<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Role of Transformational Leadership, Organizational Culture, and Work Behavior Motivation in Improving Employee Performance at PT. Quanta Sinergi Indonesia</article-title>
        <subtitle>Peran Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Work Behavior dalam meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Marenigo</surname>
            <given-names>Ago Putra</given-names>
          </name>
          <email>sumartik1@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <given-names>Sumartik</given-names>
          </name>
          <email>sumartik@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-09-20">
          <day>20</day>
          <month>09</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>20</day><month>09</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>I. Pendahuluan </title>
      <p id="_paragraph-12">Dinamika bisnis modern semakin lama semakin kompleks, perusahaan dituntut untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing secara berkelanjutan. Globalisasi, perkembangan teknologi, serta perubahan regulasi menuntut organisasi untuk beradaptasi secara cepat dan efektif. Dalam konteks ini, kinerja sumber daya manusia menjadi pusat perhatian dalam berbagai diskursus manajerial karena dianggap sebagai penggerak utama dalam pencapaian tujuan strategis organisasi <xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. Banyak organisasi kini mengalihkan fokusnya dari sekadar pencapaian output menuju penguatan kualitas kerja melalui manajemen kepemimpinan, budaya perusahaan, dan pendekatan perilaku kerja <xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. Karyawan tidak lagi hanya dipandang sebagai alat produksi, melainkan sebagai aset strategis yang memerlukan pengelolaan terstruktur dan berkelanjutan. Terlebih dalam sektor jasa profesional seperti layanan legalitas, keberhasilan pelayanan sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam menyelesaikan pekerjaan dengan akurasi, ketepatan waktu, serta pelayanan berkualitas tinggi. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami dan mengelola secara cermat faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam jangka panjang.</p>
      <p id="_paragraph-13">PT Quanta Sinergi Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa legalitas yang melayani berbagai kebutuhan pendirian badan usaha, seperti CV dan PT, penyusunan laporan keuangan, perizinan usaha, serta layanan hukum lainnya. Dalam praktik operasionalnya, PT Quanta melayani klien dari berbagai sektor usaha, baik perorangan maupun lembaga, dengan standar pelayanan yang menuntut ketelitian administratif serta ketepatan hukum. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, perusahaan mengalami lonjakan jumlah klien dan volume pekerjaan, namun belum diimbangi dengan penambahan jumlah karyawan. Saat ini, perusahaan hanya memiliki 56 karyawan tetap yang harus mengelola ratusan dokumen legal tiap bulannya. Kondisi ini berimplikasi pada kinerja karyawan yang semakin tinggi, dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi motivasi kerja, kepuasan, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada klien. Tantangan inilah yang mendorong pentingnya kajian mengenai sejauh mana faktor internal organisasi, khususnya gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan perilaku kerja, mampu menunjang peningkatan kinerja secara optimal di tengah tekanan kerja yang terus meningkat.</p>
      <p id="_paragraph-14">Kinerja karyawan merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi <xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>. Kinerja yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui volume output, tetapi juga melalui kualitas hasil kerja, ketepatan waktu penyelesaian, kedisiplinan, dan kontribusi terhadap tujuan organisasi secara keseluruhan <xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. Dalam konteks perusahaan jasa seperti PT Quanta Sinergi Indonesia, kinerja karyawan secara langsung memengaruhi kepuasan klien, reputasi perusahaan, serta tingkat retensi pelanggan. Oleh karena itu, memahami faktor-faktor yang mendorong atau menghambat kinerja menjadi krusial untuk menjamin keberlanjutan pertumbuhan perusahaan. Salah satu pendekatan yang dapat ditempuh adalah dengan mengkaji secara empiris hubungan antara kinerja dengan faktor-faktor internal organisasi yang dapat dimodifikasi, seperti gaya kepemimpinan, budaya kerja, dan motivasi perilaku <xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-15">Berdasarkan data internal PT Quanta Sinergi Indonesia, terjadi peningkatan jumlah klien dari 120 pada bulan Januari menjadi 171 pada bulan Juni 2025. Dengan asumsi bahwa setiap klien memerlukan rata-rata tujuh hingga sembilan dokumen legal, maka total dokumen yang harus diselesaikan oleh 56 karyawan meningkat drastis dari 896 dokumen di Januari menjadi 1232 dokumen di bulan Juni. Berikut adalah tabel data sebagai gambaran kuantitas hasil kerja karyawan:</p>
      <p id="_paragraph-16">Tabel 1</p>
      <p id="_paragraph-17">Jumlah Klien dan Total Dokumen Diselesaikan oleh 56 Karyawan PT Quanta Sinergi Indonesia </p>
      <p id="_paragraph-18">(Januari–Juni 2025)</p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-19"/>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-04fc3733334c89245dae2cd0a4271b01">
              <td id="d065f4b1e03b44daed34fd80bb44188d">No</td>
              <td id="e4e327081df845adbaa4504a5e0f4844">Bulan/ Tahun</td>
              <td id="2a60da850c3744757477f7bb94aceba4">Jumlah Klien</td>
              <td id="6979fc1cce73e0782e368fcc9387878f">Dokumen Diselesaikan/ Karyawan</td>
              <td id="dc53b8378cdc74828609ce6c27e774bf">Total Dokumen Diselesaikan</td>
              <td id="533a9aa3d47635dd68bdd23b04922758">Target Dokumen Diselesaikan </td>
              <td id="1de66b3cf0ee9d3ebe8ba50399c7599a">Kuantitas Hasil Kerja</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1c953ea5706ad914c44a4c651753178e">
              <td id="f07a1530cfe124772c6638bfa226f205">
                <italic id="_italic-11">1.</italic>
              </td>
              <td id="42c4f55ec4271570426d8cd77e934356">Januari 2025</td>
              <td id="1d98fe03271cfb7bb60ddd3ca5f088fe">
                <italic id="_italic-12">120</italic>
              </td>
              <td id="a322c639f4f7943f69ab274454735862">16</td>
              <td id="b9761ccd32c0e9b1606aeba95a187917">896</td>
              <td id="3740ec709111445e450360dd04a2443d">1120</td>
              <td id="9d8b7882feebd7b686f67ea26a1e57ff">80,00%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7fdc9678d2115e441ba76aaf5e11c754">
              <td id="88c39f17bd8ce1ffcc3d93c974fd7e85">
                <italic id="_italic-13">2.</italic>
              </td>
              <td id="43e8bb12c057c878baf2d25d9ebaa313">Februari 2025</td>
              <td id="8676a494d09f6a36311ffde6438c40f2">
                <italic id="_italic-14">135</italic>
              </td>
              <td id="cdb86e8a229da24c3bc089e29dad71f1">18</td>
              <td id="0e41f8ab4dd58bd62713ab707cd9389c">952</td>
              <td id="b49c5bfc5367f82f2843e19022365520">1120</td>
              <td id="e015fa8ba7a0a0a161b9b70bd294f12a">85,00%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6db89a2a76276295e84233a0da3ef951">
              <td id="60d541d03759163bc6f17593146ccc05">
                <italic id="_italic-15">3.</italic>
              </td>
              <td id="3314176686d7ff78a5ceec38c7b9ec38">Maret 2025</td>
              <td id="c77294d288a1b8549ff1e3deeb22bb08">
                <italic id="_italic-16">148</italic>
              </td>
              <td id="97c0ca5afc20ff524d296a2ec1d29b0d">19</td>
              <td id="c0e39373961c6e7d066d47d2fac828de">980</td>
              <td id="58206a4f13a522432b1e4ceaaacd7a30">1120</td>
              <td id="6b3925c7f9135210445c2348ee6e13ea">87,50%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0b8e521ffcb7d4a3d6e595921bb375a2">
              <td id="d160e8b6db028aaae6d74ddedde7db0c">
                <italic id="_italic-17">4.</italic>
              </td>
              <td id="72f364057a10b82e0ca074ea83e47397">Apr1il 2025</td>
              <td id="3a52ff6d4749d23c5db175cff096cbd8">
                <italic id="_italic-18">156</italic>
              </td>
              <td id="c3d3b00e380eaa40d48d95e479c2b7ff">20</td>
              <td id="256c9b1467797506aff8cc6e8588a3a1">1008</td>
              <td id="170da92fbc9407cf2c902532016a790c">1120</td>
              <td id="987d3b25d4727bdea3f48a638ed2d468">90,00%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-91fc484697c12a42d988691e28fa6ee6">
              <td id="3a94752c6583473b8b06815c948955c4">
                <italic id="_italic-19">5.</italic>
              </td>
              <td id="b3e6625efcef01b4c7307274e5f90d1f">Mei 2025</td>
              <td id="dd79cb47b66951678ee0ed7f7a05374d">
                <italic id="_italic-20">163</italic>
              </td>
              <td id="6426e7d7a58dc35965b582a1d19a6d49">21</td>
              <td id="591a59a5bdf9dda46bc430fc9ece0ba2">1019</td>
              <td id="c335d3fb6a529a831b5bf2d7c5f77992">1120</td>
              <td id="e77fd095efc005390cab9c1a2d233092">91,00%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-290e220cf8a2ceb42bb9bb91581dd6cf">
              <td id="803fd4dbd946c554219b424b54468c02">
                <italic id="_italic-21">6</italic>
                <italic id="_italic-22">.</italic>
              </td>
              <td id="c130153eca55148732d22eb1e82c7fc0">Juni 2025</td>
              <td id="cafb200d3d80f9a64ff4715d05ee389a">
                <italic id="_italic-23">171</italic>
              </td>
              <td id="070b041f46e8e5730ddb118de7243e4f">22</td>
              <td id="d080b35d446f5f42945bfe8b9d91b319">1030</td>
              <td id="5d01d978cbc6a485bda9d732a25ab170">1120</td>
              <td id="bdf5663d3819ba0da2816de3af5a56d7">92,00%</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-20">Sumber : PT. Quanta Sinergi Indonesia</p>
      <p id="_paragraph-21">Jika dihitung secara persentase, kuantitas hasil kerja karyawan mengalami peningkatan bertahap dari 80,00% pada bulan Januari hingga mencapai 92,00% di bulan Juni, dengan total kenaikan sebesar 12,00% dalam kurun waktu enam bulan. Meskipun menunjukkan tren peningkatan yang positif, namun capaian tersebut belum mencapai target maksimal, yang menandakan adanya tantangan dalam mempertahankan dan mengoptimalkan produktivitas kerja karyawan secara keseluruhan. Fluktuasi angka kuantitas hasil kerja yang tidak mencapai 100% ini dapat mencerminkan adanya kesenjangan antara target yang ditetapkan dengan realisasi di lapangan, sehingga perlu dikelola secara strategis dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian mendalam terhadap faktor-faktor yang dapat memengaruhi kinerja karyawan, khususnya peran kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan motivasi work behavior di lingkungan kerja PT Quanta Sinergi Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-22">Gaya kepemimpinan transformasional dipandang sebagai pendekatan yang mampu meningkatkan kinerja karyawan melalui pengaruh positif yang diberikan pemimpin kepada bawahannya <xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>. Pemimpin transformasional mendorong karyawan untuk melampaui target personal dengan membangun visi bersama, memberikan inspirasi, serta memperkuat rasa percaya diri <xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>. Kepemimpinan yang mampu menciptakan keterikatan emosional dan intelektual antara karyawan dan perusahaan akan berdampak langsung pada peningkatan komitmen dan motivasi kerja <xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>. Sebaliknya, apabila kepemimpinan yang diterapkan bersifat pasif, otoriter, atau kurang mampu memberikan inspirasi dan arahan yang jelas, maka karyawan cenderung kehilangan arah, merasa kurang dihargai, serta mengalami penurunan semangat kerja. Hal ini berpotensi menurunkan kualitas output serta menciptakan ketidakharmonisan dalam lingkungan kerja. Oleh karena itu, diperlukan studi empiris untuk membuktikan secara statistik sejauh mana pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap peningkatan atau penurunan kinerja karyawan..</p>
      <p id="_paragraph-23">Selain faktor kepemimpinan, budaya organisasi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk perilaku kerja yang efektif <xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. Budaya kerja yang kuat menciptakan nilai bersama yang menjadi pedoman bertindak bagi seluruh karyawan dalam menjalankan tugasnya <xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>. Ketika budaya organisasi mendukung nilai-nilai seperti integritas, profesionalisme, kerja tim, dan orientasi pada hasil, maka karyawan akan lebih terdorong untuk memberikan performa terbaiknya <xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>. Budaya organisasi yang positif dapat memperkuat koordinasi antarunit kerja, mengurangi konflik, dan meningkatkan rasa memiliki terhadap pekerjaan. Budaya yang terbentuk secara kolektif ini dapat menjadi alat kontrol sosial yang efektif, sehingga organisasi tidak perlu mengandalkan instruksi teknis yang terlalu birokratis <xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref>. Namun, apabila budaya organisasi tidak terarah, penuh ketidakjelasan nilai, atau bahkan mendorong praktik kerja yang negatif seperti saling menyalahkan dan minim kolaborasi, maka hal tersebut dapat melemahkan semangat kerja dan menurunkan kualitas kinerja karyawan secara menyeluruh. Dengan demikian, perlu ditelusuri lebih dalam pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dalam kerangka kerja kuantitatif yang dapat memberikan kesimpulan berbasis data.</p>
      <p id="_paragraph-24">Motivasi work behavior merupakan bentuk dorongan internal maupun eksternal yang menggerakkan individu untuk melakukan tugas-tugas kerjanya secara optimal <xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>. Motivasi ini bisa bersumber dari kebutuhan pribadi, insentif finansial, pengakuan sosial, atau bahkan tantangan intelektual dalam menyelesaikan pekerjaan <xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref>. Ketika karyawan memiliki motivasi kerja yang tinggi, mereka cenderung lebih proaktif, tekun, dan inovatif dalam menghadapi berbagai situasi kerja <xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>. Sebaliknya, apabila karyawan mengalami demotivasi karena kurangnya penghargaan, tekanan kerja berlebih, atau ketidakjelasan tujuan kerja, maka hal ini dapat mengakibatkan penurunan produktivitas, meningkatnya kesalahan kerja, serta tingginya tingkat turnover. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji secara empiris hubungan antara motivasi work behavior dan kinerja, guna memahami mekanisme psikologis dan sosial yang mendasari peningkatan maupun penurunan produktivitas di lingkungan kerja yang dinamis.</p>
      <p id="_paragraph-25">Berdasarkan  penelitian terdahulu <xref id="_xref-16" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref> membuktikan bahwa  Kepemimpinan Transformasional  memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya pada penelitian <xref id="_xref-17" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref> terbukti bahwa Kepemimpinan Transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan ketiga penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat adanya ketidak-konsisten antara Kepemimpinan Transformasional terhadap kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-26">Berdasarkan  penelitian <xref id="_xref-18" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref> membuktikan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan . Sebaliknya penelitian yang dilakukan oleh Safitri membuktikan bahwa Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan <xref id="_xref-19" ref-type="bibr" rid="bib18">[18]</xref>. Berdasarkan ketiga penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat adanya ketidak-konsisten antara Budaya Organisasi terhadap kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-27">Berdasarkan  penelitian <xref id="_xref-20" ref-type="bibr" rid="bib19">[19]</xref> membuktikan bahwa Motivasi work behavior memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan Sebaliknya penelitian <xref id="_xref-21" ref-type="bibr" rid="bib20">[20]</xref> membuktikan bahwa Motivasi work behavior berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan ketiga penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat adanya ketidak-konsisten antara Motivasi work behavior terhadap kinerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-28">Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa terdapat celah atau kesenjangan yang  muncul berupa inkonsistensi hasil mengenai pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Work Behavior terhadap Kinerja Karyawan pada PT Quanta Sinergi Indonesia. Oleh karena itu peneliti memutuskan untuk  melakukan penelitian lanjutan guna mengeksplorasi keterbaruan apakah variabel-variabel tersebut memiliki pengaruh atau tidak. Peneliti mengidentifikasi adanya  kesenjangan dalam hasil atau bukti penelitian yang ada (evidence gap) <xref id="_xref-22" ref-type="bibr" rid="bib21">[21]</xref>,  ini mencerminkan ketidaksesuaian antara fenomena yang terjadi dengan hasil atau bukti yang ditemukan dilapangan dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa terjadi ketidak cocokan antara hasil penelitian sebelumnya, yang mendorong peneliti untuk melakukan riset atau kajian ulang.</p>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan latar belakang naskah di atas maka peneliti akan melakukan penelitian secara detail dengan judul:  “Peran Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Work Behavior dalam meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia”. </p>
      <p id="_paragraph-30"><bold id="_bold-9">Rumusan Masalah </bold>:</p>
      <list list-type="order" id="list-9c84fc2768033cc7390e50a28b406375">
        <list-item>
          <p>Apakah Kepemimpinan Transformasional berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Quanta Sinergi Indonesia?</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Apakah Budaya Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Quanta Sinergi Indonesia?</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Apakah Motivasi Work Behavior berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Quanta Sinergi Indonesia?</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-31"><bold id="_bold-10">Pertanyaan Penelitian </bold>: Apakah Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Work Behavior berpengaruh terhadap Kinerja karyawan PT Quanta Sinergi Indonesia?</p>
      <p id="_paragraph-32"><bold id="_bold-11">Kategori</bold><bold id="_bold-12">SDGs</bold>: Penelitian ini relevan dengan upaya menciptakan pekerjaan layak dan meningkatkan   produktivitas ekonomi, yang merupakan tujuan dari SDG 8. Dengan memahami faktor- faktor yang memengaruhi kinerja karyawan, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p>
      <p id="paragraph-deaee6958ae1b1813e5f42a8e45c8570">
        <bold id="bold-95c81402cf704d992c3a0adc3f2bd596">II. Literatur Review</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-33">
