<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Influence of Leadership, Self Efficacy, and Career Development on Employee Performance</article-title>
        <subtitle>Pengaruh Leadership, Self Efficacy, dan Pengembangan Karir terhadap Prestasi Kerja Karyawan</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-2fb52633496cd1155ec1eb73d44262e8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sari</surname>
            <given-names>Ainul Nurma</given-names>
          </name>
          <email>Ainulnurmas@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-a4cf7e38cc9296fe29defebec695b4b9" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sari</surname>
            <given-names>Dewi Komala</given-names>
          </name>
          <email>dewikomalasari@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-08-27">
          <day>27</day>
          <month>08</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-1a15abfaa9baf3209e8f4e55a887ca08">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Tingkat persaingan yang ketat dan kompetitif di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk dapat mengambil keputusan dalam hal strategi yang tepat agar dapat bersaing di lingkungan industri. Keputusan tersebut menyangkut keputusan di dalam semua bidang fungsional. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam mengelola fungsi-fungsi manajemennya adalah, bagaimana mengelola sumber daya manusia dengan maksimal.</p>
      <p id="_paragraph-14">Kemajuan dan kesuksesan suatu perusahaan bisa dilihat dari prestasi kerja yang telah dicapai oleh karyawannya, oleh sebab itu perusahaan menuntut agar para karyawannya mampu menampilkan prestasi kerja yang optimal karena baik buruknya prestasi kerja yang dicapai oleh karyawan akan berpengaruh pada prestasi kerja dan keberhasilan perusahaan secara keseluruhan. [1] mengemukakan bahwa Prestasi kerja adalah proses dimana perusahaan mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan. Prestasi kerja karyawan mempengaruhi keberlangsungan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuan perusahaan. Prestasi kerja karyawan yang baik dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan, sedangkan Prestasi kerja yang buruk dapat menghasilkan kerugian bagi perusahaan. Prestasi kerja yang buruk dapat disebabkan oleh penurunan Prestasi kerja karyawan, dan hal ini dapat terlihat ketika karyawan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan target dan waktu yang ditentukan oleh perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-15">Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi kerja adalah <italic id="_italic-38">leadership</italic>.<italic id="_italic-39">Leadership</italic> dapat menciptakan kenyamanan bagi karyawan dalam mengerjakan tugas-tugasnya, sehingga para karyawan berkerja secara efektif dan efisien. [2] menjelaskan kondisi <italic id="_italic-40">leadership</italic> dikatakan baik atau sesuai apabila karyawan yang dipimpin dapat bekerja secara optimal, sehat, aman dan nyaman. Kesesuaian <italic id="_italic-41">leadership</italic> dapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama, lebih jauh lagi <italic id="_italic-42">leadership</italic> yang kurang baik dapat menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung diperolehnya rancangan sistem kerja yang efisien. Dengan <italic id="_italic-43">Leadership</italic> yang baik, karyawan akan bekerja lebih giat di dalam melaksanakan pekerjaannya. Sebaliknya dengan <italic id="_italic-44">leadership</italic> yang buruk karyawan tidak mempunyai semangat bekerja, mudah menyerah dan kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaannya.</p>
      <p id="_paragraph-16"><italic id="_italic-45">Self Efficacy</italic> merupakan tingkat keyakinan atau kepercayaan seseorang terhadap kekuatan diri (percaya diri) dalam mengerjakan dan menjalankan tugas atau pekerjaan tertentu. Karyawan yang bekerja dengan kepercayaan diri yang tinggi maka akan terlihat kepastian hasil kerja yang maksimal.</p>
      <p id="_paragraph-17">Meminimkan keraguan yang berdampak pada penurunan angka kesalahan dalam bekerja. Percaya diri dapat membuat seseorang terlihat lebih profesional dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-18">Selain <italic id="_italic-46">leadership</italic> dan <italic id="_italic-47">self efficacy</italic>, usaha untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan adalah dengan memperhatikan Pengembangan Karir. Pengembangan karir merupakan aspek penting yang tidak boleh dilupakan dalam mengelola sumber daya manusia. Seorang karyawan yang ingin mengembangkan karirnya perlu memikirkan penilaian prestasi kerja apa yang dia miliki. Perencanaan dan pengembangan karir program berfokus pada membantu karyawan untuk mencapai kompentensi penting pengembangan karir, pengetahuan mereka, keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk membuat keputusan karir yang efektif.</p>
      <p id="_paragraph-19">CV. Armanda Putera adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang bangunan/ kontruksi. CV. Armanda Putera melayani pembangunan rumah, gedung, perkantoran maupun pertokoan . Armanda Putera ingin meningkatkan mutu perusahaan dimana salah satu faktor yang penting adalah prestasi kerja karyawannya.</p>
      <p id="_paragraph-20">Selama ini CV. Armanda Putera ingin meningkatkan mutu perusahaan dimana salah satu faktor yang penting adalah prestasi kerja karyawannya. Karyawan yang memiliki prestasi kerja yang baik akan direkomendasi untuk menjadi karyawan tetap naik jabatan. Selain itu juga mendapatkan penghargaan berupa bonus dari perusahaan atas hasil kerja keras kepada perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-21">Dalam hal leadership, CV. Amanda Putera berusaha memperbaiki kualitas <italic id="_italic-48">leadership</italic> dengan mengadakan dialog terbuka antara pimpinan dengan bawahan mengenai masalah pekerjaan atau kordinasi untuk melakukan pekerjaan baru. Pimpinan juga berusaha untuk bersikap terbuka dan menerima kritik atau saran dari karyawan yang membangun demi kebaikan diwaktu yang akan datang</p>
      <p id="_paragraph-22">Selain itu mengenai <italic id="_italic-49">self efficacy,</italic> perusahaan mengadakan <italic id="_italic-50">training</italic> dan motivasi dengan nara sumber dari luar perusahaan untuk mengasah mental dan karakter karyawan dan sebelum bekerja, karyawan diberi kata atau nasehat agar selalu percaya diri dalam melakukan pekerjaan, jika ragu maka sebaiknya ditinggalkan karena keraguan dalam bekerja akan menghasilkan pekerjaan yang kurang maksimal. Sikap percaya diri ini selalu dibina agar karyawan mampu bekerja menghasilkan pekerjaan yang optimal.</p>
      <p id="_paragraph-23">Mengenai pengembangan karir, perusahaan melaksanakan program naik jabatan bagi karyawan yang memiliki prestasi yang tinggi. Hal ini bertujuan untuk memacu karyawan agar selalu belajar dan bekerja dengan optimal yang diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkompeten dalam setiap pekerjaan. Setiap tahun ada pergantian posisi pekerjaan karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan karyawan agar selalu belajar dan menjadi karyawan yang berkualitas sesuai dengan pretasi kerja yang dihasilkan.</p>
      <p id="_paragraph-24">Fenomena yang terjadi di CV. Amanda Putera adalah ditemukan prestasi kerja karyawan yang semakin menurun padahal manajemen sudah berusaha memperbaiki leadership, <italic id="_italic-51">self efficacy</italic> dan pengembangan karir ditandai dengan adanya beberapa karyawan yang masih banyak angka keterlambatan selama setahun terakhir. Namun, perusahaan sudah memperbaiki <italic id="_italic-52">leadership</italic> , <italic id="_italic-53">self efficacy</italic> dan pengembagan karir. Hal ini tidak sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh [3] yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-54">leadership</italic> dan pengembangan karir berpengaruh terhadap prestasi kerja. Hal ini juuga tidak sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh [4] yang menghasilkan bahwa <italic id="_italic-55">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-25">Jumlah karyawan yang terlambat setahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Hal ini bertolak dengan pendapat [5] yang menjelaskan bahwa perusahaan yang memiliki jenjang karir yang tinggi akan mendorong karyawan untuk mencapai prestasi yang lebih baik</p>
      <p id="_paragraph-26">Kesenjangan dalam penelitian ini adalah bahwa keadaan yang ada di CV. Armanda Putera tidak sesuai dengan teorinya. Manajemen berusaha dengan maksimal untuk <italic id="_italic-56">Leadership, Self efficacy</italic> dan pengembangan karir, namun pada kenyataanya prestasi kerja semakin menurun. Hal ini tidak sesuai dengan pendapat [6] yang mengatakan setiap manajer atau pimpinan organisasi tertentu memiliki tanggung jawab yang besar dalam seluruh proses sehingga menghasilkan prestasi kerja yang unggul. Selain itu self efficacy yang tinggi dari karyawan dari suatu perusahaan menunjukkan tingkat kepercayaan diri terhadap kemampuan karyawan terhadap perusahaan. Jika karyawan memiliki tingkat percaya diri yang tinggi pastinya akan berdampak pada peningkatan prestasi</p>
      <p id="_paragraph-27">Fenomena ini juga tidak sesuai dengan hasil penelitian [7] menghasilkan bahwa <italic id="_italic-57">leadership </italic>berpengaruh terhadap produktivitas. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh <italic id="_italic-58">Leadership, Self Efficacy</italic> Dan Pengembangan Karir Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada CV. Armanda Putera”.</p>
      <p id="_paragraph-28">Rumusan Masalah </p>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan latar belakang diatas dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-cc7430d810ee422a7a3713e8ccdec0d4">
        <list-item>
          <p>Apakah <italic id="_italic-59">leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan?</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Apakah <italic id="_italic-60">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan?</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Apakah pengembangan karir berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan?</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Apakah <italic id="_italic-61">leadership, self efficacy</italic> dan pengembangan karir berpengaruh secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan?</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="heading-136ef8b3a2c4e0f7bbebca1d3ee670ae">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-31">Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-32">Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian yang analisis datanya sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel yang dianalisis. Pendekatan ini diambil karena proses penelitian dapat dilakukan secara terstruktur dan menggunakan sampel penelitian dalam jumlah besar yang dapat mewakili populasi yang diteliti.</p>
      <p id="_paragraph-33">Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-34">Penelitian ini dilaksanakan di CV. Armanda Putera, Jl. Jendral Sudirman IV No.07 Larangan Candi, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Kode pos 61271. No Telepon (031) 70089399.</p>
      <p id="_paragraph-35">Indikator Variabel</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Indikator Variabel</title>
          <p id="_paragraph-36" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c05a724c10e57b2a6140bee362f2c884">
