<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Unlocking Profitability in Indonesian Banks: The Impact of Liquidity and Working Capital Turnover</article-title>
        <subtitle>Menguak Profitabilitas di Perbankan Indonesia: Dampak Likuiditas dan Perputaran Modal Kerja</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-6d4519f0be1aa5deb3ff3db3bfa933ff" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Rizaldy</surname>
            <given-names>Rahmat</given-names>
          </name>
          <email>rizaldy498@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-f4a30dfc2bc0932a1c9e5402f09881e8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hariasih</surname>
            <given-names>Misti</given-names>
          </name>
          <email>misihariasih@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2023-03-07">
          <day>07</day>
          <month>03</month>
          <year>2023</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-7d7273e437a492cdf20f13abb83a4d98">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Perspektif ekonomi nasional pada perbankan di Indonesia pastinya mengalami pergerakan yang sama yaitu mengalami perubahan dari waktu ke waktu agar juga menyesuaikan supaya segera mampu mempertahankan profitabilitas keuangan di dalam perusahaan. Selain perubahan dari internal dunia perbankan, pengaruh kuat muncul juga dari sektor politik, hukum, sosial dan teknologi[1]. Hal ini semakin pula menuntut manajemen organisasinya untuk terbiasa dengan berbagai cara memungkinkannya untuk mendatangkan profit (keuntungan). Sejatinya tak dapat dipungkiri bahwa untuk memperoleh keuntungan diperlukan pula pertimbangan beberapa rasio untuk meminimalisir biaya-biaya atau beban perusahaan agar berada semakin tinggi nilai profitabilitasnya[2]. Profit di laporan laba-rugi sebuah organisasi atau perusahaan dideskripsikan seperti hasil kinerja bersama-sama oleh kesatuan tim dari proses transaksi hingga akhir periode tertentu. Sehingga adanya catatan likuiditas dan leverage berpengaruh pada profitabilitas perusahaan untuk jangka pendek dan jangka panjang ataupun propek di masa depan[3].</p>
      <p id="_paragraph-13">Catatan nilai standarisasi berdampak pada perusahaan sektor keuangan untuk memperoleh tingkat profitabilitas yang diharapkan, bank dituntut untuk mengelola aset terkendali secara optimal. Permasalahan perbankan yang sering muncul dalam pengelolaan aset adalah penyelesaian konflik antara likuiditas dan keamanan di satu sisi dengan kemampuan meningkatkan keuntungan di sisi lain[4]. Dengan pengelolaan aset dan pinjaman bank dimaksudkan untuk meminimalkan risiko yang umumnya terdiri dari risiko operasional, dan risiko faktor manusia[5]. Untuk meminimalisir berbagai macam risiko yang ada saat ini, pengendalian sistem keuangan akan ditopang oleh persediaan likuiditas dan leverage yang kuat sejak sebelum masalah tersebut muncul. Maka dari itu perlu adanya semacam penelitian tentang pengaruh tingkat pinjaman kredit dan efisiensi terhadap nilai profitabilitas perusahaan perbankan dan lembaga pembiayaan[6].</p>
      <p id="_paragraph-14">Likuiditas merupakan faktor instrumental selama krisis keuangan baru-baru ini. Karena ketidakpastian menyebabkan sumber pendanaan menguap, banyak perusahaan keuangan dengan cepat menyadari diri mereka kekurangan dana untuk menutupi kewajiban mereka saat jatuh tempo. Dalam kasus ekstrim, bank di beberapa negara gagal atau terpaksa melakukan merger[7]. Ada anggapan umum bahwa perusahaan keuangan belum sepenuhnya memahami pentingnya manajemen risiko likuiditas dan implikasi dari risiko tersebut bagi bank itu sendiri, serta sistem keuangan yang lebih luas. Dengan demikian, pembuat kebijakan telah menyarankan bahwa bank harus memiliki lebih banyak aset likuid daripada di masa lalu, untuk membantu mengasuransikan diri terhadap potensi likuiditas atau kesulitan pendanaan [8]. Akibatnya, demi stabilitas keuangan yang lebih luas, sejumlah besar likuiditas disediakan oleh otoritas di banyak negara, termasuk Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-15">Jika leverage lebih besar dari 1% dari perusahaan akan lebih bergantung pada kreditur, dan jika kurang, bank akan terus menjamin pinjaman di bawah jaminan tertentu. Kreditur lebih memilih tingkat hutang yang rendah, karena semakin kecil laporannya, risiko kemungkinan kerugian jika terjadi kebangkrutan semakin rendah. Pemilik bisnis biasanya menginginkan nilai pinjaman yang lebih tinggi karena mereka ingin mengembangkan bisnis dan untuk itu mereka perlu meminjam[9]. Rasio leverage merupakan salah satu metode untuk mengukur besarnya perusahaan yang dibiayai dengan hutang. Jika suatu perusahaan terjebak pada tingkat hutang yang cukup tinggi hingga sulit melepaskan dampak beban hutangnya maka perusahaan tersebut termasuk dalam kategori <italic id="_italic-16">extreme leverage </italic>(hutang ekstrem), semua itu disebabkan adanya penggunaan hutang yang mencapai batas maksimal[10].</p>
      <p id="_paragraph-16">Dalam penelitian ini rasio WCT yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi modal kerja perusahaan perbankan karena merupakan rasio modal kerja yang paling umum digunakan. <italic id="_italic-17">Working Capital Turnover Ratio</italic> (WCT) ialah rasio yang dapat dianalisis dari perputaran modal kerja, perputaran persediaan, dan perputaran piutang[11].<italic id="_italic-18"> Working capital turnover</italic> dihitung mulai dari ketika kas perusahaan diinvestasi ke dalam komponen modal kerja sampai saat kembali menjadi kas. Apabila semakin pendek periode perputaran modal kerja, maka semakin cepat perputarannya. Sehingga perputaran modal kerja semakin efisien yang dampaknya nilai profitabilitas semakin tinggi dan pihak perusahaan dapat dikategorikan efisien.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-14b8aa7a7740414afcb5d3849a5b8c5d">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-17">
        <bold id="_bold-28">A. </bold>
        <bold id="_bold-29">Definisi</bold>
        <bold id="_bold-30">Operasional</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-18">1. Profitabilitas</p>
      <p id="_paragraph-19">Kemampuan perusahaan dengan menggunakan seluruh aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan laba atau keuntungan sesudah pajak. Variabel profitabilitas dalam penelitian ini diproksikan dengan <italic id="_italic-19">Return on Assets</italic> (ROA). Adapun rumus Return on Assets yakni sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-034a2dfdb03532a76a667c5bd7c54710">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Rumus ROA</title>
          <p id="paragraph-bd30fcfd798fce04bfa3d9e55fd4f01b">Sumber: (Samsul, 2015:173) [12]</p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-c8f3efb98be909d73beaff708911dad2" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Rahmat 1.JPG" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-22">2. Likuiditas</p>
      <p id="_paragraph-23">Kemampuan suatu perusahaan dalam mengukur finansial untuk melunasi hutang jangka pendek ketika jatuh tempo yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis aspek seberapa banyaknya hutang yang akan jatuh tempo agar dapat dilakukan pembayaran tepat waktu. Variabel likuiditas dalam penelitian ini diproksikan dengan <italic id="_italic-21">Current Ratio</italic> (CR). Adapun rumus <italic id="_italic-22">Current Ratio</italic> yakni sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-13e663d9965903c613dfa184e6d12512">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title>Rumus CR</title>
