<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Influence of Price, Attractiveness, Accessibility on Decisions to Visit PPLH Seloliman Trawas Mojokerto Tourism</article-title>
        <subtitle>Pengaruh Harga, Daya Tarik, Aksesibilitas terhadap Keputusan Berkunjung di Wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-fce39ed24c88cceb71750c2e4b87e73f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Widiati</surname>
            <given-names>Febriana Ayu</given-names>
          </name>
          <email>febrianaayu26@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-512d22f96c58ef4584a7604c900ae04c" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Oetarjo</surname>
            <given-names>Mas</given-names>
          </name>
          <email>Masoetarjo@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-08-27">
          <day>27</day>
          <month>08</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Pengembangan di sektor pariwisata memiliki salah satu tujuan yaitu diantaranya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, menghampus kemiskinan serta mengatasi masalah pengangguran. Pembangunan pariwisata yang bermuara kepada tujuan tersebut pada dasarnya tidak akan lepas oleh peran serta masyarakat dan pemerintah daerah sebagai regulatornya. Begitupula yang terjadi pada sektor pariwisata di negara Indonesia, dewasa ini sektor wisata telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Seiring dengan perkembangan zaman dalam pembentukan serta pengembangan pariwisata perlu mengetahui perilaku pengunjung. Keputusan berkunjung ke suatu objek wisata pada dasarnya erat kaitannya dengan perilaku konsumen. Adanya kecenderungan pengaruh harga, daya tarik dan aksesbilitas terhadap keputusan berkunjung yang dilakukan oleh pengunjung tersebut dapat mengisyaratkan bahwa dinas pariwisata perlu mempertimbangkan aspek perilaku dari konsumen terutama dalam proses pengambilan keputusan. Harga merupakan jumlah uang yang dibebankan atas produk/jasa, atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas manfaat karena menggunakan produk/jasa tersebut. Saat ini yang harus dilakukan adalah harga yang ditawarkan harus sesuai dengan kualitas suatu produk/jasa, dengan tujuan wisatawan dapat menerima suatu produk/jasa tersebut. Mengatakan bahwa harga adalah sejumlah uang yang ditukarkan untuk sebuah produk atau jasa, wisatawan akan cenderung selektif terhadap pilihan objek wisata yang dituju, hal yang tidak luput diperhatikan pertama kali oleh pengunjung adalah berapa harga masuk ke objek wisata.</p>
      <p id="_paragraph-13">Faktor kedua yang dapat mempengaruhi keputusan berkunjung yaitu Daya tarik. Daya tarik wisata adalah suatu bentukan dari aktifitas dan fasilitas yang saling berhubungan, yang dapat menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang ke suatu daerah atau tempat tertentu. Mengatakan bahwa faktor-faktor yang menjadi penentu dalam suatu keberhasilan dalam pengembangan daerah tujuan wisata yang meliputi 3 faktor diantaranya yaitu pertama faktor yang memberikan suatu kenyamanan <italic id="_italic-155">(convenience)</italic> bagi wisatawan seperti tersedianya akomodasi, restorant, serta fasilitas pengunjung wisata lainnya yang nantinya dibutuhkan untuk memudahkan pengunjung menikmati kunjungannya di daerah wisata yang dimaksud, kedua yaitu tersedianya daya tarik, baik daya tarik alam termasuk pantainya, pegunungannya maupun daya tarik dari buatan manusianya dan termasuk objek-objek atau daya tarik wisata yang bersangkutan dan yang ketiga yaitu kemudahan untuk mencapai, atau aksesibilitas menuju wisatanya.</p>
      <p id="_paragraph-14">Faktor ketiga yang berpengaruh terhadap keputusan berkunjung yaitu aksesibilitas, mengatakan aksesibilitas adalah kemudahan untuk mencapai satu tempat ke tempat lain dari satu wilayah. dalam kegiatan pariwisata hanya mungkin berkembang dengan teknologi modern khususnya di bidang transportasi dan komunikasi. Transportasi ini sangat penting membantu para wisatawan. Semakin baik aksesibilitas suatu destinasi wisata maka akan semakin tinggi keputusan berkunjung ke objek wisata karena suatu objek yang mudah dicapai oleh sarana transportasi jenis apapun akan mempengaruhi jumlah wisatawan berkunjung.</p>
      <p id="_paragraph-15">Berdasarkan dengan latar belakang yang diuraikan penulis maka penulis mengajukan judul penelitian yaitu “Pengaruh Harga, Daya Tarik, Aksesibilitas Terhadap Keputusan Berkunjung Di Wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto”.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="paragraph-6e5f8a8c6057cf1bf35d3659792e0be3">A. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-16">Lokasi penelitian ini bertempat di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto. Penelitian ini ditujukan untuk seluruh wisatawan yang berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
      <p id="paragraph-1d954a251abcf1593deac6b462f82a08">B. Definisi Operasional dan Identifikasi Variabel</p>