              <td id="table-cell-2365b19e3e9c6f18099dc23b54adc221" colspan="3">Ta bel 2. Variabel, Indikator dan Tingkat Pengukuran</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bd45255e5e2e383e6fc2e531dcff02ac">
              <td id="table-cell-cd15b8f520fd9f96ceb74fb06443f817">Variabel</td>
              <td id="table-cell-a62926fe1d7f523d395325bea6b1ba22">Indikator varia b e l</td>
              <td id="table-cell-cc12214b1199bca3d7604a278cf8d6f3" colspan="2">Tingkat pengukuran</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8df1eb6e35f2d0e47385a9992d88f76d">
              <td id="table-cell-d69cd66905a300d42bb69c5b3a43b1f3">Leadership (X1)[8]</td>
              <td id="table-cell-ae53a41bda97a5c1c268480d4a0fb953">Kemampuan dalam kedudukannya sebagai pengawas Kebutuhan akan prestasi dalam pekerjaanKecerdasanKetegasanKepercayaan diriInisiatif</td>
              <td id="table-cell-1d01cd9bcb6d5075fe41598e9b0fe13f" colspan="2">Interval</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e65a158960d5fcf55ce379c4d1364c70">
              <td id="table-cell-0c9b77ef811c51f2ece24472abb8345c">Self Efficacy (X1)[9]</td>
              <td id="table-cell-b4d68fab5b3132ad777a8309f95a430e">Orientasi pada tujuan Orientasi kendali kontrol.Banyaknya usaha yang dikembangkan dalam menghadapi hambatanLama seseorang akan bertahan dalam menghadapi hambatan</td>
              <td id="table-cell-68456b19b567bb6471fedef8e679837c" colspan="2">Interval</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3da0776f9f0bcb9043589b3a4687f723">
              <td id="table-cell-29d0390bf10ad94309e816ee8bf394b2">Pengembangan Karir (X3)[10]</td>
              <td id="table-cell-9a861a15ceff49e226e550312eaa18b9">Kebutuhan karirPelatihan Informasi karir Mutasi</td>
              <td id="table-cell-fb871ca65404ea2f4b6775976090d49c" colspan="2">Interval</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a75581d01d078c47b247b46d18321820">
              <td id="table-cell-b5761c7c8ecb970b7838251734c5b4b6">Prestasi kerja Karyawan (Y)[11]</td>
              <td id="table-cell-49bf81f70c90ceb3af2f85635824e85a">Kualitas KerjaKuantitas Kerja Kedisiplinan kerja Ketekunan KerjaSikapKehadiran</td>
              <td id="table-cell-e6338e411e9f5354f814e1ce5d9839b1" colspan="2">Interval</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-37">Populasi dan Sampel</p>
      <p id="paragraph-a1ab92b1710a10772794242f7e01ab76">Populasi</p>
      <p id="_paragraph-38">Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu [12]. Tujuan diadakan populasi juga bukan jumlah yang ada pada objek yang dipelajari tetapi juga populasi yaitu agar dapat menentukan besarnya anggota sampel yang diambil dari anggota sampel dan membatasi berlakunya daerah generalisasi. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh karyawan CV. Armanda Putera sejumlah 54 orang.</p>
      <p id="paragraph-d01b15fbd85d48def90740d1d50eb918">Sampel</p>
      <p id="_paragraph-39">Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi [13]. Penelitian ini menggunakan <italic id="_italic-64">non </italic><italic id="_italic-65">probability sampling</italic> yaitu artinya setiap anggota populasi tidak memiliki kesempatan atau peluang yang sama sebagai sampel. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh yaitu pengambilan sampel dengan mengambil semua anggota populasi. Sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah seluruh karyawan CV. Armanda Putera sebanyak 54 orang</p>
      <p id="_paragraph-40">Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-41">Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-f3dde82e027d976c2906583f29d20cdb">a. Kuesioner</p>
      <p id="_paragraph-42">Dalam penelitian ini, jawaban yang diberikan oleh karyawan kemudian diberi skor dengan mengacu pada <italic id="_italic-66">skala</italic><italic id="_italic-67">likert</italic>. <italic id="_italic-68">S</italic><italic id="_italic-69">kala </italic><italic id="_italic-70">Likert</italic> digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan <italic id="_italic-71">S</italic><italic id="_italic-72">kala </italic><italic id="_italic-73">Likert</italic>, variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator jawaban seperti item instrumen yang menggunakan <italic id="_italic-74">S</italic><italic id="_italic-75">kala </italic><italic id="_italic-76">Likert</italic> :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-e3e38c96d9fb58db8da9156fb5c87363">
        <list-item>
          <p>Untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor: 1</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Untuk jawaban Tidak Setuju (TS) diberi skor: 2</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Untuk jawaban Netral (N) diberi skor: 3</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Untuk jawaban Setuju (S) diberi skor: 4</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Untuk jawaban Sangat Setuju (SS) diberi skor: 5</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-7904020a3ef370e4864958cdafa9e293">b. Dokumentasi</p>
      <p id="_paragraph-43">Teknik dokumentasi adalah cara pengumpulan data dengan menggunakan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian tersebut atau mencari data mengenai hal-hal atau variabel berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, <italic id="_italic-77">legger</italic>, <italic id="_italic-78">notulen</italic>, rapat agenda, dan lain sebagainya. Data yang dihimpun dengan teknik dokumentasi ini, utamanya data tentang Prestasi kerja karyawan (Y).</p>
      <p id="_paragraph-44">Teknik Analisis</p>
      <p id="paragraph-96322e5c88b73d58ddcdb25068c8df18">a. <ext-link id="external-link-1" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-3" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Uji Kualitas Data<bold id="bold-3"/></p>
      <p id="paragraph-2">1 Uji Validitas<bold id="bold-6"/></p>
      <p id="_paragraph-45">Pada penelitian serta uji validitas ini suatu butir atau variabel dikatakan valid jika r<sub id="_subscript-3">hitung</sub> positif, serta r<sub id="_subscript-4">hitung</sub>&gt; r<sub id="_subscript-5">tabel</sub>. Validitas butir instrumen diketahui dengan jalan membandingkan <italic id="_italic-79">corrected item-total correlation</italic> yang diperoleh atau r<sub id="_subscript-6">hitung</sub>dengan 0,30. Jika r<sub id="_subscript-7">hitung</sub>lebih besar dari pada 0,30, maka butir pertanyaan dinyatakan valid terhadap indikator. Demikian pula sebaliknya, maka butir pertanyaan dinyatakan tidak valid.</p>
      <p id="paragraph-f80ff28b29b4a895bcb24cbd99af7078">2. Uji Reliabilitas</p>
      <p id="_paragraph-46">Dalam suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach’s Alpha &gt;0,60. Demikian pula sebaliknya, maka dinyatakan tidak reliabel.</p>
      <p id="paragraph-e9c9191a45a0e522c5122837262c0d2c">b. Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="paragraph-d7611c8a0fb2164790e5e60243c34525">1. Uji Linearitas</p>
      <p id="_paragraph-47">Jika nilai signifikansi dari <italic id="_italic-80">test for linearity</italic> lebih kecil dari 0,05, ini mengindikasikan bahwa model regresi adalah linier</p>
      <p id="paragraph-87421f41dcf20cb77f63a53c1c472097">2. Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-48">Untuk mengetahui normal tidaknya sebuah distribusi, bisa menggunakan grafik histrogram. Data dinyatakan berdistribusi normal jika membentuk garis kurva yang cenderung simetris terhadap <italic id="_italic-81">mean</italic>. Selain itu, juga bisa menggunakan <italic id="_italic-82">Plot of Regression Standardized Residual</italic>. Data dinyatakan berdistribusi normal, jika sebaran data membentuk titik-titik yang mendekati garis diagonal.</p>
      <p id="paragraph-282a9aee977bf8ba829e03165979b6df">3. Uji Autokorelasi</p>
      <p id="_paragraph-49">Metode pengujian yang sering digunakan adalah dengan uji Durbin-Watson (uji DW) [14].</p>
      <p id="_paragraph-50">Dengan ketentuan sebagai berikut :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-43b974dc3b0490734bcc605ce0bb2ced">
        <list-item>
          <p>Nilai DW &lt; 1,10 ; ada autokorelasi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai DW antara 1,10 s/d 1,54; tanpa kesimpulan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai DW antara 1,55 s/d 2,46; tidak ada autokorelasi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai DW antara 2.47 s/d 2,90; tanpa kesimpulan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai DW &gt; 2.91; ada autokorelasi</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-147094c8c347f4e187e91e96bd201d7d">4. Uji Multikolinearitas</p>
      <p id="_paragraph-51">Model regresi dalam penelitian ini dapat memenuhi syarat apabila tidak terjadi multikolinearitas atau tidak terjadi korelasi diantara variabel bebas. Untuk mengetahui apakah terjadi problem multikolinearitas atau tidak, dilakukan dengan mengamati besarnya nilai VIF (<italic id="_italic-83">Variance </italic><italic id="_italic-84">Inflatio</italic><italic id="_italic-85"> Factor</italic>). Jika besarnya nilai VIF lebih kecil dari 10 (&lt; 10), ini memberi indikasi tidak ada problem multikolinearitas, demikian pula sebaliknya. Regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen.</p>
      <p id="paragraph-b67dd4f2e4ca37a922c1db0429af4e69">5. Uji Heteroskedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-52">Mendeteksi adanya heterokedastisitas dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik regresi. Jika ada pola tertentu seperti titik-titik (<italic id="_italic-86">point-point</italic>) yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit) maka telah terjadi heterokedastisitas. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y atau sumbu vertikal, maka model regresi bersifat homogen atau tidak terjadi heteroskedastisitas.</p>
      <p id="paragraph-3a91a0f18947b19594396013e8836b25">c. Analisis Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-53">Persamaan regresi linier berganda tersebut adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-54">Y = a+ b<sub id="_subscript-8">1</sub>X<sub id="_subscript-9">1 </sub>+ b<sub id="_subscript-10">2</sub>X<sub id="_subscript-11">2</sub>+b<sub id="_subscript-12">3</sub>X<sub id="_subscript-13">3</sub> + e……………...[15]</p>
      <p id="_paragraph-55">Keterangan :</p>
      <p id="_paragraph-56">Y= Prestasi kerja karyawan</p>
      <p id="_paragraph-57">a = intersep/konstanta</p>
      <p id="_paragraph-58">b<sub id="_subscript-14">1</sub> = koefisien regresi X<sub id="_subscript-15">1</sub></p>
      <p id="_paragraph-59">b<sub id="_subscript-16">2</sub> = koefisien regresi X<sub id="_subscript-17">2</sub></p>
      <p id="_paragraph-60">b<sub id="_subscript-18">3</sub> = koefisien regresi X<sub id="_subscript-19">3</sub></p>
      <p id="_paragraph-61">X<sub id="_subscript-20">1</sub> = <italic id="_italic-87">Leadership</italic></p>
      <p id="_paragraph-62">X<sub id="_subscript-21">2</sub> = <italic id="_italic-88">Self Efficacy</italic></p>
      <p id="_paragraph-63">X<sub id="_subscript-22">3</sub> = Pengembangan Karir</p>
      <p id="_paragraph-64">e= <italic id="_italic-89">standard error </italic>(tingkat kesalahan)</p>
      <p id="paragraph-578e792f472d627ec984e860b16975ad">d. Pengujian Hipotesis</p>
      <p id="paragraph-cb509c6b20375626b05e85531616cdff">1. Uji F (Uji Simultan)</p>