        <bold id="_bold-13">Kepemimpinan Transformasional (X1)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-34">Teori Kepemimpinan Transformasional yang dikembangkan oleh <xref id="_xref-23" ref-type="bibr" rid="bib22">[22]</xref> dan kemudian diperluas oleh <xref id="_xref-24" ref-type="bibr" rid="bib23">[23]</xref> menjadi landasan teoretis utama dalam memahami hubungan antara kepemimpinan dan kinerja. Burns mendefinisikan kepemimpinan transformasional sebagai proses di mana pemimpin dan pengikut saling meningkatkan motivasi dan moralitas satu sama lain. Bass kemudian mengembangkan konsep ini menjadi model empat komponen utama: Idealized Influence (pengaruh ideal), Inspirational Motivation (motivasi inspirasional), Intellectual Stimulation (stimulasi intelektual), dan Individualized Consideration (perhatian individual). Teori ini relevan dalam konteks PT. Quanta Sinergi Indonesia karena menekankan kemampuan pemimpin untuk menginspirasi karyawan melampaui kepentingan pribadi untuk mencapai tujuan organisasional yang lebih besar. Dalam lingkungan kerja yang dinamis dengan kuantitas hasil kerja tinggi, pemimpin transformasional dapat berperan sebagai katalis dalam meningkatkan komitmen dan produktivitas karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-35">Gaya kepemimpinan memainkan peran vital dalam membentuk kinerja dan perilaku kerja karyawan <xref id="_xref-25" ref-type="bibr" rid="bib24">[24]</xref>. Kepemimpinan transformasional muncul sebagai pendekatan yang sangat relevan dalam lingkungan organisasi yang dinamis dan penuh tuntutan perubahan <xref id="_xref-26" ref-type="bibr" rid="bib25">[25]</xref>. Pemimpin transformasional adalah sosok yang mampu menginspirasi, memotivasi, serta mentransformasi cara berpikir dan bertindak bawahan agar melebihi ekspektasi organisasi <xref id="_xref-27" ref-type="bibr" rid="bib26">[26]</xref>. Dalam konteks perusahaan jasa seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia, pemimpin dengan gaya transformasional sangat dibutuhkan untuk membangun budaya kerja positif dan meningkatkan keterlibatan karyawan dalam proses pelayanan terhadap klien. Pemimpin yang visioner dan adaptif berpotensi menumbuhkan loyalitas serta mendorong karyawan untuk berkinerja maksimal.</p>
      <p id="_paragraph-36">Menurut <xref id="_xref-28" ref-type="bibr" rid="bib27">[27]</xref> dan <xref id="_xref-29" ref-type="bibr" rid="bib26">[26]</xref>terdapat empat indikator terkait  kepemimpinan transformasional sebagai berikut:</p>
      <list list-type="order" id="list-aaf57df75520d105f4e3c5234ed5cdc7">
        <list-item>
          <p>Pengaruh ideal (<italic id="_italic-24">idealized influence</italic>), sejauh mana pemimpin menjadi role model dan mendapatkan kepercayaan dari bawahannya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Motivasi inspirasional (<italic id="_italic-25">inspirational motivation</italic>), kemampuan pemimpin dalam mengkomunikasikan visi yang menantang dan memotivasi karyawan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Stimulasi intelektual (<italic id="_italic-26">intellectual stimulation</italic>), dorongan kepada bawahan untuk berpikir kritis, kreatif, serta mencari solusi inovatif terhadap permasalahan kerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Perhatian individual (<italic id="_italic-27">individualized consideration</italic>), perhatian pemimpin terhadap kebutuhan, aspirasi, dan pengembangan pribadi masing-masing anggota tim.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-37">
        <bold id="_bold-14">Budaya Organisasi (X2</bold>
        <bold id="_bold-15">)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-38">Teori Budaya Organisasi yang dikemukakan oleh <xref id="_xref-30" ref-type="bibr" rid="bib28">[28]</xref> memberikan fondasi konseptual untuk memahami bagaimana nilai, norma, dan asumsi bersama membentuk perilaku organisasional. Schein mendefinisikan budaya organisasi sebagai "pola asumsi dasar yang ditemukan, diciptakan, atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat belajar mengatasi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal". Model Schein yang terdiri dari tiga tingkatan (artefak, nilai-nilai yang diyakini, dan asumsi dasar) menjelaskan bagaimana budaya dapat memengaruhi kinerja individu. Dalam konteks perusahaan jasa seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia, budaya organisasi yang kuat dapat berfungsi sebagai mekanisme koordinasi informal yang mengurangi kebutuhan pengawasan langsung dan meningkatkan efisiensi kerja melalui internalisasi nilai-nilai bersama.</p>
      <p id="_paragraph-39">Budaya organisasi berperan sebagai fondasi yang membentuk karakter, perilaku, serta pola interaksi dalam organisasi<xref id="_xref-31" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. Konsep ini mencakup sistem nilai, kepercayaan, dan norma yang diyakini bersama oleh anggota organisasi, dan menjadi acuan dalam berperilaku <xref id="_xref-32" ref-type="bibr" rid="bib29">[29]</xref>. Budaya organisasi merupakan hasil dari proses pembelajaran kolektif yang terjadi dalam waktu lama dan menjadi acuan dalam menghadapi masalah eksternal dan internal <xref id="_xref-33" ref-type="bibr" rid="bib30">[30]</xref>. Dalam perusahaan jasa seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia yang bergerak di bidang layanan legalitas, budaya kerja yang kohesif dan adaptif sangat penting untuk menjaga kepercayaan klien, meningkatkan produktivitas, serta mempertahankan integritas layanan yang diberikan. Budaya yang kuat juga menciptakan rasa memiliki dan identitas bersama dalam organisasi.</p>
      <p id="_paragraph-40">Menurut <xref id="_xref-34" ref-type="bibr" rid="bib27">[27]</xref> dan <xref id="_xref-35" ref-type="bibr" rid="bib30">[30]</xref> terdapat enam indikator utama budaya organisasi, yaitu<bold id="_bold-16">:</bold></p>
      <list list-type="order" id="list-1bfa519c9f68526dd5bcc3ebf4f4bb7d">
        <list-item>
          <p>Inovasi, sejauh mana organisasi mendukung ide baru dan keberanian dalam mengambil keputusan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Perhatian Terhadap detail, menilai akurasi dan ketelitian dalam pelaksanaan tugas.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi hasil, menyoroti fokus pada pencapaian output kerja dan efisiensi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi pada orang, mencerminkan perhatian terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi tim, menilai derajat kolaborasi dan kerja sama antardepartemen.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Stabilitas, menggambarkan upaya organisasi dalam menjaga konsistensi struktur dan proses kerja..</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-41">
        <bold id="_bold-17">Motivasi Work Behavior (X3)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-42">Teori Motivasi Dua Faktor <xref id="_xref-36" ref-type="bibr" rid="bib31">[31]</xref> dan Teori Hierarki Kebutuhan <xref id="_xref-37" ref-type="bibr" rid="bib32">[32]</xref> merupakan grand theory yang relevan untuk memahami motivasi work behavior. Herzberg membedakan faktor motivator (prestasi, pengakuan, tanggung jawab) yang meningkatkan kepuasan kerja dari faktor higiene (kondisi kerja, gaji, hubungan interpersonal) yang mencegah ketidakpuasan. Sementara itu, Maslow mengidentifikasi hierarki kebutuhan dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Dalam konteks penelitian ini, teori Herzberg terutama relevan untuk menjelaskan mengapa motivasi work behavior menunjukkan hubungan negatif dengan kinerja kemungkinan karena dominannya faktor higiene yang tidak terpenuhi atau ketidakseimbangan antara motivator intrinsik dan ekstrinsik di lingkungan kerja PT. Quanta Sinergi Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-43">Motivasi kerja atau work behavior motivation merujuk pada kekuatan internal maupun eksternal yang mendorong seseorang untuk berperilaku dalam cara tertentu dalam konteks pekerjaan <xref id="_xref-38" ref-type="bibr" rid="bib33">[33]</xref>. Konsep ini sangat penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, karena motivasi karyawan berkorelasi langsung dengan semangat kerja, loyalitas, dan produktivitas. Herzberg membagi motivasi kerja menjadi dua kategori, yaitu faktor motivator (achievement, recognition, responsibility) yang mendorong kinerja tinggi, serta faktor higiene (gaji, lingkungan kerja, hubungan antar pribadi) yang mencegah ketidakpuasan <xref id="_xref-39" ref-type="bibr" rid="bib34">[34]</xref>. Dalam realitas kerja perusahaan legalitas seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia, pemahaman tentang motivasi karyawan menjadi krusial untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pencapaian target operasional dan kepuasan klien.</p>
      <p id="_paragraph-44">Menurut <xref id="_xref-40" ref-type="bibr" rid="bib25">[25]</xref> dan <xref id="_xref-41" ref-type="bibr" rid="bib35">[35]</xref> terdapat tiga indikator utama motivasi kerja yang mengacu pada:</p>
      <list list-type="order" id="list-6e5d2020e610b5bd95165c6d026fc1eb">
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan pencapaian (<italic id="_italic-28">need for achievement</italic>), menunjukkan dorongan individu untuk menyelesaikan tugas dengan standar tinggi dan mencapai keberhasilan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan afiliasi (<italic id="_italic-29">need for affiliation</italic>), berkaitan dengan hasrat untuk diterima dalam lingkungan sosial kerja serta menjaga hubungan interpersonal yang harmonis.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan kekuasaan (<italic id="_italic-30">need for power</italic>), mencerminkan keinginan individu untuk memengaruhi dan mengarahkan tindakan orang lain</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-45">
        <bold id="_bold-18">Kinerja Karyawan</bold>
        <bold id="_bold-19">(Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-46">Model Kinerja Individu yang dikembangkan oleh <xref id="_xref-42" ref-type="bibr" rid="bib36">[36]</xref> dan <xref id="_xref-43" ref-type="bibr" rid="bib37">[37]</xref> memberikan kerangka komprehensif untuk memahami determinan kinerja. Campbell mengidentifikasi bahwa kcainerja merupakan fungsi dari deklaratif pengetahuan, pengetahuan prosedural, dan motivasi. Model ini menekankan interaksi antara kemampuan individu, motivasi, dan kesempatan untuk berkinerja (Ability-Motivation-Opportunity framework). Dalam konteks penelitian ini, teori kinerja membantu menjelaskan bagaimana kepemimpinan transformasional (yang meningkatkan motivasi), budaya organisasi (yang menciptakan kesempatan), dan motivasi work behavior (sebagai penggerak) secara bersama-sama memengaruhi hasil kerja karyawan.</p>
      <p id="_paragraph-47">Kinerja karyawan menjadi aspek sentral yang tidak dapat diabaikan dalam upaya mencapai keunggulan kompetitif organisasi. Setiap individu dalam organisasi memiliki peran strategis yang secara kolektif menentukan keberhasilan pencapaian visi dan misi perusahaan <xref id="_xref-44" ref-type="bibr" rid="bib38">[38]</xref>. Dalam perspektif manajemen, kinerja dipahami sebagai hasil kerja yang dapat diukur baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh individu dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawabnya <xref id="_xref-45" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. Dalam dinamika kerja modern, tantangan karyawan tidak hanya terletak pada pemenuhan target kerja, tetapi juga pada aspek adaptabilitas, kreativitas, dan kolaborasi lintas fungsi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap dimensi kinerja menjadi penting agar organisasi dapat merumuskan strategi peningkatan yang tepat sasaran.</p>
      <p id="_paragraph-48">Menurut <xref id="_xref-46" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref> terdapat lima indikator utama dalam pengukuran kinerja karyawan yang mengacu pada : </p>
      <list list-type="order" id="list-6662d693ce3fc07c8c413e4e4dcf4900">
        <list-item>
          <p>Kualitas, menunjukkan seberapa baik output yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu organisasi.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kuantitas, mengukur volume pekerjaan yang diselesaikan dalam kurun waktu tertentu.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Ketepatan waktu, mencerminkan kemampuan individu menyelesaikan tugas secara tepat waktu.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kehadiran, menggambarkan konsistensi dan kedisiplinan dalam kehadiran kerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kemampuan kerjasama, menilai sejauh mana individu mampu bekerja secara sinergis dalam tim.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-49">
        <bold id="_bold-20">Hubungan Variabel</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-50">
        <bold id="_bold-21">Pengaruh </bold>
        <bold id="_bold-22">Kepemimpinan Transformasional (X1) dengan Kinerja Karyawan (Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-51">Kepemimpinan transformasional berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan melalui pengaruh positif terhadap komitmen dan motivasi kerja <xref id="_xref-47" ref-type="bibr" rid="bib39">[39]</xref>. Gaya kepemimpinan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi, tetapi juga memperhatikan perkembangan individu dalam organisasi, seperti memberikan motivasi inspirasional, perhatian individual, serta stimulasi intelektual yang mampu meningkatkan keterlibatan kerja dan produktivitas <xref id="_xref-48" ref-type="bibr" rid="bib40">[40]</xref>. Kepemimpinan transformasional juga dapat membangun loyalitas dan rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas yang diberikan, sehingga berdampak pada peningkatan kinerja secara menyeluruh <xref id="_xref-49" ref-type="bibr" rid="bib41">[41]</xref>. Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan performa karyawan melalui keterlibatan kerja dan komitmen emosional yang kuat terhadap organisasi <xref id="_xref-50" ref-type="bibr" rid="bib40">[40]</xref>. Oleh karena itu, penerapan gaya kepemimpinan transformasional sangat penting khususnya di perusahaan jasa seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia, yang menuntut akurasi, ketepatan, dan pelayanan profesional terhadap klien.</p>
      <p id="_paragraph-52">Berdasarkan teori dan penjelasan di atas, hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-53">
        <bold id="_bold-23">H1 : </bold>
        <bold id="_bold-24">Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-d1428c1456dfd699c01512d91dc65d39">
        <bold id="_bold-25">Pengaruh Budaya Organisasi (X2) dengan Kinerja Karyawan (Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-54">Budaya organisasi sangat penting sebagai nilai-nilai yang menjadi pedoman sumber daya manusia dalam menghadapi permasalahan eksternal dan dalam usaha penyesuaian diri terhadap integrasi internal organisasi. Setiap anggota organisasi perlu memahami nilai-nilai yang berlaku serta bagaimana mereka seharusnya bertindak dan berperilaku sesuai budaya tersebut <xref id="_xref-51" ref-type="bibr" rid="bib42">[42]</xref>. Budaya organisasi menjadi cerminan dari norma dan kebiasaan yang membentuk komitmen, inspirasi, dan keterlibatan individu terhadap visi dan misi perusahaan. Hal ini didukung oleh temuan Alivioni yang menyatakan bahwa budaya organisasi yang kuat dan positif berdampak langsung terhadap keterlibatan karyawan serta peningkatan kinerja secara keseluruhan <xref id="_xref-52" ref-type="bibr" rid="bib43">[43]</xref>. Dalam konteks PT. Quanta Sinergi Indonesia, budaya kerja yang menekankan ketelitian, kolaborasi, dan profesionalisme dapat menjadi landasan strategis dalam mengarahkan perilaku kerja karyawan agar selaras dengan tujuan organisasi.</p>
      <p id="_paragraph-55">Berdasarkan teori dan penjelasan di atas, hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-56">
        <bold id="_bold-27">H2 : Budaya Organisasi berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-e0f283a1f2fa54e8b99a8651c7f615d9">
        <bold id="_bold-28">Pengaruh Motivasi Work Behavior (X3) dengan Kinerja Karyawan (Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-57">Motivasi kerja merupakan faktor psikologis yang mendorong individu untuk mencapai kinerja optimal. Motivasi yang tinggi mampu meningkatkan fokus, tanggung jawab, dan semangat dalam menyelesaikan tugas, sehingga berpengaruh pada hasil kerja yang lebih baik. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian Nusraningrum et al. yang menunjukkan bahwa motivasi kerja berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan efektivitas kerja karyawan, terutama ketika dimediasi oleh keterlibatan kerja dan lingkungan kerja yang mendukung <xref id="_xref-53" ref-type="bibr" rid="bib44">[44]</xref>. Selain itu, Chien et al. juga menyatakan bahwa baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan di sektor perhotelan, membuktikan bahwa dorongan internal menjadi elemen penting dalam mencapai performa kerja yang unggul <xref id="_xref-54" ref-type="bibr" rid="bib45">[45]</xref>. Dalam lingkungan kerja jasa seperti PT. Quanta Sinergi Indonesia, motivasi kerja menjadi kunci penting dalam mendorong profesionalisme, ketepatan, dan pelayanan optimal kepada klien.</p>
      <p id="_paragraph-58">Berdasarkan teori dan penjelasan di atas, maka diajukan hipotesis sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-59">
        <bold id="_bold-29">H3 : Motivasi Work Behavior berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-60">
        <bold id="_bold-30">Kerangka </bold>
        <bold id="_bold-31">Konseptual</bold>
      </p>
      <fig id="fig1">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-61"/>
        </caption>
        <graphic id="_graphic-1" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image1.png"/>
      </fig>
      <p id="paragraph-02d211b2b3d97aff45c4fc980c02ea77"><bold id="_bold-32">Gambar </bold><bold id="_bold-33">1</bold>. Kerangka Konseptual</p>
      <p id="_paragraph-62">
        <bold id="bold-a1b9d09316e9732266d43898bca48aa1">Keterangan: </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-63">X1: Variabel Bebas/independent (Kepemimpinan Transformasional)</p>
      <p id="_paragraph-64">X2: Variabel Bebas/independent (Budaya Organisasi)</p>
      <p id="_paragraph-65">X3: Variabel Bebas/independent (Motivasi Work Behavior)</p>
      <p id="_paragraph-66">Y : Variabel Terikat/dependen (Kinerja Karyawan)</p>
      <p id="_paragraph-67">Hipotesis : </p>
      <list list-type="order" id="list-aee367ab525d9e5740e13e6a927ffb31">
        <list-item>
          <p>H1 : Kepemimpinan Transformasional (X1) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y)</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>H2 : Budaya Organisasi (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y)</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>H3 : Motivasi Work Behavior (X3) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y) </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>H4 : Kepemimpinan Transformasional (X1), Budaya Organisasi (X2), dan Motivasi Work Behavior (X3)  berpengaruh secara simultan bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan (Y)</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-68">
        <bold id="_bold-34">Definisi Operational Variabel</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-69">
        <bold id="_bold-35">Kepemimpinan</bold>
        <bold id="_bold-36">Transformasional </bold>
        <bold id="_bold-37">(X1)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-70">Kepemimpinan transformasional mengacu pada kemampuan seorang atasan untuk memengaruhi bawahannya melalui keteladanan, visi yang menginspirasi, pemikiran inovatif, dan perhatian personal, guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan dalam mencapai tujuan organisasi <xref id="_xref-55" ref-type="bibr" rid="bib25">[25]</xref>. Menurut <xref id="_xref-56" ref-type="bibr" rid="bib27">[27]</xref> dan <xref id="_xref-57" ref-type="bibr" rid="bib26">[26]</xref> dalam penelitiannya mengidentifikasikan empat indikator kepemimpinan transformasional, yaitu:</p>