      <p id="paragraph-a5fd1210ff328641d70ebe1eb1f11ad9">1. Definisi Operasional</p>
      <p id="paragraph-1b276c150ef088a74a0da2d991da7c7e">a. Harga</p>
      <p id="_paragraph-17">Harga adalah berbagai manfaat yang dimiliki oleh suatu produk jasa yang dibandingkan dengan berbagai biaya yang ditimbulkan dalam mengkonsumsi jasa tersebut. Tak hanya itu harga merupakan salah satu sebab konsumen memilih dan memutuskan untuk melakukan pembelian pada suatu produk/jasa yang disebabkan dalam suatu hal.</p>
      <p id="paragraph-21a82879064233e80f9c4ed6dfbf4df1">b. Daya Tarik</p>
      <p id="_paragraph-18">Daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang mempunyai daya tarik, keunikan dan nilai yang tinggi, yang menjadi tujuan wisatawan datang ke suatu daerah tertentu.</p>
      <p id="paragraph-4e78da04f412e0ae698e0856a7001b08">c. Aksesibilitas</p>
      <p id="_paragraph-19">Aksesibilitas merupakan salah satu penunjang dalam pembangunan pariwisata. semakin mudahnya akses menuju daerah tujuan wisata, maka akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan dalam perjalanannya.</p>
      <p id="paragraph-8f0e4b38d912739fdf25cd1b6c6eedc9">d. Keputusan Berkunjung</p>
      <p id="_paragraph-20">Keputusan berkunjung adalah perilaku pembelian seseorang dalam menentukan suatu pilihan tempat wisata untuk mencapai kepuasan sesuai kebutuhan serta keinginan konsumen yang meliputi pengenalan, masalah, pencarian informasi, evaluasi terhadap alternative, keputusan dalam pembelian, pembelian dan terakhir yaitu perilaku setelah melakukan pembelian. Pengambilan keputusan berkunjung wisatawan erat kaitanya dengan sesuatu hal yang menentukan bagi wisatawan dalam memutuskan dan dalam kegiatan berliburnya. Maka dari itu hal ini sangat menentukan bagaimana wisatawan dapat memilih tempat liburannya, memilih alat transportasi menuju daya tarik wisata.</p>
      <p id="paragraph-d567f5e1da5e0ee0af0cd15bd6c5e94a">2. Identifikasi dan Indikator Variabel</p>
      <p id="_paragraph-21">Variabel bebas pada penelitian ini adalah harga, daya tarik, aksesibilitas. Sedangkan variabel terikat pada penelitian ini yakni keputusan berkunjung.</p>
      <p id="paragraph-b99ff2e72336fadb7399c3b8bb37ee26">C. Populasi dan Sampel</p>
      <list list-type="bullet" id="list-4a5d5ed4429ca60f04dd84b73fe99a80">
        <list-item>
          <p>Populasi: Populasi pada penelitian ini yakni wisatawan yang berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto yang berjumlah 100 orang.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sampel: Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik <italic id="_italic-156">nonprobability sampling</italic><italic id="_italic-157">. Non probability sampling </italic>adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang yang sama bagi unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Dengan pengambilan sampel menggunakan <italic id="_italic-158">accidental sampling</italic>.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-46f94bdc2e57aa7152f49f90854df60a">D. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-3c79efc56d443dffb27a030f2e89b9e9">1. Jenis Data</p>
      <p id="_paragraph-22">Jenis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Yaitu metode yang berlandaskan pada filsafat positif yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu .</p>
      <p id="paragraph-4417e4555f7a957f87bd3663182cc3af">2. Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-e1a5ae68bbc631278743626178f98e84">a. Data Primer</p>
      <p id="_paragraph-23">Data primer pada penelitian digunakan atau didapatkan melalui kuesioner yang diberikan kepada responden mengenai harga, daya tarik, aksesibilitas terhadap keputusan berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
      <p id="paragraph-afd51c706e185f39c72884f8fccb2575">b. Data Sekunder</p>
      <p id="_paragraph-24">Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari informasi humas wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
      <p id="paragraph-5367faea6a5cdd8028ea3169da4d987d">E. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-25">Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui kuesioner dilakukan secara offline dengan berkunjung di wisatanya dan diukur dengan menggunakan skala <italic id="_italic-159">likert</italic>. Penggunaan skala <italic id="_italic-160">likert</italic> yakni untuk mengukur pendapat, presepsi, serta sikap dari seseorang mengenai gejala sosial ataupun kondisi yang terjadi, dengan skala <italic id="_italic-161">likert</italic> instrumen dari variabel yang diukur dapat menggunakan indikator sebagai tolak ukur. Kuesioner dengan skala <italic id="_italic-162">likert</italic> menggunakan skala 1 sampai 5 dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.</p>