      <p id="_paragraph-65">Uji ini untuk mengetahui apakah semua variabel bebas mempunyai pengaruh secara bersama-sama atau secara simultan terhadap variabel terikat. Untuk menguji hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai F<sub id="_subscript-23">hitung </sub>dengan nilai F<sub id="_subscript-24">tabel</sub>. Jika F<sub id="_subscript-25">hitung </sub>lebih besar dari F<sub id="_subscript-26">tabel</sub>, ini berarti ada alasan yang kuat untuk menerima hipotesis satu (H<sub id="_subscript-27">1</sub>) dan menolak hipotesis nol (H<sub id="_subscript-28">0</sub>), demikian pula sebaliknya. Selain itu juga bisa dengan menggunakan uji signifikansi. Jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka ini berarti ada alasan yang untuk menerima hipotesis satu (H<sub id="_subscript-29">1</sub>) dan menolak hipotesis nol (H<sub id="_subscript-30">0</sub>), demikian pula sebaliknya.</p>
      <p id="paragraph-c7bb5b1473a5e5dfe9e8044c51616798">2. Uji t (Uji Parsial)</p>
      <p id="_paragraph-66">Uji ini untuk mengetahui apakah variabel bebas mempunyai pengaruh sendiri-sendiri atau secara parsial terhadap variabel terikat. Untuk menguji hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai t<sub id="_subscript-31">hitung </sub>dengan nilai t<sub id="_subscript-32">tabel</sub>. Jika t<sub id="_subscript-33">hitung </sub>lebih besar dari t<sub id="_subscript-34">tabel</sub>, ini berarti ada alasan yang kuat untuk menerima hipotesis satu (H<sub id="_subscript-35">1</sub>) dan menolak hipotesis nol (H<sub id="_subscript-36">0</sub>), demikian pula sebaliknya.Selain itu juga bisa dengan menggunakan uji signifikansi. Jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 alpha, maka ini berarti ada alasan yang untuk menerima hipotesis satu (H<sub id="_subscript-37">1</sub>) dan menolak hipotesis nol (H<sub id="_subscript-38">0</sub>), demikian pula sebaliknya.</p>
      <p id="paragraph-7ee34e0b3503f1f30f00eb45ad041fc3">3. Koefisien Korelasi Berganda (R)</p>
      <p id="_paragraph-67">Uji korelasi berganda digunakan untuk menghitung tingkat keeratan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Jangkauan nilai R adalah berkisar antara 0 dan 1. Semakin mendekati 1 berarti hubungan antara variabel bebas secara bersama-sama dan variabel terikat adalah semakin kuat. Semakin mendekati 0 berarti hubungan antar variabel bebas secara bersama-sama dan variabel terikat semakin lemah atau bahkan tidak ada sama sekali.</p>
      <p id="paragraph-c073ab33d5047081a1d99eb892714ad2">4. Koefisien Determinasi Berganda (R <sup id="_superscript-5">2</sup> )</p>
      <p id="_paragraph-68">Uji determinasi berganda digunakan untuk menghitung kemampuan model regresi dalam menjelaskan perubahan variabel tergantung akibat variasi variabel bebas terikat. Bila R<sup id="_superscript-6">2 </sup>semakin mendekati 1 atau 100% berarti semakin baik model regresi tersebut dalam menjelaskan variabilitas variabel tergantung.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-30dea9edabeb3c8f5cb18e8498b998d7">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-70">Hasil</p>
      <p id="paragraph-887f321471430843069537797c7d7b41">Analisis Data dan Hasil Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-71">Uji Kualitas Data</p>
      <p id="paragraph-409d5068a3ac55554cfe3e1c483a82ac">a. Uji Validitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Validitas <italic id="_italic-90">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-39">1</sub>)</title>
          <p id="_paragraph-73" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-08621b38c960cd6f0d70644668fce6bb">
              <td id="table-cell-8b02387f19c43f8b16529821ae15eaeb" colspan="5">Item-Total Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f0f89583ff2af824fbfb28ef90f6ba1b">
              <td id="table-cell-d5936ae9f760e45aa41d6914e8893f3a" />
              <td id="table-cell-0151378fd65900a5231534b9f409cf3e">Scale Mean if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-0db12386745b6c7165c34a0387cf3037">Scale Variance if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-2199264fc1bcaff1ec7c4d2a4d5a59a6">Corrected Item-Total Correlation</td>
              <td id="table-cell-f622414c49507f27ba5176eed3ff53bf">Cronbach's Alpha if Item Deleted</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9e76d55e6aecb25983cbf8ba3db1317">
              <td id="table-cell-7c1af7073ff2ea914fcfb0e432d0c60d">X1_1</td>
              <td id="table-cell-88ac8f0bbccef2a6c1d575f9dcd9f0f1">17.95</td>
              <td id="table-cell-f64fbd950364d9cd387e2a091ef18590">4.291</td>
              <td id="table-cell-abd1e7025f93cc1552db56b3f3e0ea4b">.795</td>
              <td id="table-cell-a355b5dfad24859eb1875c0d79665ef7">.792</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b7681c0c6d24c3a26e90dfec64809dae">
              <td id="table-cell-8143caa6010e8917f7186ea26ff42635">X1_2</td>
              <td id="table-cell-562be614b1f1f6010d2d5bcf15d583fb">18.17</td>
              <td id="table-cell-d905f217a942a839415bc9c33f6b6393">4.464</td>
              <td id="table-cell-192ba2cfb1ddd4a741a69812a446cc46">.707</td>
              <td id="table-cell-2572e2aa61e7bc3e9c35fb689339a47b">.815</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0391839ee6c706e284edd10e2ce57370">
              <td id="table-cell-aa669dd1c82c2c37ad84fc2baf701e35">X1_3</td>
              <td id="table-cell-6f0098d4a5808b56d91cad9c21f2812d">18.27</td>
              <td id="table-cell-6cea6e83b1d283fb130d89cd91af16b7">4.563</td>
              <td id="table-cell-fe84d38e718f340d22f81ea7e46b83a8">.612</td>
              <td id="table-cell-27c5bc1d30e29b278418c1f1b3c1e95a">.781</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a77a0bba2375dabb6d715a76c8fb7557">
              <td id="table-cell-8b56489be4aa39e00abaa2032eb8b526">X1_4</td>
              <td id="table-cell-cf609bc95f9b2a31681f6c526ae369c3">18.26</td>
              <td id="table-cell-08f48c5f1b8981d08c3cd69039d1112e">4.783</td>
              <td id="table-cell-dae0c404faa5c2f6cd7db4c89c55604c">.562</td>
              <td id="table-cell-776f76169b9f02cd389674d8dd7f0437">.851</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f241b1ad80c56aa2a49cbc2e633f04dc">
              <td id="table-cell-5ef83ed0bb68ab61e4cd4aabb1e882a2">X1_5</td>
              <td id="table-cell-73c8d78fa58300885ec064d790aeef6b">18.36</td>
              <td id="table-cell-0a1205bf2e62e1915ff5d5ac7bba03c3">4.259</td>
              <td id="table-cell-8d612bbe8ab7f7dd33eff5a7ef7965ac">.682</td>
              <td id="table-cell-cfa0298472d957ba99adb456caed155f">.822</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dca583883dcfcf2bf67b2aa77b1f7b2b">
              <td id="table-cell-8071d00c9e7a1d8243d6939aba74475e">X1_6</td>
              <td id="table-cell-35cc703f6fa52a14bd8a8937082eefa4">18.26</td>
              <td id="table-cell-75b9fd6d49872a6e81bf366dd363dd13">4.611</td>
              <td id="table-cell-905a0eb945ecb37ad1296e415bfbf232">.607</td>
              <td id="table-cell-262136fe39b07e6872094239c0b4b4e5">.840</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-74">Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai <italic id="_italic-91">Corrected Item-Total Correlation</italic> yang merupakan r hitung di bandingkan dengan r tabel. Dengan α=5% dengan n= 54 dengan df = (n-2 ) maka diperoleh r tabel sebesar 0,268. Adapun tabel hasil uji validitas adalah sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Validitas <italic id="_italic-92">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-40">1</sub>)</title>
          <p id="_paragraph-76" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ec9bee76b7c9d341d47dedcde36ecdb3">
              <td id="table-cell-89c436c6916787bee7df55eee9cecdac">Item</td>
              <td id="table-cell-81045f4d02356d7818a2522e083be27b">r hitung</td>
              <td id="table-cell-cda9626838849ad94e97468dce4e9ddc">r table</td>
              <td id="table-cell-b7bedfdd48a797ce3a654448657b32fc">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f974746e7b82f250858c2e75ab14bb21">
              <td id="table-cell-a6a48ef29a9af759f7dca888b7c2366b">X1_1</td>
              <td id="table-cell-a2e543026a9923a085395d45fd9048ee">0,795</td>
              <td id="table-cell-ba8a8cdf25847c13faa3acc048444b31">0,268</td>
              <td id="table-cell-5a79196d13b656f021721648cf74a1c6">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9164f6cded9ffa774c437a4f0a8d47e">
              <td id="table-cell-9a8d17f900be5ceffc7a5207f280a139">X1_2</td>
              <td id="table-cell-77e912a45e1936e004438fdcf33789a3">0,707</td>
              <td id="table-cell-bc7368cd7c8564a49ed720cbe8d1f01b">0,268</td>
              <td id="table-cell-c03ae9a117ade49b37b300330aa7f50f">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-35026adfbd40be2932ef08fa659603b9">
              <td id="table-cell-3e9f532f30496b9bc834246893a61a61">X1_3</td>
              <td id="table-cell-77582d148e8c6351f6e9f5103ff5d76a">0,612</td>
              <td id="table-cell-a604de2afc0a7721979b6dad572c4dc0">0,268</td>
              <td id="table-cell-ba7554ac1876d2aa305835791e982f53">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-09a04227cf663d32db76d5215f2350c5">
              <td id="table-cell-a9a06cc119f0430719b0a030c4915372">X1_4</td>
              <td id="table-cell-e3d5bf279beb439ad3c1bcc331e78df8">0,562</td>
              <td id="table-cell-60101b970ff3232e63f673db0bfa7152">0,268</td>
              <td id="table-cell-bfa0ede1411adba403023460a466d910">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ac8d9da0aa841fcdc1f4d4da31edfe4d">
              <td id="table-cell-daabb68b379b518a650308a9600c1e63">X1_5</td>
              <td id="table-cell-202ddd2916bbf35b1653938f47df3f94">0,682</td>
              <td id="table-cell-4473fa68e0bfc13470343ad885f5f904">0,268</td>
              <td id="table-cell-a9817bb8eb5506d4e31611ddd0e50158">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7fc8ddad3979136a168b96affc2178c8">
              <td id="table-cell-da82a581dca4eae5ed4cbd6aef7216be">X1_6</td>
              <td id="table-cell-873085a3e9de665e21946c9f3c48413e">0,607</td>
              <td id="table-cell-ddf92ea37e07181b0fa10d1be9e48a4b">0,268</td>
              <td id="table-cell-7fcb61fe1c2f82b9faac6477c77375e1">Valid</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-77">Hasil perhitungan uji validitas terhadap kuesioner <italic id="_italic-93">Leadership</italic> menunjukkan bahwa seluruh butir kuesioner semuanya valid. Item kuesioner dinyatakan valid karena harga r hitung untuk semua item kuesioner lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 0,268. Dari hasil uji validitas dapat dinyatakan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner <italic id="_italic-94">leadership</italic> dinyatakan sahih dan dapat dipercaya untuk mengambil data penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-78">Adapun untuk pengujian validitas <italic id="_italic-95">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-47">2</sub>) dapat dilihat dari tabel hasil uji SPSS sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Validitas <italic id="_italic-96">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-48">2</sub>)</title>
          <p id="_paragraph-80" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-8a2b4d77739fe93f0cae088c4163ef8e">
              <td id="table-cell-f0a0daf1b11a7e7a6ec9cdabaf380d50" />
              <td id="table-cell-8f5e0668f2774bb9f0203193ac991222">Scale Mean if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-0662a6e1f768c01a566cb1ffb1939de4">Scale Variance if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-d83bd8e2e4cd125372c587bb856bbc5c">Corrected Item-Total Correlation</td>