          <p id="paragraph-38c8e0e79770f5d820ffecb9bc36a1b5"><italic id="_italic-24">Sumber</italic><italic id="_italic-25">: </italic>(Kasmir, 2010:119) [13]</p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-aa16d345c7c56d8c3bb2f634b7aa40ba" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Rahmat 2.JPG" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-26">3. <italic id="_italic-26">Leverage</italic></p>
      <p id="_paragraph-27">Rasio untuk mengukur kemampuan utang baik jangka panjang maupun jangka pendek untuk membiayai aset perusahaan. Variabel <italic id="_italic-27">leverage</italic> dalam penelitian ini diproksikan dengan <italic id="_italic-28">Debt to Asset Ratio</italic> (DAR). Adapun rumus <italic id="_italic-29">Debt to Asset Ratio</italic> yakni sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-6bf85546d62d433c5cb1299a0068ae96">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title>Rumus DAR</title>
          <p id="paragraph-b19bba125cf5e37fdcc298e983d96397">Sumber: (Kasmir, 2010:124)</p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-657e687d33d16ee50624d07936878977" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Rahmat 3.JPG" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-30">4. <italic id="_italic-31">Working Capital Turnover</italic></p>
      <p id="_paragraph-31">Kegiatan yang mampu memanfaatkan modal kerja dalam aktivitas operasional perusahaan seoptimal mungkin. Variabel WCT dapat menjadi indikator yang menunjukkan perspektif kinerja manajemen agar bisa berprestasi dalam hal pengelolaan sumber daya perusahaan. Variabel ini diproksikan dengan <italic id="_italic-32">working capital turnover ratio. </italic>Adapun rumus untuk mengetahui <italic id="_italic-33">Working Capital Turnover Ratio</italic> (WCT) yaitu sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-796a0a2338e5bf316b628e70baed26ed">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <title>Rumus WCT</title>
          <p id="paragraph-ad33e5de7aa626542776e227fc2cfe02">Sumber:(Kasmir, 2010:315)</p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-9215e7aaa9bd9a9e998411f152aa0928" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Rahmat 4.JPG" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-34">
        <bold id="_bold-31">B.</bold>
        <bold id="_bold-32">Populasi</bold>
        <bold id="_bold-33">dan </bold>
        <bold id="_bold-34">sampel</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-35">Populasi ialah keseluruhan elemen yang memiliki karakteristik umum, yang terdiri dari bidang-bidang untuk diteliti sehingga dapat digunakan untuk membuat beberapa kesimpulan. Adapun juga pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <italic id="_italic-34">simple random sampling</italic>. <italic id="_italic-35">S</italic><italic id="_italic-36">imple</italic><italic id="_italic-37"> random</italic> <italic id="_italic-38">sampling </italic>merupakan teknik penentuan sampel dengan adanya pertimbangan tertentu. Setiap elemen dipilih secara bebas, sampelnya diperoleh dengan prosedur random[14]. Dengan demikian, penggunaan metode <italic id="_italic-39">simple random sampling </italic>dalam penelitian kali ini adalah perusahaan yang memiliki kriteria sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-3c4169915cbff92df402982ecf895957">
        <list-item>
          <p>Populasi : Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 perusahaan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sampel : Metode pengambilan sampel menggunakan teknik <italic id="_italic-40">simple random</italic> <italic id="_italic-41">sampling</italic>. Teknik. Adapun kriteria penentuan sampel yang telah digunakan pada penelitian ini berjumlah 15 perusahaan.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-36">
        <bold id="_bold-35">C. </bold>
        <bold id="_bold-36">Jenis</bold>
        <bold id="_bold-37">dan </bold>
        <bold id="_bold-38">sumber</bold>
        <bold id="_bold-39">data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-37">Jenis data : jenis data yang digunakan yakni data kuantitatif. Data kuantitatif merupakan data yang berisi angka yang dihasilkan dalam penelitian ini yang berlandaskan analisis statistik dalam laporan keuangan pada perusahaan keuangan untuk subsektor perbankan selama 2017 – 2021.</p>
      <p id="_paragraph-38">Sumber data: data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar sebagai perusahaan keuangan untuk subsektor perbankan selama tahun 2017-2021 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-39">
        <bold id="_bold-40">D. Teknik </bold>
        <bold id="_bold-41">pengumpulan</bold>
        <bold id="_bold-42">data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-40">Peneliti mengimplementasikan metode pengumpulan data berupa dokumentasi. Dokumen merupakan data sekunder berupa catatan-catatan peristiwa yang telah berlalu. Dokumen berisikan tulisan-tulisan, gambar, ataupun karya-karya monumental. Dalam penelitian ini guna memperoleh kumpulan informasi laporan keuangan yang relevan yang ada dalam perusahaan serta gambaran umum terkait perusahaan. Kemudian sampel sumber-sumber dokumenter yang digunakan yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan yang didapatkan di Bursa Efek Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-41">
        <bold id="_bold-43">E</bold>
        <bold id="_bold-44">. Teknik </bold>
        <bold id="_bold-45">analisis</bold>
        <bold id="_bold-46">data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-42">Penggunaan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Guna mempermudah dalam hal menganalisis data dalam bentuk tabel dan grafik maka peneliti menggunakan aplikasi <italic id="_italic-42">software</italic> SPSS versi 22 (<italic id="_italic-43">Statistical Package for Social Sciences</italic>).</p>
      <p id="_paragraph-43">Nilai efisien atau BLUE (<italic id="_italic-44">Best Linier </italic><italic id="_italic-45">Unbias</italic><italic id="_italic-46"> Estimator</italic>) dan suatu persamaan regresi berganda dalam mengetahui model regresi yang dihasilkan memenuhi persyaratan dalam uji asumsi klasik[15].</p>
      <p id="paragraph-c620dcec89d1949c0c02849c95982b3a">Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-44">Uji normalitas data ialah langkah awal yang harus dilakukan setiap akan melakukan <italic id="_italic-47">multivariate analysis</italic>. Uji normalitas menggunakan grafik normal <italic id="_italic-48">probability</italic> p-plot.</p>
      <p id="paragraph-0ed1af8c9de6fced48768b5f8778dbec">Uji Heterokedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-45">Melakukan uji heteroskedastisitas bertujuan menguji model regresi yang terjadi ketidaksamaan variance dari suatu residual dan dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Disebut “heteroskedastisitas” apabila variance dari residual pada satu pengamatan ke pengamatan lainnya tetap, sedangkan disebut heteroskedastisitas jika berbeda. Dapat dilihat di grafik scatterplot untuk mengetahui ada atau tidaknya heterokedastisitas. Grafik scatterplot yaitu titik yang disajikan dengan acak, baik posisi tersebut ada diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y.</p>
      <p id="paragraph-034730d69ae8d33cc05773a5dd0a0822">Uji Multikolinearitas</p>
      <p id="_paragraph-46">Melakukan uji multikolinieritas dengan melakukan korelasi antara variabel-variabel independen yang akan digunkaan dalam persamaan regresi. Untuk mengambil keputusan tentang pengujian secara parsial masing-masing independen terhadap variabel dependen jika nilai <italic id="_italic-49">Variance Influence Factor</italic> (VIF) yang diperoleh &lt; 10 artinya tidak terjadi rmultikolinieritas, sedangkan bila nilai VIF yang diperoleh &gt; 10 artinya terjadi multikolinieritas.</p>