      <list list-type="order" id="list-1618ea57cd21b39ca96561e73082c1fd">
        <list-item>
          <p>Pengaruh ideal (<italic id="_italic-31">idealized influence</italic>), sejauh mana pemimpin menjadi role model dan mendapatkan kepercayaan dari bawahannya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Motivasi inspirasional (<italic id="_italic-32">inspirational motivation</italic>), kemampuan pemimpin dalam mengkomunikasikan visi yang menantang dan memotivasi karyawan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Stimulasi intelektual (<italic id="_italic-33">intellectual stimulation</italic>), dorongan berpikir kritis dan inovatif dari atasan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Perhatian individual (<italic id="_italic-34">individualized consideration</italic>), perhatian pemimpin terhadap kebutuhan, aspirasi, dan pengembangan pribadi masing-masing anggota tim.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-71">
        <bold id="_bold-38">Budaya Organisasi </bold>
        <bold id="_bold-39">(X2)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-72">Budaya organisasi didefinisikan sebagai sistem nilai dan norma kerja yang dianut oleh seluruh anggota organisasi dan membentuk perilaku, interaksi, serta cara kerja karyawan dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan kolaboratif <xref id="_xref-58" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. Menurut <xref id="_xref-59" ref-type="bibr" rid="bib27">[27]</xref> dan <xref id="_xref-60" ref-type="bibr" rid="bib30">[30]</xref> dalam penelitiannya mengidentifikasikan enam indikator Budaya organisasi, yaitu:</p>
      <list list-type="order" id="list-ffee1f959142a5730154f62b0549f821">
        <list-item>
          <p>Inovasi, dukungan organisasi terhadap ide baru dan keberanian mengambil keputusan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Perhatian Terhadap detail, fokus pada ketelitian dan akurasi dalam bekerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi hasil, fokus pada pencapaian output dan efisiensi kerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi pada orang, perhatian terhadap kesejahteraan karyawan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Orientasi tim, dorongan kerja sama dan kolaborasi dalam tim.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Stabilitas, konsistensi proses dan struktur kerja organisasi.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-73">
        <bold id="_bold-40">Motivasi Work Behavior (X3)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-74">Motivasi kerja meliputi dorongan internal yang membuat karyawan bersemangat menyelesaikan tugas, menjalin hubungan kerja yang baik, serta memiliki keinginan untuk mengambil peran aktif dan memengaruhi lingkungan kerja demi mencapai kinerja optimal <xref id="_xref-61" ref-type="bibr" rid="bib33">[33]</xref>. Menurut <xref id="_xref-62" ref-type="bibr" rid="bib25">[25]</xref> dan <xref id="_xref-63" ref-type="bibr" rid="bib35">[35]</xref> dalam penelitiannya mengidentifikasikan tiga indikator Motivasi Work Behavior, yaitu:</p>
      <list list-type="order" id="list-f8de73eab0096af02df02352c022d09d">
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan pencapaian (<italic id="_italic-35">need for achievement</italic>), dorongan untuk menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan afiliasi (<italic id="_italic-36">need for affiliation</italic>), keinginan menjalin hubungan baik dengan rekan kerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kebutuhan akan kekuasaan (<italic id="_italic-37">need for power</italic>), keinginan untuk memimpin atau memengaruhi orang lain dalam pekerjaan.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-75">
        <bold id="_bold-41">Kinerja Karyawan </bold>
        <bold id="_bold-42">(Y)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-76">Kinerja karyawan mengacu pada hasil kerja individu yang dapat diukur dari segi kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, kedisiplinan, serta kemampuan dalam bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai target perusahaan secara efektif <xref id="_xref-64" ref-type="bibr" rid="bib38">[38]</xref>. Menurut <xref id="_xref-65" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref> dalam penelitiannya mengidentifikasikan lima indikator Kinerja karyawan, yaitu: </p>
      <list list-type="order" id="list-ad4ca2ab6e2a4e7f741d3b450720e9a7">
        <list-item>
          <p>Kualitas, tingkat kesesuaian hasil kerja dengan standar.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kuantitas, jumlah pekerjaan yang diselesaikan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Ketepatan waktu, kemampuan menyelesaikan tugas tepat waktu.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kehadiran, konsistensi dalam hadir bekerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kemampuan kerjasama, kemampuan bekerja dalam tim.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>III. Metode</title>
      <p id="_paragraph-77">
        <bold id="_bold-43">Jenis penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-78">Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif <xref id="_xref-66" ref-type="bibr" rid="bib46">[46]</xref>, dengan  lokasi penelitian  di PT. Quanta Sinergi Indonesia yang terletak di Jl. Sunan Drajat RT 07 RW 02, Tanjungsari, Karangtanjung, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Teknik sampling jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel karena jumlah populasi relative kecil. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia yang berjumlah 56 orang, sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah 56 responden <xref id="_xref-67" ref-type="bibr" rid="bib47">[47]</xref>. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang menggunakan skala Likert. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari perusahaan dan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 3 <xref id="_xref-68" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-79">
        <bold id="_bold-44">Teknik Analisis Data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-80">Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) yang merupakan bagian dari pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). PLS dipilih karena sesuai untuk penelitian yang bersifat prediktif dan melibatkan variabel mediasi maupun moderasi <xref id="_xref-69" ref-type="bibr" rid="bib49">[49]</xref>. Hubungan antar variabel laten dapat diketahui melalui penerapan metode ini <xref id="_xref-70" ref-type="bibr" rid="bib50">[50]</xref>. Evaluasi model dilakukan melalui dua tahap, yaitu outer model dan inner model.</p>
      <list list-type="order" id="list-4ba8fcac822a6546fbc715569e96969e">
        <list-item>
          <p>Outer Model (Model Pengukuran): digunakan untuk menilai validitas dan reliabilitas indikator yang membentuk konstruk laten. Uji validitas konvergen dilakukan dengan melihat nilai factor loading dan Average Variance Extracted (AVE), sementara validitas diskriminan dinilai melalui cross loading, akar kuadrat AVE, dan korelasi antar konstruk. Uji reliabilitas konstruk dilihat dari nilai Composite Reliability dan Cronbach’s Alpha <xref id="_xref-71" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref><italic id="_italic-38">.</italic></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Inner Model (Model Struktural): digunakan untuk mengevaluasi hubungan antar konstruk laten dengan melihat nilai R-Square, Q-Square, serta uji signifikansi jalur antar variabel menggunakan bootstrapping <xref id="_xref-72" ref-type="bibr" rid="bib51">[51]</xref>..</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-81">Seluruh proses analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0, yang memungkinkan pengujian simultan atas pengaruh langsung, tidak langsung (mediasi), serta interaksi moderasi antar variabel<xref id="_xref-73" ref-type="bibr" rid="bib51">[51]</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>IV. Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-04d607d8d9607507f502d978cfe2a461"> A. <bold id="_bold-68">Demografi Responden</bold> </p>
      <p id="_paragraph-82">Gambaran umum mengenai karakteristik responden dalam penelitian ini diperoleh melalui analisis terhadap beberapa aspek demografi, seperti jenis kelamin, usia, dan profesi. Latar belakang responden yang berpartisipasi dalam pengisian kuesioner dapat dipahami melalui informasi tersebut. Penyajian rincian data demografis responden dituangkan dalam tabel berikut:</p>
      <p id="_paragraph-83"><bold id="_bold-45">Tabel</bold><bold id="_bold-46">2</bold>. Demografi Responden</p>
      <table-wrap id="tbl2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-84"/>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f7073a7aab4eccef5ce272c61eb75ea5">
              <td id="5213e623a429e1b2d3848030f62868ad">
                <bold id="_bold-47">Kategori</bold>
              </td>
              <td id="de234d78012ee17ac5411db8f46f39b2" colspan="3">
                <bold id="_bold-48">Item</bold>
              </td>
              <td id="table-cell-c1b4876115e4246c833194859d19167f"> Jumlah </td>
              <td id="923c7e205e5bbea04f4493d954ca3687">
                <bold id="_bold-50">Presentase</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1dd3d31fc2da85c397f1a4896c8cd2c">
              <td id="5e1ce8574ec9e2d438d774accba39081">
                <bold id="_bold-51">Jenis</bold>
                <bold id="_bold-52">kelamin</bold>
              </td>
              <td id="5e98581306c5c03620ffd70b77fbbf51" colspan="3">Perempuan</td>
              <td id="table-cell-6392cc99919137efa320324dcf969ee8"> 27</td>
              <td id="732e7bf1a0854f18533d594ebb0bed87">48,2%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-42e851cf7f9831e95f3a17adc2d18dfc">
              <td id="4a4f86508a63ec4208ae89c970cde28a"/>
              <td id="426c6f66c1781f33ec8c7696f79f669e" colspan="3">Laki-laki</td>
              <td id="72924c62d8405998c505b363d1b5e7b2">29</td>
              <td id="98962e4791fe3cfa8e3057fd148619f3">51,8%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-78d3b4329a619fbe1819805b2c70b4ad">
              <td id="3b2e445ad05f443f0f537714959b992e">
                <bold id="_bold-53">Usia</bold>
              </td>
              <td id="5abf6f85870e8e5e45963dc3b9ec96c6" colspan="3">21-30 Tahun</td>
              <td id="83bdff94eb3dd250bbc1349cca2ff9a7">23</td>
              <td id="8714025a7407abd9434b8e4a8211811c">41,1%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-547984c2e6e6b8d74448bf9eb5d9a0ce">
              <td id="3bc0db3614f4df75d95fd2f4c1b6f416"/>
              <td id="d8b000d47a399d50af3675b185a37104" colspan="3">31-40 Tahun</td>
              <td id="7e294b64f3c5746ebf1036b688f5bbcb">22</td>
              <td id="f4bf7ee5114ec9ec2cb488d66e8f71dd">39,3%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ad31ddfb6c1c5f019ed7b369cf82a8ed">
              <td id="3bbb587ca7266d8efedc80c57d931401"/>
              <td id="c846a502f53bcb6c9a213ed05cec23ae" colspan="3">41-50 Tahun</td>
              <td id="28ad34879fefa26ea86188f8092ecb07">10</td>
              <td id="dfb365104a331eb7bd0a49900b09ba18">17,9%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d1b6f7674a1c018e97d765fe89b760ce">
              <td id="b991b65dd118e80cd14e5b60a7457851"/>
              <td id="51b5b1b79fe6129458f9d20d351c31fb" colspan="3">&gt;50 Tahun</td>
              <td id="dc1ecc84c752b1ed5ae8d1095cec735b">1</td>
              <td id="0469f94102766291bc32dc6528d7066d">1,8%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-af77bf32932c26c58aa7d2e9a59a841b">
              <td id="0daa3f35beab8492f410c53d4e96d2c2">
                <bold id="_bold-54">Pendidikan</bold>
              </td>
              <td id="2084f019edf1a65ece9b2e2da8a964b3" colspan="3">SMA/SMK Sederajat</td>
              <td id="638824166417f759d6b6e443d6a5dbe2">17</td>
              <td id="c7dff0148ce46ba3b34f5f45c03eb19b">30,4%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-45e0838651ddf5340c5a1335f60d2518">
              <td id="4407d8542eb3411b115d427b2959ca6e"/>
              <td id="6e499b634f762db9b9de7f2a09885059" colspan="3">Diploma</td>
              <td id="eafd038a5479f233438d07814738c6d6">13</td>
              <td id="443959af8b28cd9ae7347c848773e544">23,2%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bdebda2292efd2f7aff01deb99394349">
              <td id="7ab8c22119431378585330bef8cd112e"/>
              <td id="a5102c197841d61e3a6d489d1ed20c97" colspan="3">Sarjana</td>
              <td id="b52bd95c93924baf59f1a0f4d3588e46">26</td>
              <td id="934cadf0e45a7b929810c8f6649fa28b">46,4%</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-85">
        <italic id="_italic-39">Sumber</italic>
        <italic id="_italic-40">:</italic>
        <italic id="_italic-41">Data</italic>
        <italic id="_italic-42">Kuesioner</italic>
        <italic id="_italic-43">(2025)</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-86">Berdasarkan data pada Tabel 2, mayoritas responden dalam penelitian ini berjenis kelamin perempuan (48,2%), sementara laki-laki hanya sebesar 51,8%%. Dari segi usia, kelompok 21–30 tahun merupakan yang terbanyak (41,1%), diikuti oleh kelompok usia 31– 40 tahun (39,3%),usia 41-50 tahun (17,9%), dan &gt;50 tahun tahun (1,8%). Dalam hal Pendidikan, sebagian besar responden adalah Sarjana (46,4%), disusul SMA/SMK Sederajat  (30,4%), serta Diploma (23,2%) dalam proporsi yang lebih kecil. Komposisi ini menunjukkan bahwa responden dalam penelitian “Peran Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Motivasi Work Behavior dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia” didominasi oleh karyawan berusia produktif dengan tingkat pendidikan yang tergolong tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki kemampuan adaptasi, semangat kerja, serta pemahaman yang baik terhadap budaya organisasi dan gaya kepemimpinan di lingkungan perusahaan. Kondisi tersebut juga mendukung relevansi penelitian ini, karena karakteristik responden mencerminkan kelompok karyawan yang aktif berinteraksi dengan sistem kepemimpinan dan budaya organisasi yang menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan kinerja.</p>
      <p id="_paragraph-87"><bold id="_bold-55">Tabel</bold><bold id="_bold-56">3</bold>. Distribusi Skala Linkert</p>
      <table-wrap id="tbl3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-88"/>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-960665ed4ff0102dcb46ee716f9a96b1">
              <td id="531dcf8364b58ca90d9c7cd1fcd7a859">
                <bold id="_bold-57">Skala</bold>
              </td>
              <td id="df18f645f39ae255d2c92ab98ca6a8af">
                <bold id="_bold-58">Keterangan</bold>
              </td>
              <td id="5ae88e58129ab5e8742df47ed430585f">
                <bold id="_bold-59">Skor</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-43f987ab0fb4a749874113006b03563c">
              <td id="c2cfe852195e778f1bdc41bd6f193d56">1</td>
              <td id="ad3847832447f54ae4602acafdec666f">Sangat Tidak Setuju</td>
              <td id="d5bd5900306fae6f0acdf6051275aa94">1</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bdf3322481e0c2166c77cba8e68b667e">
              <td id="6dd4009cee5f59a524706c0d7e9ab501">2</td>
              <td id="74c35262ff6cc9203305ccd26d79455e">Tidak Setuju</td>
              <td id="d9891b3151753cb84845d2011f046c6a">2</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a2478e41ce189628b050d031df5b6043">
              <td id="c25317b6dacbd89b84155014228a32a8">3</td>
              <td id="a84d223a55545219b1fa4d52b693d035">Netral </td>
              <td id="3e32e43bdf723f05b8df85d92247b167">3</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1bef026c806fc8455e5274744a4e374">
              <td id="204e3e06069ce688f84af3d735812bb4">4</td>
              <td id="d9e706bc46b0583e6bc344ec337a4736">Setuju </td>
              <td id="a3e9948afee5394109e855589fa135a8">4</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b64c03b054dbf556e09b0c3d1920e72b">
              <td id="89d4944ee37cf2e1bfb66e3c9c92b4f8">5</td>
              <td id="6def231645ee5874e080fdd69dcaf47f">Sangat Setuju</td>
              <td id="0e2c8998929fed90fba27f453a522c23">5</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-89">Penelitian ini menggunakan skala Likert sebagai alat ukur dalam kuesioner. Skala Likert digunakan untuk mengukur persepsi, sikap, dan pendapat responden terhadap variabel Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Motivasi Work Behavior, dan Kinerja Karyawan. Skala yang digunakan terdiri dari lima tingkat penilaian, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju, dengan rentang skor 1 sampai 5. Selain menggunakan skala Likert, penelitian ini juga menganalisis rata-rata jawaban responden pada setiap indikator untuk mengetahui kecenderungan persepsi responden terhadap masing-masing variabel. Hasil perhitungan rata-rata jawaban responden disajikan pada tabel berikut:</p>
      <p id="_paragraph-90"><bold id="_bold-60">Tabel</bold><bold id="_bold-61">4</bold>. Rata-rata Jawaban Responden per Indikator</p>
      <table-wrap id="table-figure-824c4e5f451f94ece204fe854b06490a">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-e4dbad62357363a81253c60abb78ada0"/>
        </caption>
        <table id="table-5a8b43a1247a6187b507bf3066a4ca41">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7aa066fcdd984a9465840270f01711d2">
              <td id="table-cell-40acd28a4775b1d1050c0c398dd41e5d">Variabel</td>
              <td id="table-cell-6f0e5a670123a1984502883825237cff">Indikator</td>
              <td id="table-cell-19822a6f1506d70f924238a16e103ff3">Mean</td>
              <td id="table-cell-b9fb286bdba616ec6f996e18f990c6a4">Kategori</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3ca45f998563fbfa51f9235724989208">
              <td id="table-cell-4cb12771c7d3b0c28da10d78ebc45026" rowspan="4">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="table-cell-24017fc4977566dc093b8a5df45b9ee6">X1.1 </td>
              <td id="table-cell-26b01073f5ce4716bfd05a0f326fa36c">4.39</td>
              <td id="table-cell-778e4e68023046e644567a7da5ea35c3">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e1629c94e6aa5e0e687663eb213dd9fd">
              <td id="table-cell-9ac2aabf4a0ccabb7a860a891f51790d">X1.2</td>
              <td id="table-cell-b5dc40f3fd743fd7bde8405f42fea311">4.50</td>
              <td id="table-cell-12164ad10214db6d47d6450ac94e4a1f">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4685575c3882ea3c2d06066246a7eb86">
              <td id="table-cell-6717336514ca5f08fc4cab393b3675fb">X1.3</td>
              <td id="table-cell-95bbfee52d4402bff475457e4d049bee">4.41</td>
              <td id="table-cell-c029575d583816169d5077f057f30d5c">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8f5f0e5cf10c3397db1b52643b3ab6f9">
              <td id="table-cell-07b5b864892fbca93aba37f5e81d17c6">X1.4</td>
              <td id="table-cell-165311e490d455eea70c08d6ffad93ee">4.32</td>
