5286c8c20ec715894d7c2acbcd2ad91"> X3.7 </td>
              <td id="table-cell-94e4b4a143667fcf3a503a772eccc484"> 0,841 </td>
              <td id="table-cell-b0a471e2664e4fd972eaf570d5c16d69"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-065c991fb6005ec8ce8ea1b0b67f2b20">
              <td id="table-cell-21bac50419b332ac778c86402f5f8bd1" rowspan="6"> Kinerja Karyawan (Y) </td>
              <td id="table-cell-048a41048388a8e28897b06d0f4d404d"> Y1.1 </td>
              <td id="table-cell-f4d779703fef80f5da7eacf12a8713fc"> 0,885 </td>
              <td id="table-cell-159a1a47965a14c2514dce918df3c490" rowspan="6"> 0,30 </td>
              <td id="table-cell-df4162cf03c09ea240e807fc8b7c7508"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2e0f84be67e811512b3f5183054a9712">
              <td id="table-cell-cf5180310c49eb691cf6e8c7fd861b0f"> Y1.2 </td>
              <td id="table-cell-0372ec68ada89878392d82ddd4c57552"> 0,684 </td>
              <td id="table-cell-d0ba06d390b3549632da926286537fe4"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c4103eb1a7ef6795b3e3d9230f3998f3">
              <td id="table-cell-f323e837869945e0cddf2f89130a0530"> Y1.3 </td>
              <td id="table-cell-9b76f1acea0370e8652c403946a0fb39"> 0,768 </td>
              <td id="table-cell-13828854e621a47b0a6fe9f2a1c8e0a3"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-684c8dcc422ac65ed09e0f5d00a21f1f">
              <td id="table-cell-0ca61a3711523f2fafc8f6d1022e99bb"> Y1.4 </td>
              <td id="table-cell-94ee1bf68560460b32e144961825a3ca"> 0,697 </td>
              <td id="table-cell-d5a2a2c21d6bdf2b17bd6195d89ef43f"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0b470537b8c5e5834e792da3640f1d45">
              <td id="table-cell-a633afe1146d956325c24a19ebcc8f1c"> Y1.5 </td>
              <td id="table-cell-232553bf236201bc6a0da43698fa3369"> 0,732 </td>
              <td id="table-cell-ec3e12dcc6cbc9375f8d7eb3db56cc13"> Valid </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7468813883c7545c04fe681e8c24a171">
              <td id="table-cell-000d313e1c0e879ce5bfdd5acb4169c1"> Y1.6 </td>
              <td id="table-cell-8f8401680824aeffcfd9192ab099cfad"> 0,885 </td>
              <td id="table-cell-201c3d3ce47e75dca18689f37724c055"> Valid </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-94">Pada hasil uji validitas menyatakan bahwa seluruh butir pernyataan kuesioner dari variabel (X) dan variabel X<sub id="_subscript-49">1</sub>, X<sub id="_subscript-50">2</sub> dan Y memiliki nilai koefesien korelasi diatas 0,30 (˃0,30) sehingga dapat dikatakan bahwa <italic id="_italic-75">item </italic>pernyataan kuesioner dari variabel (X) dan Variabel (Y) dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang akan diteliti.</p>
      <p id="paragraph-68115a763b9bc37efb571dc128daad18">2. <bold id="_bold-46">Uji Reliabilitas</bold> </p>
      <list list-type="order" id="list-b35c26b5e7f718eedf0f1aa7b0a7cc97"/>
      <table-wrap id="tbl4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-52">Hasil Uji Reliabilitas Variabel</bold>
          </title>
          <p id="_paragraph-95"/>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-6c9ab3791cf6c2c23165739d58ebc8ca">
              <td id="0adeecbc97f597a21b28611a442299c1">
                <bold id="_bold-47">Variabel</bold>
              </td>
              <td id="d90bba65fdf83581b357f9be287e763b">
                <bold id="_bold-48">Nilai </bold>
                <bold id="_bold-49">Reliabilitas</bold>
              </td>
              <td id="83a63fef32ee6690873dd6bec2c5e22f">
                <bold id="_bold-50">Cronbach Alpha</bold>
              </td>
              <td id="ab8b1b781142aa0df18a2a7692ca54c0">
                <bold id="_bold-51">Keterangan</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9beeb3511e2e4196d100cf288dd1e6d0">
              <td id="7ecdac3f212311a576e312cb178c48d6">Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 </td>
              <td id="c8f7f3ca7c81f738e2d4e651dcd29483">0,761</td>
              <td id="8812a3bc813b7410c9d396e85dc2b2db">0.6</td>
              <td id="5948d887a408170ad4fda5ba098699ea">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2ad5abc2b9f988d7965a332527167a1e">