      <p id="paragraph-67de236883685aeb331e3cbf00483301">F. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-26">Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian kuantitatif sudah jelas yaitu diarahkan untuk menjawab rumusan masalah atau menguji hipotesis yang telah dirumuskan dalam proposal. Karena datanya kuantitatif, maka teknik analisis data menggunakan metode statistic yang sudah tersedia. Pada penelitian ini menggunakan Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Pada hal ini pengujian data dapat diukur melalui aplikasi <italic id="_italic-163">software </italic>SPSS <italic id="_italic-164">Statistic</italic> versi 25</p>
      <p id="paragraph-3c17ba3d7f98b4cdd2257376dce17aca">G. Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-75c19c952bda030e4061742a155f362a">
        <italic id="italic-e10b79472a1b93481be3a9729e9d6995">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-27"><bold id="bold-1e5967efde6cd27b319838b469da03e8">Gambar 2.1</bold> Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-8b76235d882407057e502209ad2bd4e0">H. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan kerangka berfikir dan deskripsi teoritis yang sudah dijelaskan diatas, maka hipotesis penelitian dapat ditarik sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-30">H<sub id="_subscript-1">1</sub>: Harga berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
      <p id="_paragraph-31">H<sub id="_subscript-2">2</sub>:Daya Tarik berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
      <p id="_paragraph-32">H<sub id="_subscript-3">3</sub>: Aksesibilitas berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-30232a87a8b86886d0dafefaaf435d8a">A. Uji Kualitas Data</p>
      <p id="paragraph-2">1. Uji Validitas</p>
      <p id="paragraph-d70513a921455afcab5201cd64e8013c">
        <italic id="italic-39c84f74f549e2ce55b002308f19c017">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-c89a2e47fcaf4ff51d6d390e6ebef5e4"><bold id="bold-54bba3aa3be0d7b6b10a06e9f03d6b0d">Gambar 3.1</bold> Uji Validitas</p>
      <p id="_paragraph-35"><bold id="bold-c267d0ebd3a977074c573b3b5e8455ed">Sumber :</bold> Output SPSS 25 Pengujian uji validitas</p>
      <p id="_paragraph-36">Berdasarkan data pada tabel diatas dapat diketahui bahwa semua pertanyaan pada indicator variabel Harga (X1), Daya Tarik (X2), Aksesibilitas (X3), dan Keputusan Berkunjung (Y) menghasilkan nilai r<sub id="_subscript-30">hitung</sub>&gt; 0,30. Dengan demikikan pernyataan kuesioner yang mengukur variabel penelitian dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti.</p>
      <p id="paragraph-a644ffd46c9d1aac66473f883797be0f">2. Uji Reliabilitas</p>
      <p id="_paragraph-37">Dalam penelitian ini untuk mengukur reliabilitas yaitu dengan menggunakan nilai <italic id="_italic-165">Cronbach’s Alpha.</italic> Dimana jika nilai <italic id="_italic-166">Cronbach’s Alpha</italic>&gt; 0,6 maka kuesioner akan dinyakan reliabel. Berikut tabel hasil pengujian reliabilitas pada variabel penelitian :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Uji Reliabilitas</title>
          <p id="_paragraph-40">Output SPSS 25 Pengujian Reliabilitas</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-db9deb512324def6e55a709b7d86bd25">
              <td id="table-cell-d22c9a2caba2ee1b306c186cf687a6eb">Variabel</td>
              <td id="table-cell-b4ee3acb8f219144f28662b2e149af42"> Cronbach’s Alpha </td>
              <td id="table-cell-4dbb04ce235c1c5e1b89491fef67d777">Nilai Kritis</td>
              <td id="table-cell-3a855d3aab2eb619582387423680efb2">Hasil</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4210a4a6b9d7812c9040150942856181">
              <td id="table-cell-0570086a3a26d33e3ca7e81df9a3484f">Harga (X1)</td>
              <td id="table-cell-c15831f4bc58def6bb8541be82bf6493">0,681</td>
              <td id="table-cell-ca8fb1581e23bee4620ea5160fe6170b">0,6</td>
              <td id="table-cell-60d1e6974cf5e714e90ae04c5cdc515f">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a4a9d7d1a4409793011744445fb16dc3">
              <td id="table-cell-525591879e1932f1c8a3c5dc0c45116d">Daya Tarik (X2)</td>
              <td id="table-cell-46b62eef1a33f2f455c62dea69b70cc2">0,793</td>
              <td id="table-cell-82249470a60f8cc7c1494dc25aef184f">0,6</td>
              <td id="table-cell-b7db37c89c5bb6c55dc13423b45a6331">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-74828d36840718b5908013e5bb371aeb">
              <td id="table-cell-0b411743665b3d64cdb680ca1e169828">Aksesibilitas (X3)</td>
              <td id="table-cell-5765779a60010e82348814cce3b91f03">0,849</td>
              <td id="table-cell-aa3800d7595ef9113092e71d8a1e543e">0,6</td>
              <td id="table-cell-639ff5a9425717e2eaab710264efc434">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c516894e781247579d05c8c26813fb05">
              <td id="table-cell-7fbd2fd16269af23d85a94745a4032dc">Keputusan Berkunjung(Y)</td>
              <td id="table-cell-a52c915b8783ce7a9e8cb81b6dcb1dd8">0,777</td>