              <td id="table-cell-0be6e62e50a1ba0a11d1b337235f044c">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-92">Berdasarkan tabel diketahui  respon  penilaian  pada  variabel  kepemimpinan  transformasional  diperoleh  nilai  rata-rata  tertinggi terdapat pada indikator Pemimpin menyampaikan tujuan kerja dengan jelas dan memberi semnagat sebesar 4,50. Dan nilai terendahnya terdapat pada indikator Pemimpin peduli dengan kebutuhan dan perkembangan di tempat kerja sebesar 4,32. Hal ini berarti karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia menunjukkan tingginya kepemimpinan transformasional karyawan pada perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-93"><bold id="_bold-62">Tabel</bold><bold id="_bold-63">5</bold>. Rata-rata Jawaban Responden per Indikator</p>
      <table-wrap id="table-figure-dbc25981b3f19eedc41aa98704db7a92">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-d4cb87c476fb04166ab224b7143d57a1"/>
        </caption>
        <table id="table-5aca3a89ac37aed165072159aa2ba500">
          <tbody>
            <tr id="table-row-22852ed45e753d9eb497926c3e1997a4">
              <td id="table-cell-cf8336839aaf5dfa21631e3c8b4d0f7e">Variabel</td>
              <td id="table-cell-2eeed73e5e98e7423818aa9df63f4cba">Indikator</td>
              <td id="table-cell-44a88c692d083280f46fb37dfa2d526b">Mean</td>
              <td id="table-cell-cce634c5a08a18d013019c5a8126efde">Kategori</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-edc73c61c76165f2b3c1e83f219188e3">
              <td id="table-cell-f04b9d2bb3fd95d059aa8e1d198e8249" rowspan="6">Budaya Organisasi</td>
              <td id="table-cell-f464519134a903f13c8a5e962833fc6a">X2.1</td>
              <td id="table-cell-58fdd95e72958c92bb229da06ac8a519">4.36</td>
              <td id="table-cell-9f3205fa6a34e405516634dd21d1906e">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7f0ea124d5bb6d29ba2cd80e806c0fe0">
              <td id="table-cell-77331fedfa44743a942abf4137adfaee">X2.2</td>
              <td id="table-cell-b30550de28b3ef6b4c61c3b78ad06e38">4.38</td>
              <td id="table-cell-e1acb1df308fe4ddceea1f753e68e242">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ae86c5f8985b9bd6ec24b5d9ee82ee6a">
              <td id="table-cell-fb66e206225148860a2a95d185524a4a">X2.3</td>
              <td id="table-cell-a5511c7f56642e6be2f6048ca0e4c0a3">4.36</td>
              <td id="table-cell-27320362a47f9ad78dc97fec780b20c9">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a01b2d9593445c31c51c4cdf5506cba2">
              <td id="table-cell-8b8acf06c4bf1fa9e3f44024f54053d3">X2.4</td>
              <td id="table-cell-9013b28eb7f166ef2448f6a4e43993e5">4.46</td>
              <td id="table-cell-9a8eb134ea875a4463cf8b7d187a86e0">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8338517e0b16c1785559add060a17dae">
              <td id="table-cell-67489e7ca32fbabc5ea28aeccd327b8b">X2.5</td>
              <td id="table-cell-26571970a2c756f1b356583f1386d1d8">4.43</td>
              <td id="table-cell-01b68ca3c7b3b37d6b1e306a4706d682">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dfeb66a5b66ca3207fd102f9bca98b7f">
              <td id="table-cell-237f8f1b094b0be581c8fe489729cd75">X2.6</td>
              <td id="table-cell-a0693879ebd9176e459ebcdd850b3477">4.43</td>
              <td id="table-cell-8377f70e1dbd0f2531bb506175fadaef">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-95">Diketahui respon penilaian pada variabel budaya organisasi diperoleh nilai rata-rata tertinggi terdapat pada indikator Perusahaan peduli terhadap kenyamanan dan kesejahteraan karyawan sebesar 4,46. Dan nilai terendahnya terdapat pada indikator Perusahaan terbuka terhadap ide baru dari karyawan sebesar 4,36. Hal ini berarti karyawan PT.  Quanta Sinergi Indonesia menunjukkan tingginya budaya organisasi karyawan pada perusahaan. </p>
      <p id="_paragraph-96"><bold id="_bold-64">Tabel</bold><bold id="_bold-65">6</bold>. Rata-rata Jawaban Responden per Indikator</p>
      <table-wrap id="table-figure-570c955094466f117d5da6430e573f4d">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-06e91b5b653b6ca29bcaf993dcf15a2a"/>
        </caption>
        <table id="table-7f1ce02d3a95a1b13c8c6bb6abf6fa90">
          <tbody>
            <tr id="table-row-3be385e700a96a14cc33d642f147e076">
              <td id="table-cell-830f32239d1f36e4af475ec85d781082">Variabel</td>
              <td id="table-cell-ada67e5a3fab73066a0d63a828f9b8a7">Indikator</td>
              <td id="table-cell-15a6621c25eb5636a18a20923c3ad3bf">Mean</td>
              <td id="table-cell-b1998a3c3504893d5fa7e6abc6df08dc">Kategori</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b56b190e14130c996b2e96ccd5603b81">
              <td id="table-cell-cf045e494ba46154000a6f4623c3c46f" rowspan="3">Motivasi Work  Behavior</td>
              <td id="table-cell-d9ae4d5231c52736b8746f15031b8f8b">X3.1</td>
              <td id="table-cell-1c1c78b68b3030c38a8ea130b50e55e7">4.39</td>
              <td id="table-cell-880bbeffe70627643cdd44b76a3fdbe3">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5914a707567844f9efa3d68bfaeba28f">
              <td id="table-cell-7d0a03f6d40731c54ea24689950f7dd9">X3.2</td>
              <td id="table-cell-af118d588e8938548d0fb9c058a84cf3">4.39</td>
              <td id="table-cell-d2569d23a46669f467f2cff17a079591">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cbfe96979804facbf9dd184ae3adc7ed">
              <td id="table-cell-19734070d6d32e54444b3d041b98fd82">X3.3</td>
              <td id="table-cell-4e4862024dca2db71fde1fc65d8a3530">4.48</td>
              <td id="table-cell-270dd27287801ca04cd75834fd042d74">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-98">Diketahui  respon  penilaian  pada  variabel motivasi work behavior diperoleh  nilai  rata-rata  tertinggi  terdapat  pada indikator Bawahan senang diberi kepercayaan untuk memimpin tim atau mengarahkan rekan kerja sebesar 4,48. Dan nilai terendahnya terdapat pada indikator Kebutuhan akan pencapaian dan Kebutuhan akan afiliasi sebesar 4,39. Hal ini berarti karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia menunjukkan tingginya motivasi work behavior karyawan pada perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-99"><bold id="_bold-66">Tabel</bold><bold id="_bold-67">7</bold>. Rata-rata Jawaban Responden per Indikator</p>
      <table-wrap id="table-figure-9ba471c3c4b65a6119f3ff55e72700a5">
        <label>Table 7</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-82df8e68673d7859fdd8e6224ea56ae6"/>
        </caption>
        <table id="table-773fb26a16846ad1c1c3e8cda26d2e41">
          <tbody>
            <tr id="table-row-964dd94f2d4516bd4653552a7508af84">
              <td id="table-cell-9c41928aa694744ca70feb6069fa005f">Variabel</td>
              <td id="table-cell-07e6a33ba798be497dc54b66774905da">Indikator</td>
              <td id="table-cell-496b97c5773519fb30c1813231769fa5">Mean</td>
              <td id="table-cell-edb1a2acaa7cca586d398ec455cb33e6">Kategori</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-abd23617cf624242bf4e4caa14d58c71">
              <td id="table-cell-f6bbb84f4cb0f51ed8a8bbf7b72a4fb9" rowspan="5">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="table-cell-cefd7335abac87e10adb869aef4cadb6">Y1</td>
              <td id="table-cell-11e72b5e899f14021dd41fd8085a4f19">4.38</td>
              <td id="table-cell-9e0e0909a02c28652abfe3b0ed419931">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-29a2d07bd9e5a9bb191b8aef167d71fa">
              <td id="table-cell-fad433542c89f557e28fad06c110b46b">Y2</td>
              <td id="table-cell-16cdbaaae7bc4d8707c2ad2890789f3b">4.41</td>
              <td id="table-cell-ac4f9157bbaf3f591c662ca0a7ff8ba8">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e2e7374a9833ab04fd2bc0d344572093">
              <td id="table-cell-05dbf2b9d72b0b64929762135bbdb03c">Y3</td>
              <td id="table-cell-49333007b98934c8808d0aae4e74b6eb">4.39</td>
              <td id="table-cell-f4f413c43fa188f7d2c5b0aee302f428">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4319e4ecbd7c0f0ad56efe6a64457f3b">
              <td id="table-cell-c7acfa1c2854019033e0c7119fc9d9b6">Y4</td>
              <td id="table-cell-ea8bcc065451ace3212320b9ffa2746a">4.41</td>
              <td id="table-cell-20dc7d4389585f71b8c47fa61409a204">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ea0b8ac6de454f00ffc6cf5785e92ffa">
              <td id="table-cell-37a74144be0b9f81f75ed9507fc1be4a">Y5</td>
              <td id="table-cell-68969e071593b144edc6f05d513e4820">4.43</td>
              <td id="table-cell-ff4cdb02ee7c67fed7343acc0597e977">Sangat Tinggi</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-101">Diketahui  respon  penilaian  pada  variabel kinerja karyawan diperoleh  nilai  rata-rata  tertinggi  terdapat  pada indikator Kemampuan Kerjasama dengan rekan kerja secara efektif dalam tim sebesar 4,43. Dan nilai terendahnya terdapat pada indikator Kualitas menhasilkan pekerjaan yang rapi dan sesuai standart sebesar 4,38. Hal ini berarti karyawan PT.  Quanta Sinergi Indonesia menunjukkan tingginya kinerja karyawan pada perusahaan. </p>
      <p id="paragraph-c3dad16eb62df615123fdca22589a73a">B. <bold id="_bold-69">Analisis</bold> <bold id="_bold-70">Data</bold></p>
      <p id="_paragraph-102">Analisis data dilakukan dengan menerapkan metode PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Proses ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu pengujian model pengukuran (Outer model) dan model struktural (Inner model).</p>
      <p id="_paragraph-103">
        <bold id="_bold-71">Pengujian Model Pengukuran (Outer Model)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-104">Pengujian Outer Model bertujuan untuk menetapkan spesifikasi dan mengevaluasi sejauh mana hubungan antara variabel laten dengan indikator-indikator pembentuknya. Langkah ini meliputi pengujian validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas komposit. Untuk mengukur validitas konvergen, digunakan nilai outer loading atau loading factor. Sebuah indikator dikatakan memenuhi validitas konvergen jika nilai loading faktor-nya lebih dari 0,7 <xref id="_xref-74" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-105">
        <bold id="_bold-72">Tabel</bold>
        <bold id="_bold-73">8</bold>
        <bold id="_bold-74">.</bold>
        <italic id="_italic-44">Loading</italic>
        <italic id="_italic-45">Factor</italic>
      </p>
      <table-wrap id="tbl8">
        <label>Table 8</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-106"/>
        </caption>
        <table id="_table-8">
          <tbody>
            <tr id="table-row-6a6d8ac6510b2bfbff3636416258f418">
              <td id="844f01eb53e261cfd34ece89cc22e034"/>
              <td id="4a36728ebb048aaf5de0a55bedee7adb">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="40611d1be49905682c520879b7545fd6">Budaya Organisasi</td>
              <td id="5cd1ed1191a1b6f366cb6417f16cdeb1">Motivasi Work Behavior</td>
              <td id="1552dde07cb1c0f927bf82ad05d37eb3">Kinerja Karyawan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a3c58fe91e9b44c11a3db44c5b0972b9">
              <td id="1ee97807432edc448db001373f4a2e6e">X1.1</td>
              <td id="b69f06a1c1c3824afe77e46a417f430a">0,848</td>
              <td id="bbd1dac9930f2b7d678eb91290821804"/>
              <td id="4eacbbc7491e82fd4859ae3b82e5a06e"/>
              <td id="cbaed2813c8c4c2c535583840cca4138"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-921f09531abcaed0ecd3733f9ade779b">
              <td id="9931d8ae08ceca2eeb7f898c54bba914">X1.2</td>
              <td id="671f6a9434d9e0b0a1cc2e0d41222a51">0,794</td>
              <td id="f3e8920be88baf3d879f2e299249b1ab"/>
              <td id="1e047d7040b2bb321fef01e9ee5aaced"/>
              <td id="f626c96f08555b90ebaed3cb21c8a6de"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-964942cfc36b66ab0302a1ef8bca147e">
              <td id="2cbba1b57bf6971e6ba154029d3c3eab">X1.3</td>
              <td id="92885e4e98b1975a28f58883ab13edb9">0,828</td>
              <td id="3f83399bcae5cb4bebd281f12a0a3a9f"/>
              <td id="f9a13fccbbeceafdd7b70814eb2753b9"/>
              <td id="55538c5e6e848d04e1eed2cf17fd4ffb"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-a3a7fcd38466cc9744f547171705ca55">
              <td id="f2a3133e734eb40580afef2354898b63">X1.4</td>
              <td id="437ae76be74bd261782c4fea49803156">0,815</td>
              <td id="0223cc30717b374a1042b7864c6a8e0a"/>
              <td id="b32823e825afa11e8c9b04ba37205c44"/>
              <td id="81eb64013fc8abf04cecdac457546de3"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-133a4d72654dbe18962b0780f38979ad">
              <td id="b45e85521d29a88c1a328f235533f605">X2.1</td>
              <td id="8aaf2962d0291ed441f85e7a2d00ab75"/>
              <td id="5b37293dc355bca8251d7cd3252c3ac9">0,835</td>
              <td id="7378b8e257ca90b77b0a729b6c328cd1"/>
              <td id="5c1fbbdab8016065539d894d581b017b"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-509e3cca9887d4aede8e5f552cfd7e82">
              <td id="6864370bcd465821131e239f6a95ef06">X2.2</td>
              <td id="cce4a828f14e1e9b0fe6af4a7f4b0c5c"/>
              <td id="493c4f61fc0f2f55889f8c0d8921dbd5">0,826</td>
              <td id="8d81b0f7d687b1c5acb30641e2fb6b6e"/>
              <td id="2438495748a2cc67ff275d60d072c8ba"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-dcda058e827fcf7a23234613e80b9d47">
              <td id="55ebd493688994d9ee684367aba7ead1">X2.3</td>
              <td id="4e20ecfb7931c58c04c71a9644ef34be"/>
              <td id="afdcf7cf48c665e340938497bc624240">0,841</td>
              <td id="fa2d2ca3117bfd808e12c09b13af6877"/>
              <td id="d9181fc1b8f0e03d6c1711080889ef86"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-02a0dfd9590a899d967402f53958d0e2">
              <td id="b6b7030868ac06d830635ec9c3fe3d29">X2.4</td>
              <td id="c6bbe70aafe03ea3c0bfbdf7d0e52f46"/>
              <td id="17816a77fd8fbaf885acb7ac6abd8924">0,808</td>
              <td id="7d279cf3b4f0c34be370b327192aeac8"/>
              <td id="9626414d63b40f26f21de5dc9940baa6"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-96474c0b57288789bc2a93861889bd49">
              <td id="9f07535eb0bb4241f4aa189bb7689eaa">X2.5</td>
              <td id="51bc76af9259dab34322410e5647fff6"/>
              <td id="4150a4a1d632e116c446843d9de3bf89">0,730</td>
              <td id="36d3d27964714d900fb2405432390470"/>
              <td id="417c8f544646e87243b7cf3f99b36d20"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-3d30f0324fa79071e4fc7aeb62cd981d">
              <td id="0733450c297226196bfedb5f0caa133a">X2.6</td>
              <td id="c18d7a95502e7a1b3a71699d157dddda"/>
              <td id="69cd758ea6123595f9f4643671daca15">0,808</td>
              <td id="0190f2031d78c9050f6e26c5dd26df8e"/>
              <td id="4824052c09668378fba4f989dcc9eb6d"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-6dbd92511a435e606c6206d5f2082555">
              <td id="165044ccbf8a87aa0548de0976bca74f">X3.1</td>
              <td id="29eba6bbed9b82279570b57ce5696fb2"/>
              <td id="d3d5f17386b3a123b9f1f0d6e8631810"/>
              <td id="b1cf38076ccfca224f890c343470f638">0,856</td>
              <td id="e178e602077a262e1eed13daf26b24ba"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-c415e3e2319911fa883a605ba5e873f9">
              <td id="35247042a59ea822f3cd3da73c939e0a">X3.2</td>
              <td id="17483726754622df2efc51923fe503be"/>
              <td id="f59dda40bacda294ee1f3f1f04889cdb"/>
              <td id="f2dd6c8cd544a23a905824158fc1ede2">0,868</td>
              <td id="ca91e4991d47ccb9cfa381bd0f32e1ba"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-34f35382a45cfc6fc919f49bb30b2098">
              <td id="f55a3f10e7bf9775e496aaa4d6b23c79">X3.3</td>
              <td id="9d7d566b1504ee62dfe7c229f1db96a9"/>
              <td id="c165b6cd5ca6d3a57b9f140a36ad5d0c"/>
              <td id="ea3d290b0c55ce780899f4a9e5ae9c33">0,889</td>
              <td id="7f551b038368b83d2e27a907d07575bc"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-6a3dfb3c905f3d178a54bc8ca8b37195">
              <td id="bbe8566b9f643e59f7e0e001b529694a">Y1</td>
              <td id="9af28baa17149891cb6838887f10e365"/>
              <td id="688f6519e1ecfaa975fde7b2587e0d0d"/>
              <td id="eb6450a3701e24d39c464c48c11638c5"/>
              <td id="e2946d1318f2841202fb4d76a3260539">0,789</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f9019ad015c7adebd0dd5c508f4737d4">
              <td id="ebb95462c20a80b26d7dd53413ca973c">Y2</td>
              <td id="a5b3f17b18185bc6742fe1695bd85fb2"/>
              <td id="cd85c052a8e66b405e5ff825a53b49eb"/>
              <td id="6293285a6d0375349c747e95d1424d03"/>
              <td id="cfe4e6f3f9bc4ac63b9e10fbd7665d0e">0,814</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-41733b89401f6ab608f0264a4be17977">
              <td id="0d1221a5ac0dd475145b338a2de968b7">Y3</td>
              <td id="657249716c608c7cd8e1145bb8535441"/>
              <td id="29e69f8e9c4c75ef2b52067dbfe62b48"/>
              <td id="3690134af798c42a8cd7f935fa881432"/>
              <td id="33505f80da39dc8a58f19c56eb7a2de7">0,846</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ab3d97870a088f20061496e240a33bca">
              <td id="fc1b49f654a739f2b6af0e3507ab9eca">Y4</td>
              <td id="b76a889cd75d37aaafd31be469c47b55"/>
              <td id="253338e00cee11ce259e4d0c726ee1f5"/>
              <td id="e11ebec4c4a4f3b89f0bc0f0ac8de362"/>
              <td id="e386b39d54e92512cf48c885adc613c2">0,749</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-11ed2fa04f07f5ef13e9735eba6c630d">
              <td id="71b667863db085f15312acf47ce7fbc8">Y5</td>
              <td id="e9496d1f92def787cc3298cf3e3a5502"/>
              <td id="48c0fde1dcaeea5965777923a85c4d1c"/>
              <td id="71dea2f8e4fc2542db734c545acab46f"/>
              <td id="e1e7a408fbe088601e930d50e155192f">0,768</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-107">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-46">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-108">Berdasarkan nilai loading factor yang ditampilkan pada tabel di atas, seluruh indikator dari masing- masing variabel dalam penelitian ini menunjukkan nilai di atas 0,7. Hal ini menunjukkan bahwa setiap indikator tersebut memenuhi kriteria validitas dan layak untuk dianalisis lebih lanjut. Selain menggunakan loading factor, validitas indikator juga dapat diuji melalui nilai validitas konvergen yang diukur dengan Average Variance Extracted (AVE). Nilai AVE tersebut dapat dilihat pada Tabel 9 di bawah ini.</p>
      <p id="_paragraph-109">
        <bold id="_bold-75">Tabel</bold>
        <bold id="_bold-76">9</bold>
        <bold id="_bold-77">.</bold>
        <italic id="_italic-47">Convergent</italic>
        <italic id="_italic-48">Validity</italic>
        <italic id="_italic-49">(AVE)</italic>
      </p>
      <table-wrap id="tbl9">
        <label>Table 9</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-110"/>
        </caption>
        <table id="_table-9">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7a3f33c9248f76a7e196420a1129e01b">
              <td id="fef2e73eb5b4731c7c7ef075598d2bad"/>
              <td id="2a28a3344189c27f3917f259b2d6e44a">Average Variance Extracted (AVE)</td>
              <td id="57b005cd788ec159c51b17df7a90ef74">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-433cb48c8c50fbc845aa10bffc9adef3">
              <td id="dd2e6727168553c18ad0ea63aa2e09d0">Budaya Organisasi</td>
              <td id="5925d755cb940fcf832bbcd10703ee72">0,654</td>
              <td id="0063487d5df7fe2f8f1f64a532d43455">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-900d5bc97b597557968e754ed618c530">
              <td id="ee81d2559488a0ce58858c03d1927900">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="366df27550fdfe24a0c82791fcca6370">0,675</td>