      <p id="paragraph-257fab41c3f6fab8f20bdd68ad15d43c">Uji Autokorelasi</p>
      <p id="_paragraph-47">Melakukan uji autokorelasi untuk menguji apakah di dalam model regresi linier ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t kepada kesalahan periode t-1 sebelumnya. Jika dalam suatu pengujian tejadi korelasi maka dinamakan adanya <italic id="_italic-50">problem</italic> autokorelasi. Pengujian ini menggunakan uji Durbin-Wason (DW).</p>
      <p id="paragraph-464edd5b02ccd41d125126bbd079fda9">Analisis Regresi Linear Berganda</p>
      <p id="_paragraph-48">Berfungsi untuk menguji pengaruh antar variabel independen (variabel X) terhadap variabel dependen (variabel Y). Variabel independen pada penelitian ini memiliki lebih dari satu variabel. Peneliti menggunakan model regresi liniar berganda karena model regresi ini di rasakan cukup cocok untuk digunakan dalam penelitian ini. Persamaan untuk pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda secara sistemastis yaitu ditunjukkan sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-49">
        <bold id="_bold-47">Y = α + β1X1 + β2X2 + β3X3 + </bold>
        <italic id="_italic-51">
          <bold id="_bold-48">e</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-48" />
      </p>
      <p id="paragraph-fa95f90aacd5372345193a6583e8f76f">Uji Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-50">Pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan regresi linier berganda yang disertai uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji koefisien determinasi (R²).</p>
      <p id="paragraph-e14b4e09417163d1ee0efb9a5a890dfb">Uji t (Parsial)</p>
      <p id="_paragraph-51">Uji t dilakukan untuk mengetahui secara parsial seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan atau mengungkapkan variasi-variabel dependen.</p>
      <p id="paragraph-36c705d4164163482a347c6b82f63663">Uji F (Simultan)</p>
      <p id="_paragraph-52">Uji F digunakan untuk mengidentifikasi apakah variabel independen berpengaruh signifikan atau tidak secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel dependen. Uji F merupakan uji satisik yang memiliki distribusi-F di bawah hipotesis nol. Uji F ini cukup sering digunakan dalam penelitian ketika ingin membandingkan model statistik yang telah dipasang ke kumpulan data.</p>
      <p id="paragraph-cb4866e789d5f3f64b049cb800b27df4">Uji koefisien determinasi (R<sup id="_superscript-8">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-53">Koefisien determinasi (R²) mengukur kemungkinan seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variabel-variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol sampai satu (0&lt;R<sup id="_superscript-9">2</sup>&lt;1). Apabila nilai R<sup id="_superscript-10">2</sup> yang didapatkan mendekati angkat nol (0) maka dapat diartikan bahwa kemampuan model dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. Kemudian sebaliknya, jika nilai R<sup id="_superscript-11">2</sup> yang didapatkan mendekati angkat satu (1) maka dapat diarrtikan bahwa kemampuan variabel independen dalam menimbulkan pengaruh terhadap variabel dependen sangat kuat[15].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-a81241e9b3dfd9e5813856daa3a3d434">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-54">
        <bold id="_bold-49">A. Hasil<bold id="_bold-50"/></bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-55">
        <bold id="_bold-51">1. Uji Asumsi Klasik</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-56">a) Uji Normalitas PP Plot dan <italic id="_italic-52">One Sample Kolmogorov Smirnov</italic></p>
      <fig id="figure-panel-41f8f99c946d58e240df233d3ee37aba">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <title>Uji Normalitas dengan Grafik P-Plot</title>
          <p id="paragraph-1587eb127afea682ecbe71f415379627">Sumber: <italic id="_italic-53">data </italic><italic id="_italic-54">diolah</italic><italic id="_italic-55">peneliti</italic><italic id="_italic-56"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-bb1a214a877169c7abf79cb36ac5d5d0" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="5886-Other-52850-1-11-20230224.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-60">Berdasarkan gambar diatas dapat diartikan bahwa nilai probability plot berada pada grafik normal menunjukkan bahwa normalitas residual dari persamaan regresi terdistribusi normal karena titik-titik mengikuti garis diagonal PP Plot.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Uji Normalitas dengan <italic id="_italic-57">One Sample Kolmogorov Smirnov</italic></title>
          <p id="_paragraph-63">Sumber: <italic id="_italic-58">data </italic><italic id="_italic-59">diolah</italic><italic id="_italic-60">peneliti</italic><italic id="_italic-61"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-65f72aa66f32bb621e73d70ec2162004">
              <td id="table-cell-b0ee2093ec1e03fbc83f940ec0904f7a" colspan="2" />
              <td id="table-cell-954895de39be340705ac9d390d81b87d">Unstandardized Residual</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f08f7d07177c826c4570da3d221673da">
              <td id="table-cell-6b4ce9651f43df1508929fe6186a6bc5">N</td>
              <td id="table-cell-8d2067ca29004b0e85d0c52ca789795c">75</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2d60c003f75c435bf04595aac09b66e8">
              <td id="table-cell-149291d29b17dca1c730218e64949045">Normal Parametersa,b</td>
              <td id="table-cell-f36172a84aabd0a5d74e9ce6a9a45a1e">Mean</td>
              <td id="table-cell-bce24af3f7521725ebdf5d3c3b11d598">.0000000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e73c30368824517465dfbb42b78773df">
              <td id="table-cell-e8f86d3b310f9b9b4d953205aef58a8d">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-dacbc2a80daae6cce8c0bc524061438d">.90665918</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8e6227761c68daab01c9ee54be501924">
              <td id="table-cell-4999581f3adcac832c664f66981eb3ee">Most Extreme Differences</td>
              <td id="table-cell-920e164606d21ad09e82d9d8e3eb2b39">Absolute</td>
              <td id="table-cell-4d57682124408a94e34ba212b563cb5b">.084</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-de6f6bda911e50d67b207b517b4dc8e9">
              <td id="table-cell-89d2b6daeb9657f487694668e14a1a2d">Positive</td>
              <td id="table-cell-343d49cf4c17f6670c147d85a73d0898">.084</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-98d8f31cbc03750ec03e220a02034fe8">
              <td id="table-cell-46eb00079ce67da96b13df446d6c8f89">Negative</td>
              <td id="table-cell-e90b40624927244d60bec91d95c4b829">-.064</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-81ca7674e8899e351c0a627b2f3f0364">
              <td id="table-cell-8541d73aef76e668922c1f9ef1372ff5">Test Statistic</td>
              <td id="table-cell-e7ee39d998d347e43bd6a7e796ce4a84">.084</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dc32dc13f5745c24f3f568b424c44c3f">
              <td id="table-cell-61c7e35c61f122b6f93c845c9585cfba">Asymp. Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-af6c809c330931b6c210ec8ffa8c7955">.200c,d</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-65">Berdasarkan Tabel 1 diatas hasil residual dari uji <italic id="_italic-62">One Sample Kolmogorov Smirnov</italic> bernilai signifikansinya sebesar 0,2. Maka dapat diartikan bahwa variabel dikatakan berdistribusi normal karena nilai signifikansinya lebih dari atau sama dengan ≥ 0,05.</p>