              <td id="table-cell-4f816e7da23de5d17bc480451efc1591">0,6</td>
              <td id="table-cell-900f97214a7f4dc9a6dd61118b611cef">Reliabel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-42">Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alphadari variabel Celebrity Endorser sebesar 0,681, Brand Image sebesar 0,793, Kualitas Produk sebesar 0,849 dan Keputusan Pembelian sebesar 0,777. Maka pada kuesioner penelitian ini memiliki nilai Cronbach’s Alpha&gt; 0,6. Sehingga kuesioner yang mengukur variabel penelitian ini dapat dikatakan reliabel.</p>
      <p id="paragraph-58a6a6f0d9999e56ef81485e975956ae">B. Uji Asusmsi Klasik</p>
      <p id="_paragraph-43">Pengujian asusmsi klasik pada penelitian ini ada 5 pengujian yaitu mulai dari pengujian normalitas, linearitas, autokolerasi, multikoliniearitas dan heterokedastisitas. Berikut ini adalah hasil pengujian asumsi klasik yaitu :</p>
      <p id="paragraph-a136dd33a0688124ba2f895afebfa886">1. Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-44">Penelitian ini menggunakan uji normalitas secara statistic dengan memilih ketentuan angka signifikasi pada pengujian <italic id="_italic-168">Kolmogorov Smirnov</italic> dengan hasil sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-cb126b6d2881902d74561e1de76a1132">
        <italic id="italic-3b6f1e10b6f44d71f45a1a661d6c65a3">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-6eed768d37219cf1f635db63abe401cc"><bold id="bold-7144a3c07fcf2f5f5888e63ffd56bf51">Gambar 3.2</bold> Uji Normalitas</p>
      <p id="paragraph-b9fc75b67f1675d9c5bd6e7f1ab43e41"><bold id="bold-2127b5bc705c1ea98770863fa6f3e99c">Sumber :</bold> Output SPSS 25 </p>
      <p id="_paragraph-47">Berdasarkan tabel diatas bahwa dari hasil pengujian telah diperoleh dengan nilai <italic id="_italic-186">asymp.sig</italic> dari uji <italic id="_italic-187">Kolomogrov</italic><italic id="_italic-188"> Smirnov</italic> sebesar 0,072 (0,072 &gt; 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa data tabel pengujian <italic id="_italic-189">Kolomogrov</italic><italic id="_italic-190"> Smirnov</italic> diatas berdistribusi normal.</p>
      <p id="_paragraph-48">2. Uji Linearitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Uji Linearitas</title>
          <p id="_paragraph-49">Output Data SPSS 25</p>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9384d373ac2617069498b378f4ac3183">
              <td id="table-cell-71281d74490d0f196c22b6ac5f94f2bf">No</td>
              <td id="table-cell-a8d39f8b10b47d897264a7916e59e2e0"> Item </td>
              <td id="table-cell-d709ec2548f5e728bd2d83d7622b0f0a">F</td>
              <td id="table-cell-9d17367c29000f8067c63d783da517c4"> Sig. Deviation from Linearity </td>
              <td id="table-cell-23bb4a63b4000264fa7ea67fcc888c78">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d5364781d4c5789797618f78069f0297">
              <td id="table-cell-fadcc02732e47511d89f7afdeb0116cc">1</td>
              <td id="table-cell-c4bc9e66cab28fdfb84874dd59314ea5">Variabel Hargadengan Keputusan Berkunjung</td>
              <td id="table-cell-c31c45664ac0ea558d03771f97a6bab9">2,621</td>
              <td id="table-cell-0b1f13e4181e08628e4e27122c1bb8d6">0,089</td>
              <td id="table-cell-1042723252af1352aedd2d9b846a7b14">Linear</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-abac11011f097d909898cf0c1b8e7cfa">
              <td id="table-cell-916e15e5dcdc2ec9dc8f103264541afe">2</td>
              <td id="table-cell-ef8196c1bf6042df6531075f2204fc38">Variabel Daya Tarik dengan Keputusan Berkunjung</td>
              <td id="table-cell-866c66d563341cb28922ec436bacb1f9">0,577</td>
              <td id="table-cell-2819140d1b5b6ec2467b959b0e2ff631">0,747</td>
              <td id="table-cell-618a5f6ee973efcc8c1aa0dafd271a8d">Linear</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c37163bb696cfa1217c64d2ec6ef9768">
              <td id="table-cell-9ca278b5be613926a641901b8193093e">3</td>
              <td id="table-cell-5c91cca502b3c4816af3ece140201b24">Variabel Aksesibilitas dengan Keputusan Berkunjung</td>
              <td id="table-cell-79e65dee415f169f16b23bb86534dee4">4,377</td>
              <td id="table-cell-10dcb73c9790bafa771ed24a69ceb41c">0,091</td>
              <td id="table-cell-02f873010e7ac8118ea6a6c1f7494aa6">Linear</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-51">Berdasarkan tabel diatas dijelaskan bahwa f<sub id="_subscript-31">hitung</sub> variabel harga memiliki nilai 2,621 dengan tingkat signifikan 0,089&gt;0,05 maka model pada regresi memiliki hubungan yang linier antara variabel harga (X1) terhadap variabel keputusan berkunjung (Y). f<sub id="_subscript-32">hitung</sub> variabel daya tarik 0,577 dengan tingkat signifikan 0,747&gt;0,05 maka model pada regresi memiliki hubungan yang linier antara variabel daya tarik (X2) terhadap keputusan berkunjung (Y). f<sub id="_subscript-33">hitung</sub> variabel aksesibilitas 4,377 dengan tingkat signifikan 0,091&gt;0,05 maka model pada regresi memiliki hubungan yang linier antara variabel aksesibilitas (X3) terhadap keputusan berkunjung (Y). Maka dapat disimpulkan bahwa variabel yang digunakan pada penelitian ini memiliki hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat.</p>