              <td id="295789ebbea654fa81e2a5b9ff1cbbc9">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-32b13285570cab50690d414c440dcad9">
              <td id="2e87fe318d30c42a0e8e40ac0d97e950">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="c1126a9057e3c99b3f7157380d33cd81">0,630</td>
              <td id="89a3e0c916c24b4ee265f85ec72d35ec">Valid</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-58fb0fef0c4c5faa95d23a8bf75728af">
              <td id="efa1797872534ef36f1e5cf941d1fe2c">Motivasi Work Behavior</td>
              <td id="449cfc268319d5af70b9208dbe141f16">0,759</td>
              <td id="1d6749f40b99ba3b7a063d036b3c6f4b">Valid</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-111">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-50">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-112">Tabel 9 menunjukkan bahwa nilai Average Variance Extracted (AVE) dari seluruh variabel dalam penelitian ini melebihi angka 0,5. Pemenuhan nilai tersebut menjadi indikator bahwa validitas konvergen dari masing-masing variabel telah terpenuhi dengan baik, sehingga validitasnya dapat dinyatakan <xref id="_xref-75" ref-type="bibr" rid="bib51">[51]</xref>. Tabel berikut menyajikan metode kedua yang digunakan dalam pengukuran validitas konstruk.</p>
      <p id="_paragraph-113">
        <bold id="_bold-78">Tabel</bold>
        <bold id="_bold-79">10</bold>
        <bold id="_bold-80">.</bold>
        <italic id="_italic-51">Discriminant</italic>
        <italic id="_italic-52">Validity</italic>
        <italic id="_italic-53">(</italic>
        <italic id="_italic-54">Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT)</italic>
        <italic id="_italic-55">)</italic>
      </p>
      <table-wrap id="tbl10">
        <label>Table 10</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-114"/>
        </caption>
        <table id="_table-10">
          <tbody>
            <tr id="table-row-6ebe52a95ca6aca01c7f71bcedbb4745">
              <td id="70c65ff6d53e2d377d351e1dbbae004a"/>
              <td id="a63da7fbe3ae166de26fc470197b5aff">Budaya Organisasi</td>
              <td id="a1e6fd4728dd2a07d0cfcdc9921cc0b4">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="0a1f31d8ee8a70853eb9e111a7b56dc0">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="cd7d40d32365f92884a1d67770f974a7">Motivasi Work Behavior</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-07770dcf22d4aa9dc49219f6d62fc8c6">
              <td id="7615581235982249e0f704e04f33a3cc">Budaya Organisasi</td>
              <td id="1408685d4fc03caaa7cbd5bad2f99e50">0,809</td>
              <td id="8614681963a1e48ef990a9d59e456cfe"/>
              <td id="0669c20bbe33de9700e52b36b72fe8c1"/>
              <td id="43a5b2ca0d42468b8ed5a51c7c3042a8"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-e27de827b3f76f4d09747ace12b1348e">
              <td id="209ef4916f3618ecb447360eb5721265">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="75de33cc4882ece1ea075f18421854ac">0,816</td>
              <td id="2f638d77ea04c1e4dee49928b6d52d9a">0,821</td>
              <td id="741dcb6bcad1614d602af81122d4efca"/>
              <td id="2431ea5e102530ba0264c1fbbd466335"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-1e3ceb1a0fea8c2c5f523cbd578f1a94">
              <td id="8a0c038a0990336e09ed3625810d16a9">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="121f1cb2c44b16971b0f4f3106cd033d">0,804</td>
              <td id="790f07ab0ac4d9306733660724c40fb5">0,851</td>
              <td id="5352b8da8ad3d6c907a5155fa4dc57ee">0,794</td>
              <td id="10ea1b5dd5df653be387e33990c0dbb2"/>
            </tr>
            <tr id="table-row-74179c675cb1777798f255bec02deaf1">
              <td id="79180c3e9a691bd4ca7763fe687a2c42">Motivasi Work Behavior</td>
              <td id="d587486c088dc4ec0f6541c7fdfbcf54">0,768</td>
              <td id="7ff9e1cdb229b41c7cde30121ded05f1">0,903</td>
              <td id="c1d0be6cf3f59e60be2ee5d2ba17894a">0,715</td>
              <td id="132bb924204f5bd48517d5fff107d398">0,871</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-115">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-56">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-116">Berdasarkan hasil uji discriminant validity dengan pendekatan Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT), seluruh nilai rasio antar konstruk berada di bawah ambang batas 0,90. Meskipun terdapat satu nilai yang mendekati batas tersebut, yaitu antara Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Work Behavior (0,903), hubungan ini masih dapat diterima karena didukung keterkaitan teoritis yang kuat antara kedua konstruk. Dengan demikian, seluruh variabel dalam model  Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Work Behavior, dan Kinerja Karyawan  dinyatakan telah memenuhi kriteria validitas diskriminan dan model dianggap valid secara keseluruhan.</p>
      <p id="_paragraph-117">
        <bold id="_bold-81">Tabel</bold>
        <bold id="_bold-82">11</bold>
        <bold id="_bold-83">.</bold>
        <italic id="_italic-57">Discriminant</italic>
        <italic id="_italic-58">Validity</italic>
        <italic id="_italic-59">(Cross</italic>
        <italic id="_italic-60">Loadings)</italic>
      </p>
      <table-wrap id="tbl11">
        <label>Table 11</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-118"/>
        </caption>
        <table id="_table-11">
          <tbody>
            <tr id="table-row-94668e8751fb429754ee32e109f469e9">
              <td id="4be74eeb70837e0bea999600bc04dd30"/>
              <td id="86db7f70e8d26a0722468f9be3f2cf2e">Budaya Organisasi</td>
              <td id="0280f02f10e6d5f6325511bccf86d970">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="7e9bf72b5761470ec0a4265e2bdbb3f4">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="c6b4c4533ce9c9478e563c756bbb3cbb">Motivasi Work Behavior</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a35785b2501621c526bf444f4b3917ed">
              <td id="56976cab0c56c7993eaed938983f0d87">X1.1</td>
              <td id="36d312345bfe2b0329f6bfb01ddffe82">0,630</td>
              <td id="759a70025035a7cfa7916d5a47157332">0,848</td>
              <td id="9d789cbae62acee0e1335bf0a741ef33">0,594</td>
              <td id="fc260b3c382cad457bc8a2aa4b329660">0,868</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-801eb64a096a284878be9e784a81f156">
              <td id="1ae9287b4dac4afd112ff58851291e98">X1.2</td>
              <td id="ffab19f0fee092c1739e41cacf0586af">0,737</td>
              <td id="0d57969c2a91fc80274f807fcc44fb3f">0,794</td>
              <td id="1459caeaa2e544c0c8990405660d0c35">0,761</td>
              <td id="9b53608665eeb41d5ad2a2ee9a66af60">0,872</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8890fe88670a50b3a4809182da3c0258">
              <td id="5d1f21351f41d58d57d12b7e713abb95">X1.3</td>
              <td id="4f13f25140ca434c0b1b295460f78cc2">0,671</td>
              <td id="43d00ae765b0ee26a916135273e59067">0,828</td>
              <td id="29c68dcc0ce8e88e8569743147d65ab9">0,679</td>
              <td id="c54bf13cd3d37681fb314da24ac10294">0,644</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8d87c16a76540998d1a2a47bc779f140">
              <td id="d8e5797dea345cbc3bf12dd2c245c60f">X1.4</td>
              <td id="3e2183fb83723be9288d060db7150b7f">0,626</td>
              <td id="ae8583cf2e13f7d595132cc46986d674">0,815</td>
              <td id="9702be93ba8ba6d972eeb4f204e59d61">0,732</td>
              <td id="0ea91ba6031034d99c4e3dc7f89cc5d2">0,587</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1e61a785aec2ad14b2c1ca0534a66580">
              <td id="7708fb519cc07397d84f2d532466bc3a">X2.1</td>
              <td id="ef27c6e2d96352b208ce50d44245eb78">0,835</td>
              <td id="db7dc264f56554fd713e5f90dbe3c834">0,637</td>
              <td id="97a1048199379040d402c4cf8ff28dd2">0,606</td>
              <td id="2e028e614ee324489c05c0a851a0a787">0,605</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-56ce160077bc7a6595b410a4fffb8dfa">
              <td id="0d303156db8d2a6f52e59ae10f319c0c">X2.2</td>
              <td id="376ce3ce32055781358abc62673aed67">0,826</td>
              <td id="e3570802c93ed995ffee7ee0fe7f06cd">0,660</td>
              <td id="6cd30fd2be5fd380ed588edf6c87aeaf">0,688</td>
              <td id="2a3175bee753eb8fa36be3d6e404995c">0,568</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-74ddee91f7aed82815073efb86b80f17">
              <td id="072ecf8c7097883bb7f6af8e27b7bf3b">X2.3</td>
              <td id="00925b692cebfc847acec116582556d6">0,841</td>
              <td id="de1c841c528826c429558b20fcfb8853">0,688</td>
              <td id="211b2ac8d609b96fb19d167e23ed751f">0,647</td>
              <td id="f0382b6d9f34ab7157022895d8ac6032">0,614</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-de6947ba4b68e815530a91ca9be1980d">
              <td id="e9aced83b7879bc87adb78f852f8d1fd">X2.4</td>
              <td id="9e3048d25a2c4de4d4a8ad7a64c14a88">0,808</td>
              <td id="07e3231c6fe1f735721affc4fd64bcaf">0,782</td>
              <td id="6153e1759292887ab5fa863ddbfe9ecd">0,661</td>
              <td id="3720a38c86e23aaf83f50857e773d6d7">0,705</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-da6c9a4d05574f1edab0f3c3964f7704">
              <td id="aebdbae959ee4523c754c06971c5025b">X2.5</td>
              <td id="6f6b1c56c8cf36cd9cd03a8960f2a28f">0,730</td>
              <td id="297c6c2889a5f47f683ca4c6a04e6b3b">0,521</td>
              <td id="a4d519967c11dd8c5e9520d05b68cbaf">0,541</td>
              <td id="5ea23c47bb1daaf3dd7da9d2769f36a9">0,545</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-890b3013ee610619deabe3e8ca228d29">
              <td id="736581f10717893ca574171b99ed71a2">X2.6</td>
              <td id="2e06216d3c91627c9901185d4dc6057f">0,808</td>
              <td id="00f5e6425927329242d49d09624e6464">0,650</td>
              <td id="a73d8f64024c20dc60a979ee72235acf">0,732</td>
              <td id="9c90daf68eeb9ca8cce2c2c6d72c772e">0,677</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-769d98da6291b43559922322107e2702">
              <td id="e724dbbbe0733a60416ce6b5b489c4ce">X3.1</td>
              <td id="dbb4b4482c5ae21843f4c9013d217e83">0,649</td>
              <td id="71fec94a077d48a1d4c9d6ac36bad851">0,740</td>
              <td id="5ffdb5974c5886988483cf39a2c5e3b1">0,537</td>
              <td id="c85f24faf2ad7fb92d27462313ac0a7c">0,856</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b2e0ef75c5384e77b6267ab9132ed783">
              <td id="9350b6e7b82081a4576114f1b33594ea">X3.2</td>
              <td id="a36a037bb8c69888083040a3497c407c">0,630</td>
              <td id="3bbc42c1bf0218f677e120eddacc420f">0,848</td>
              <td id="00a3d950b1882bcbd2488e79405973de">0,594</td>
              <td id="6fb5a6a58b1c9adbf373e9abf4e35d45">0,868</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-93a8fb5670e5d11213a39be56ac36ec6">
              <td id="42d4bc39a30fac32325eb3cbe90a42a7">X3.3</td>
              <td id="e2a625988053a38d4a08ea618552d0c0">0,719</td>
              <td id="b640a22f45d11285f6112f9977b643df">0,774</td>
              <td id="bc4546df6ec2a4bd57a16a6004c52def">0,715</td>
              <td id="62c32b9b67746ab9e593dfb6578574dd">0,889</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b9a70ea4530a71462d953adf40cb33c3">
              <td id="f6ed606a06b7266cda81db1481423b6b">Y1</td>
              <td id="4b4fe8b36a6acc1ebce3e5cd0fbe3464">0,605</td>
              <td id="9b50dd78768251dcb2753f8f347df0d9">0,593</td>
              <td id="8bdad40412ceedc310a3ddb98ce53b8d">0,789</td>
              <td id="c06a24e12a4c2e8f8055b74f35bc706a">0,468</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3ffb6b756500d6459ded82f89dcc4437">
              <td id="89610b0c04ecec4b05460f302b649276">Y2</td>
              <td id="4bfdb6f8ea298ea87f450f467580fb34">0,712</td>
              <td id="bf6ea29b58bf2440a5a50daf5a1fde4d">0,723</td>
              <td id="db1aa28f3d37365d727f25401e6a1b47">0,814</td>
              <td id="0ab00d4f9cc2ce9dfacade2fcf434107">0,640</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-476052fcff9d7cb4c8fa8818f5d31bd8">
              <td id="15b894236eb45f365bdf78d22e68441e">Y3</td>
              <td id="a4fc77e6de23e1ac749118278ac1ed3b">0,611</td>
              <td id="408a9ba11f5b4ebb822b06376731315c">0,746</td>
              <td id="7b5cee1f84e05dbfc2f9f3eeb8be3b7e">0,846</td>
              <td id="1d9d0ff687218d58acb426c690acdcdc">0,641</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fcdf17ecfaa6dee98110375455b3f273">
              <td id="78aee6c1388324d82a17e658bdfd2c22">Y4</td>
              <td id="08488b788f27655264dea0989b209346">0,575</td>
              <td id="6f5f979b62021a6fe9706e529068ecdc">0,630</td>
              <td id="be8626b4e123dcefbcc0d5ddb1af02f4">0,749</td>
              <td id="63df9dcaaa1b4643b797c43be791df2d">0,551</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-680fe804d442d347edb878f72d02b3c1">
              <td id="ed44bcaea5cf7822f31d90d80dcb7ce9">Y5</td>
              <td id="8f9570e5abe1282b39d4a9281cbadd4b">0,677</td>
              <td id="2198827bf2a3005628fd96ba571bf459">0,671</td>
              <td id="4379c96c311e3cbc4f5dad07aa38b4d9">0,768</td>
              <td id="4ebdcebcf6efd8b16d1103e7a62359c6">0,525</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-119">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-61">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-120">Berdasarkan tabel cross loading di atas, terlihat bahwa setiap indikator memiliki nilai yang lebih tinggi pada variabel yang diukurnya dibandingkan dengan variabel lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa masing- masing indikator membedakan dengan jelas antara satu konstruk dan konstruk lainnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa instrumen dalam penelitian ini telah memenuhi kriteria validitas diskriminan. Setelah uji validitas dilakukan, tahap berikutnya adalah mengukur reliabilitas konsistensi internal konstruk. Pengukuran ini didasarkan pada nilai Cronbach’s Alpha, composite reliability (rho_a), dan composite reliability (rho_c), dengan ambang batas minimum sebesar 0,7 <xref id="_xref-76" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref>. Berikut hasil dari uji reliabilitas pada penelitian ini.</p>
      <p id="_paragraph-121">
        <bold id="_bold-84">Tabel</bold>
        <bold id="_bold-85">12</bold>
        <bold id="_bold-86">.</bold>
        <italic id="_italic-62">Composite</italic>
        <italic id="_italic-63">Reliability</italic>
      </p>
      <table-wrap id="tbl12">
        <label>Table 12</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-122"/>
        </caption>
        <table id="_table-12">
          <tbody>
            <tr id="table-row-75e64da5e3a9ee3df7d3566f6aa16972">
              <td id="b0dd5572d65a56334c2e1a6c052f8170"/>
              <td id="f4c9571c1eb34d07189c0816ccda6fc9">Cronbach's Alpha</td>
              <td id="a512469535e27a5f7a9cd6f1626d7d2e">rho_A</td>
              <td id="b0eaa2afef3417fc47b4553f056542e2">Composite Reliability</td>
              <td id="a0164d74c1c7a12ad8fa1555cebf53fa">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-18520f597342c69fb4c9dc266b96a0c4">
              <td id="54e1048ea83ca50aaca5b845e4ebb1ff">Budaya Organisasi</td>
              <td id="fdac72d8d6919e1d49240dfd4582a746">0,894</td>
              <td id="eaeb898ca6dec56d4f674094fa95d98a">0,899</td>
              <td id="a400673141508e2fc4b0bcf62e62827d">0,919</td>
              <td id="92b4be7e610b2b0e62696e47d5b11f2a">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5d84cf027102d4f5ebef5551561db35a">
              <td id="e5f29d3b049ad1bfe366fb02229af39c">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="ba977cc169a7218039f17e47b0010735">0,840</td>
              <td id="3b841c9c3dd0988ec9b8a3c67176cc30">0,842</td>
              <td id="e102f85eeec51bdb0a0906a1d7b5ead5">0,892</td>
              <td id="466a007546996e6ba083e8bdac3b9bc4">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a50124f9974e49c4716baa9b72cc9dc1">
              <td id="601c6aaf13cb3fddb5be79dbfc2d8022">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="d8206285762832201d8504ecac1e3aed">0,853</td>
              <td id="7627a9c102e6fb16ec1aec732ba312d8">0,856</td>
              <td id="e4d89f88468b0c93253d9ab2a768138f">0,895</td>
              <td id="3df66fd3921ad772aedfd5df59341db0">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7114a6b07a52e1312de1d347a79e3d00">
              <td id="36635199a109f658b89e873fac599258">Motivasi Work Behavior</td>
              <td id="4c534ac7d8104977b4958f0a66bd4be5">0,843</td>
              <td id="38f57e343d8400b3891411b5020b1d09">0,860</td>
              <td id="1db617f3fa7e3349b15938e7a0bd007a">0,904</td>
              <td id="af980c933d79498caa9c5f1c1bb7237d">Reliabel</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-123">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-64">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-124">Tabel 9 menunjukkan nilai di atas 0,7 yang dimiliki oleh setiap variabel laten dalam penelitian ini, sehingga reliabilitas konsistensi internal dapat dipenuhi dan variabel tersebut dapat dianggap reliabel.</p>
      <p id="_paragraph-125">
        <bold id="_bold-87">Pengujian Model Pengukuran (Inner Model)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-126">Suatu kerangka kerja untuk meramalkan hubungan sebab-akibat antara variabel laten dijelaskan oleh inner model. Keberadaan hubungan tersebut diperkirakan melalui nilai statistik uji T parameter yang dihasilkan dari penggunaan metode bootstrapping. Kekuatan estimasi antara variabel laten atau konstruk digambarkan oleh inner model.</p>
      <p id="_paragraph-127">
        <bold id="_bold-88">Uji R-Square</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-128">Penilaian terhadap sejauh mana variabel laten endogen dapat dijelaskan oleh variabel laten eksogen dalam suatu model dilakukan dengan menggunakan koefisien determinasi (R Square). Kisaran nilai R Square berada antara 0 hingga 1. Evaluasi terhadap nilai R Square pada setiap konstruk laten endogen menjadi langkah awal dalam pengujian model struktural, karena nilai tersebut mencerminkan kemampuan prediktif dari model.</p>
      <p id="_paragraph-129"><bold id="_bold-89">Tabel</bold><bold id="_bold-90">1</bold><bold id="_bold-91">3</bold>. Uji <italic id="_italic-65">R-SquareTest</italic><italic id="_italic-66">Result</italic><italic id="_italic-67"> (</italic>𝑅<sup id="_superscript-7">2</sup><italic id="_italic-68">)</italic></p>
      <table-wrap id="tbl13">
        <label>Table 13</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-130"/>
        </caption>
        <table id="_table-13">
          <tbody>
            <tr id="table-row-efc2271c8dcc65d0b38dceed7247e173">
              <td id="d7d793750294abba10945d8b6cfa12ad"/>
              <td id="c3faee5778be74ca7e47de3264134ca3">R Square</td>
              <td id="08fbf20c78493aa0bee6c9e467400c98">R Square Adjusted</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c8fbe3ab81a1004d9adbf70d66cd03b0">
              <td id="8900ba5f9cf41575f361a34e7b776a4e">Kinerja Karyawan</td>
              <td id="c1e10804f71ba8e8da1461822148f991">0,782</td>