              <td id="table-cell-b905fbb2a4940db90f5acadede65e6db">Cronbach's Alpha if Item Deleted</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-58fae97b74e0e0ec5255b3ae36610f62">
              <td id="table-cell-96d66196bad717b8cbbbc128b24ccf3d">X2_1</td>
              <td id="table-cell-5193a18f0de9af621431075624138145">13.79</td>
              <td id="table-cell-a0078d2dc63a4c768cf26c67eaefe84d">2.782</td>
              <td id="table-cell-efd2857f13527886b1e6b422dac8690d">.644</td>
              <td id="table-cell-c8c2740ba5a30c7348bd3abb722707ce">.788</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5b46c01e052eacee40d8cc75915f707a">
              <td id="table-cell-b602b983d33d665e18ac1021f2794457">X2_2</td>
              <td id="table-cell-fddd8869694f5aab5f8f2f2fa2b2702b">13.66</td>
              <td id="table-cell-bb249f575ac64b3d363c23a0b87b4644">3.081</td>
              <td id="table-cell-6f9bfb48dd4ad0297a345b12aa69fdd3">.584</td>
              <td id="table-cell-47bcfd4cf2796354a6d709444795c960">.813</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ad754b3555748024f945e97bd879d531">
              <td id="table-cell-073c94124cc1ab709062a648be6a92d1">X2_3</td>
              <td id="table-cell-0ca57fc9cbb3f6599e1ff4b1fcd24efb">13.51</td>
              <td id="table-cell-cbd32fd24a7a46e23ac8587f69411e16">2.573</td>
              <td id="table-cell-2f3a51f49acff8ba3a415060ed97d0d7">.742</td>
              <td id="table-cell-b30b31edccfdaa2b853fcd889f55fdb8">.740</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-892df09ab6f58b880c81b3676fe8b90e">
              <td id="table-cell-95066d9ad1250c3c56ef2c96927e1e20">X2_4</td>
              <td id="table-cell-ae72974d9f0f37e99b51c8c0f78b79e9">13.83</td>
              <td id="table-cell-81c8d1906edb0c0e3485360c21db0d8c">2.944</td>
              <td id="table-cell-b73bd4296787fb28b3758244621446d0">.652</td>
              <td id="table-cell-92359691706f577c822b4294e89c802d">.784</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-81">Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai <italic id="_italic-97">Corrected Item-Total Correlation</italic> yang merupakan r hitung di bandingkan dengan r tabel. Dengan α=5% dengan n=<italic id="_italic-98">54</italic> dengan df = (n-2) maka diperoleh r tabel sebesar 0,268. Adapun tabel hasil uji validitas adalah sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Validitas <italic id="_italic-99">Self Efficacy</italic> (X2)</title>
          <p id="_paragraph-83" />
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9039d2306a77c7afe99e893b304d2491">
              <td id="table-cell-cded22e0fd917f8add9d83a036ef83af">Item</td>
              <td id="table-cell-d00817e0c150aeaf83df4f5e1e579629">r hitung</td>
              <td id="table-cell-1657562062d2989484bba511bfce7adb">r table</td>
              <td id="table-cell-23c429e18b9c2fdf12480271d428bf71">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-55f5d2d855ae25c0ade4d3559d435995">
              <td id="table-cell-3424368c3921ef28084371051a40369f">X2_1</td>
              <td id="table-cell-bfd4cfec2b2b56f4b55b0759a3086d49">0,644</td>
              <td id="table-cell-bdb1b4309b19379436d18c4e4286fdc8">0,268</td>
              <td id="table-cell-3208bf5ca345bf1f5b7ef4b4a84e5e2b">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0c047907f5e7c61a0ec108858f0b2e92">
              <td id="table-cell-63f0f022219fa0955f693b199fc4ae17">X2_2</td>
              <td id="table-cell-f5e2e4dd221df0d3625f00efd72973f8">0,584</td>
              <td id="table-cell-52a80086047945d0402787669b26aa15">0,268</td>
              <td id="table-cell-5e3a13ed8ec387b69ee7794df3a892d0">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-22d003e1b0aa5f1e62f303c61b248159">
              <td id="table-cell-f6b3a2f8e43cb5f9710cfcc79f51d2e5">X2_3</td>
              <td id="table-cell-5d3fb65c4e1ea76ea6a9f0ab2a93227e">0,742</td>
              <td id="table-cell-2d31315840c38da90022a2c17f2fa50a">0,268</td>
              <td id="table-cell-586d1bd04932a6099fbe5363f8b6a6c8">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-32f8f85561a8041294df5bcd96d56ec6">
              <td id="table-cell-6853dc9ddd8c02d118baf842e1f814bb">X2_4</td>
              <td id="table-cell-804b61844410a1123188e5352060d3c3">0,652</td>
              <td id="table-cell-5ae9726437f622b21c1a2b00cfc97474">0,268</td>
              <td id="table-cell-de9342872afa033ea84d1acd9393bf2d">Valid</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-84">Item kuesioner diatas dinyatakan valid karena harga r hitung untuk semua item kuesioner lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,268. Dari hasil uji validitas dapat dinyatakan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner <italic id="_italic-100">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-53">2</sub>)dinyatakan valid.</p>
      <p id="_paragraph-85">Adapun untuk pengujian validitas Pengembangan Karir (X<sub id="_subscript-54">3</sub>) dapat dilihat dari tabel hasil uji SPSS sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Validitas Pengembangan Karir (X<sub id="_subscript-55">3</sub>)</title>
          <p id="_paragraph-87" />
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-178e6fd447e985cc3ae90dcec1d02177">
              <td id="table-cell-58e8f97f557e6f16d713d794c4664758" />
              <td id="table-cell-96b155acbaa683ae5865be2b143d1037">Scale Mean if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-91500bdf3f8e71a1e2b2639ab9587346">Scale Variance if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-bc875a2deb2c68e373313e0f078c5ffb">Corrected Item-Total Correlation</td>
              <td id="table-cell-4363b5a54bd54170e75a59057effa78b">Cronbach's Alpha if Item Deleted</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-617f24206de0ca07accc81d58644ac04">
              <td id="table-cell-6c4b6b60da9f3b1a94c10d38f0c33b35">X3_1</td>
              <td id="table-cell-48c0fbbe532fd18ad65c9d1f05de629e">18.20</td>
              <td id="table-cell-c95eec73719bbb9b104ecc3f716e4213">4.507</td>
              <td id="table-cell-3b501916bdce52eafeec6f88022ec7b0">.780</td>
              <td id="table-cell-02e01cfd4add5e0b705e5243bdfa588c">.799</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-01ddb821a93e84e71fa65feeebcdf939">
              <td id="table-cell-1f802aa523d263f16143522b16353bdc">X3_2</td>
              <td id="table-cell-6d93b3490a930ff64c01916470d0dff1">18.38</td>
              <td id="table-cell-bade23dcd7067c1626b0583eefd198ff">4.639</td>
              <td id="table-cell-4f4590250439eccddb3676c5070fb5c4">.619</td>
              <td id="table-cell-83cf02b77b81e9bcfa533edd47cb1565">.835</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-527e1f0469d038ee25b27903a2f39dab">
              <td id="table-cell-2ccc4ebbda32e34373b403257b40a268">X3_3</td>
              <td id="table-cell-21d330dcb3f6b6d4ae31f1febe4e54fc">18.24</td>
              <td id="table-cell-910d6c67a223360824b91192733bb6ac">3.863</td>
              <td id="table-cell-1a24b8c4d2bae175e3ae2462101a5803">.841</td>
              <td id="table-cell-f134fe0751c34d0b5a4cc473f4191952">.772</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-55bfc1bf86754a7ebf74e6cc7eb04786">
              <td id="table-cell-e916e31b361da4bf584a2b7bf7ddedb8">X3_4</td>
              <td id="table-cell-3e07032721308eedf0395772c1882c40">18.54</td>
              <td id="table-cell-511a30210dec6ef930ab4bfc156e857f">4.690</td>
              <td id="table-cell-83f94092f099ec8a34a2bde6e06a2582">.507</td>
              <td id="table-cell-cfa0c58de153d69f44b2dea7c14fd69f">.867</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-88">Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai <italic id="_italic-101">Corrected Item-Total Correlation</italic> yang merupakan r hitung di bandingkan dengan r tabel. Dengan α=5% dengan n=54 dengan df = (n-2) maka diperoleh r tabel sebesar 0,268. Adapun tabel hasil uji validitas adalah sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-7">
        <label>Table 7</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Validitas Pengembangan Karir (X<sub id="_subscript-56">3</sub>)</title>
          <p id="_paragraph-90" />
        </caption>
        <table id="_table-7">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ec2d1afc24725a7dfb9fd7f999f10026">
              <td id="table-cell-322f2a5a5efd4b301c54cf4175b4890f">Item</td>
              <td id="table-cell-76bc4b23b35ef928f2a50f39c43c01aa">r hitung</td>
              <td id="table-cell-61a14758c5ce61c76bad6f0e90dbb520">r table</td>
              <td id="table-cell-4419aa1e8ec3f2929dd5907333991b4e">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-47e59e3a2b1b530b61b6d7f1011336d9">
              <td id="table-cell-5b783ac48cb2519771b8a5d67f4af898">X3_1</td>
              <td id="table-cell-95b8aaf2c2bb251d1f43fe7797bd00ba">0,780</td>
              <td id="table-cell-32ca146ba9d8cf87a182c5bcad9a3138">0,268</td>
              <td id="table-cell-ac75afbd67e2c4bb08b6d8940035dc45">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c0d0cb8f58b68a5ed43ff44eb904ecff">
              <td id="table-cell-c4f519a6ba6a2b6362a27339c9575c11">X3_2</td>
              <td id="table-cell-40c60ad49ee410b81c9b80848fed727d">0,619</td>
              <td id="table-cell-f18660b7731f2aca6d605b5a7adae043">0,268</td>
              <td id="table-cell-fd07d4fa137afcea0f4ebd19e80be2fa">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5ec4ddda04184eebb7aeb20f3c9b4d5f">
              <td id="table-cell-e2a69c8ef0f60e6af0fd170f53d3b3dc">X3_3</td>
              <td id="table-cell-35303be3bd9778793503880fa8b2b44b">0,841</td>
              <td id="table-cell-5f13592d6b5e3fd93f54e765574236d0">0,268</td>
              <td id="table-cell-290031e1c304af61621a72bccce7319d">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e38da94f073fd4a0fdc99b73e28c8182">
              <td id="table-cell-64609398cbd8a22220740b708573f5ae">X3_4</td>
              <td id="table-cell-506c779648f3a31326d09589d8367eee">0,507</td>
              <td id="table-cell-9240ec254d0c755da0178515139a1a35">0,268</td>
              <td id="table-cell-e13a14668f92a1baee8d8a94c286c218">Valid</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-91">Item kuesioner diatas dinyatakan valid karena harga r hitung untuk semua item kuesioner lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,268. Dari hasil uji validitas dapat dinyatakan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner Pengembangan Karir (X<sub id="_subscript-62">3</sub>) dinyatakan valid.</p>
      <p id="_paragraph-92">Adapun untuk pengujian validitas Prestasi Kerja (Y) dapat dilihat dari tabel hasil uji SPSS versi 19 sebagai berikut :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-8">
        <label>Table 8</label>
        <caption>
          <title>Validitas Prestasi Kerja (Y)</title>
          <p id="_paragraph-94" />
        </caption>
        <table id="_table-8">
          <tbody>
            <tr id="table-row-8fa8fa0964589c9ef3eba43c371c0e69">
              <td id="table-cell-731ea289ac3a83618dd928147100a8da" />
              <td id="table-cell-b289100822ebca00840b1ae271541c0a">Scale Mean if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-7db1c8be15a04ecb072cd26afff394c1">Scale Variance if Item Deleted</td>
              <td id="table-cell-58eb09d9d998e015fc22301999aaa44b">Corrected Item-Total Correlation</td>