              <td id="5634f1e5582916b209180e5de1cdfe42">Budaya organisasi </td>
              <td id="65bcc8751405b51a2be1f998c22de7f4">0,798</td>
              <td id="43af10f2bb298cf562d8414cd0b4dcea">0.6</td>
              <td id="2fbb87eb713524714f436a18ab893f3d">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-44dac874b7d045d2500f6bd41f9be992">
              <td id="c237078bcafd5b5c0ed6d4acf5f13302">
                <italic id="_italic-76">Employee Engagement</italic>
              </td>
              <td id="ddfcc2f6ce5f307049a20b2dfb2c7e70">0,787</td>
              <td id="f1f63255775857ea070019638cdd62d0">0,6</td>
              <td id="743f322de4caf51050295fa5d4bf877a">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4405c6bb0e508ee6b04c5c036d9b568e">
              <td id="2e1a479f88df8d7ca5226109bc3c493c">Kinerja Karyawan (</td>
              <td id="8fd389f67377dd56d2cef5358f3f6440">0,793</td>
              <td id="8304720f6546f9fd3e3942fb46b1ceb1">0.6</td>
              <td id="4c47d83f926faf810d45feb79eeb62b2">Reliabel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-97">Sumber: olah data IBM Statistic Versi 24,2022</p>
      <p id="_paragraph-98">Berdasarkan hasil uji reliabilitas menggunakan <italic id="_italic-77">cronbach alpha</italic> diketahui variabel instrumen memiliki <italic id="_italic-78">cronbach alpha</italic> lebih besar dari 0,6. Sebuah variabel dikatakan reliabel apabila <italic id="_italic-79">cronbach alpha</italic> &gt; 0,6. Tabel diatas menjelaskan bahwa nilai cronbach alpha pada variabel Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 adalah 0,761 &gt; 0,6, nilai cronbach alpha pada variabel Budaya organisasi adalah 0,798&gt;0,6, <italic id="_italic-80">Employee Engagement</italic> nilai reliabilitasnya adalah 0,787&gt;0,6 dan nilai cronbach Alpha pada variabel Kinerja Karyawan adalah 0,793, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X<sub id="_subscript-51">1</sub>, X<sub id="_subscript-52">2</sub>, dan Y reliabel. Dengan demikian seluruh variabel instrumen dalam penelitian ini reliabel atau semua variabel X dan Y dapat digunakan kembali secara berulang-ulang.</p>
      <p id="paragraph-3ea82b4c230212961fb031e552181204">3. <bold id="_bold-53">Analisis Regresi Linear Berganda</bold> </p>
      <p id="_paragraph-99">Dalam menguji pengaruh Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3  dan budaya organisasi terhadap Kinerja Karyawan, maka digunakan analisis regresi berganda yang dilaksanakan dengan bantuan program IBM Statistic SPSS versi 24 sebagai berikut :</p>
      <list list-type="order" id="list-41e17fdbf12ac8bbc3a144a2beadde40"/>
      <p id="_paragraph-100"/>
      <table-wrap id="table-figure-37dedad33df1cdebe6e6d9c7c97f2f40">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-54">Hasil Uji Analisis Regresi Linear Berganda</bold>
          </title>
          <p id="paragraph-9bc079016e1b69c6a88f1fa85f00175e"/>
        </caption>
        <table id="table-daad096cd86e0df1c94dc934e011ad33">
          <tbody>
            <tr id="table-row-90f2a6224dc4678b24322865ad1f44a3">
              <td id="table-cell-de7193629e902795ab8cf8d5176e382e" rowspan="2"> Constan dan Variabel </td>
              <td id="table-cell-dc86725dc5da722e5481feb0670f5eb8" colspan="2"> Koenfisien regresi </td>
              <td id="table-cell-0be3e6d984d8f8e7dd9a02ba57679045" colspan="2"> Uji parsial (t) </td>
              <td id="table-cell-2d0a4d3d0db9077c5d8ce86e560909eb" colspan="3"> Collinearity Statistics </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6137e16a3a7238c649bddfb0aba53c02">
              <td id="table-cell-460a9bd9506b4aec5e0dc3e86acba81f"> B </td>
              <td id="table-cell-98aaa4cea8afd1849faf573de97af9c8"> Std. Error </td>
              <td id="table-cell-a6adefc9fc80b098b988bf20a1f590a5"> t </td>
              <td id="table-cell-7a510e28845cb281d8894f8b37d4c02a"> Sig </td>
              <td id="table-cell-107552997033ffb0cfe48c5b515cbb22" colspan="2"> Tolerance </td>
              <td id="table-cell-bc511f898ef84c47088c4d58a9f6ba07"> VIF </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e4e515a1a09e06b9274a7d94c8d078ae">