      <p id="paragraph-b69a8ae743c499bf83cf25e7e3c7eb5d">
        <italic id="italic-41d14da2641829b273ffdf8f97ceff0d">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-52"><bold id="_bold-121">Gambar 3.3</bold> Hasil Uji Autokolerasi</p>
      <p id="_paragraph-54"><bold id="bold-c9349d3a053b94b095634d7b6c1a36cc">Sumber :</bold> Output Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-55">Berdasarkan tabel diatas hasil uji autokolerasi dapat dinyatakan bahwa hasil data analisis yang telah diperoleh dengan nilai pada <italic id="_italic-199">Durbin Watson</italic> yaitu memiliki nilai 1,894. Maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini tidak terjadi autokolerasi.</p>
      <p id="paragraph-55540cbb90827aa18a84790aa5c111dc">4. Uji Multikolinearitas</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Multikolinearitas</title>
          <p id="_paragraph-57">Output Data SPSS 25</p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-b0c5745d1d99a4d3a0bada4d5dcfb3e9">
              <td id="table-cell-082428e6e447f834f32f810c615fd22f" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-52ca23780bb1e5f51908191ca39ecf1c" colspan="2"> Collinearity Statistic </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3d6b01638e79338d886d4c19c6327d7c">
              <td id="table-cell-79d2255e5e4ada8aec386d0dfdd4be6f"> Tolerance </td>
              <td id="table-cell-9e5532921cae3d365ec3d686152ae1ab"> VIF </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-63d9df46bd545529825809fb6c861ec2">
              <td id="table-cell-e38004b98997988da42fb9c63bf33be8">Harga (X1)</td>
              <td id="table-cell-bf1498be67b35f85b4babaf87e765034">0,997</td>
              <td id="table-cell-dd4c119870deb15c76eefcdb03878320">1,003</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d4a77d9949fadc06a896d0aab16906d">
              <td id="table-cell-32d530a3591755d3e96a2f926d87252c">Daya Tarik (X2)</td>
              <td id="table-cell-ee67f636623a84192f66e0d04833aa57">0,955</td>
              <td id="table-cell-1ab125f04b26e02e9cba476a27a0084b">1,047</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-980eaafb375c9719a62e48107eb7e7d3">
              <td id="table-cell-21527bb8fbbc42268dff4ce2379b2157">Aksesibilitas (X3)</td>
              <td id="table-cell-6e3060b87c9630834d967196bc9069c2">0,955</td>
              <td id="table-cell-c570624d58a449834538ef2f34a391f1">1,047</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-59">Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa pada nilai <italic id="_italic-203">variance inflation factor (VIF)</italic> variabel harga memiliki nilai 1,003&lt;10, untuk variabel daya tarik memiliki nilai 1,047&lt;10, dan untuk variabel kualitas produk memiliki nilai 1,047&lt;10. Maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas memiliki nilai yang lebih kecil dari angka 10. Begitupun juga pada nilai <italic id="_italic-204">tolerance</italic> yang dihasilkan pada pengujian, semua variabel memiliki nilai lebih besar dari 0,10.</p>
      <p id="paragraph-d685467b89c41ca8a35fc0e9823addb9">5. Uji Heterokedastisitas</p>
      <p id="paragraph-0f4aeb89c2e5dbb753c9a36710870b9e">
        <italic id="italic-45ff5c1a24e30c4b713dd088aa220ab9">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-60"><bold id="_bold-149">Gambar 3.4 </bold>Hasil Uji Heterokedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-61">Sumber : Ouput Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-62">Berdasarkan data diatas diketahui bahwa plot residual menyebar tidak beraturan (acak) dan tidak memiliki pola tertentu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas.</p>
      <p id="paragraph-7b37fe471a4b7828c19c6cbcc9d86d55">C. Analisis Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-63">Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui pengaruh harga (X<sub id="_subscript-34">1</sub>), daya tarik (X<sub id="_subscript-35">2</sub>), dan aksesibilitas (X<sub id="_subscript-36">3</sub>), terhadap keputusan berkunjung (Y) secara parsial. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS <italic id="_italic-205">(Statistical Package for the </italic><italic id="_italic-206">Sosial</italic><italic id="_italic-207"> Science)</italic> versi 25, maka diperoleh hasil sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-64"><bold id="bold-0eebff4866757abe796b538a49cd8c5c">Gambar 3.5</bold> Hasil Uji Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-66"><bold id="bold-f982e9284a01539aca37616501ffff4a">Sumber :</bold> Output Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-67">Metode analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis yang telah diajukan adalah dengan analisis regresi linier berganda dengan persamaan sebagai berikut : Berdasarkan ketentuan persamaan regresi linier berganda yaitu dengan rumus sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-68">