              <td id="table-cell-9c70aa03b98ed3d8af732a5bb0986a42">Cronbach's Alpha if Item Deleted</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-194663021cbff0bf6433459121d066f5">
              <td id="table-cell-39b0fc5a31b2804545145d8411ac6274">Y_1</td>
              <td id="table-cell-1383fd25257d7e6441ffa780e2b057d7">22.97</td>
              <td id="table-cell-fe639ba4f8ea174eae145f6e6a3168c4">6.266</td>
              <td id="table-cell-3465b3815ff05cc0c3c69535c77708fd">.601</td>
              <td id="table-cell-d478b0ef7ec6b8bd91168e778dacd94a">.838</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f55160298cda3e9c22a9943009527a67">
              <td id="table-cell-f51e0b20191eee70919ccdd7a29efe16">Y_2</td>
              <td id="table-cell-aa0b7b03ca439ac6f5058e51df3d5432">23.11</td>
              <td id="table-cell-9baa933cf8ac9aaeac308599a9bd2a49">5.829</td>
              <td id="table-cell-92d736aa5eaadc8ba75e4c0bd79b12c8">.669</td>
              <td id="table-cell-8b836e64937eeed8c318b2b08cdb97b9">.826</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b224937dc9c8e981a7c2c18158d69d6e">
              <td id="table-cell-8a4c7bb4e9f09871369c28aae9de7670">Y_3</td>
              <td id="table-cell-ef0d2faa693d3abe145cda85adb573d4">23.05</td>
              <td id="table-cell-85d71c618237c0788b91a2085ac01b19">5.544</td>
              <td id="table-cell-6d7e0aa1d10ac425477b6f92f17d5db8">.698</td>
              <td id="table-cell-07f8ed9c90fefbc1b60cd3999909e7b5">.820</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-49ec43c537f1c59248b0d7293fe2a6ab">
              <td id="table-cell-8651f62eecec0d42e714dbb59aca21ca">Y_4</td>
              <td id="table-cell-ac84750a70611ca503bf47add4cf0514">23.18</td>
              <td id="table-cell-93fc22fa85d42edadb39c99fe3bcf253">5.886</td>
              <td id="table-cell-34a560f3471fc501a21f348f2761d7a2">.645</td>
              <td id="table-cell-654df9904a7018161c6cf490fff368b3">.830</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8fb62cbead1836e933ccffc8cd16f7f1">
              <td id="table-cell-4d2cdd76aff8966d0349d379f6884cb5">Y_5</td>
              <td id="table-cell-4218fafe6a492240891d4020edeaceeb">23.05</td>
              <td id="table-cell-0eb3e0107f525741796ecc2564c3ca33">5.971</td>
              <td id="table-cell-cae84dc3f485c55f3ef6e1db738a71c1">.625</td>
              <td id="table-cell-3b8e80fa8cc8b29400de388ceb19bec5">.834</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-157fceea8319f55249c8a83589aad330">
              <td id="table-cell-029e63a4f6300a0cafd2fa5b1952c4cb">Y_6</td>
              <td id="table-cell-b0a9d41cd3fdfc2e9ee6fc176324a003">22.92</td>
              <td id="table-cell-7cc75460351ad502dbbf3788e35eb81a">6.127</td>
              <td id="table-cell-e656e901b35507a9d1ff66e55b8fd6a9">.617</td>
              <td id="table-cell-214026f250b32eac0423206beed14ef3">.835</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-95">Untuk mengetahui validitas pada setiap pertanyaan, maka nilai <italic id="_italic-102">Corrected Item-Total Correlation</italic> yang merupakan r hitung di bandingkan dengan r tabel. Dengan α=5% dengan n=54 dengan df = (n-2) maka diperoleh r tabel sebesar 0,268. Adapun tabel hasil uji validitas adalah sebagai berikut:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-9">
        <label>Table 9</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Validitas Prestasi Kerja (Y)</title>
          <p id="_paragraph-97">Hasil Olahan SPSS diringkas</p>
        </caption>
        <table id="_table-9">
          <tbody>
            <tr id="table-row-440c5426b4065a6a6c9fd2e1927e5f8a">
              <td id="table-cell-1994911be8e4821df790d4e156c77764">Item</td>
              <td id="table-cell-2ceef14d44268ec6a43a61f4d9303e1e">r hitung</td>
              <td id="table-cell-c6a1d6ee7ba86e727f9dfd4318c82cea">r table</td>
              <td id="table-cell-7a4194f08166e52d8514f0081ecddc2b">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1c327a8243e5091e54b9f07aadb01a80">
              <td id="table-cell-95b57ed0957384d925118fa451503731">Y_1</td>
              <td id="table-cell-ccd80d6160df2c78bbe364e35c1fd6a2">0,601</td>
              <td id="table-cell-68ede6783ac7311b334503b762151596">0,268</td>
              <td id="table-cell-739768cf4d791c81ca698102af8060bf">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e52f109c70e530c162bec1769017df2d">
              <td id="table-cell-7895af84d7404dfc952caadf58eb77fe">Y_2</td>
              <td id="table-cell-50047279d1e4ead52789d16ce7ca2267">0,669</td>
              <td id="table-cell-f20c82356b8a106f4d0e484b1c5f67f2">0,268</td>
              <td id="table-cell-86b374f27f9e41a842d2b6c8b7b05cff">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-23fbeffe6e65dff920d0df820b12fc5a">
              <td id="table-cell-5412008febff7cb51d241f9da2344214">Y_3</td>
              <td id="table-cell-72b7f1f7fb2292dab8cd86aab65b1a61">0,698</td>
              <td id="table-cell-7cd191bf749179415c0c0831154c786d">0,268</td>
              <td id="table-cell-258035f8b42d55dd74a3a4e8f96b6ab2">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-235a3819dbddbeb278a51ad910f418bf">
              <td id="table-cell-5c3d308a68bf67b6f58d9dc0b9c28bec">Y_4</td>
              <td id="table-cell-e41a1275086bd6323bd1c5961dc5f91e">0,645</td>
              <td id="table-cell-04e4324a8c25614312a7060dfc717d6b">0,268</td>
              <td id="table-cell-e435a7d758745dcf6add498aba4a0dde">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-60ea0910e2f3180cc0d22430d94ef1b3">
              <td id="table-cell-d14250a254e7508e34c16e5e5d840e94">Y_5</td>
              <td id="table-cell-f9e8fb355e1071a348ba16cc662dd802">0,625</td>
              <td id="table-cell-16862c10e3531364d56b5ba097d925d2">0,268</td>
              <td id="table-cell-427013991bae32656dc703a4984e706f">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-af1f088ce21ff8f4841796080d7846de">
              <td id="table-cell-9385806d1a20cd03e4a4e00cd46eca61">Y_6</td>
              <td id="table-cell-3c471839aa5c57af182939cb34e1d841">0,617</td>
              <td id="table-cell-8aeeab695728350a2502109b97070e68">0,268</td>
              <td id="table-cell-36da9a278e604ba0d1635f43fde520cc">Valid</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-99">Item kuesioner diatas dinyatakan valid karena harga r hitung untuk semua item kuesioner lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,268. Dari hasil uji validitas dapat dinyatakan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner Prestasi Kerja (Y) dinyatakan valid.</p>
      <p id="paragraph-2f043fcf29a59a736197ee0d72d5e243">b. Uji Reliabilitas</p>
      <p id="_paragraph-100">Uji reliabilitas menggunakan bantuan software SPSS versi 19 for windows, dimana hasil uji reliabilitas instrumen sebagaimana prosedur yang telah dijelaskan.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-10">
        <label>Table 10</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Reliabilitas Semua Variabel</title>
          <p id="_paragraph-102" />
        </caption>
        <table id="_table-10">
          <tbody>
            <tr id="table-row-81cf22d4c18acb8cd9a8032d2d22f667">
              <td id="table-cell-9801a31905242293d3a6cb9dafc9833c">No.</td>
              <td id="table-cell-18c3a1da9b9a60d6c18b018044950887">Item</td>
              <td id="table-cell-683c1f7beb00d3cc856a0c1897c345a9">Cronbach Alpha</td>
              <td id="table-cell-a9df55120e2dbd7e29531759fd32a0f0">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a87d2314955e2cd6fc38039b42db3445">
              <td id="table-cell-4c196b07a0012ba7c9a4961b4f1fa627">1</td>
              <td id="table-cell-29a449dffa55cf3cb3d09d43a220cabf">Leadership (X1)</td>
              <td id="table-cell-680cd06eaa8a18f78db808643539d8dd">0,855</td>
              <td id="table-cell-b6a814773403ce9b0a60b9a3a84ed288">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5bc1b62354faa8ffb400d85d1b6c8339">
              <td id="table-cell-30193e889ede5a34d549537c55ea37ff">2</td>
              <td id="table-cell-9a806aab88cdfd7080c8442a3302a00c">Self Efficacy (X2)</td>
              <td id="table-cell-89ed00af31927ee40c361996e5b9b8e3">0,828</td>
              <td id="table-cell-b93420534b85ac76fb5dab417df138e9">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1c274539fa4c3e4f338895475c073ae">
              <td id="table-cell-4fb714b26caf536f7585605cec16b437">3</td>
              <td id="table-cell-e57e86ec61f8a0ab6e1faa1602cf82d7">Pengembangan Karir (X3)</td>
              <td id="table-cell-5b9f8db409254f65683bb2558d4833cd">0,854</td>
              <td id="table-cell-6599b504a24ad5178eed94a24870eea2">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-75824e9e7a7f707bfe24dcade100c101">
              <td id="table-cell-afb62a15460ba46fa9ee77f210aff3d0">4</td>
              <td id="table-cell-f820b3bfbb5ee3844f90ded28c0e237e">Prestasi Kerja (Y)</td>
              <td id="table-cell-4f753ebeed2f7dc71a3713ce633ee6ec">0,855</td>
              <td id="table-cell-8aa0b0bc7e2a0cde584404136553f5a8">Reliabel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-103">Berdasarkan hasil uji reliabilitas menggunakan <italic id="_italic-105">cronbach alpha </italic>diketahui variabel instrumen memiliki <italic id="_italic-106">cronbach alpha</italic> lebih besar dari 0,6. Sebuah variabel dikatakan reliabel apabila <italic id="_italic-107">cronbach alpha</italic> &gt; 0,6 (Sugiono: 2008). Dengan demikian seluruh variabel instrumen dalam penelitian ini adalah reliabel.</p>
      <p id="paragraph-648fb90851a33bf9f7bedf50a77ba358">c. Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="paragraph-6a6e8784c20c2961cbd7962c741b64a3">1. Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-104">Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal atau tidak normal. Untuk mengetahui normal tidaknya sebuah distribusi, bisa menggunakan grafik histrogram.</p>
      <p id="_paragraph-105">Uji Normalitas dilakukan dengan dilakukan dengan melihat penyebaran data (titik) pada sumbu diagonal dari grafik. Model regresi yang baik adalah berdistribusi normal atau mendekati normal (Ghazali, 2005 : 155).</p>
      <p id="_paragraph-106">Berdasarkan hasil bahwa data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi ini memenuhi asumsi normalitas.</p>
      <p id="paragraph-6d8e93ccc634ed788e4f3531af8b2181">2. Uji Linearitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-11">
        <label>Table 11</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Linearitas</title>
          <p id="_paragraph-108" />
        </caption>
        <table id="_table-11">
          <tbody>
            <tr id="table-row-0be354631731c3647fefe0defcaba5ea">
              <td id="table-cell-5ba4f6af64feb779c96bb6bc79665895">No.</td>
              <td id="table-cell-7de639cb78bef0aaf034011ea571409c">Item</td>
              <td id="table-cell-0a5407902956a9c11e51c0aa28243150">Linearity</td>
              <td id="table-cell-7bf00be56ca6dc7ae870c7933aa2aba1">Sig.</td>
              <td id="table-cell-c4bb6f932c8baf99cd3b27d5fcf4f092">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ce748d1c3aa464a5e6fe15c055a68a8a">
              <td id="table-cell-17da70a5999f1e39582005a7c47dbb16">1</td>
              <td id="table-cell-18f2f1cce8b398d155eee4bc4dcdb2f0">Variabel X1 dengan Y</td>
              <td id="table-cell-8361c93fe75d133f9699a0f4b504ba6a">0,00</td>
              <td id="table-cell-395767bbe70caf35729afcdf6370ac73">0,05</td>