      <p id="_paragraph-66">b) Uji Multikolinearitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Multikolinearitas (<bold id="_bold-53">Coefficients</bold> <sup id="_superscript-16"><bold id="_bold-54">a</bold></sup><bold id="_bold-54"> )</bold></title>
          <p id="_paragraph-70">Sumber: <italic id="_italic-63">data </italic><italic id="_italic-64">diolah</italic><italic id="_italic-65">peneliti</italic><italic id="_italic-66"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-a3b7683eb9bb100e4b193c3ac01c5d2f">
              <td id="table-cell-3904680a3261260fd1ce4a5babd64435" rowspan="2" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-3cecd0e95a57fafe329af1d6d798c5d0" colspan="4">Collinearity Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-560c3979b29bf01347e2ade41cc243ef">
              <td id="table-cell-245c889c50eaa6f64ee1fdb241dcf2e9" colspan="2" />
              <td id="table-cell-92ae36788e27ed7742e065f26618789b" colspan="2">Tolerance</td>
              <td id="table-cell-3af9e5ad2fe0e28a62971e62021cc0d6" colspan="2">VIF</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8e97d13f4d3d0dd4b970aa64c13ccebc">
              <td id="table-cell-e409a140463a9e790c1b5dd35bef73fe">1</td>
              <td id="table-cell-545ba04a740cc79c8ec8b18f6c956fcc">CR</td>
              <td id="table-cell-5e2fe2e01e2abb8178ceb8aea62e718f">.918</td>
              <td id="table-cell-15e9eb413b714a17bb85594e74a83d23" colspan="2">1.089</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f2809321e778a0b8c46c7da4e90c7696">
              <td id="table-cell-985f53628ca7d3e93108a6b4bd16994e">DAR</td>
              <td id="table-cell-f3cb67c28ce41a8a4c4ac33c231e0d29">.919</td>
              <td id="table-cell-7446ff6d822cf217588f973d191dcf89" colspan="2">1.088</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ee9cad1b79cf6609f80c745854d85394">
              <td id="table-cell-0aac47f00750f77735940464ee7f1371">WCT</td>
              <td id="table-cell-dc9140defdcc350fe7d0ca187370efb7">.997</td>
              <td id="table-cell-4c1d434df86afcbcc026f434e0e8090a" colspan="2">1.003</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-72">Pada tabel 2 diatas, hasil pengujian multikolinearitas menunjukkan bahwa nilai <italic id="_italic-67">Tolerance</italic> dari variabel independen likuiditas (X1) = 0,918 &gt; 0,1; variabel <italic id="_italic-68">leverage</italic> (X2) = 0,919 &gt; 0,1; variabel WCT (X3) = 0,997 &gt; 0,1. Dari seluruh variabel independen bernilai <italic id="_italic-69">Tolerance</italic> lebih besar dari 0,1.</p>
      <p id="_paragraph-73">Nilai VIF dari variabel independen likuiditas (X1) = 1,089 &lt; 10; variabel <italic id="_italic-70">leverage</italic> (X2) = 1,088 &lt; 10; variabel WCT (X3) = 1,003 &lt; 10. Dari seluruh variabel independen bernilai VIF lebih kecil dari 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa data diatas tidak terjadi multikolinearitas.</p>
      <p id="_paragraph-74">c) Uji Heterokedastisitas</p>
      <fig id="figure-panel-b74a1e3a8accc80c38d5b9ab30a3c5c6">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Heteroskedastisitas</title>
          <p id="paragraph-50052bd080723560716d3a1c8bd6258b">Sumber: <italic id="_italic-71">data </italic><italic id="_italic-72">diolah</italic><italic id="_italic-73">peneliti</italic><italic id="_italic-74"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <graphic id="graphic-9730a5d28ca623cc20c078a3bd4d5926" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="5886-Other-52851-1-11-20230224.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-78">Berdasarkan hasil dari scatterplot pada gambar 2, maka dapat dilihat bahwa tidak terjadi pola tertentu dan scatterplot titik-titik menyebar secara acak, baik dibagian atas angka 0 atau dibagian bawah angka 0 dari sumbu vertical atau sumbu Y, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas.</p>
      <p id="_paragraph-79">d) Uji Autokorelasi</p>
      <table-wrap id="_table-figure-7">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Autokorelasi (<bold id="_bold-59">Model </bold><bold id="_bold-60">Summary</bold> <sup id="_superscript-17"><bold id="_bold-61">b</bold></sup><bold id="_bold-61"> )</bold></title>
          <p id="_paragraph-83" />
        </caption>
        <table id="_table-7">
          <tbody>
            <tr id="table-row-4829c8ead752a46983ccb44dc9aad39b">
              <td id="table-cell-a166b8d72e6fc3a0b2dca2fabf7af2ab">Model</td>
              <td id="table-cell-b36a36e5ef5e2dd265b2ff1ac1b3f46c">R</td>
              <td id="table-cell-34a91c0c229910785b058efd0670e3e6">R Square</td>
              <td id="table-cell-43c2ff04fb5d0d663b8674950a2eba69">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-75a6b17a1bbf00c355f9629e26508019">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-baa05ee8cdc3f6f63888d9576faa7fcb">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-248d1ccccdfadcaa8dfb32b41f9a7d8d">
              <td id="table-cell-0d80499b8e454732c718b4afaf676d1f">1</td>
              <td id="table-cell-6132cfbcc06179e21ca73c98334f1ef0">.105a</td>
              <td id="table-cell-c58ced620cb88307fb5a72abb7b9e49b">.011</td>
              <td id="table-cell-938d76721dbd58dfe6af50d3b6b14bba">-.031</td>
              <td id="table-cell-716a2f2814b4e7f02f3c5692a7e36caa">.92562</td>
              <td id="table-cell-ca9f12e3c9e982080142ea828823c783">2.372</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-84">Sumber: <italic id="_italic-75">data </italic><italic id="_italic-76">diolah</italic><italic id="_italic-77">peneliti</italic><italic id="_italic-78"> (2022).</italic></p>
      <p id="_paragraph-85">Berdasarkan tabel 3 diatas diperoleh nilai Durbin Watson (DW) sebesar 2,372. Untuk memperoleh nilai DU dapat dilihat pada tabel Durbin Watson, diketahui jumlah sampel (n) yaitu 75 dan jumlah variabel (k) yaitu 3 maka diperoleh nilai DU sebesar 1,7092. Jadi dari perhitungan yang telah dilakukan maka diperoleh nilai 2,372 &gt; 1,7092 yang berarti tidak terjadi autokorelasi sehingga model regresi dapat dikatakan baik dan penelitian ini layak diuji.</p>
      <p id="_paragraph-86">
        <bold id="_bold-68">2. Analisis Regresi Linear Berganda</bold>
      </p>
      <table-wrap id="_table-figure-8">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Analisis Regresi Linear Berganda (Coefficients<sup id="_superscript-19">a)</sup></title>
          <p id="_paragraph-90">Sumber: <italic id="_italic-79">data </italic><italic id="_italic-80">diolah </italic><italic id="_italic-81">peneliti</italic><italic id="_italic-82"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <table id="_table-8">
          <tbody>
            <tr id="table-row-cdc2112d51b715f206f7754737b26fd7">
              <td id="table-cell-ccc99c782cdcf45acf8cb59fc8af40ad" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-f828b050d1707c3254ffc9eae7101a48" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-fb57b115922c68aaa1c6885a8b8e5b74">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-c26191908f776bd691b24b99727321b1" rowspan="2">t</td>
              <td id="table-cell-d2de2d5431918a9e764ad5c9acf310bd">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0b8efbad7a39d19f1981b590110bec8c">
              <td id="table-cell-8951306eb9d6d6dd2f1431a127c5d01a" colspan="2" />
              <td id="table-cell-561aca6bab0112a061d36951985e9006">B</td>
              <td id="table-cell-f3f7fa5534c27b5c3146b1138b48e556">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-9cd2d82d53862edc686c3b715f31f3f0">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2460ef4402a2c6349734f9e94277785f">