        <bold id="_bold-168">Y= a + </bold>
        <bold id="_bold-169">b</bold>
        <sub id="_subscript-37">
          <bold id="_bold-170">1</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-170" />
        <bold id="_bold-171">X</bold>
        <sub id="_subscript-38">
          <bold id="_bold-172">1</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-172" />
        <bold id="_bold-173">+b</bold>
        <sub id="_subscript-39">
          <bold id="_bold-174">2</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-174" />
        <bold id="_bold-175">X</bold>
        <sub id="_subscript-40">
          <bold id="_bold-176">2</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-176" />
        <bold id="_bold-177">+b</bold>
        <sub id="_subscript-41">
          <bold id="_bold-178">3</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-178" />
        <bold id="_bold-179">X</bold>
        <sub id="_subscript-42">
          <bold id="_bold-180">3</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-180" />
        <bold id="_bold-181">+e</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-69">
        <bold id="_bold-182">Y= </bold>
        <bold id="_bold-183">0,328</bold>
        <bold id="_bold-184">+ 0,</bold>
        <bold id="_bold-185">693</bold>
        <bold id="_bold-186">X</bold>
        <sub id="_subscript-43">
          <bold id="_bold-187">1</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-187" />
        <bold id="_bold-188">+ 0,</bold>
        <bold id="_bold-189">113</bold>
        <bold id="_bold-190">X</bold>
        <sub id="_subscript-44">
          <bold id="_bold-191">2</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-191" />
        <bold id="_bold-192">+ 0,</bold>
        <bold id="_bold-193">242</bold>
        <bold id="_bold-194">X</bold>
        <sub id="_subscript-45">
          <bold id="_bold-195">3</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-195" />
      </p>
      <p id="_paragraph-70">Berdasarkan persamaan diatas dapat diinterprestasikan sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-f97207f33adb053b6aebebd14489ac82">a. Constant </p>
      <p id="_paragraph-71">Besar nilai konstanta (a) adalah 0,328 menunjukkan bahwa jika variabel independent yang terdiri dariharga(X1)<italic id="_italic-217">, </italic>daya tarik(X2),dan aksesibilitas (X3) = 0 atau konstan. Maka variabel keputusan berkunjung (Y) adalah sebesar 0,328.</p>
      <p id="paragraph-d7c657cfd9064051b3440c078dc179cc">b. Harga</p>
      <p id="_paragraph-72">Koefisien bernilai positif yaitu 0,639 antara variabelharga(X1) dengan keputusan berkunjung (Y). Maka dapat diartikan bahwa variabel tersebut memiliki hubungan yang positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika variabelhargabertambah 1% maka variabel keputusan berkunjung bertambah sebesar 63,9%.</p>
      <p id="paragraph-f2d92671b9dfb9cf7e058df53fcea47b">c. Daya Tarik</p>
      <p id="_paragraph-73">Koefisien bernilai positif yaitu 0,113 antara variabeldaya tarik<italic id="_italic-218"> (</italic>X2) dengan keputusan berkunjung (Y). Maka dapat diartikan bahwa variabel tersebut memiliki hubungan yang positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika variabel daya tarikbertambah 1% maka variabel keputusan berkunjung bertambah sebesar 11,3%.</p>
      <p id="paragraph-9fdbc14bab40b2b3f65ce7136b7245f3">d. Aksesibilitas</p>
      <p id="_paragraph-74">Koefisien bernilai positif yaitu 0,242 antara variabel aksesibilitas (X3) dengan keputusan berkunjung (Y). Maka dapat diartikan bahwa variabel tersebut memiliki hubungan yang positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika variabel aksesibilitas bertambah 1% maka variabel keputusan pembelian bertambah sebesar 24,2%</p>
      <p id="paragraph-855b399d1540bed795b74fdb7e961352">D. Pengujian Hipotesis </p>
      <p id="paragraph-85a5f2bd8d4cf129d19ad68eef42bd8c">1. Uji Parsial (uji t)</p>
      <p id="_paragraph-75">Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat signifikan pengaruh-pengaruh variabel bebas secara sendiri-sendiri atau parsial terhadap variabel terikat. Hasil uji parsial dapat disajikan sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-152795c05d43ca4d0427a6a40300af81">
        <italic id="italic-9b425337b30683ea4be48290c09cae06">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-76"><bold id="bold-171410de6cdd9051397f7cd130d0752d">Gambar 3.6<bold id="_bold-197"/></bold> Hasil Uji t</p>