              <td id="table-cell-0ff734e7b815e6f0f1f37249f030c5b9"> (Constant) </td>
              <td id="table-cell-c2f3ca4eeb734cae0af4e31162ba7644"> 2,274 </td>
              <td id="table-cell-9cb4abaf87f08655e51c832f70b49e9e"> 2,203 </td>
              <td id="table-cell-e0833cc1d04525959875870cdcac8328"> 1,237 </td>
              <td id="table-cell-8c313e5c4af49387886d24585e9922c6"> ,220 </td>
              <td id="table-cell-8dc112da5ff7a10503ed71c3e335718b" colspan="2"/>
              <td id="table-cell-1881f4496ad562293de131b6c7e97e1e"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-f045fbbfab9685afba8ff3d359c17bd3">
              <td id="table-cell-7f67d257e5119af60d3b6a2f35ac76c6"> Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 </td>
              <td id="table-cell-22e34cdab9171aeefa483f586501426d"> ,168 </td>
              <td id="table-cell-8e34b188f832798ee63e5cc7c8315ee9"> ,072 </td>
              <td id="table-cell-969c64050ecfbd20f9f23d23be5b9202"> 2,344 </td>
              <td id="table-cell-386c8488aef4a71b174e1a6c1b9329cf"> ,022 </td>
              <td id="table-cell-b5bf39ebde336fbb78becbe29af4e0a6" colspan="2"> 0,466 </td>
              <td id="table-cell-59a24d7c9990bef3401b5da38290a6fc"> 2,145 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-517dc9fa74a78ae80f9daff971cec88e">
              <td id="table-cell-c676a60a48c5cf68fbf09ba5081ebaea"> Budaya organisasi </td>
              <td id="table-cell-707ff3241df13afa250df6828b6868da"> ,255 </td>
              <td id="table-cell-5153b2c8c7e50b078397fd864396ff1f"> ,0,96 </td>
              <td id="table-cell-f8405cebd1657883a93d159e79da840c"> 2,663 </td>
              <td id="table-cell-29cf320b7ea2726c70685d088576b928"> ,009 </td>
              <td id="table-cell-a57106b259a88f1c95246d9386b708fa" colspan="2"> 0,432 </td>
              <td id="table-cell-1f2ca53066d91f80db7a0f7c70143aa2"> 2,315 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1ce1457c88e7a3303f5c27302021cdc2">
              <td id="table-cell-1050d2cdafa0487bcd09dcd76f0fa55a"> Employee   Engagement </td>
              <td id="table-cell-fcaf87ff0b18a9483cba7e20f8d883d2"> ,295 </td>
              <td id="table-cell-fb9ce8ffac68bf92f93657836ac16599"> ,094 </td>
              <td id="table-cell-ff60bf03213037bcfff4ea45793d2465"> 3,130 </td>
              <td id="table-cell-2afc3c405916b7b8776809dd8535fa4b"> ,003 </td>
              <td id="table-cell-3d3b3e490279bb634b2f42776e4a2c56" colspan="2"> 0,407 </td>
              <td id="table-cell-7460c4008c24b14228c56ec4fc96b578"> 2,457 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c149a4f50b4c882306dad3ebf0337391">
              <td id="table-cell-8ccb21b6a5d5f12c8b276ae3b21462f3" colspan="2"> N : 78 </td>
              <td id="table-cell-4a564c3b7dbccc30befc4b510630d268" colspan="4"> R : 0,789 </td>
              <td id="table-cell-d0e4fb5e6446b0856c6287c27f791e77" colspan="2"> Durbin Watson=1,934 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-941e87a7ac208bb3ce27610480497482">
              <td id="table-cell-e0c6c9446a9adde8b29bc90a3e7e1393" colspan="2"> Adjust R Square= 0,608 </td>
              <td id="table-cell-528c27e48d1f37cad67aee0fe880d694" colspan="4"> R2 : 0,608 </td>
              <td id="table-cell-bb8c021bfde881aa018073b874c75d99" colspan="2"> F=40,797 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-deb9f28102266d3501cf2eadf7eed550">
              <td id="table-cell-2201f2a2a10d89ef3a58aa55ca68a28b" colspan="2"> Normalitas Kolmogrov Monte Carlo= 0,165 </td>
              <td id="table-cell-f334ab9709447f0677f8ca6046df323f" colspan="6"> Linierity=0,000 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9e0a8550777cf7dbac2e3339d0488151">
              <td id="table-cell-40e9f6bc93ef68db902a368f6ab80ffb" colspan="8"> Heterokedastisitas Grafk: tidak terjadi Heterokedastisitas </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-96406f8f39bdbb279966503fd0377fed">
              <td id="table-cell-45daed1fb2aed94c639bd4c7ea828f88" colspan="8"> Regresi: Y = 2,274   + 0,168 X1+ 0,255 X2 +0,295 X3 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a82c9dc295857fc4883ff3cbd8910bbe">