              <td id="b2c07336b9f07fcf5a1262c94e5d216d">0,770</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-131">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-69">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-132">Berdasarkan pendapat Hair et al., nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,75 mencerminkan kmampuan prediktif yang tinggi (kuat), sedangkan nilai sebesar 0,50 mengindikasikan kemampuan prediktif yang rendah (lemah) <xref id="_xref-77" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref>. Informasi mengenai hasil uji R-Square tersebut telah disajikan secara rinci pada tabel 10.</p>
      <p id="_paragraph-133">Berdasarkan tabel 10 di atas menunjukkan bahwa nilai R-Square pada variabel Kinerja Karyawan sebesar 0,782 atau 78,2%. Maka dapat diartikan bahwa variabel konstruk Kinerja Karyawan termasuk level kuat. Penjelasan terhadap hasil tersebut menunjukkan bahwa sebesar 78,2% variasi pada variabel Kinerja Karyawan dijelaskan oleh variabel Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Work Behavior. Sementara itu, sebesar 21,8% sisanya menjadi bagian yang dijelaskan oleh variabel lain di luar ruang lingkup pembahasan ini.</p>
      <p id="_paragraph-134">
        <bold id="_bold-92">F-Square (f2)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-135">F-Square(f2) digunakan untuk menilai kualitasmodel, dimana nilai effect size ≥ 0,02 menunjukkan bahwa model dianggap lemah, ≥0,15 dianggap cukup baik (moderat), dan ≥ 0,35 dianggap besar [48]. Dari pengolahan data pada penelitian ini, diperoleh F-Square (f2) :</p>
      <p id="_paragraph-136"><bold id="_bold-93">Tabel</bold><bold id="_bold-94">1</bold><bold id="_bold-95">4</bold><bold id="_bold-96">.</bold><italic id="_italic-70">F-Square</italic>(f<sup id="_superscript-8">2</sup>)</p>
      <table-wrap id="tbl14">
        <label>Table 14</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-137"/>
        </caption>
        <table id="_table-14">
          <tbody>
            <tr id="table-row-179f32b1f68ba8f2fa6d7d34bc58e1f4">
              <td id="3614e7d489afd882d405818fa39f4430"/>
              <td id="42ca25bf9a3a2afae26b343ad04861ab">Kinerja Karyawan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-755bd5bab2322a268bcac9843acb5f13">
              <td id="5912f99e78165640d2c285f05eba1581">Kepemimpinan Transformasional</td>
              <td id="bbe2f3a0b2fa27c8f9c2062c335bad1d">0,518</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d4549ee0f4f4dc6f5900c1cc24da5d1">
              <td id="56069fe13760ede544612b87955741e7">Budaya Organisasi</td>
              <td id="c430a2299991288bb44b052f87fbb699">0,199</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7f689a260935f892c5b7b4d36ab87592">
              <td id="a0260e5db5e373c187f19d2e37d3806e">Motivasi Work Behavior</td>
              <td id="af05abb66a89e45374fa5fea0a6ba924">0,102</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-138">Sumber : Data diolah <italic id="_italic-71">Smart</italic>PLS 3.0 (2025)</p>
      <p id="_paragraph-139">Berdasarkan hasil uji F-Square (f²) yang ditampilkan pada Tabel 14, diketahui bahwa variabel Kepemimpinan Transformasional memiliki nilai f² sebesar 0,518, yang menunjukkan efek besar terhadap Kinerja Karyawan. Variabel Persepsi Budaya Organisasi memiliki nilai f² sebesar 0,199, yang juga menunjukkan pengaruh moderat hingga besar terhadap Kinerja Karyawan. Sementara itu, variabel Motivasi Work Behaviour memiliki nilai f² sebesar 0,102, yang termasuk dalam kategori pengaruh kecil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa di antara ketiga variabel bebas, Kepemimpinan Transformasional memberikan kontribusi efek terbesar dalam menjelaskan variabilitas Kinerja Karyawan, disusul oleh Budaya Organisasi, dan terakhir Motivasi Work Behavior.</p>
      <p id="_paragraph-140">
        <bold id="_bold-97">Uji Hipotesis</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-141">Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan menganalisis nilai dari tabel path coefficients untuk mengukur pengaruh langsung. Path coefficients diuji menggunakan proses bootstrapping untuk memperoleh nilai t statistic atau P values serta nilai dari original sample. Jika nilai dari p value &lt; 0.05, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh langsung antar variabel, jika &gt; 0.05 maka tidak ditemukan pengaruh langsung yang signifikan<xref id="_xref-78" ref-type="bibr" rid="bib48">[48]</xref>. Dibawah ini merupakan nilai path coefficients dari hasil pengujian.</p>
      <p id="_paragraph-142"><bold id="_bold-98">Tabel</bold><bold id="_bold-99">1</bold><bold id="_bold-100">5</bold>. Hasil Uji Hipotesis</p>
      <table-wrap id="tbl15">
        <label>Table 15</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-143"/>
        </caption>
        <table id="_table-15">
          <tbody>
            <tr id="table-row-a452bf330de222531b81c2f2055299c1">
              <td id="0172ac4e4144173b31061c224de9805d">
                <bold id="_bold-101">Variabel</bold>
              </td>
              <td id="b585190161faffd531a839e1a896a13e">
                <bold id="_bold-102">Original </bold>
                <bold id="_bold-103">Sample</bold>
                <bold id="_bold-104">(O)</bold>
              </td>
              <td id="96c1565cc630f67fcf698740134a629f">
                <bold id="_bold-105">Sample Mean</bold>
                <bold id="_bold-106">(M)</bold>
              </td>
              <td id="48c5bd1873b713c670eeac40cc560693">
                <bold id="_bold-107">Standard </bold>
                <bold id="_bold-108">Deviation</bold>
                <bold id="_bold-109">(STDEV)</bold>
              </td>
              <td id="0259ea68c49368e8dd7f3bf077b8f7c8">
                <bold id="_bold-110">T</bold>
                <bold id="_bold-111">Statistics (|O/STDEV|)</bold>
              </td>
              <td id="9f1e7522ebfce8d96e09f4f262414120">
                <bold id="_bold-112">P</bold>
                <bold id="_bold-113">Values</bold>
              </td>
              <td id="0ba0765fa38ab3459c660ed55d1051e5">
                <bold id="_bold-114">Hasil</bold>
              </td>
              <td id="9a881985f41e544f3bd1c35cd0f9b8b2">
                <bold id="_bold-115">Hipotesis</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c7b3fb492bed8db01261e6315f83b4cb">
              <td id="71c199248d5cee43c2455ca4d6d0422c">Kepemimpinan Transformasional -&gt; Kinerja Karyawan (H1)</td>
              <td id="78d03d85178c547eb251be85a16b7d2f">0,870</td>
              <td id="b3ac3b103f370fa0434562f5df990e0d">0,820</td>
              <td id="32a36e7df104beacf7870af05d548916">0,177</td>
              <td id="32d784604e1eb760a89d9df2e2766075">4,912</td>
              <td id="8851df05e4e3f5a5bd5ffa3a1f435167">0,000</td>
              <td id="778e9beb11061f060c7c5cf143b8cb4d">Berpengaruh positif dan signifikan</td>
              <td id="22cbf8ddf2cd956456e5812e006616f3">Diterima</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ce36dbbffb604b0be4952488a03c1f04">
              <td id="811b2d5832080537e0b1e9a3bd96cda7">Budaya Organisasi -&gt; Kinerja Karyawan (H2)</td>
              <td id="217cc889b7df174f0c5663f26425cb72">0,362</td>
              <td id="749bd5956ca1bcd3e1b54c208861af89">0,382</td>
              <td id="0da72ebfbef5de68835f5473890f70ac">0,122</td>
              <td id="822ed78201420b3430bb649cfd9a4d3a">2,980</td>
              <td id="576f1977794191b916775676658eb75d">0,003</td>
              <td id="748419f1021309a1de6613b4945b61de">Berpengaruh positif dan signifikan</td>
              <td id="d810c99e97224b98012f95fa1c8f6b97">Diterima</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b1ec2cb5a626a42795a1ca6406cc457d">
              <td id="5cf230464b5ee157a639e10a02cc7f75">Motivasi Work Behavior -&gt; Kinerja Karyawan (H3)</td>
              <td id="34f41aa5576e836eedf12556202febc6">-0,349</td>
              <td id="6dd034ef81ecbae0fb56cf271a213744">-0,304</td>
              <td id="e9bcaeba962233bf866ea41c7ace317d">0,171</td>
              <td id="c391f690fb9bda87da395672c1ba26ff">2,039</td>
              <td id="f0cccc15404ddbd99a30f74d5b54271a">0,042</td>
              <td id="247e06284c727d9ba382635b825331a3">Berpengaruh negatif dan signifikan</td>
              <td id="7373ba869b769e740227db4ceb20a25b">Diterima</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-890fc376be4cab173e789cacf435049f">
              <td id="5616483e1969abf24f9746bda4d12149">Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Motivasi Work Behavior -&gt; Kinerja Karyawan (H4)</td>
              <td id="d26c6fed7c11785b7ded2ba97b1bc596" colspan="2"/>
              <td id="d45f72dfced85fd17090a0f4150d023c">-</td>
              <td id="bb858234f9ef0d575527ed8d1fe59c79">-</td>
              <td id="4116a2ca181dee008918e31078cb09ba">-</td>
              <td id="5dfa23cb073685b3e142839e69e3add8">-</td>
              <td id="0e0d043491327c44d419f3d8ca953c71">Diterima</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-144">Berdasarkan tabel 15, penjelasan dari hasil uji hipotesis diatas adalah sebagai berikut :</p>
      <list list-type="order" id="list-0991322976b65c43d0d67ba207255be6">
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-116">H1</bold> = Pada variabel Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar 0,870, nilai T-Statistic 4,912, dengan P value 0,000. Karena nilai T-Statistic &gt; 1,96 dan P value &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa <bold id="_bold-117">Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan</bold>. Artinya, semakin baik penerapan kepemimpinan transformasional dalam perusahaan, maka kinerja karyawan juga akan semakin meningkat. Dengan demikian, <bold id="_bold-118">H1 dapat dinyatakan diterima</bold>.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-119">H2 </bold>= Pada variabel Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar 0,362, nilai T-Statistic 2,980, dengan P value 0,003. Karena nilai T-Statistic &gt; 1,96 dan P value &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa <bold id="_bold-120">Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan</bold>. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kuat budaya organisasi yang diterapkan dalam lingkungan kerja, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Dengan demikian, <bold id="_bold-121">H2 dapat dinyatakan diterima.</bold></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-122">H3</bold> = Pada variabel Motivasi Work Behavior terhadap Kinerja Karyawan menghasilkan nilai koefisien parameter sebesar -0,349, nilai T-Statistic 2,039, dengan P value 0,042. Karena nilai T-Statistic &gt; 1,96 dan P value &lt; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa <bold id="_bold-123">Motivasi Work Behavior berpengaruh signifikan namun memiliki arah negatif terhadap Kinerja Karyawan</bold>. Artinya, peningkatan pada motivasi perilaku kerja tertentu justru diikuti oleh penurunan kinerja, kemungkinan karena motivasi yang tidak selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian, <bold id="_bold-124">H3 dapat dinyatakan diterima dengan arah pengaruh negatif.</bold></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-125">H4</bold> = <bold id="_bold-126">Secara simultan</bold>, variabel Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Motivasi Work Behavior terhadap Kinerja Karyawan menghasilkan nilai R² sebesar 0,782, yang berarti <bold id="_bold-127">ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 78,2% variasi Kinerja Karyawan</bold>, sedangkan sisanya sebesar 21,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, <bold id="_bold-128">H4 dapat dinyatakan diterima.</bold></p>
        </list-item>
      </list>
      <sec id="heading-7d39c3368d321177d70f2e9207a069ff">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-145">
          <bold id="_bold-129">Kepemimpinan Transformasional Berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-146">Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia. Hal ini berarti semakin tinggi penerapan gaya kepemimpinan transformasional, maka semakin meningkat pula kinerja yang ditunjukkan oleh karyawan. Pemimpin transformasional dikenal mampu menginspirasi, memotivasi, dan menumbuhkan rasa memiliki pada anggota tim melalui visi yang jelas dan nilai-nilai kerja yang kuat. Di PT. Quanta Sinergi Indonesia, pemimpin yang menerapkan pendekatan transformasional tidak hanya berfokus pada pencapaian target kerja, tetapi juga pada pengembangan potensi individu karyawan, memberikan dukungan emosional, serta mendorong kreativitas dalam bekerja.</p>
        <p id="_paragraph-147">Implikasi teoritis Pemimpin dengan karakter transformasional biasanya menjadi panutan dan sumber inspirasi bagi karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Melalui komunikasi yang terbuka dan visi yang memotivasi, karyawan merasa dihargai serta terdorong untuk memberikan hasil kerja terbaik. Temuan ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa kepemimpinan transformasional mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan komitmen kerja, sehingga berdampak positif pada peningkatan kinerja. Selain itu, Penelitian-terkini mendukung hal ini: misalnya menemukan bahwa kepemimpinan transformasional secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan dengan mediasi perilaku kerja inovatif <xref id="_xref-79" ref-type="bibr" rid="bib52">[52]</xref>. Selain itu, melaporkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional meningkat kinerja karyawan pada konteks Indonesia <xref id="_xref-80" ref-type="bibr" rid="bib53">[53]</xref>. Penelitian lainnya juga menunjukkan hasil positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja Karyawan <xref id="_xref-81" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Dengan demikian, hasil penelitian ini sejalan dengan literatur bahwa kepemimpinan transformasional merupakan salah satu faktor utama peningkatan kinerja karyawan.</p>
        <p id="_paragraph-148">Implikasi empiria\s menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional merupakan determinan utama dalam meningkatkan Kinerja Karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan praktik kepemimpinan yang berorientasi pada pemberian tujuan yang jelas, inspirasi kerja, stimulasi intelektual  serta perhatian individual terhadap karyawan. Penguatan Kepemimpinan Transformasional diharapkan mampu meningkatkan komitmen perusahaan. Karyawan yang menghadapi tekanan kerja ekstrem membutuhkan perhatian personal yang lebih intensif dari pemimpin, yang pada gilirannya meningkatkan komitmen dan ketahanan kerja <xref id="_xref-82" ref-type="bibr" rid="bib54">[54]</xref>.</p>
        <p id="_paragraph-149">
          <bold id="_bold-130">Budaya Organisasi Berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-150">Penelitian ini juga membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kuat dan positif budaya organisasi yang diterapkan, maka kinerja karyawan akan semakin baik. Budaya organisasi yang baik mencerminkan nilai, norma, serta perilaku yang disepakati bersama oleh seluruh anggota perusahaan. Di PT. Quanta Sinergi Indonesia, budaya kerja yang menekankan pada kolaborasi, kedisiplinan, dan inovasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas.</p>
        <p id="_paragraph-151">Implikasi teoritis Budaya organisasi yang kuat mampu menciptakan rasa identitas bersama dan memperkuat loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Ketika karyawan merasa menjadi bagian dari lingkungan kerja yang positif dan memiliki nilai yang sama, maka mereka akan menunjukkan semangat kerja yang tinggi dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap pekerjaannya. Temuan ini konsisten dengan pendapat Ahadi dan Pracoyo yang menjelaskan bahwa budaya organisasi yang adaptif dan berorientasi pada kinerja dapat meningkatkan efektivitas individu maupun tim <xref id="_xref-83" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>. Literatur terkini mendukung: misalnya, Ibrahim &amp; Cuadrado dalam tinjauan menyeluruh menemukan bahwa budaya organisasi yang mendukung meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan <xref id="_xref-84" ref-type="bibr" rid="bib55">[55]</xref>. Iskamto juga menemukan bahwa budaya organisasi memiliki dampak nyata terhadap kinerja karyawan <xref id="_xref-85" ref-type="bibr" rid="bib56">[56]</xref>. Penelitian oleh Asya Mulasari, Dori Mittra Candana, dan Selvi Zola Fenia menegaskan bahwa budaya organisasi dan kompetensi SDM berpengaruh terhadap komitmen dan kinerja Karyawan <xref id="_xref-86" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. Dengan demikian, hasil penelitian ini konsisten dengan temuan empiris bahwa penguatan budaya organisasi merupakan fondasi penting bagi peningkatan kinerja karyawan.</p>
        <p id="_paragraph-152">Implikasi empiris bahwa Budaya Organisasi memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku kerja yang berorientasi pada kinerja. Di PT. Quanta Sinergi Indonesia, perlu memperkuat internalisasi nilai organisasi, seperti inovasi, perhatian terhadap detail, orientasi pada hasil, orientasi pada orang, orientasi tim, dan stabilitas ke dalam aktivitas operasional sehari-hari. Penguatan Budaya Organisasi secara konsisten tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan indivisu, tetapi juga mampu menciptakan keselarasan tujuan organiasi dengan kinerja karyawan. </p>
        <p id="_paragraph-153">
          <bold id="_bold-131">Motivasi Work Behavior Berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-154">Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi work behavior berpengaruh negatif namun signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia. Temuan ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara bentuk motivasi yang dimiliki karyawan dengan tuntutan pekerjaan yang dihadapi. Berdasarkan analisis deskriptif, motivasi kerja karyawan berada pada kategori sangat tinggi. Namun demikian, tingginya motivasi tersebut kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tekanan target, kuantitas hasil kerja, atau tuntutan pekerjaan. Kondisi ini dapat menimbulkan stres kerja dan kelelahan sehingga berdampak pada penurunan kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja yang dirasakan oleh karyawan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kinerja. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya motivasi yang bersifat ekstrinsik, seperti tekanan target, dorongan kompetisi yang berlebihan, atau ketidakseimbangan antara kuantitas hasil kerja dan penghargaan yang diterima. Kondisi tersebut menyebabkan stres kerja meningkat dan mengurangi fokus terhadap kualitas kinerja. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak selalu berdampak positif terhadap kinerja karyawan, terutama ketika tidak didukung oleh kondisi kerja yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan teoritis untuk menjelaskan hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan.</p>
        <p id="_paragraph-155">Implikasi teoritis, motivasi work behavior dapat dijelaskan melalui Teori Dua Faktor yang dikemukakan oleh Frederick Herzberg yang membedakan antara faktor motivator dan faktor higiene <xref id="_xref-87" ref-type="bibr" rid="bib34">[34]</xref>. Faktor motivator seperti pencapaian, pengakuan, tanggung jawab, serta kesempatan berkembang dapat mendorong individu untuk bekerja lebih baik dan meningkatkan kinerja. Sementara itu, faktor higiene seperti gaji, kondisi kerja, hubungan dengan rekan kerja, serta kebijakan perusahaan lebih berperan dalam mencegah ketidakpuasan kerja. Apabila faktor higiene tidak terpenuhi secara optimal, maka motivasi yang dimiliki karyawan tidak selalu mampu meningkatkan kinerja secara efektif. Selain itu, konsep motivasi kerja juga dapat dijelaskan melalui teori hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Teori ini menjelaskan bahwa individu memiliki kebutuhan yang bertingkat mulai dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, hingga kebutuhan aktualisasi diri. Dalam konteks pekerjaan, karyawan akan terdorong untuk meningkatkan kinerja apabila kebutuhan-kebutuhan tersebut terpenuhi secara bertahap. Namun apabila sebagian kebutuhan tersebut belum terpenuhi, maka motivasi yang muncul tidak selalu mampu menghasilkan kinerja yang optimal.</p>