      <p id="_paragraph-78"><bold id="bold-f49505e731fcd76efa73880712a9df8f">Sumber :</bold> Output Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-79">Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (a= 0,05) dengan <italic id="_italic-230">degree of freedom</italic> sebesar k=4 dan df=2 n-k (100-4=96) sehingga diperoleh t-tabel sebesar 1,66088 maka dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-f782a37755ad9dda788beaf41c6366a9">a. Celebrity endorser</p>
      <p id="_paragraph-80">Nilai t<sub id="_subscript-46">hitung</sub>sebesar 1,774 sedangkan t<sub id="_subscript-47">tabel </sub>sebesar 1,66088. Maka t<sub id="_subscript-48">hitung</sub> ˃ t<sub id="_subscript-49">tabel</sub> (15,412 ˃ 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H<sub id="_subscript-50">1</sub> diterima H<sub id="_subscript-51">0</sub> ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,000) &lt; (0,05) dapat diartikan bahwa variabel independen yaitu harga (X1) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan berkunjung (Y).</p>
      <p id="paragraph-b84d656ffcad6496adb132f2069da8bc">b. Brand image</p>
      <p id="_paragraph-81">Nilai t<sub id="_subscript-52">hitung</sub>sebesar 2,666 sedangkan t<sub id="_subscript-53">tabel</sub>sebesar 1,66088. Maka t<sub id="_subscript-54">hitung</sub>&gt; t<sub id="_subscript-55">tabel</sub>(2,666 &gt; 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H<sub id="_subscript-56">1</sub> diterima H<sub id="_subscript-57">0</sub> ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,009) &lt; (0,05) dapat diartikan bahwa variabel independen yaitu daya tarik (X2) secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan berkunjung (Y)<italic id="_italic-231">.</italic></p>
      <p id="paragraph-ad1c5537e86bb6b298a60dce240f6fe0">c. Kualitas produk </p>
      <p id="_paragraph-82">Nilai t<sub id="_subscript-58">hitung</sub>sebesar 7,157 sedangkan t<sub id="_subscript-59">tabel</sub>sebesar 1,66088. Maka t<sub id="_subscript-60">hitung</sub>&gt; t<sub id="_subscript-61">tabel</sub>(7,157 &gt; 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H<sub id="_subscript-62">1</sub> diterima H<sub id="_subscript-63">0</sub> ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,000) &lt; (0,05) dapat diartikan bahwa variabel independen aksesibilitas (X3) secara parsial berpengaruh dengan variabel dependen yaitu keputusan berkunjung (Y)<italic id="_italic-236">.</italic></p>
      <p id="paragraph-1f0f20c24e6e4013bdb0a398bbcaac7a">2. Koefisien Kolerasi Berganda (R)</p>
      <p id="paragraph-6595c5b2ac780090cc127934fa93fcd7">
        <italic id="italic-b36b0357731052a12ed78b69a4a7127c">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-83"><bold id="_bold-213">Gambar 3.7 </bold>Hasil Uji R</p>
      <p id="_paragraph-85"><bold id="bold-1412e624e7c57cefd78eb0321ed843b9">Sumber :</bold> Output Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-86">Berdasarkan hasil tabel di atas, menunjukkan bahwa nilai tabel R diperoleh nilai sebesar 0,877 atau jumlahnya mendekati 1. Maka pada nilai tabel R tersebut dikatakan bernilai positif karena terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas harga, daya Tarik, dan aksesibilitas terhadap variabel terikat keputusan berkunjung wisata PPLH Seloliman Trawas.</p>
      <p id="paragraph-d16fe8354bc12c7302d712fba97e45b1">3. Koefisien Determinasi Berganda (R <sup id="_superscript-13">2</sup> )</p>
      <p id="paragraph-0a1d35f52c2115f368c7e86a56b09f49">
        <italic id="italic-5419b77f84766747ceb550023dfe543b">Supplementary File</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-7b9b69d89c9aaafdb9a31594bb226fd8"><bold id="bold-ac8d84690cda34adcfb89e12fa36cae3">Gambar 3.7</bold> Hasil Uji (R <sup id="_superscript-14">2</sup> ) </p>
      <p id="paragraph-5d9f16e2d34f6c168acfe2a82fff7cdb"><bold id="bold-b33f6b69b6748dd3efc3d7db3844899d">Sumber :</bold> Output Data SPSS 25</p>
      <p id="_paragraph-90">Berdasarkan hasil pengujian tabel diatas, menunjukkan pada tabel nilai <italic id="_italic-243">R Square</italic> sebesar 0,769, yang artinya menunjukkan bahwa persentase pengaruh yang diberikan oleh variabel harga (X<sub id="_subscript-64">1</sub>), daya tarik (X<sub id="_subscript-65">2</sub>), dan aksesibilitas (X<sub id="_subscript-66">3</sub>) terhadap keputusan berkunjung (Y) memiliki nilai sebesar 76,9%, sedangkan sisanya sebesar 23,1% disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar model yang juga memiliki pengaruh terhadap keputusan berkunjung.</p>
      <p id="paragraph-fae421396a9816c134ec059dfc4f401f">E. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-91">Berdasarkan hasil yang telah dilakukan oleh peneliti maka hasil yang diperoleh melalui program aplikasi SPSS<italic id="_italic-244"> Statistic</italic> versi25<italic id="_italic-245">.</italic> Bahwa variabel harga, daya tarik, aksesibilitas terhadap keputusan berkunjung di wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto, sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-ea85dffdf3fa64816921a2bbeb9c6fd8">1. Hipotesis pertama : Harga berpengaruh terhadap Keputusan Berkunjung di Wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto</p>