              <td id="table-cell-a8f2ad3d0a90c1670d44253f4ff63ef8" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-db3758793c4f2757100109388037a7eb">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-43b3dd0cbdd5113a595897be98279edd">.121</td>
              <td id="table-cell-124222a17cea5b7607d54a81910e80ee">.441</td>
              <td id="table-cell-ae20df739e5669e329fc0c0dcc4f6862">.274</td>
              <td id="table-cell-a08190f5dff0a78eb835fbfe13aae4dc">.785</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0646a740568c310b0e60dc01f0a574eb">
              <td id="table-cell-cd4e41afb3a365916daf62ab60b5c057">X1_CR</td>
              <td id="table-cell-ed73d321dc62ffb4f2ba128ff71f56ef">-.477</td>
              <td id="table-cell-7c7c113f09e922e2bd73466ceb09ba41">.212</td>
              <td id="table-cell-6f21f506d9934a16cf685e4216e7bdd4">-.276</td>
              <td id="table-cell-455f5909e12ba017ea1ae3c6f044ccb0">-2.254</td>
              <td id="table-cell-d5f80679916b283abac4390af07f1c34">.028</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e64ee3b8eff6c6b74476b753144d578d">
              <td id="table-cell-fa6bb821b1ead7933887ea78671eab08">X2_DAR</td>
              <td id="table-cell-36ae63fbdbe611637a9b35bdc65bfe90">-.528</td>
              <td id="table-cell-515e583bf70a06e5bb3c278db3e023a1">1.006</td>
              <td id="table-cell-de7bf586d56db9322fc0d9921c4fbb3d">-.065</td>
              <td id="table-cell-566c1fb3f8c1c5719c680e83917b6924">-.524</td>
              <td id="table-cell-27862131de380a96ff40bbea53a248a5">.602</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7d0405ee8eb350fbdf40858732977929">
              <td id="table-cell-c0af37cd6d9d00252ab6af5a798f76d7">X3_WCT</td>
              <td id="table-cell-74cf6a945a36e31bd40d4b1947a403cb">.559</td>
              <td id="table-cell-e79921a43d034ee3d5f25a6651ada70d">.231</td>
              <td id="table-cell-849921a46d9c19bf84319c7fd0dbac73">.289</td>
              <td id="table-cell-04e3e64256a0adcac48d7c7fd315e2c1">2.424</td>
              <td id="table-cell-c7fa78a02f2da4558573fa958c67a19d">.018</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-6854eecae2ed38f3d967e3c8ba71b8a5">a. Dependent Variable: Y_ROA</p>
      <p id="_paragraph-93">Dari data yang diperoleh, didapat persamaan regresi linear berganda sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-94">
        <bold id="_bold-77">Y = α + β1X1 + β2X2 + β3X3 + </bold>
        <italic id="_italic-83">
          <bold id="_bold-78">e</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-78" />
      </p>
      <p id="_paragraph-95">
        <bold id="_bold-79">Y = 0,121 – 0,477X1 – 0,528X2 + 0,559X3 + </bold>
        <italic id="_italic-84">
          <bold id="_bold-80">e</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-80" />
      </p>
      <p id="_paragraph-96">Dalam analisis regresi berganda, peneliti menggunakan beberapa kegiatan uji, yaitu Uji Statistik Deskriptif</p>
      <table-wrap id="_table-figure-10">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Statistik Deskriptif</title>
          <p id="_paragraph-99">Sumber: <italic id="_italic-85">data </italic><italic id="_italic-86">diolah</italic><italic id="_italic-87">peneliti</italic><italic id="_italic-88"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <table id="_table-10">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ce92735f015d59bec0c080283733bbf4">
              <td id="table-cell-46111190381f31853bdc94dd49e0031a" colspan="6">Descriptive Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8dd623f5853bf383c3fca0b52ebb2bec">
              <td id="table-cell-328a039b39e36825c1acd42fb991937d">N</td>
              <td id="table-cell-fee120bee520050d39bb91e114b20a4b">Minimum</td>
              <td id="table-cell-2a5aa8e7bc6d8c2107aef4d3876f85c0">Maximum</td>
              <td id="table-cell-f6df0f7f99f03397df04917af8064d78">Mean</td>
              <td id="table-cell-40af8fa9c79e079279f041f955a3d088">Std. Deviation</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-be1a45970211000452544638362a9925">
              <td id="table-cell-9e650935132d42e8c169751877ca27b7">CR</td>
              <td id="table-cell-d6a1189018f9c6311596ca7c6989dd0b">75</td>
              <td id="table-cell-69eb764b7d7c68c0de227dabff302aea">.08</td>
              <td id="table-cell-de9c7615d5a4b0c2ac836ddfc6b7465c">1.26</td>
              <td id="table-cell-99373f9b090ca9a994185cfb8ec1fd6a">.3977</td>
              <td id="table-cell-21a7b46ff956845f12e6c83b4d24be90">.25930</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-86aadf494e33fbe7db591dfa73585a9c">
              <td id="table-cell-6fee9749ea48470b1f01b47ab5cf9e58">DAR</td>
              <td id="table-cell-24badeb4718d521ebc128b2d0a8f4302">75</td>
              <td id="table-cell-9ab5c21523cb762761911b0a7bf0c236">.43</td>
              <td id="table-cell-ccd1624d9eb46569e24e0276374f4d29">.95</td>
              <td id="table-cell-888ec3f8c19ce1a16ba4eebbcda0742f">.8282</td>
              <td id="table-cell-0e8f3ef537fa37ebd4ac202d120c176d">.08169</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-79e2c39fb55286f1af4b817069406f92">
              <td id="table-cell-59cd3fe0e83588f2d2d9801eb2928d2e">WCT</td>
              <td id="table-cell-4b08c7325762a152bb6fd002293e2c45">75</td>
              <td id="table-cell-ac0b25f609aeb61cc938817f75c7c951">-.53</td>
              <td id="table-cell-7c6596fb362091a78a849699ed5e29f7">.81</td>
              <td id="table-cell-45a9509002aa052ecf9531f596fcccdc">.3010</td>
              <td id="table-cell-0bc6f4963b9bcd5e44bf21862b4087a3">.17958</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ecf951014664b6f6ee199ef256beb2c8">
              <td id="table-cell-c2298d00adbfb809ee215d0bd9447653">ROA</td>
              <td id="table-cell-f69a30d704d2244dbb17f685ba1294da">75</td>
              <td id="table-cell-3d6d640e08a06b33cca1f90fab4c697f">.02</td>
              <td id="table-cell-0decefdd9578201eb1decf33d6fd7411">3.25</td>
              <td id="table-cell-e4f7bee58f419efe217ca6757a0f9fda">1.3017</td>
              <td id="table-cell-5b9a68681a720e8fa6d634f36ee16d48">.91167</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0bc0593f9b5b7741591cdea2b8dc24d2">
              <td id="table-cell-9bfdfb087307a6bee21318ff9f3ac3a8">Valid N (listwise)</td>
              <td id="table-cell-b5061997b8d9c484946ae90b1cb6b792">75</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-101">Berdasarkan hasil output uji Statistik deskriptif dengan SPSS Ver.22 pada tabel 4.5. dapat diketahui bahwa :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-d73228a0bbcfcfa9e0590f3014b82ce0">
        <list-item>
          <p>Hasil analisis dengan menggunakan statistik deskriptif terhadap variabel likuiditas (X1) menunjukkan nilai minimum sebesar 0,08 nilai maksimum sebesar 1,26 dengan rata-rata sebesar 0,39 dan standar deviasi sebesar 0,25.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Hasil analisis dengan menggunakan statistik deskriptif terhadap variabel <italic id="_italic-89">leverage</italic> (X2) menunjukkan nilai minimum sebesar 0,43 nilai maksimum sebesar 0,95 dengan rata-rata sebesar 0,82 dan standar deviasi sebesar 0,08.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Hasil analisis dengan menggunakan statistik deskriptif terhadap variabel WCT (X3) menunjukkan nilai minimum sebesar -0,53 nilai maksimum sebesar 0,81 dengan rata-rata sebesar 0,301 dan standar deviasi sebesar 0,91.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-102">Hasil analisis dengan menggunakan statistik deskriptif terhadap variabel profitabilitas (Y) menunjukkan nilai minimum sebesar 0,02 nilai maksimum sebesar 3,25 dengan rata-rata sebesar 1,301 dan standar deviasi sebesar 0,91.</p>