        <p id="_paragraph-156">Implikasi  empiris Motivasi Work Behavior walaupun hasil penelitian pengaruhnya signifikan, arah negatif ini menunjukkan bahwa tidak semua bentuk motivasi berdampak positif terhadap hasil kerja. Dalam konteks PT. Quanta Sinergi Indonesia, perusahaan tidak hanya perlu meningkatkan motivasi kerja, tetapi juga memastikan bahwa sistem penghargaan, pembagian tugas kerja, dan dukungan perussahaan mampu mengarahkan motivasi tersebut menjadi perilaku kerja yang produktif. Dengan demikian, pengelolaan motivasi perlu dilakukan secara komperehensif agar tidak berkembang menjadi tekanan kerja (<italic id="_italic-72">work </italic>pressure) yang justru berpotensi menurunkan kinerja karyawan. <xref id="_xref-88" ref-type="bibr" rid="bib57">[57]</xref>. Penelitian terkini juga menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik atau tekanan kerja dapat memiliki efek negatif atau minimal terhadap kinerja: misalnya, Sambuaga &amp; Aprilia menemukan bahwa motivasi ekstrinsik tidak secara langsung memengaruhi kinerja, tetapi melalui disiplin kerja sebagai variabel intervening <xref id="_xref-89" ref-type="bibr" rid="bib58">[58]</xref>. </p>
        <p id="_paragraph-157"> Sulistamtama, Setiawan &amp; Yuniawan dalam tinjauan literatur menemukan bahwa motivasi intrinsik memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja, sedangkan motivasi eksternal kurang kuat atau bahkan kontraproduktif <xref id="_xref-90" ref-type="bibr" rid="bib59">[59]</xref>. Dengan demikian, hasil penelitian ini menekankan perlunya pengelolaan motivasi yang lebih cermat,  berorientasi pada motivasi intrinsik, bukan sekadar tekanan eksternal  agar kinerja karyawan dapat meningkat secara optimal.</p>
        <p id="_paragraph-158">
          <bold id="_bold-132">Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Motivasi Work Behavior secara Simultan terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-159">Secara simultan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan motivasi work behavior secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,782. Hal ini berarti 78,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya 21,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model, seperti lingkungan kerja, kepuasan kerja, maupun faktor kompensasi.</p>
        <p id="_paragraph-160">Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh satu aspek tunggal, melainkan oleh kombinasi gaya kepemimpinan yang inspiratif, budaya kerja yang positif, dan motivasi kerja yang dikelola dengan baik. Ketiganya saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada hasil. Hasil penelitian ini sejalan dengan konsep model perilaku organisasi yang menegaskan bahwa efektivitas organisasi merupakan hasil interaksi dari kepemimpinan, budaya, dan motivasi karyawan dalam menjalankan tugasnya <xref id="_xref-91" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>. Studi terkini juga menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut sering bersinergi: misalnya, Muqtafi &amp; Garad menemukan bahwa kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi bersama-sama memengaruhi kinerja karyawan melalui motivasi dan lingkungan kerja. Penelitian tersebut memperkuat bahwa integrasi antar variabel akan memberikan dampak lebih besar terhadap kinerja <xref id="_xref-92" ref-type="bibr" rid="bib60">[60]</xref>. Dengan demikian, hasil penelitian ini mendukung pandangan bahwa manajemen kinerja yang efektif harus mengambil pendekatan holistik, melibatkan kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi secara bersama-sama.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-6">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-161">Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja karyawan PT. Quanta Sinergi Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan motivasi work behavior. Kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif karena mampu meningkatkan inspirasi kerja, kepercayaan, loyalitas, serta komitmen terhadap tujuan perusahaan, sedangkan motivasi work behavior berpengaruh signifikan namun negatif, menunjukkan bahwa tekanan eksternal yang berlebihan dapat menurunkan produktivitas. Secara bersama-sama ketiga variabel menjelaskan 78,2% variasi kinerja karyawan, sehingga perusahaan perlu memperkuat kepemimpinan transformasional, menjaga budaya organisasi yang positif, serta mengelola motivasi kerja dengan lebih menekankan aspek intrinsik. Namun, karena penelitian hanya mencakup tiga variabel dan satu perusahaan, studi selanjutnya disarankan menambahkan faktor lain dan memperluas objek penelitian agar hasilnya lebih komprehensif.</p>
      <p id="paragraph-1a313f4729c4e06b12b4f897b2dcfda2">
        <bold id="bold-84c8511e438d5fcc8d40fa65ce07dd7f">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-162">Segala puji penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan petunjuk-Nya. Penyelesaian artikel ini menjadi mungkin berkat bantuan dan arahan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam proses penyusunan hingga terselesaikannya artikel ini dengan baik.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>Jambi</publisher-loc>
          <publisher-name>PT. Sonpedia Publishing Indonesia</publisher-name>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ramadhani</surname>
              <given-names>Melda Aulia</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Setiawan</surname>
              <given-names>Zunan</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Rinawati</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Muktamar</surname>
              <given-names>Ahmad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Fadhilah</surname>
              <given-names>Nurul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Istiqamah</surname>
              <given-names>Hajar Nurul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kusnandar</surname>
              <given-names>Ateng</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sabarwan</surname>
              <given-names>David Nehemia</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Maranjaya</surname>
              <given-names>Abdul Kahar</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Junitasari,</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Tawil</surname>
              <given-names>Muh Risal</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA : Mengoptimalkan Potensi dan Kinerja Organisasi</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>Malang</publisher-loc>
          <publisher-name>Universitas Brawijaya Press (UB Press)</publisher-name>
          <year>2014</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Utaminingsih</surname>
              <given-names>Alifiulahtin</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Perilaku Organisasi: Kajian Teoritik &amp; Empirik terhadap Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kepercayaan dan Komitmen</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>27</day>
          <issue>21</issue>
          <month>10</month>
          <page-range>14017</page-range>
          <volume>14</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.3390/su142114017</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Vuong</surname>
              <given-names>Thu Doan Ngoc</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nguyen</surname>
              <given-names>Loi Tan</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Sustainability</source>
          <article-title>The Key Strategies for Measuring Employee Performance in Companies: A Systematic Review</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <volume>1</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Suprayitno</surname>
              <given-names>Degdo</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>The Influence Of Leadership On Employee Performance</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>1-17</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2018</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Akbar</surname>
              <given-names>Surya</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>JIAGANIS</source>
          <article-title>Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>29</day>
          <issue>2</issue>
          <month>6</month>
          <page-range>143-147</page-range>
          <volume>11</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.32832/tek.pend.v11i2.7072</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nasution</surname>
              <given-names>Fina Mardiana</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Siregar</surname>
              <given-names>Rudiansyah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Lubis</surname>
              <given-names>M. Joharis</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Teknologi Pendidikan</source>
          <article-title>Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Keadilan Organisasi</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>5</day>
          <issue>1</issue>
          <month>1</month>
          <page-range>51</page-range>
          <volume>19</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.35384/jkp.v19i1.341</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ahadi</surname>
              <given-names>Ahadi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pracoyo</surname>
              <given-names>Antyo</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Keuangan dan Perbankan</source>
          <article-title>Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja (Studi pada Karyawan Tetap Divisi Operasional PT. Bank X).</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>5</issue>
          <volume>8</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Alfaridzie</surname>
              <given-names>Dandy Yulian</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Luterlean</surname>
              <given-names>Bachruddin Saleh</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>e-Proceeding of Management</source>
          <article-title>Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Ka Ryawan Di Pt.Pegadaian Indonesia (Studi Kasus Pada PT. Pegadaian Cabang Cikudapateuh Bandung)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>13</day>
          <issue>1</issue>
          <month>2</month>
          <page-range>380-391</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54066/jurma.v3i1.3065</pub-id>
          <person-group person-group-type="author"/>
          <source>Jurnal Riset Manajemen</source>
          <article-title>Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada PT. Semen Padang</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <volume>2</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Balau</surname>
              <given-names>Resti Non</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Tumbel</surname>
              <given-names>Tinneke M</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kalangi</surname>
              <given-names>Johnny A F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Productivity</source>
          <article-title>Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Sinar Pure Foods International Bitung</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>20</day>
          <issue>1</issue>
          <month>6</month>
          <page-range>27-36</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.58890/eleste.v4i1.214</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Fitriyanti</surname>
              <given-names>Rubiah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ramadhani</surname>
              <given-names>Fitri</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Economics Learning Experience &amp; Social Thinking Education Journal</source>
          <article-title>Pengaruh Disiplin dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Sungintex Indonesia Cileungsi</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <volume>8</volume>
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nurussaifa</surname>
              <given-names>Silvia Zusma</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmu Manajemen (JIM)</source>
          <article-title>Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Afektif Pada Pt. Smart Tbk Refinery Surabaya</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <volume>1</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nurfauziah</surname>
              <given-names>Siti</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kusjono</surname>
              <given-names>Gatot</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis</source>
          <article-title>Determinasi Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bilca Markin Jaya Makmur</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>3519-3534</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ferina</surname>
              <given-names>Nindhi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sudiana</surname>
              <given-names>Kiki</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research</source>
          <article-title>Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia Cilaki Bandung</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Siagian</surname>
              <given-names>Mauli</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh Disiplin Kerja, Kompensaso dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Mitra Sintera di Kota Batam</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib16">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <volume>8</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Jesajas</surname>
              <given-names>Thea Geneveva Josephine</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Arweni</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>JOURNAL EQUILIBRIUM MANAJEMEN</source>
          <article-title>Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Pt. Pos Indonesia (Persero))</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib17">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>1</day>
          <issue>2</issue>
          <month>1</month>
          <page-range>69-78</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.70052/juma.v2i2.551</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Syafputra</surname>
              <given-names>Muhamad Arif Akbar</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Manajemen dan Administrasi Antartika</source>
          <article-title>Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Smoot Ritel Indonesia Jakarta</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib18">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <volume>1</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sapitri</surname>
              <given-names>Dian</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmiah Manajemen</source>
          <article-title>Pengaruh Budaya Organisasi, Disiplin kerja dan Komitmen KerjaTerhadap Kinerja Karyawan</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib19">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <volume>12</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Astuti</surname>
              <given-names>Arindi Rizqi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hadi</surname>
              <given-names>Sudharto P</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis,</source>
          <article-title>Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Work Engagement Sebagai Variabel Intervening Pada Bagian Sewing Pt Sandang Asia Maju Abadi (Kawasan Industri Wijayakusuma Tugu Semarang)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib20">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <volume>4</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Sattar</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Saiful</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Romadloni,</surname>
              <given-names>Moh</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aisyah</surname>
              <given-names>Siti Nur</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Point Equilibrium Manajemen dan Akuntansi</source>
          <article-title>Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Rahman Jaya Makmur di Samarinda</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib21">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>14</day>
          <issue>1</issue>
          <month>12</month>
          <page-range>320</page-range>
          <volume>22</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1186/s12874-022-01772-w</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Mielke</surname>
              <given-names>Juliane</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Brunkert</surname>
              <given-names>Thekla</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Zúñiga</surname>
              <given-names>Franziska</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Simon</surname>
              <given-names>Michael</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Zullig</surname>
              <given-names>Leah L.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>De Geest</surname>
              <given-names>Sabina</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>BMC Medical Research Methodology</source>
          <article-title>Methodological approaches to study context in intervention implementation studies: an evidence gap map</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib22">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>New York, NY</publisher-loc>
          <publisher-name>Harper &amp; Row</publisher-name>
          <year>1978</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Burns</surname>
              <given-names>James MacGregor</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Leadership</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib23">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>New York, NY</publisher-loc>
          <publisher-name>Free Press</publisher-name>
          <year>1985</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Bass</surname>
              <given-names>Bernard M.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Leadership and Performance Beyond Expectations</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib24">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>01</issue>
          <volume>03</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Prayuda</surname>
              <given-names>Rafie Zaidan</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>International Journal Of Social, Policy And Law (IJOSPL)</source>
          <article-title>Dampak Kepuasan Kerja , Gaya Kepemimpinan Transformasi Dan Transaksional Pada Kinerja Karyawan Sekolah Swasta: A Mini Review</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib25">
        <element-citation publication-type="chapter">
          <day>28</day>
          <month>7</month>
          <page-range>67-77</page-range>
          <publisher-name>Emerald Publishing Limited</publisher-name>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1108/978-1-80262-849-420221006</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Manu</surname>