      <p id="_paragraph-92">Berdasarkan hasil analisis data membuktikan bahwa hargaberpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Wisata PPLH Selolilaman Trawas Mojokerto. Hal ini menunjukkan bahwa harga paket yang ditawarkan oleh wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto sesuai dengan fasilitas yang tersedia,harganya juga dapat dijangkau oleh wisatawan, dan juga harga pada wisata PPLH Seloliman dianggap bersaing, tidak terlampau rendah maupun tinggi sehingga hal yang wajar. Terbukti harga yang ada pada wisata PPLH Seloliman dapat dijangkau oleh para wisatawan sehingga mempengaruhi keputusan berkunjung.</p>
      <p id="_paragraph-93">Harga dapat membantu para pembeli untuk memutuskan cara mengalokasikan kekuatan membelinya pada berbagai jenis barang dan jasa. Dari sudut pandang konsumen, harga seringkali digunakan sebagai indikator nilai bilamana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasa atas suatu kunjungan.</p>
      <p id="_paragraph-94">Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian dan yang membuktikan bahwa variabel harga berpengaruh terhadap keputusan berkunjung.</p>
      <p id="paragraph-5222e4295fef06a51bfe81e70679061f">2. Hipotesis kedua Daya tarik berpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto</p>
      <p id="_paragraph-95">Berdasarkan hasil analisis data membuktikan bahwa daya tarikberpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Wisata PPLH Selolilaman Trawas Mojokerto. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan tertarik dengan wisata PPLH karena memiliki beragam wisata, pemandangan alam dan berbagai macam jenis tanaman yang membuat pengunjung berkesan, serta wisata PPLH ini juga mengembangkan tanaman herbal. Terbukti bahwa wisata PPLH Seloliman memiliki ciri khusus daya tarik para wisatawan sehingga mempengaruhi keputusan berkunjung.</p>
      <p id="_paragraph-96">Daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang memicu seseorang atau sekelompok orang mengunjungi suatu tempat karena sesuatu itu memiliki makna tertentu, misalnya lingkungan alam, peninggalan atau tempat sejarah, dan pariwisata tertentu.</p>
      <p id="_paragraph-97">Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian dan yang membuktikan bahwa variabel Daya Tarik berpengaruh terhadap keputusan berkunjung.</p>
      <p id="paragraph-84902fe59185c367a522d45f7e310e4b">3. Hipotesis ketiga : Aksesibilitas berpengaruh terhadap Keputusan Berkunjung di Wisata PPLH Seloliman Trawas Mojokerto</p>
      <p id="_paragraph-98">Berdasarkan hasil analisis data membuktikan bahwa aksesibilitasberpengaruh terhadap keputusan berkunjung di Wisata PPLH Selolilaman Trawas Mojokerto. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur dan akses jalan menuju wisata PPLH sangat mendukung bagi wisatawan serta memiliki rute yang cepat untuk menuju wisata PPLH sehingga wisatawan mudah untuk mengunjungi wisata PPLH Seloliman. Terbukti aksesibilitas yang ada pada wisata PPLH Seloliman dapat dikunjungi dengan mudah oleh para wisatawan sehingga mempengaruhi keputusan berkunjung.</p>
      <p id="_paragraph-99"><italic id="_italic-246">Accesbilities of the taourist destination</italic> yang memiliki arti aksesibilitas dari tujuan wisata yaitu objek wisata yang baik adalah yang dapat memberikan kemudahan kepada wisatawannya untuk datang berkunjung pada suatu daerah tujuan wisata.</p>
      <p id="_paragraph-100">Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa Aksesibilitas berpengaruh terhadap keputusan berkunjung.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-c24457f9c3c79b8bea0510a3d32ef910">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-102">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
      <list list-type="bullet" id="list-fc64d38534e7375a59b2f24d845792e3">
        <list-item>
          <p>Berdasarkan hasil dari pengujian membuktikan bahwa variabel harga berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Hal ini memiliki arti bahwa semakin murah ataupun terjangkaunya harga dapat memberikan peningkatan pada keputusan berkunjung wisatawan. Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Berdasarkan hasil dari pengujian membuktikan bahwa daya Tarik berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Hal ini menunjukkan bahwa semakin unik dan khasnya sebuah objek wisata PPLH Seloliman maka dapat memberikan peningkatan pada keputusan berkunjung wisatawan. Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa variabel daya tarik berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Berdasarkan hasil pengujian membuktikan bahwa aksesibilitas berpengaruh terhadap keputusan berkunjung. Hal ini memiliki arti bahwa semakin mudahnya sebuah objek wisata untuk dijangkau dapat memberikan peningkatan pada keputusan berkunjung wisatawan. Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>