      <p id="_paragraph-103">
        <bold id="_bold-87">3. Uji Hipotesis</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-104">a) Uji t (Parsial)</p>
      <p id="_paragraph-105">Untuk pengujian hipotesis secara parsial dapat dilakukan dengan cara membandingkan antara nilai t <sub id="_subscript-1">hitung</sub> dengan t <sub id="_subscript-2">table. </sub>Apabila t <sub id="_subscript-3">hitung</sub>lebih besar dari t <sub id="_subscript-4">table , </sub>artinya Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen, demikian sebaliknya.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-11">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji T (Uji Parsial)</title>
          <p id="_paragraph-108">Sumber: <italic id="_italic-90">data </italic><italic id="_italic-91">diolah </italic><italic id="_italic-92">peneliti</italic><italic id="_italic-93"> (2022).</italic></p>
        </caption>
        <table id="_table-11">
          <tbody>
            <tr id="table-row-99c5e640dcfc1e9836dae761dd1db356">
              <td id="table-cell-c15bbeda23286b92a6431f810ad144f3" colspan="7">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-930be98c4061a598da55febb898064d6">
              <td id="table-cell-bd2d6453209f6153ff83f0cb519872f0" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-46655c48e353748d8bb09e658c98c377" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-065a5ec6782656f7127ce52bc0ee144f">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-d982aea91aa6bfc55312bd484bbd46fd" rowspan="2">t</td>
              <td id="table-cell-66b184f075d0725962e975ed5efa961d">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-83bf1d5e8625df999cf9872d7f62a98f">
              <td id="table-cell-46684b144d7433d9c3016edf03d9d950" colspan="2" />
              <td id="table-cell-55b99faa24ff854a168b149b5e5691ae">B</td>
              <td id="table-cell-2f8f7f0676c9746708855d69f5228845">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-43bfdfeb11374b88b9ae391ef3afa391">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-807f0b5bafb46ae25939b786e25f0ba3">
              <td id="table-cell-d75e0728341e34b1c6b6f8776b642578" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-908dbfbd15a5cea5eb84692d7b7996d1">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-c34aadb40f92818c074f0d5f45b5e006">.121</td>
              <td id="table-cell-9ed9a31b504e2855cbd43e1ccbe31c9c">.441</td>
              <td id="table-cell-2846a448f7990d127f8a964331cec591">.274</td>
              <td id="table-cell-bca6d0f6f9ca211887182cb356bd6fb3">.785</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8ec29264e023fea6c4cc0456fcf3fee2">
              <td id="table-cell-e58589cd9961eeb3359d34831235fed7">X1_CR</td>
              <td id="table-cell-1f269f434d4975f84c327e2bfa6edb5d">-.477</td>
              <td id="table-cell-fe33e0152c46dbd6faad119188968e84">.212</td>
              <td id="table-cell-d9dee35f30a7e0c96f78c87d37fe6246">-.276</td>
              <td id="table-cell-75f87371fbfb9dd0588c8b94bcf62efd">-2.254</td>
              <td id="table-cell-98a250ee056e05ce4b3122f69c161afd">.028</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-42a817a4b7c61ccc1f5c64426fbc94c9">
              <td id="table-cell-72c2337b21a6c6b67d20215c3b00b29e">X2_DAR</td>
              <td id="table-cell-3e0bbb6f1d95eb8c3b01baf2122188cb">-.528</td>
              <td id="table-cell-472c0dbb266c158440cca7da9856328e">1.006</td>
              <td id="table-cell-fe50035c5e362e8b6eeef05f19d4f370">-.065</td>
              <td id="table-cell-787072dccdb4d3d89c99bcbee28cf9bf">-.524</td>
              <td id="table-cell-d74ac26e2f4c8100b17f275eac931d1e">.602</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-202842664b836c0547c8fb7cec11189f">
              <td id="table-cell-a0c0503fcb619c53042cf329f9912c70">X3_WCT</td>
              <td id="table-cell-0b4606bbfc25ce65b80a0be81f19f064">.559</td>
              <td id="table-cell-52375a1c6754e0320b66c79bb8b1dff4">.231</td>
              <td id="table-cell-0f3eeb2c31d496c7613c5e463ecdbb1b">.289</td>
              <td id="table-cell-f36acc9704de9266def8f8290ef765e1">2.424</td>
              <td id="table-cell-548dc67885ee0ff87c2b500978b45d11">.018</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-df0d8c28ed63bf84dfdba7f9da103b10">
              <td id="table-cell-dafd0b105162e97c69d8c328691dbc90" colspan="7">a. Dependent Variable: Y_ROA</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-110">Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (α= 0,05)</p>
      <p id="paragraph-3d24d5a6f6aeb9e29b96c13198c76b32">
        <bold id="_bold-98">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-99">likuiditas</bold>
        <bold id="_bold-100">(X1) </bold>
        <bold id="_bold-101">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-102">profitabilitas</bold>
        <bold id="_bold-103">(Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-111">Berdasarkan uji t yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung -2,254 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,028. Karena nilai t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu -2,254 &lt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,028 &lt; 0,05 alhasil Ha diterima dan H0 ditolak. Maka variabel likuiditas (X1) berpengaruh positif dan ada pengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas (Y).</p>
      <p id="paragraph-2d9d07fdc86141c7e7582eb6f14ca908">
        <bold id="_bold-104">Pengaruh</bold>
        <italic id="_italic-95">
          <bold id="_bold-105">leverage</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-105" />
        <bold id="_bold-106">(X2) </bold>
        <bold id="_bold-107">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-108">profitabilitas</bold>
        <bold id="_bold-109">(Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-112">Berdasarkan uji t yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung -0,524 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,602. Karena nilai t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu -0,524 &lt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,602 &gt; 0,05 alhasil Ha ditolak dan H0 diterima. Maka variabel <italic id="_italic-94">leverage </italic>(X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap variabel profitabilitas (Y).</p>
      <p id="paragraph-af2b6f33e4e186d52ce1bdba10525410">
        <bold id="_bold-110">Pengaruh</bold>
        <italic id="_italic-96">
          <bold id="_bold-111">working capital turnover</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-111" />
        <bold id="_bold-112">(X3) </bold>
        <bold id="_bold-113">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-114">profitabilitas</bold>
        <bold id="_bold-115">(Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-113">Berdasarkan uji t yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung 2,424 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,018. Karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,424 &gt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,018 &lt; 0,05 alhasil Ha diterima dan H0 ditolak. Maka variabel WCT (X3) berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas (Y).</p>
      <p id="_paragraph-114">b)Uji F (Simultan)</p>
      <table-wrap id="_table-figure-12">
        <label>Table 7</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Simultan (Uji F)</title>