              <td id="table-cell-b964c141901eb2366d03bd6d6b057539">Linear</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0e79f46e642cfb21ab3abc01e2fb9e81">
              <td id="table-cell-20b227f692dab92c1ec9b275b9110413">2</td>
              <td id="table-cell-92754e8920bec2283cb807fb8f6b532a">Variabel X2 dengan Y</td>
              <td id="table-cell-116b091d38af2bdca59d0a646d617ee3">0,00</td>
              <td id="table-cell-19d501e524a65a935dcbe0f47afafc96">0,05</td>
              <td id="table-cell-f568043550d86d5ed8dcfd03c1ef5bcf">Linear</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2a31e3fdea7911bf0f1b706194a97cfa">
              <td id="table-cell-411f7fa31c5c4f7fe360e26570c1cbc7">3</td>
              <td id="table-cell-f828c864333bbb151eacfd93b1049522">Variabel X3 dengan Y</td>
              <td id="table-cell-f684bb5b2ad64397a48844f26dd35700">0,00</td>
              <td id="table-cell-00c8294409b02d9d6e8d8914b64db125">0,05</td>
              <td id="table-cell-a0ab319cbb96873bd6df5f136d9f5905">Linear</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-109">Dari tabel tersebut menunjukan hubungan variabel bebas (<italic id="_italic-112">independent</italic>) dengan variabel terikat (<italic id="_italic-113">dependent</italic>) seluruhnya bersifat linear.</p>
      <p id="paragraph-4d9dd35954abe1bb0a11e854571fad23">3. Uji Autokorelasi</p>
      <table-wrap id="_table-figure-12">
        <label>Table 12</label>
        <caption>
          <title>Autokorelasi</title>
          <p id="_paragraph-111" />
        </caption>
        <table id="_table-12">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c000ec16c24bf3032ed8041b3af5f8f5">
              <td id="table-cell-76bbccee5524abaf8894d2cd9e9e5508" colspan="6">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-416adaf39ba58819f8bab3f22f3568a1">
              <td id="table-cell-725bbad34bccdbd9b6354f992aef9d2e">Model</td>
              <td id="table-cell-337d4b020f2462faacda96480623eed4">R</td>
              <td id="table-cell-a35f9494078fd3967e8a38b3851152a4">R Square</td>
              <td id="table-cell-68e0e39285edf3da64fd584d1022bd64">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-3338002515a52423f25896e81be8194b">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-335c420ae987e308927ee6232eb3f699">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-233203d51e08825c3e4e57ffd43a6702">
              <td id="table-cell-2e6bffb2d82efa693e77b11fb025fe5f">1</td>
              <td id="table-cell-cc755c1d1747ae3dca661df8e33691c4">.946a</td>
              <td id="table-cell-4df5168c785ff65115eb623ed278f768">.895</td>
              <td id="table-cell-726b71b526b0def1177b8f1692e5e343">.890</td>
              <td id="table-cell-66bebea8184223259fdc1e40c3bff8f0">.15891</td>
              <td id="table-cell-408c2b0996181dd87eec19f713f0fb94">2.087</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6aeb6ee967b1bec66b59692f590bd97f">
              <td id="table-cell-d9ce43d034511361da178e87cdb1a5aa" colspan="6" />
            </tr>
            <tr id="table-row-315aa608e638b05c9703fa36b68689a4">
              <td id="table-cell-f2b8c8d12e0a0edf72c286a49f764e10" colspan="4" />
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-331a680d97665871117d205355c7cb92">a. Predictors: (Constant), X3(Pengembangan Karir), X1(<italic id="italic-1">Leadership</italic>), X2(<italic id="italic-2">Self Efficacy</italic>)                 </p>
      <p id="paragraph-1b3b595453605ed8fe2f447bbc692a05">b. Dependent Variable: Y(Prestasi Kerja)   </p>
      <p id="_paragraph-112">Pada hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai DW sebesar 2,087. Sehingga nilai DW antara 1,55 s/d 2,46. Hal ini menunjukkan tidak terjadi autokorelasi.</p>
      <p id="paragraph-42aceb3141cf089fe735a186abda29de">4. Uji Heterokedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-113">Dari gambar scatter plot terlihat titik-titik menyebar secara acak dan tidak ada kecenderungan untuk membentuk pola tertentu, maka tidak terjadi terjadi gejala heteroskedastisitas.</p>
      <p id="paragraph-86defa89648d076c5de03bcd4fea1c73">5. Uji Multikolinearitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-13">
        <label>Table 13</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Multikolinieritas</title>
          <p id="_paragraph-115" />
        </caption>
        <table id="_table-13">
          <tbody>
            <tr id="table-row-cf16e80dd34e2940f7f59784efa3ce93">
              <td id="table-cell-75dfb1a4d5c8f839fb54a9d0df4d5fdc">No</td>
              <td id="table-cell-389c31c322fd8a6ec85df0e3b33c782d">Variabel Bebas</td>
              <td id="table-cell-cdb1c7272b3cdf9291006307229deb5b">Nilai Tolerance</td>
              <td id="table-cell-8cf3fd5acb2ae96a6bdc529122df54e3">Nilai VIF (%)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-08f8497e69759f208194fdb25873424c">
              <td id="table-cell-2b8f3275359dfd2199a3a46500b4aa74">1</td>
              <td id="table-cell-cc19141d380fa379dd5dc9840c6a15de">Leadership ( X1 )</td>
              <td id="table-cell-ceb22ee1a0975a366af02436619024f8">0.267</td>
              <td id="table-cell-fdf3c0d693c6435a73bb1f02cfd00d35">3.748</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9ece20cabda488fd5b891c4c63926de">
              <td id="table-cell-94e556fafb32854c0b083fa7f787ba2e">2</td>
              <td id="table-cell-afc273a0a9a8ba007dba625ee4608887">Self Efficacy (X2)</td>
              <td id="table-cell-2521fcb671b26ec3607c080395d0260e">0.145</td>
              <td id="table-cell-cf9485f00b5b473e1842431074abb826">6.913</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-455d6e8692c848a45d3a5f51b036e226">
              <td id="table-cell-2564b942d23648ee4fbc91a86e05a497">3</td>
              <td id="table-cell-b71f91719e200f7978646a15e0487d42">Pengembangan karir ( X3 )</td>
              <td id="table-cell-f2405b38f96e13e35ce56b0d657356f1">0.141</td>
              <td id="table-cell-a42868019a1d19999ebce8990c4b8678">7.083</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-116">Dari tabel tersebut menunjukkan bahwa nilai VIF semua variabel bebas dalam penelitian ini lebih kecil dari 10 sedangkan nilai toleransi semua variabel bebas lebih dari 10% yang berarti tidak terjadi korelasi antar variabel bebas yang nilainya lebih dari 90%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gejala multikolinieritas antar variabel bebas dalam model regresi.</p>
      <p id="_paragraph-117">Analisis Regresi Linear Berganda</p>
      <p id="paragraph-a9dd3ea9519e115315c58176f0ea09ed">
        <italic id="italic-af2542cf035e1f5a2c8d0c2c1b9c54ac">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-118"><bold id="_bold-169">Gambar 1. </bold>Koefisien Regresi</p>
      <p id="_paragraph-120">Pada tabel tersebut mengenai hasil pengolahan SPSS, maka dapat dibuat persamaan regresi berganda sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-121">Y = 0,126 + 0,222 X <sub id="_subscript-72">1</sub> + 0,311 X <sub id="_subscript-73">2 </sub>+ 0,596 X <sub id="_subscript-74">3</sub> </p>
      <p id="_paragraph-122">Dari hasil persamaan tersebut diatas, maka dapat diartikan bahwa :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-100c07aaed86b9479ab5381032bb0420">
        <list-item>
          <p>Nilai konstanta adalah 0,126. Hal ini berarti bahwa tanpa adanya pengaruh variabel bebas yaitu <italic id="_italic-120">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-75">1</sub>), <italic id="_italic-121">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-76">2</sub>) dan Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-77">3</sub>), maka nilai variabel terikat yaitu Prestasi Kerja (Y) tetap konstan sebesar 0,126 atau 12,6%.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien regresi dari <italic id="_italic-122">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-78">1</sub>) sebesar 0,222 Artinya bahwa setiap kenaikan satu-satuan variabel <italic id="_italic-123">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-79">1</sub>), akan mengakibatkan kenaikan variabel Prestasi Kerja (Y) sebesar 0,222 satuan atau 22,2 % dengan asumsi bahwa faktor lainnya adalah konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien regresi dari <italic id="_italic-124">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-80">2</sub>) sebesar 0,311 Artinya bahwa setiap kenaikan satu satuan variabel <italic id="_italic-125">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-81">2</sub>), akan mengakibatkan kenaikan variabel Prestasi Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,311 satuan atau 31,1% dengan asumsi bahwa faktor lainnya adalah konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien regresi dari Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-82">3</sub>) sebesar 0,596 Artinya bahwa setiap kenaikan satu satuan variabel Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-83">3</sub>), akan mengakibatkan kenaikan variabel Prestasi Kerja Karyawan (Y) sebesar 0,596 satuan atau 59,6 % dengan asumsi bahwa faktor lainnya adalah konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-123">Uji Hipotesis</p>
      <p id="paragraph-1006e0c22cfdf71d5ae9585d080e12db">a. Uji Signifikansi Parsial (Uji t)</p>
      <p id="_paragraph-124">Adapun pengujian uji t adalah sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-125">Dengan df = n-k = 54 – 4 = 50 sehingga diperoleh t <sub id="_subscript-84">tabel (0,05;50)</sub> sebesar 2,008. Nilai t hitung yang diperoleh dari hasil pengolahan SPSS disajikan pada tabel di bawah ini :</p>
      <p id="_paragraph-126">
        <italic id="italic-f8ea3c591744d1cfdd71197af41b2173">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-fc7789c27db1a77ae64bc5d907456e8e"><bold id="bold-c56b1b4f4f710910778888a26bffd729">Gambar 2. </bold>Uji t (Uji Parsial)</p>
      <p id="_paragraph-128">Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa :</p>
      <p id="paragraph-44f8b038bf83aad896e9a22baa71912c">1. Variabel <italic id="italic-00176b4ed2c933374ab3d21f6127e39d">Leadership</italic> (X<sub id="subscript-1">1</sub>)</p>
      <p id="_paragraph-129">Sesuai dengan hasil perhitungan Uji t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, variabel <italic id="_italic-127">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-85">1</sub>) diperoleh nilai t <sub id="_subscript-86">hitung</sub> sebesar 3,247. Sehingga Nilai t <sub id="_subscript-87">hitung </sub>ini lebih besar daripada nilai t <sub id="_subscript-88">tabel </sub>yaitu 2,008. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,012. Jadi, nilai signifikansi ini lebih kecil daripada nilai yaitu 0,05. Karena ( t <sub id="_subscript-89">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-90">tabel </sub>= 3,247 &gt; 2,008) dan (sig &lt; α = 0,012 &lt; 0,05 ) maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel independen yaitu <italic id="_italic-128">Leadership</italic> (X1) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Prestasi Kerja (Y) pada CV. Amanda Putera.</p>
      <p id="paragraph-178dfb0aaa86e6159813299dc9846802">2. Variabel <italic id="italic-748cc2534b2bd9a6917b8ceaa81d4eb0">Self Efficacy</italic> (X<sub id="subscript-6fb0287daadced630adafcb643a62eaf">2</sub>)</p>