              <td id="table-cell-042fcbb7346c688a17bd9a8082587618" colspan="8"> Predictors :   (contans), Kesehatan   &amp; Keselamatan Kerja/K3 (X1), Budaya   organisasi (X2), Employee   Engagement (X3), dan Kinerja Karyawan (Y) </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-102"> Sumber: olah data IBM Statistic SPSS Versi 24, 2022</p>
      <p id="_paragraph-103">Pada uji hipotesis ini menggunakan uji t (parsial) dari persamaan regresi linier berganda Y = 2,274 + 0,168 X<sub id="_subscript-59">1</sub>+ 0,255 X<sub id="_subscript-60">2</sub> +0,295 X<sub id="_subscript-61">3</sub> yang dipergunakan untuk mengukur tingkat pengaruh signifikansi  secara parsial  (sendiri-sendiri) antara variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan (Y) .  Dengan df = n-k-1 = 78-3-1 = 74 sehingga diperoleh t <sub id="_subscript-62">tabel </sub>sebesar 1,665. Hasil perhitungan Uji t (parsial)  yang dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 24, variabel Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 (X<sub id="_subscript-63">1</sub>)  diperoleh nilai   t <sub id="_subscript-64">hitung</sub> sebesar  2,344, Sehingga  Nilai t<sub id="_subscript-65">hitung </sub>ini lebih besar (&gt;) dari pada nilai t <sub id="_subscript-66">tabel </sub>yaitu 1,665. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,022. Jadi,  nilai signifikansi ini lebih kecil (&lt;) dari pada nilai  yaitu 0,05. Karena (t <sub id="_subscript-67">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-68">tabel </sub>= 2,344&gt;1,665) dan (sig &lt; α = 0,022&lt; 0,05 ) artinya variabel independen yaitu Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 (X<sub id="_subscript-69">1</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Kinerja Karyawan (Y).</p>
      <p id="_paragraph-104"> Perhitungan Uji t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, variabel Budaya organisasi (X<sub id="_subscript-70">2</sub>) diperoleh nilai t <sub id="_subscript-71">hitung</sub> sebesar 3,400, Sehingga  Nilai t <sub id="_subscript-72">hitung </sub>ini lebih besar dari pada nilai t <sub id="_subscript-73">tabel </sub>yaitu 1,665. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,009. Jadi, hingga nilai signifikansi ini lebih kecil dari pada nilai  yaitu 0,05. Karena (t<sub id="_subscript-74">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-75">tabel </sub>= 2,663&gt;1,660) dan (sig  &lt;  α =  0,009 &lt;  0,05) artinya variabel independen yaitu Budaya organisasi (X<sub id="_subscript-76">2</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Kinerja Karyawan (Y). </p>
      <p id="_paragraph-105">Perhitungan Uji t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, variabel <italic id="_italic-83">Employee Engagement</italic> (X<sub id="_subscript-77">2</sub>) diperoleh nilai t <sub id="_subscript-78">hitung</sub> sebesar 3,130, Sehingga  Nilai t <sub id="_subscript-79">hitung </sub>ini lebih besar dari pada nilai t <sub id="_subscript-80">tabel </sub>yaitu 1,665. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,003. Jadi, hingga nilai signifikansi ini lebih kecil dari pada nilai  yaitu 0,05. Karena (t<sub id="_subscript-81">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-82">tabel </sub>= 3,130&gt;1,665) dan (sig  &lt;  α =  0,003 &lt;  0,05) artinya variabel independen yaitu Budaya organisasi (X<sub id="_subscript-83">2</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Kinerja Karyawan (Y). </p>
      <p id="_paragraph-106">Berdasarkan hasil penelitian ditetepakna df1= 2 dan df2= n-k-1, dimana n merupakan jumlah sampel dan k merupakan variael bebas sehingga df2= n-k-1=78 – 3 – 1 = 74 dan tingkat taraf signifika 5% (0,05), maka nilai F<sub id="_subscript-84">tabel</sub> sebesar 2,73. Hal ini berarti F<sub id="_subscript-85">hitung </sub>&gt; F<sub id="_subscript-86">tabel</sub> (40,797 &gt; 2,73), dan Diperkuat dengan nilai signifikan (0,00 &lt; 0.05), Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3 (X<sub id="_subscript-87">1</sub>), dan Budaya organisasi (X<sub id="_subscript-88">2</sub>) dan <italic id="_italic-84">Employee Engagement</italic> (X<sub id="_subscript-89">3</sub>)  secara simultan bepengaruh terhadap variabel terikat yakni Kinerja Karyawan (Y)</p>