          <p id="_paragraph-117" />
        </caption>
        <table id="_table-12">
          <tbody>
            <tr id="table-row-2aca9ad572951daa4a11f45ab57740ba">
              <td id="table-cell-87a05bdf49eaae4761e78a1fd1b66cef" colspan="10">ANOVA a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-36d4a494473588e343bef33b5583b5a2">
              <td id="table-cell-e825670899af3fc57d8de589f599b9bd" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-2dfc60c0a5022d884d54910f66d796ec">Sum of Squares</td>
              <td id="table-cell-b0cb4eb6113e66aee1eab07ed9ba9b0a" colspan="2">df</td>
              <td id="table-cell-b6609e0d8dcf8f036ad61a7412b58713" colspan="2">Mean Square</td>
              <td id="table-cell-e1194c204ff0456fe5195603f01f1e7d" colspan="2">F</td>
              <td id="table-cell-a3012a368d322b178aed416e851b17b2">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b5f3108a2ca4f1b5f1e46768cc3cdfb3">
              <td id="table-cell-3f76d5c51fd354dfda9739f39605edbe" rowspan="3">1</td>
              <td id="table-cell-fd05b599f56e2f63852ffd6720ff58b0">Regression</td>
              <td id="table-cell-a540480b18a8a6e594eaaf2e3f04adfc">8.687</td>
              <td id="table-cell-2341d0bd038f89803989365c8873d393">3</td>
              <td id="table-cell-ab4a62f4d64af2d9101998a7a73bad24" colspan="2">2.896</td>
              <td id="table-cell-252b7165407165c4520fcfa82fc138cd" colspan="2">3.590</td>
              <td id="table-cell-f48dacd386354e54b765fcb21251994c" colspan="2">.018b</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9d57dd728fea629f08d65c63fc1fa8fa">
              <td id="table-cell-4fddfe65b3006a3ca77dc519ba1fe1c0">Residual</td>
              <td id="table-cell-390575309f07e4b0871135735fdb682e">50.015</td>
              <td id="table-cell-71f7cb926720a88650e813cf859500b5">62</td>
              <td id="table-cell-b4456747f8d64b384b126aad27a20b1a" colspan="2">.807</td>
              <td id="table-cell-c34dc3c61a0ceabb53da0f50a4254892" colspan="2" />
              <td id="table-cell-5d5f8216162a7cf48436ec24b943d01d" colspan="2" />
            </tr>
            <tr id="table-row-9ff6e74d9935745073a9be61837c604b">
              <td id="table-cell-67ab1397b31aa7faf7bd0528998726e8">Total</td>
              <td id="table-cell-e889f5216590ecfa51c26d7218e92294">58.702</td>
              <td id="table-cell-306679e54d067f75c19e1c501f6a2490">65</td>
              <td id="table-cell-7f1bc8d5d04b791deec53f35d8fd6c30" colspan="2" />
              <td id="table-cell-13d22f6c3e6d1cea42068e9f74979c19" colspan="2" />
              <td id="table-cell-8ad4e1aaadef9ed554511fa8f6c2256f" colspan="2" />
            </tr>
            <tr id="table-row-22e4929a2b9550e976d36df30d2c519c">
              <td id="table-cell-074210d48b788f8d4476ac8604acdcac" colspan="10">a. Dependent Variable: Y_ROA</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a0b6bbabd039aa071ff5220a75d69160">
              <td id="table-cell-3aa36f7b96fbd7b5cee4461f3e1963ae" colspan="10">b. Predictors: (Constant), X3_WCT, X1_CR, X2_DAR</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-118">Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa hasil perhitungan uji F yang dihasilkan oleh bantuan SPSS diatas diperoleh nilai F hitung 3,59 dan F tabel 2,51 dengan tingkat signifikan 0,018. Karena nilai F hitung lebih kecil dari nilai F tabel yaitu 3,59 &gt; 2,51 dengan tingkat signifikan 0,018 &lt; 0,05 maka artinya variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas (Y).</p>
      <p id="_paragraph-119">c) Koefisien Determinasi (R<sup id="_superscript-23">2</sup>)</p>
      <table-wrap id="_table-figure-13">
        <label>Table 8</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji R Square</title>
          <p id="_paragraph-122" />
        </caption>
        <table id="_table-13">
          <tbody>
            <tr id="table-row-bf9c2e90c0fff2ffd0dd89c015f31c2a">
              <td id="table-cell-912155116df23f578412c6b58c59a385" colspan="6">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7ed4cbbc7a9250b2faa77cdc7c70f3ff">
              <td id="table-cell-a9654405133b37ada0c0fea8d905d91e">Model</td>
              <td id="table-cell-ee374f9f4afb8ef47eef9481f574fec5">R</td>
              <td id="table-cell-9f42981e13fc74c04e57910394d9d7e3">R Square</td>
              <td id="table-cell-478f5fae0601482c367c3dc38716661f">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-ae33337266dc33f84ed12675d9a7f1ec">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-dda9fdca52f2e0427b6d45f430c5d1f9">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7dd4cc509dd7b75409cee956fe486528">
              <td id="table-cell-254d1239ebffb8950efab34c967dac4b">1</td>
              <td id="table-cell-58fe3f23444d0e55cc3bd2d898870e28">.385a</td>
              <td id="table-cell-d581f88ae5b4a5d10ff95d54ee778ebc">.148</td>
              <td id="table-cell-3f6851b33a8c460eb8d9c3d61f713caa">.107</td>
              <td id="table-cell-3cb6398691a3ac04f8f3571b9c90ae08">.89816</td>
              <td id="table-cell-cb3e7746a600b3902ad7f63a7d5d4584">2.316</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-805904f7d98928910b55dc329bb859be">
              <td id="table-cell-de70147615ae0c39ce1f4b395e5238d6" colspan="6">a. Predictors: (Constant), WCT, DAR, CR</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c604d0964bd8d4659d6763df662bdf16">
              <td id="table-cell-7033b4c1b8f69deebc93c4d08a22c3d3" colspan="6">b. Dependent Variable: ROA</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-123">Berdasarkan data diatas, adapun analisis determinasi berganda diketahui persentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang ditunjukkan pada nilai R square adalah 0,148 maka koefisien determinasi berganda 0,148 × 100% = 14,8% dan sisanya 100% – 14,8% = 85,2%. Hal ini berarti naik turunnya variabel terikat yaitu profitabilitas (Y) dipengaruhi oleh variabel bebas yaitu likuiditas (X1), <italic id="_italic-97">leverage</italic> (X2) dan WCT (X3) sebesar 14,8%. Sedangkan sisanya sebesar 85,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.</p>
      <p id="_paragraph-124">
        <bold id="_bold-127">B</bold>
        <bold id="_bold-128">. </bold>
        <bold id="_bold-129">Pembahasan</bold>
      </p>
      <table-wrap id="_table-figure-14">
        <label>Table 9</label>
        <caption>
          <title>Hasil Hipotesis</title>
          <p id="_paragraph-127" />
        </caption>
        <table id="_table-14">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f928c3666cde4735c2864f114e168b4f">
              <td id="table-cell-523b0e2bffb12892e5e851332884eee7">No.</td>
              <td id="table-cell-53885aafed8d3cb760f338090fa00f56">Hipotesis</td>
              <td id="table-cell-b09edb55f4eeffc4ba0cb3c18426d98d">Hasil</td>
              <td id="table-cell-b15f5604b54ab93f9c8d262f90d63a74">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7b794eb979f5149b174caccdfe0b30e7">
              <td id="table-cell-e453c76c1cf830c4b06a14f9a3ab94b8">1.</td>
              <td id="table-cell-dde9981544086aa4dd53606e295bf781">H1 (Likuiditas)</td>
              <td id="table-cell-1225835bbe193476a79491bad32fc00f">-2,254 &lt; 1,666910,028 &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-0f2c12a9364c5a06052e7ba85a0df63f">Diterima</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b2c9627c39d5ce267dd51f498b20c3e6">
              <td id="table-cell-ed8b273f31737cd4867e771f0676c761">2.</td>
              <td id="table-cell-51726e83a30b7f64f0662d480d1b3436">H2 (Leverage)</td>