      <p id="_paragraph-130">Sesuai dengan hasil perhitungan Uji t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, variabel <italic id="_italic-129">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-91">2</sub>) diperoleh nilai t <sub id="_subscript-92">hitung</sub> sebesar 4,256. Sehingga Nilai t <sub id="_subscript-93">hitung </sub>ini lebih besar daripada nilai t <sub id="_subscript-94">tabel </sub>yaitu 2,008. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,009. Jadi, nilai signifikansi ini lebih kecil daripada nilai yaitu 0,05. Karena ( t <sub id="_subscript-95">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-96">tabel </sub>= 4,256 &gt; 2,008 ) dan (sig &lt; α = 0,009 &lt; 0,050 ) maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel independen yaitu <italic id="_italic-130">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-97">2</sub>) secara parsialberpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Prestasi Kerja Karyawan (Y) pada CV. Amanda Putera.</p>
      <p id="paragraph-27e820d24f85ca5a4c5c097d91f27522">3. Variabel Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-100">3</sub>)</p>
      <p id="_paragraph-131">Sesuai dengan hasil perhitungan Uji t yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, variabel Pengembangan karir(X<sub id="_subscript-101">3</sub>) diperoleh nilai t <sub id="_subscript-102">hitung</sub> sebesar 5, 146 . Sehingga Nilai t <sub id="_subscript-103">hitung </sub>ini lebih besar daripada nilai t <sub id="_subscript-104">tabel </sub>yaitu 2,008. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,002. Jadi, nilai signifikansi ini lebih kecil daripada nilai yaitu 0,05. Karena ( t <sub id="_subscript-105">hitung </sub>&gt; t <sub id="_subscript-106">tabel </sub>= 5,416 &gt; 2,008 ) dan (sig &lt; α = 0,002 &lt; 0,05 ) maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel independen yaitu Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-107">3</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Prestasi Kerja Karyawan (Y) pada CV. Amanda Putera.</p>
      <p id="paragraph-8105b8865aa35bd276bfd5c6a8339ed0">b. Uji Signifikansi Simultan (Uji f)</p>
      <p id="_paragraph-132">Dengan df 1 = k-1 = 3 dan df 2 = n-k = 54 – 4 = 50 sehingga diperoleh f <sub id="_subscript-108">tabel (0,05;50)</sub> sebesar 2,780. Nilai f hitung yang diperoleh dari hasil pengolahan SPSS disajikan pada tabel di bawah ini :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-16">
        <label>Table 14</label>
        <caption>
          <title>Uji f (Uji Simultan)</title>
          <p id="_paragraph-134" />
        </caption>
        <table id="_table-16">
          <tbody>
            <tr id="table-row-8665f08e07975044a81469a725df2edd">
              <td id="table-cell-c88e25c18a35bfd77f36343fc3db556d" colspan="7">ANOVA b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5c31a30efbd30c3e56496bad67cc01cd">
              <td id="table-cell-bc82ae1bb650dd82d91940bd07313353" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-5c390db2e43c5a56131f5debeef470d9">Sum of Squares</td>
              <td id="table-cell-fd11fb4b4cd4bcc548bbc4b24cce840f">Df</td>
              <td id="table-cell-73a3af47d806d1c78dbb11aa75172b05">Mean Square</td>
              <td id="table-cell-c8926056ae09a1355d2bf8839f77e6c8">F</td>
              <td id="table-cell-5544d68f034cea697ff205acad153265">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-646ebffa04694223abcc7a14fe8e56f9">
              <td id="table-cell-612da1dcde33126be0049f7a0e8bd5a0" rowspan="3">1</td>
              <td id="table-cell-a893ab1b98800ed527042363dc1b1ce3">Regression</td>
              <td id="table-cell-c67fe023a31595df0116a33a7c9675a6">15.471</td>
              <td id="table-cell-48655109c0a75d38863d629e4e798d02">3</td>
              <td id="table-cell-3ac72699b2641efd6916de64c53a51f3">5.157</td>
              <td id="table-cell-92cf8c236e804bb399379466ffbe2978">204.211</td>
              <td id="table-cell-b8787b50b0d129c682cc25f0714e7eeb">.000a</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3705d78aaf17dfdcc28b56f436ceea8d">
              <td id="table-cell-eeebc1c9078d4bcdef60f9d102240773">Residual</td>
              <td id="table-cell-ef33852bf7390aaeb47fd7da9d6f7434">1.818</td>
              <td id="table-cell-a3a5746b7894d3b36d8fd307c1a51d69">50</td>
              <td id="table-cell-222e5daf72de26eb8c177c31268caa83">.025</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b7c2deed752628dbc7a3ed88ae15ea3e">
              <td id="table-cell-04226d4d2f1a5d6db4b465a3fffc8490">Total</td>
              <td id="table-cell-142396cd182e0ebca840df06563d936b">17.290</td>
              <td id="table-cell-cc3970a0696e2aea936d88b23e2098de">53</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d7238f5f5e7ddd82e743625870e9ae9">
              <td id="table-cell-82cde9bdebc6af62e4ef8f727a7f9ae0" colspan="7">a. Predictors: (Constant), X3(Pengembangan Karir), X1(Leadership), X2(Self Efficacy)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-37a08a35a379a00037cc782532132e1d">
              <td id="table-cell-695d67016deb8a1443e8bd0faa7a6013" colspan="4">b. Dependent Variable: Y(Prestasi Kerja)</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-135">Sesuai dengan hasil perhitungan Uji F yang dilakukan dengan bantuan program SPSS di atas, diperoleh nilai F hitung sebesar 204,211. Sehingga Nilai f hitung ini lebih besar daripada nilai f tabel yaitu 2,780. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,00, jadi nilai signifikansi ini lebih kecil daripada nilai yaitu 0,05. Karena ( f <sub id="_subscript-109">hitung </sub>&gt; f <sub id="_subscript-110">tabel </sub>=(204,211 &gt; 2,780) dan (sig &lt; α = 0,00 &lt; 0,05 ) maka Ho ditolak dan H<sub id="_subscript-111">1</sub> diterima, artinya variabel independen yaitu <italic id="_italic-134">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-112">1</sub>), <italic id="_italic-135">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-113">2</sub>) dan Pengembangan karir secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu Prestasi Kerja Karyawan (Y) pada CV. Amanda Putera.</p>
      <p id="paragraph-a33ad5eff5340170f6d78b4f6e329fe8">c. Analisis Determinasi Berganda (R)</p>
      <p id="_paragraph-136">Hasil perhitungan SPSS mengenai analisis korelasi berganda ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-17">
        <label>Table 15</label>
        <caption>
          <title>Koefisien Korelasi dan Determinasi Simultan</title>
          <p id="_paragraph-138" />
        </caption>
        <table id="_table-17">
          <tbody>
            <tr id="table-row-927fc15e0667882c16e243b283648675">
              <td id="table-cell-20dcc202197776a03219234cc7793518" colspan="6">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2ba456583ce1afeee1fe3f8e2b0b5d1f">
              <td id="table-cell-ed764f22ba9ab23f333e211b0abbfcc0">Model</td>
              <td id="table-cell-88586586681b8f0f9e8e62068ea2b149">R</td>
              <td id="table-cell-428a4755da998b537ea17fdd29a60f37">R Square</td>
              <td id="table-cell-0f8a7eafa78287bb3532faa061eb7a77">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-12d8a887f5713b8855cde0092273b293">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-3c61b6937df83cb2cfaf8fa30b120f33">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3313cd1322b4b3ee5f1d86ef842c1327">
              <td id="table-cell-cb9ea6e257725815c5ad1949c5db1114">1</td>
              <td id="table-cell-756270d84e618e58c1ec6106da70000d">.946a</td>
              <td id="table-cell-f058b70e60e48afecdde0d511a4ce6a2">.895</td>
              <td id="table-cell-80b8d84e24b31a8ca9530d7542f3728d">.890</td>
              <td id="table-cell-31748961befbaaee4197d03cb1ec1a55">.15891</td>
              <td id="table-cell-c00c4b91752f14345f117dece03bb0ff">2.087</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5aa63a13a921c435a055211a651b62f2">
              <td id="table-cell-54aee09338805dfa3253d51e9ddc4446" colspan="6">a. Predictors: (Constant), X3(Pengembangan Karir), X1(Leadership), X2(Self Efficacy)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c41068120eeae11620b690797a7ca32c">
              <td id="table-cell-b87b78ac9aa76cc540956efca4e1725e" colspan="4">b. Dependent Variable: Y(Prestasi Kerja)</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-139">Pada tabel diatas diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) adalah 0,946 atau mendekati 1. Artinya terdapat hubungan yang kuat dan searah antara variabel bebas yang meliputi <italic id="_italic-138">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-114">1</sub>), <italic id="_italic-139">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-115">2</sub>) dan Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-116">3</sub>) terhadap variabel terikat yaitu Prestasi Kerja (Y), artinya jika variabel bebas yang meliputi <italic id="_italic-140">Leadership</italic> (X<sub id="_subscript-117">1</sub>), <italic id="_italic-141">Self Efficacy</italic> (X<sub id="_subscript-118">2</sub>) dan Pengembangan karir (X<sub id="_subscript-119">3</sub>) ditingkatkan, maka variabel terikat yaitu Prestasi Kerja Karyawan (Y) juga akan meningkat, demikian pula sebaliknya.</p>
      <p id="paragraph-16dc1b366a261b5ec71dbdc3889b1aa2">d. Analisis Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-14">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-140">Digunakan untuk menghitung kemampuan model regresi dalam menjelaskan perubahan variabel tergantung akibat variasi variabel bebas. Bila R<sup id="_superscript-15">2 </sup>makin mendekati 1 atau 100% berarti semakin baik model regresi tersebut dalam menjelaskan variabilitas variabel tergantung.</p>
      <p id="_paragraph-141">Prosentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi simultan (R<sub id="_subscript-120">Square</sub>). variabel bebas lebih dari 2 variabel digunakan <italic id="_italic-142">Adjudted</italic> <italic id="_italic-143">R Square</italic> sebagai koefisien determinasi. <italic id="_italic-144">Adjusted R Squared</italic> artinya <italic id="_italic-145">R squared </italic>yang disesuaikan. Dalam penelitian ini besarnya besarnya <italic id="_italic-146">Adjusted R Square </italic>adalah sebesar 0,890 . Hal ini berarti bahwa naik turunnya variabel terikat yaitu Prestasi Kerja (Y) dipengaruhi oleh variabel bebas yaitu <italic id="_italic-147">Leadership</italic>, <italic id="_italic-148">Self Efficacy</italic> dan Pengembangan karir sebesar 89,0%<italic id="_italic-149">.</italic> Sedangkan sisanya sebesar 11,0 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini</p>
      <p id="_paragraph-142">Pembahasan</p>
      <p id="paragraph-21c672362a8f54d97c98fc9bf76ceb97">1. Pengaruh <italic id="italic-cda1820144bf6043bc88b96c81ec652f">Leadership</italic> Terhadap Prestasi Kerja Karyawan</p>
      <p id="_paragraph-143">Hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-150">Leadership</italic> berpengaruh terhadap Prestasi kerja. dengan demikian dapat dinyatakan bahwa semakin baik sebuah <italic id="_italic-151">Leadership</italic> maka Prestasi kerja juga semakin baik. <italic id="_italic-152">Leadership</italic> berkontribusi positif terhadap Prestasi kerja sehinga bisa dikatakan bahwa semakin besar kontribusi <italic id="_italic-153">Leadership</italic> bisa memberikan dampak yang positif bagi Prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-144"><italic id="_italic-154">Leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera karena <italic id="_italic-155">leadership</italic> mampu membuat kebijakan dan aturan untuk memacu kreatifitas karyawan dalam bekerja. Selain itu <italic id="_italic-156">leadership</italic> memberikan peluang kepada karyawan untuk dipromosikan jabatanya dengan melalui syarat prestasi kerja yang baik sehingga hal ini membuat karyawan berlomba-lomba untuk meningkatkan prestasi kerja dengan belajar tentang bagaimana membuat suatu bangunan yang unik dengan waktu singkat.</p>