      <p id="_paragraph-107">Hasil Uji Autokorelasi menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson dari hasil uji autokorelasi sebesar 1,934 atau berada dibawah angka 5, hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi autokorelasi. Sedangkan hasil uji multikolilinieritas Dapat dilihat, diperoleh nilai VIF untuk variabel K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebesar 2,145 (&lt;10) atau 2,1&lt;10 variabel Budaya Organisasi sebesar 1,487 (&lt;10) atau 1,4 &lt;10 dan variabel Employee Engagement  sebesar 2,457 (&lt;10). Hasil uji normalitas monte carlo dengan nilai monte carlo Sig. (2-tailed) = 0,165 membuktikan data berdistribusi normal karena 0,165 lebih besar dari 0,05 (taraf signifikasi), uji linierity menunjukkan nilai 0,000 sehingga memenuhi syarat test of linierity yaitu dimana nilai 0,000 lebih kecil dari 0,005, sedangkan uji heterokedastisitas scaterplot menunjukkan bahwa data menyebar dan tidak membentuk pola sehingga tidak terjadi heterokedastisitas, Dari hasil tersebut, maka dapat dinyatakan bahwa regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini data berdistribusi normal dan linier, tidak terjadi autokorelasi, bebas dari multikolinearitas dan tidak terjadi heterokedastisitas sehingga analisis regresi linear berganda dapat dilanjutkan untuk di uji.</p>
      <p id="_paragraph-108">Syarat dari nilai koefisien korelasi berganda Jangkauan nilai R adalah bekisar antara 0 dan 1. Semakin mendekati 1 (satu) maka hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat semakin kuat. Artinya variabel Kesehatan &amp; Keselamatan Kerja/K3<italic id="_italic-85">, </italic>Budaya organisasi dan <italic id="_italic-86">Employee Engagement</italic> memiliki hubungan yang kuat terhadap Kinerja Karyawan. Analisis korelasi berganda (R) adalah 0,789 atau mendekati 1. Artinya terdapat hubungan yang kuat antara variabel bebas dengan variabel terikat sedangkan Koenfisien determinasi berganda Adjusted R Squared artinya R<sub id="_subscript-90">square</sub> yang disesuaikan. Dalam penelitian ini besarnya Adjusted R Square atau R<sub id="_subscript-91">2</sub> (Koenfisien Determinasi Berganda) adalah sebesar 0,608.</p>
      <sec id="heading-d608d2ede2dbb6eae9e4eaa0fe1c6839">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="paragraph-67e54b6eb568ff8f5245bca472e6fd04">
          <bold id="bold-be03b6e3901d844200ef8d19c089570d">Hipotesis Pertama: Ada pengaruh K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terhadap Kinerja Karyawan </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-109">Hasil analisis data membuktikan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berpengaruh positif secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan. didalam PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menerapkan peraturan untuk pelaksanaan K3 seperti memberi sanksi ketika seorang karyawan memakai sandal saat sedang bekerja atau tidak menggunakan atribut seperti celemek dan pelindung kepala, karena kebisingan yang seringkali membuat karyawan satu dengan yang lainnya terganggu maka diwajibkan menggunakan <italic id="_italic-87">ear plug</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-110">Perusahaan juga telah mempersiapkan jadwal pemeriksaan rutin secara berkala untuk memeriksa semua mesin disetiap bulan dan pemeriksaan APAR. Kondisi penerangan didalam ruangan produksi sudah cukup baik dengan terdapatnya lampu yang selalu menyala, suhu serta sirkulasi udara dari ventilasi ruangan juga sudah cukup baik, dengan demikian diharapkan tidak adanya hambatan dalam proses produksi dan hasil kinerja karyawan yang memuaskan. Sehingga K3 berpengaruh terhadap kinerja karyawan terutama pada keamanan kebakaran, sehingga karyawan banyak yang menjawab netral yang artinya bahwa karyawan merasakan keamanan dalam K3 saat apar diperiksa secara berkala.</p>
        <p id="_paragraph-111">[12] Keselamatan kerja berarti selamat dari kerusakan dan penderitaan yang ditimbulkan dari tempat karyawan bekerja. Dengan adanya keselamatan dan kesehatan kerja diharapkan para karyawan dapat meningkatkan kinerja tanpa adanya kesulitan dalam rutinitas kesehariannya. Relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh [4] yang menyatakan bahwa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