              <td id="table-cell-4d33b28fe29cf1cd1e8cd11c9ec9b9c5">-0,524 &lt; 1,666910,602 &gt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-781575952609832d61250c2fe64915fd">Ditolak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5b4ef6106450d6ca27f34128d4eaa1b3">
              <td id="table-cell-052cc684cf1769d44e6862337eaf2c94">3.</td>
              <td id="table-cell-7c708fd46508de1441f4d4c64323e7fe">H3 (WCT)</td>
              <td id="table-cell-c35bdea8e518593e975e19d394ee3a82">2,424 &gt; 1,666910,018 &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-4a6245bdc3bf4fcfe709dd2a31b7c810">Diterima</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-472f281a41248f2f340aa437869bf5a6">
              <td id="table-cell-c926cfac7a06fc025573a54e454936ac">4.</td>
              <td id="table-cell-db9a80bd50fba6ece92c974d955237fa">H4 (secara simultan)</td>
              <td id="table-cell-030427dfd75363d8926e501c5dc9fd07">3,59 &gt; 2,510,018 &lt; 0,05</td>
              <td id="table-cell-4e1af41335b4760ae06486fec6de0ff3">Diterima</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-128">Berdasarkan data hasil penelitian yang mengacu pada pengolahan data sesuai dengan judul penelitian, permasalahan, dan hipotesis penelitian maka pada penelitian ini perlu dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-2ebafd3c1eb92f16609d895300ba649c">
        <bold id="_bold-138">H1 : </bold>
        <bold id="_bold-139">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-140">Likuiditas</bold>
        <bold id="_bold-141">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-142">Profitabilitas</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-129">Berdasarkan hasil dari uji regresi pada tabel 9 menunjukkan bahwa, sesuai dengan hasil perhitungan uji t yang dilakukan diatas menghasilkan variabel likuiditas (X1) diperoleh nilai t hitung -2,254 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,028. Karena nilai t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu -2,254 &lt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,028 &lt; 0,05 berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Maka, variabel X1 berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (Y).</p>
      <p id="paragraph-e2cabb107b348ae87fa48e9d94fe7fe7">
        <bold id="_bold-143">H2 : </bold>
        <bold id="_bold-144">Pengaruh</bold>
        <italic id="_italic-102">
          <bold id="_bold-145">Leverage</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-145" />
        <bold id="_bold-146">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-147">Profitabilitas</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-130">Berdasarkan hasil dari uji regresi pada tabel 9 menunjukkan bahwa, sesuai dengan hasil perhitungan uji t yang dilakukan diatas menghasilkan variabel <italic id="_italic-99">leverage</italic> (X2) diperoleh nilai t hitung -0,524 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,602. Karena nilai t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu -0,045 &lt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,602 &gt; 0,05 berarti H2 ditolak dan H0 diterima. Maka variabel <italic id="_italic-100">leverage</italic> (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas (Y).</p>
      <p id="paragraph-12d948458085a71a5eb35ee9e9857c7a">
        <bold id="_bold-148">H3 : </bold>
        <bold id="_bold-149">Pengaruh</bold>
        <italic id="_italic-103">
          <bold id="_bold-150">Working Capital Turnover </bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-151">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-152">Profitabilitas</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-131">Berdasarkan hasil dari uji regresi pada tabel 9 menunjukkan bahwa, sesuai dengan hasil perhitungan uji t yang dilakukan diatas menghasilkan variabel <italic id="_italic-101">Working Capital Turnover</italic> (X3) diperoleh nilai t hitung 2,424 dan t tabel 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,018. Karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 2,424 &gt; 1,66691 dengan tingkat signifikan 0,018 &gt; 0,05 alhasil H3 diterima dan H0 ditolak. Maka variabel WCT (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas (Y).</p>
      <p id="paragraph-09cb6e256b869da37dd07a35fdaa4290">
        <bold id="_bold-153">H4 : </bold>
        <bold id="_bold-154">Pengaruh</bold>
        <bold id="_bold-155">Likuiditas</bold>
        <bold id="_bold-156">, </bold>
        <italic id="_italic-104">
          <bold id="_bold-157">Leverage</bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-157" />
        <bold id="_bold-158">dan </bold>
        <italic id="_italic-105">
          <bold id="_bold-159">Working Capital Turnover </bold>
        </italic>
        <bold id="_bold-160">secara</bold>
        <bold id="_bold-161">simultan</bold>
        <bold id="_bold-162">terhadap</bold>
        <bold id="_bold-163">Profitabilitas</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-132">Berdasarkan hasil dari uji regresi pada tabel 9 menunjukkan bahwa, sesuai dengan hasil perhitungan uji t yang dilakukan diatas menghasilkan uji simultan nilai F hitung sebesar 3,59 dengan tingkat signifikan 0,018. Karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel yaitu 3,59 &gt; 2,51 dengan tingkat signifikan 0,018 &gt; 0,05 alhasil H4 diterima dan H0 ditolak. Maka variabel Likuiditas, <italic id="_italic-106">Leverage</italic> dan <italic id="_italic-107">Working Capital Turnover </italic>secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-68765ededd7d0fb9bad9d85d5e330c3c">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-133">Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan analisis regresi dan pembahasan hasil, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-fd41352b53e17bd626f3b2b0cfd636d3">
        <list-item>
          <p>Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas pada perusahaan keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017 – 2021. Disimpulkan bahwa Hipotesis 1 (H1) dinyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Likuiditas terhadap Profitabilitas (H1 diterima, H0 ditolak).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-108">Leverage</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas pada perusahaan keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017 – 2021. Disimpulkan bahwa Hipotesis 2 (H2) dinyatakan bahwa tidak berpengaruh signifikan antara <italic id="_italic-109">Leverage</italic> terhadap Profitabilitas (H2 ditolak, H0 diterima).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-110">Working Capital Turnover</italic> berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas pada perusahaan keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017 – 2021. Disimpulkan bahwa Hipotesis 3 (H3) dinyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara <italic id="_italic-111">Working Capital Turnover</italic> terhadap Profitabilitas (H3 diterima, H0 ditolak).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Likuiditas, <italic id="_italic-112">Leverage </italic>dan <italic id="_italic-113">Working Capital Turnover </italic>secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas pada perusahaan keuangan subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017 – 2021. Disimpulkan bahwa Hipotesis 4 (H4) dinyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara variabel independen(Likuiditas, <italic id="_italic-114">Leverage </italic>dan <italic id="_italic-115">Working Capital Turnover</italic>) terhadap Profitabilitas (H4 diterima, H0 ditolak).</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>