      <p id="_paragraph-145"><italic id="_italic-157">Leadership</italic> di CV. Amanda Putera dapat dilihat dengan adanya individu yang memiliki kemampuan dalam menyelesaian tugas dan pekerjaan dimasing-masing area. Karyawan memiliki karakteristik berbeda beda dalam menyelesaaikan pekerjaan dengan beberapa cara dan keahlian sesuai dengan karakteristiknya. Karakter karyawan dengan jenis pekerjaan disesuaikan secara profesional untuk meningkatkan efisiensi kerja.<italic id="_italic-158"> Leadership</italic> berpartisipasi untuk mendorong meningkatnya prestasi kerja bagi karyawan karena <italic id="_italic-159">leadership</italic> yang baik memberikan suasana dan atmosfer yang positif untuk meningkatkan semangat berprestasi dan berkreatifitas bagi karyawan untuk menunjukan keahlian dalam pekerjaannya sehingga hal ini karyawan CV. Amanda Putera akan semangat dalam belejar untuk mencapai prestasi yang tinggi.</p>
      <p id="paragraph-31e19dc15a0607b9d124a6cd8ef7d81c">2. Pengaruh <italic id="italic-44dc7c68ff3c1dd93455456224c11afa">Self Efficacy</italic> Terhadap Prestasi Kerja Karyawan</p>
      <p id="_paragraph-146">Hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-160">Self Efficacy</italic> berpengaruh terhadap Prestasi kerja. dengan demikian dapat dinyatakan bahwa semakin baik sebuah <italic id="_italic-161">Self Efficacy</italic> maka Prestasi kerja juga semakin baik. <italic id="_italic-162">Self Efficacy</italic> berkontribusi positif terhadap Prestasi kerja sehinga bisa dikatakan bahwa semakin besar kontribusi <italic id="_italic-163">Self Efficacy</italic> bisa memberikan dampak yang positif bagi Prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-147"><italic id="_italic-164">Self Efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera karena self Efficacy membuat karyawan percaya diri dalam bekerja. Hal ini membuat psikis karyawan akan memiliki mental berani dalam memberikan cara yang tepat dalam mengatasi rekontruksi bangunan yang kuat dan cepat pengerjaan.</p>
      <p id="_paragraph-148"><italic id="_italic-165"> Self Efficacy</italic> sangat penting dalam pekerjaan di CV. Amanda Putera sebab besarnya <italic id="_italic-166">Self Efficacy</italic> bagi mereka mencerminkan tingkat kemampuan karyawan untuk mengatasi solusi berbagai macam bentuk bangunan Karyawan yang tidak percaya diri dalam melakukan pengerjaan akan menyebabkan hasil yang tidak maksimal sehingga dikhawatirkan akan terjadi kesalahan pembangunan di CV. Amanda Putera.</p>
      <p id="_paragraph-149"><italic id="_italic-167">Self Efficacy</italic> akan menentukan bagaimana seseorang menunjukan perilaku tertentu, daya tahan dalam menghadapi kesulitan atau kegagalan, dan bagaimana kesuksesan atau kegagalan dapat mempengaruhi perilaku kita di masa depan sehingga selalu berusaha untuk mencapai prestasi kerja. Seseorang yang memiliki <italic id="_italic-168">Self Efficacy</italic> positif akan yakin untuk mampu melakukan suatu perilaku yang dimaksud</p>
      <p id="paragraph-c4196cfa0013887aecdde001766f0536">3. Pengaruh Pengembangan karir Terhadap Prestasi kerja Karyawan</p>
      <p id="_paragraph-150">Hasil analisis data membuktikan bahwa Pengembangan karir berpengaruh terhadap Prestasi kerja. dengan demikian dapat dinyatakan bahwa semakin baik sebuah Pengembangan karir maka Prestasi kerja juga semakin baik. Pengembangan karir berkontribusi positif terhadap Prestasi kerja sehinga bisa dikatakan bahwa semakin baik kontribusi Pengembangan karir maka semakin memberikan dampak yang positif bagi Prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-151">Pengembangan Karir berpengaruh terhadap Pengembangan karir di CV. Amanda Putera karena pengembangan karir membuat karyawan mengatur dirinya untuk berkompetisi dan bersaing untuk mencapai karir yang cemerlang dimasa mendatang. Karyawan melakukan usaha dengan belajar dan berusaha untuk memperbaiki kulitas SDM pada dirinya. Sehingga karyawan yang berkualitas mampu menduduki jabatan strategis CV. Amanda Putera. Usaha untuk mencapai karir yang lebih tinggi membuat karyawan berusaha untuk mencapai prestasi yang tinggi.</p>
      <p id="_paragraph-152">Pengembangan karir tidak hanya sangat bermanfaat bagi seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya, namun juga bagi organisasi atau perusahaan secara keseluruhan. Berbagai manfaat pengembangan karir adalah mengembangkan para karyawan yang dapat dipromosikan, menurunkan perputaran karyawan, mengungkap potensi karyawan, mendorong pertumbuhan dan memuaskan kebutuhan karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-153">[16] bependapat bahwa semakin baik kesempatan karyawan untuk mengembangkan karirnya maka semakin besar prestasi kerja karyawan sehingga dapat berdampak pada hasil kerja lebih baik.</p>
      <p id="_paragraph-154">Pengembangan karir merupakan hal yang penting dalam mengembangkan dan memperhatikan sumber daya manusia. Pengembangan karir sangat mendukung efektivitas individu, kelompok dan organisasi dalam mencapai tujuan serta menciptakan prestasi kerja. Persepsi setiap karyawan terhadap pengembangan karir bisa berbeda beda tergantung pada cara pandang karyawan terhadap faktor pengembangan karir.</p>
      <p id="paragraph-b8a39018388f08a9cc410460d711307f">4. Pengaruh <italic id="italic-fcb8b529e63357dfe3814e26fa06357d">Leadership</italic>, <italic id="italic-fc2ff103229e9b625dde419bcb93e90d">Self Efficacy</italic>, dan Pengembangan karir terhadap Prestasi kerja Karyawan</p>
      <p id="_paragraph-155">Hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-169">Leadership</italic>, <italic id="_italic-170">Self Efficacy</italic> dan Pengembangan karir secara simultan berpengaruh terhadap Prestasi kerja. <italic id="_italic-171">Leadership</italic>, <italic id="_italic-172">Self Efficacy</italic> dan Pengembangan karir secara simultan berpengaruh terhadap Prestasi kerja di CV Amanda Putera dikarenakan <italic id="_italic-173">leadership</italic> yang berwibawa akan disenangi dan disegani olah karyawan sehingga karyawan ini akan selalu menuruti apa yang diperintahkan oleh pimpinan dalam hal membuat rancangan desain kontruksi yang elegan dan kokoh</p>
      <p id="_paragraph-156">Didukung dengan adanya <italic id="_italic-174">self efficacy</italic> yang tinggi, karyawan bisa mengerjakan pekerjaan dengan penuh percaya diri dan mampu membuat desain yang menarik dan bangunan yang kuat dan kokoh sehingga hal ini menciptakan prestasi kerja yang tinggi.</p>
      <p id="_paragraph-157">Dalam hal pengembangan karir, tentunya karyawan ingin memiliki karir yang gemilang sehingga mau bersekolah lagi khusus desain kontruksi. Selain itu sering berlatih dalam membuat rancangan percobaan bentuk yang menarik dengan tren masa kini. karyawan akan berusaha semaksimal mungkin belajar memperbaiki kualitas dirinya dalam bersaing untuk mencapai prestasi kerja yang gemilang. Karyawan yang sering berprestasi akan mampu menduduki jabatan strategis dalam perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-158">Seorang pemimpin dalam menjalankan proses mempengaruhi para bawahannya, tentu memiliki tugas dan wewenangyang harus dijalankan oleh pemimpin tersebut. <italic id="_italic-175">Self Efficacy</italic> akan menentukan bagaimana seseorang menunjukan perilaku tertentu, daya tahan dalam menghadapi kesulitan atau kegagalan, dan bagaimana kesuksesan atau kegagalan dapat mempengaruhi perilaku kita di masa depan sehingga selalu berusaha untuk mencapai prestasi kerja.</p>
      <p id="_paragraph-159">Pengembangan karir merupakan hal yang penting dalam mengembangkan dan memperhatikan sumber daya manusia. Pengembangan karir sangat mendukung efektivitas individu, kelompok dan organisasi dalam mencapai tujuan serta menciptakan prestasi kerja. Persepsi setiap karyawan terhadap pengembangan karir bisa berbeda beda tergantung pada cara pandang karyawan terhadap faktor pengembangan karir</p>
    </sec>
    <sec id="heading-fcac9cd4266d4ddb7facb9edd43faa77">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-161">
        <bold id="_bold-204">Simpulan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-162">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-3fe5e4138f8cefdffe3043533ea67307">
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-176">Leadership</italic> berpengaruh secara parsial terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera. Hubungan <italic id="_italic-177">leadership</italic> dengan prestasi kerja ini bersifat positif sehingga untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan maka <italic id="_italic-178">leadership</italic> juga diperlu diperbaiki. Hasil penelitian ini relevan dengan hasil penelitian Khotimah (2014) membuktikan bahwa <italic id="_italic-179">leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja, Selain itu penelitian Lestari (2015) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-180">leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-181">Self efficacy</italic> berpengaruh secara parsial terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera. Hubungan <italic id="_italic-182">self efficacy</italic> dengan prestasi kerja ini bersifat positif sehingga untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan maka <italic id="_italic-183">self efficacy</italic> juga ditingkatkan. Hasil penelitian ini relevan dengan hasil penelitian Noviawati (2016) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-184">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan dan penelitian Putri (2016) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-185">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pengembangan karir berpengaruh secara parsial terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera. Hubungan pengembangan karir dengan prestasi kerja ini bersifat positif sehingga untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan maka pengembangan karir juga diperlu diperbaiki. Hasil penelitian ini relevan dengan hasil penelitian Wahyuni (2014) membuktikan bahwa pengembangan karir berpengaruh terhadap prestasi kerja dan penelitian khotimah (2014) menghasilkan bahwa pengembangan karir berpengaruh terhadap prestasi kerja</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-186">Leadership</italic>, <italic id="_italic-187">Self Efficacy</italic> dan Pengembangan Karir berpengaruh secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan di CV. Amanda Putera. Hal ini menunjukan bahwa jika <italic id="_italic-188">leadership</italic>, <italic id="_italic-189">self efficacy</italic> dan pengembangan karir semuanya ditingkatkan secara bersama-sama akan menjadikan prestasi kerja karyawan semakin meningkat. Hasil penelitian ini relevan dengan hasil penelitian Khotimah (2014) membuktikan bahwa <italic id="_italic-190">leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja, Selain itu penelitian Lestari (2015) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-191">leadership</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja. Hasil penelitian yang dilaukan oleh Noviawati (2016) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-192">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan dan penelitian Putri (2016) menghasilkan bahwa <italic id="_italic-193">self efficacy</italic> berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>