        <p id="paragraph-6f3703e15eb8475053b36c1cb556e9dd">
          <bold id="bold-cbd91a4b15ea80575d4dd1cab587a457"> Hipotesis Kedua: Ada pengaruh Budaya Organisasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-112">Hasil analisis data membuktikan bahwa Budaya Organisasi kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja karyawan dengan demikian dapat dinyatakan bahwa semakin baik berjalannya budaya organisasi yang meliputi nilai-nilai organisasi yang ditaati, dukungan manejemen kepada karyawan, sistem imbalan yang sesuai dan tersistem, saling toleransi dalam berbagai kesalahan dalam bekerja yang dijadikan peluang untuk belajar, memperhatikan orientasi pada rincian atau detail pekerjaan serta orientasi pada tim dalam bentuk kerja sama tim yang saling mendukung baik antara sesama karyawan ataupun karyawan kepada atasan maka kinerja karyawan secara tidak langsung akan lebih baik. </p>
        <p id="_paragraph-113">Kesimpulan dari budaya organisasi yang positif apabila berjalan dengan baik maka semakin besar kontribusi budaya organisasi dalam kerja bisa memberikan dampak yang positif bagi kinerja karyawan.. Sesama karyawan juga saling membantu bilamana terdapat ketidakstabilan dalam proses produksi. Setiap karyawan selalu punya inisiatif untuk bertanya cara menghasilkan produk yang bagus. </p>
        <p id="_paragraph-114">Setiap karyawan juga tertantang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Pemimpin juga mengumumkan hasil produksi disetiap bulannya yang membuat karyawan lebih semangat dalam bekerja. Sehingga Budaya Organisasi berpengaruh terhadap karyawan ketika karyawan satu dengan yang lain bisa saling menerima, dan bekerja sebagai partner yang baik.</p>
        <p id="_paragraph-115">Realita ini mendukung Teori dari [13]  Budaya Organisasi kerja merupakan suatu dorongan yang menjadikan seseorang tergerak untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Hasil penelitian [14] yang menyatakan bahwa variabel Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
        <p id="paragraph-c5323c42eff1d1d3c22840d4dc087946">
          <bold id="bold-00d894ced531ece4d76380869ffce4e4"> Hipotesis Ketiga: Ada Pengaruh <italic id="_italic-88">Employee Engagement</italic> Terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-116">Hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-89">Employee Engagement </italic>(keterlibatan karyawan) berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja karyawan dengan demikian dapat dinyatakan bahwa semakin baik <italic id="_italic-90">Employee Engagement</italic> (keterlibatan karyawan) maka kinerja karyawan juga semakin baik dan meningkat. Sehingga bisa dikatakan bahwa semakin baik kontribusi <italic id="_italic-91">Employee Engagement</italic> yang meliputi interaksi karyawan dalam lingkungan kerja, keterlibatan kepemimpinan kepada karyawan, hubungan kerja yang terorganisir antara karyawan dengan pemimpin, keterlibatan pemimpin dalam memberikan pelatihan dan pengembangan, <italic id="_italic-92">Employee Engagement</italic> yang diberikan akan menimbulkan keterlibatan karyawan yang sesuai dengan balasan hasil kerja atau kinerja yang baik, keterlibatan karyawan dalam menjalankan kebijakan organisasi, dan keterlibatan karyawan dalam memanfaatkan kesejahteraan kerja yang diterima sebagai landasan dalam memotivasi kerja.</p>
        <p id="_paragraph-117">Performa dalam bekerja akan meningkat untuk meningkatkan keuntungan perusahaan sehingga keterlibatan karyawan yang memiliki kaitan kuat akan meningkatkan performa atau kinerja karyawan tersebut. Hasil produksi merupakan capaian yang perlu ditingkatkan terus dari segi meningkatkan kompetensi dalam penggunaan mesin produksi sehingga karyawan selalu diberi kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan target realisasi produksi yang diberikan perusaahaan. Keterlibatan karyawan yang baik ditunjukkan dengan semangat kerja, keseriusan dalam bekerja dan bekerja keras.</p>
        <p id="_paragraph-118"> Fenomena ini mendukung teori dari [15] mengemukakan bahwa Keterikatan karyawan memiliki dampak yang baik terhadap hasil yang diinginkan, seperti kinerja, kualitas, retensi karyawan, kepuasan dan loyalitas.. Realita dan teori ini juga mendukung  penelitian dari [16] yang menyatakan bahwa variabel <italic id="_italic-93">Employee Engagement</italic> berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-da174e014f5b9f0ccaf6040f0fbc2a30">
          <bold id="bold-3779642eafa0e3010095862eec233245">Hipotesis Keempat: Ada Pengaruh K3 (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja), Budaya Organisasi Dan <italic id="_italic-94">Employee Engagement</italic> Secara Simultan Terhadap Kinerja Karyawan.</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-119">Hasil analisis data membuktikan bahwa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Budaya Organisasi dan <italic id="_italic-95">Employee Engagement</italic> secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa, PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk. Berprinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Budaya Organisasi dan <italic id="_italic-96">Employee Engagement</italic> sebagai dasar dalam penilaian Kinerja Karyawan, yang artinya semakin baik penerapan K3, Budaya Organisasi dan <italic id="_italic-97">Employee Engagement</italic>, maka semakin baik pula Kinerja yang dihasilkan.</p>
        <p id="_paragraph-120">Hal ini dapat dilihat dari kondisi penerangan didalam ruangan produksi yang  baik dan disetiap mesin ada lampu yang selalu menyala, suhu dan sirkulasi udara dari ventilasi ruangan sudah cukup baik. Karyawan mengetahui bahwa memakai sandal diruangan merupakan suatu pelanggaran, karena dapat mengakibatkan terpelesetnya karyawan. Mesin juga selalu mendapatkan pemeriksaan secara berkala. Perusahaan juga sudah menyediakan alat pelindung diri, seperti (ear plug, celemek dan topi). Pemeriksaan APAR secara berkala yaitu setiap satu bulan sekali. Namun terkadang karyawan juga melakukan kesalahan yang diakibatkan dari jam kerja yang terforsir dan pergantian shift, seperti mengabaikan intruksi atasan dan salah mencerna informasi yang diberikan. Disisi lain karyawan juga senang karena diperusahaan ini selalu bisa menerima karyawan baru dengan sangat baik. Sesama karyawan juga saling membantu bilamana terdapat ketidakstabilan dalam proses produksi. Setiap karyawan selalu punya inisiatif untuk bertanya cara menghasilkan produk yang bagus. Setiap karyawan juga tertantang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Pemimpin juga mengumumkan hasil produksi disetiap bulannya sehingga karyawan lebih semangat dalam bekerja.</p>
        <p id="_paragraph-121">Karyawan juga tertantang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Pemimpin juga mengumumkan hasil produksi disetiap bulannya yang membuat karyawan lebih semangat dalam bekerja. Hal ini meningkatkan budaya kerja seperti budaya organisasi hierarki kepemimpinan dimana kepemimpinan memberikan target dan mengumumkan hasilnya, sehingga budaya organisasi berpengaruh terhadap karyawan ketika karyawan satu dengan yang lain bisa saling menerima, dan bekerja sebagai partner yang baik.</p>
        <p id="_paragraph-122">Performa dalam bekerja akan meningkat untuk meningkatkan keuntungan perusahaan sehingga keterlibatan karyawan yang memiliki kaitan kuat akan meningkatkan performa atau kinerja karyawan tersebut. Hasil produksi merupakan capaian yang perlu ditingkatkan terus dari segi meningkatkan kompetensi dalam penggunaan mesin produksi sehingga karyawan selalu diberi kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan target realisasi produksi yang diberikan perusaahaan. Keterlibatan karyawan yang baik ditunjukkan dengan semangat kerja, keseriusan dalam bekerja dan bekerja keras</p>
        <p id="_paragraph-123">Semua variabel bebas berjalan secara simultan (bersama-sama) dengan baik terhadap variabel terikat, oleh karena itu kinerja karyawan mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil dari penelitian ini juga didukung oleh teori dari [12] Keselamatan kerja berarti selamat dari kerusakan dan penderitaan yang ditimbulkan dari tempat karyawan bekerja. Dengan adanya keselamatan dan kesehatan kerja diharapkan para karyawan dapat meningkatkan kinerja tanpa adanya kesulitan dalam rutinitas kesehariannya. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
        <p id="_paragraph-124">Teori dari [13] menyatakan budaya organisasi  merupakan suatu dorongan yang menjadikan seseorang tergerak untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik, sehingga teori ini mendukung hasil penelitian saat ini. Hasil penelitian [14] ang menyatakan bahwa variabel Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
        <p id="_paragraph-125">Teori dari [15] bahwa Keterikatan karyawan memiliki dampak yang baik terhadap hasil yang diinginkan, seperti kinerja, kualitas, retensi karyawan, kepuasan dan loyalitas.. Realita dan teori ini juga mendukung  penelitian dari [16] yang menyatakan bahwa variabel <italic id="_italic-98">Employee Engagement</italic> berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-95deb613315a781308af31ffcf8c0a74">
      <title>
        <bold id="bold-1e46c6f0a3a26566099d78d5f3d6bc3d">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-126">Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta mengacu pada perumusan masalah dan tujuan penelitian yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa :</p>
      <p id="_paragraph-127">Relevan dengan penelitian terdahuluyang menyatakan bahwa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-128">Relevan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa variabel Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-129">Hasil ini relevan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa variabel <italic id="_italic-99">Employee Engagement</italic> berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan</p>
      <list list-type="order" id="list-71fecc275a26fd2123ff5a9791b670e6">
        <list-item>
          <p>Variabel K3 (Kesehatan dan Keselamatan) (X<sub id="_subscript-92">1</sub>) mempunyai pengaruh secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap Kinerja Karyawan pada Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk diWonoayu-Sidoarjo ”.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Budaya Organisasi (X<sub id="_subscript-93">2</sub>) mempunyai pengaruh secara parsial terhadap Kinerja karyawan pada Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk diWonoayu-Sidoarjo</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-100">Employee Engagement</italic>(X<sub id="_subscript-94">3</sub>) mempunyai pengaruh secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada Bagian Produksi Pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk diWonoayu-Sidoarjo. </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>K3 (Kesehatan dan Keselamatan) (X<sub id="_subscript-95">1</sub>), Budaya Organisasi (X<sub id="_subscript-96">2</sub>) <italic id="_italic-101">Employee Engagement</italic>(X<sub id="_subscript-97">3</sub>), secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, sehingga dapat disimpulkan masing-masing variabel X berpengaruh secara simultan terhadap variabel Y  dan semua hipotesis telah terjawab.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-130">Hasil ini relevan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini juga relevan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa variabel Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Serta relevan dengan penelitian dari yang menyatakan bahwa variabel <italic id="_italic-102">Employee Engagement</italic> berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan </p>
      <p id="paragraph-7394050908f450fd7af38d86c0c724a5">
        <bold id="bold-b42b4759cda503dace745576165b58f2">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-131">Penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik dengan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dan membimbing penulis dalam menyelesaikan penyusunan skripsi.  Semoga penelitian yang sederhana ini dapat menambah pengetahuan baru dan semoga bermanfaat bagi para pembaca</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-name>Alfabeta</publisher-name>
          <year>2016</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Sugiyono</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Metode Penelitian Kuantitatif, Kuaalitatif, dan R&amp;D.</source>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