              <given-names>Alexander</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <person-group person-group-type="editor">
            <name>
              <surname>Manu</surname>
              <given-names>Alexander</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>The Philosophy of Disruption</source>
          <chapter-title>Transformational Leadership</chapter-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib26">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>6</issue>
          <month>12</month>
          <page-range>1095-1120</page-range>
          <volume>26</volume>
          <year>2015</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1016/j.leaqua.2015.08.001</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Deinert</surname>
              <given-names>Anika</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Homan</surname>
              <given-names>Astrid C.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Boer</surname>
              <given-names>Diana</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Voelpel</surname>
              <given-names>Sven C.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Gutermann</surname>
              <given-names>Daniela</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>The Leadership Quarterly</source>
          <article-title>Transformational leadership sub-dimensions and their link to leaders' personality and performance</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib27">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>2</day>
          <issue>2</issue>
          <month>12</month>
          <page-range>548-563</page-range>
          <volume>12</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56457/jimk.v12i2.613</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Octavita</surname>
              <given-names>Rr.Astri Indriana</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kadar</surname>
              <given-names>Isman</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Retnowati</surname>
              <given-names>Rita</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen</source>
          <article-title>Improvement of Organizational Citizenship Behavior (OCB) through Strengthening Organizational Culture, Teamwork, Personality, and Decision Making</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib28">
        <element-citation publication-type="chapter">
          <page-range>56-82</page-range>
          <publisher-loc>London</publisher-loc>
          <publisher-name>Palgrave Macmillan UK</publisher-name>
          <year>1990</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Schein</surname>
              <given-names>Edgar H.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <person-group person-group-type="editor">
            <name>
              <surname>Evans</surname>
              <given-names>Paul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Doz</surname>
              <given-names>Yves</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Laurent</surname>
              <given-names>André</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Human Resource Management in International Firms: Change, Globalization, Innovation</source>
          <chapter-title>Organizational Culture: What it is and How to Change it</chapter-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib29">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>16</day>
          <issue>1</issue>
          <month>10</month>
          <volume>18</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.21070/ijler.v18i0.879</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Aureliyah Putri</surname>
              <given-names>Ladynah Zarrah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kusuma</surname>
              <given-names>Kumara Adji</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Indonesian Journal of Law and Economics Review</source>
          <article-title>The Effect of Job Satisfaction, Organizational Culture, and Perceived Organizational Support on Organizational Citizenship Behavior on Employee in Company</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib30">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>13</day>
          <issue>5</issue>
          <month>7</month>
          <page-range>494-517</page-range>
          <volume>33</volume>
          <year>2012</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1108/01437731211241274</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sadegh Sharifirad</surname>
              <given-names>Mohammad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ataei</surname>
              <given-names>Vahid</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Leadership &amp; Organization Development Journal</source>
          <article-title>Organizational culture and innovation culture: exploring the relationships between constructs</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib31">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Riley</surname>
              <given-names>Shannon</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Herzberg's Two-Factor Theory of Motivation applied to the motivational techniques within financial institutions</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib32">
        <element-citation publication-type="book">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Maslow</surname>
              <given-names>Abraham</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Deficiency Motivation and Growth Motivation</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib33">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <month>9</month>
          <page-range>201-202</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2020</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1037/mot0000168</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kehr</surname>
              <given-names>Hugo M.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Motivation Science</source>
          <article-title>Motivation and volition at work.</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib34">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <month>9</month>
          <page-range>41-65</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>1970</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1111/j.1468-2338.1970.tb00262.x</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Wall</surname>
              <given-names>Toby D.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Stephenson</surname>
              <given-names>Geoffrey M.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Industrial Relations Journal</source>
          <article-title>Herzberg's two‐factor theory of job attitudes: a critical evaluation and some fresh evidence</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib35">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <month>12</month>
          <page-range>581-604</page-range>
          <volume>13</volume>
          <year>2003</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1016/j.hrmr.2003.11.004</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>VandeWalle</surname>
              <given-names>Don</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Human Resource Management Review</source>
          <article-title>A goal orientation model of feedback-seeking behavior</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib36">
        <element-citation publication-type="chapter">
          <page-range>687–732</page-range>
          <publisher-loc>Palo Alto, CA</publisher-loc>
          <publisher-name>Consulting Psychologists Press</publisher-name>
          <volume>1</volume>
          <year>1990</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Campbell</surname>
              <given-names>John P.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <person-group person-group-type="editor">
            <name>
              <surname>Dunnette</surname>
              <given-names>Marvin D.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hough</surname>
              <given-names>Leaetta M.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Handbook of Industrial and Organizational Psychology</source>
          <chapter-title>Modeling the Performance Prediction Problem in Industrial and Organizational Psychology</chapter-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib37">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>Cincinnati, OH</publisher-loc>
          <publisher-name>South-Western Publishing</publisher-name>
          <year>1991</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Boudreau</surname>
              <given-names>John W.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Utility Analysis for Decisions in Human Resource Management</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib38">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <month>1</month>
          <page-range>13-31</page-range>
          <volume>30</volume>
          <year>2020</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1111/1748-8583.12259</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Murphy</surname>
              <given-names>Kevin R.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Human Resource Management Journal</source>
          <article-title>Performance evaluation will not die, but it should</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib39">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>29</day>
          <issue>2</issue>
          <month>11</month>
          <page-range>144-158</page-range>
          <volume>11</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.29407/e.v11i2.23913</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nugroho</surname>
              <given-names>Mukhamad Aditya Bayu</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kusuma</surname>
              <given-names>Kumara Adji</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Abbadiyah</surname>
              <given-names>Rifdah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Efektor</source>
          <article-title>Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Promosi Karyawan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) ULP Porong</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib40">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>6</day>
          <month>4</month>
          <page-range>831060</page-range>
          <volume>13</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.3389/fpsyg.2022.831060</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Jiatong</surname>
              <given-names>Wang</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Wang</surname>
              <given-names>Zheng</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Alam</surname>
              <given-names>Mehboob</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Murad</surname>
              <given-names>Majid</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Gul</surname>
              <given-names>Fozia</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Gill</surname>
              <given-names>Shabeeb Ahmad</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Frontiers in Psychology</source>
          <article-title>The Impact of Transformational Leadership on Affective Organizational Commitment and Job Performance: The Mediating Role of Employee Engagement</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib41">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>1</day>
          <issue>4</issue>
          <month>11</month>
          <page-range>202-214</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56444/transformasi.v2i4.1163</pub-id>
          <person-group person-group-type="author"/>
          <source>Transformasi: Journal of Economics and Business Management</source>
          <article-title>Transformational Leadership And Employee Performance : Systematic Literature Review</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib42">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>28</day>
          <issue>3</issue>
          <month>5</month>
          <page-range>15</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.47134/jpem.v1i3.280</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sholikhah</surname>
              <given-names>Imroatus</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sumartik</surname>
              <given-names>Sumartik</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat</source>
          <article-title>Kepemimpinan Transformatif dan Budaya Organisasi Meningkatkan Kinerja Karyawan di Industri Logam Indonesia</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib43">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>30</day>
          <issue>3</issue>
          <month>9</month>
          <page-range>285-292</page-range>
          <volume>14</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.52643/jam.v14i3.4771</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nabilah</surname>
              <given-names>Alivioni Aizzatin</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sumartik</surname>
              <given-names>Sumartik</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Andriani</surname>
              <given-names>Dewi</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Administrasi dan Manajemen</source>
          <article-title>Pengaruh Work Life Balance, Organizational Citizenship Behavior Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib44">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hayati</surname>
              <given-names>Neneng</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Competence and Motivation and Workplace Performance</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib45">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>1</day>
          <issue>4</issue>
          <month>10</month>
          <page-range>473-495</page-range>
          <volume>19</volume>
          <year>2020</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1080/15332845.2020.1763766</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Chien</surname>
              <given-names>Grace C. L.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Mao</surname>
              <given-names>Iris</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nergui</surname>
              <given-names>Enkhzaya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Chang</surname>
              <given-names>Wanching</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal of Human Resources in Hospitality &amp; Tourism</source>
          <article-title>The effect of work motivation on employee performance: Empirical evidence from 4-star hotels in Mongolia</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib46">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>Bandung</publisher-loc>
          <publisher-name>Alfabeta</publisher-name>
          <year>2013</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Sugiyono</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&amp;D</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib47">
        <element-citation publication-type="journal">
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Berndt</surname>
              <given-names>Andrea E</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal Sage</source>
          <article-title>Sampling Methods</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib48">
        <element-citation publication-type="book">
          <publisher-loc>Erscheinungsort nicht ermittelbar</publisher-loc>
          <publisher-name>Springer Nature</publisher-name>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Hair</surname>
              <given-names>Joseph F.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hult</surname>
              <given-names>G. Tomas M.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ringle</surname>
              <given-names>Christian M.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sarstedt</surname>
              <given-names>Marko</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Danks</surname>
              <given-names>Nicholas P.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ray</surname>
              <given-names>Soumya</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) Using R: A Workbook</source>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib49">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>26</day>
          <issue>2</issue>
          <month>9</month>
          <page-range>498</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33087/ekonomis.v6i2.592</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Mayangsari</surname>
              <given-names>Mayangsari</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aminah</surname>
              <given-names>Siti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Ekonomis: Journal of Economics and Business</source>
          <article-title>Pengaruh Penilaian Produk, Promosi dan Layanan COD (Bayar di Tempat) Terhadap Keputusan Pembelian pada Marketplace Shopee di Sidoarjo</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib50">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>23</day>
          <month>8</month>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Dewi Komala</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Yani</surname>
              <given-names>Muhammad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Indayani</surname>
              <given-names>Lilik</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Chabibah</surname>
              <given-names>Maylina Debby</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>The Role of Product Innovation and Entrepreneurial Orientation Towards Marketing Performance Through Competitive Advantage</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib51">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>23</day>
          <issue>2</issue>
          <month>5</month>
          <page-range>56-73</page-range>
          <volume>13</volume>
          <year>2014</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.5585/remark.v13i2.2717</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ringle</surname>
              <given-names>Christian M.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Da Silva</surname>
              <given-names>Dirceu</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Bido</surname>
              <given-names>Diógenes De Souza</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Revista Brasileira de Marketing</source>
          <article-title>Modelagem de Equações Estruturais com Utilização do Smartpls</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib52">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>25</day>
          <issue>8</issue>
          <month>5</month>
          <page-range>41-50</page-range>
          <volume>29</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.9734/jemt/2023/v29i81113</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Futri</surname>
              <given-names>Suci Yunita</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Jimad</surname>
              <given-names>Habibullah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hayati</surname>
              <given-names>Keumala</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal of Economics, Management and Trade</source>
          <article-title>The Influence of Transformational Leadership on Employee Performance through Innovative Work Behavior as a Mediating Variable</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib53">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2025</issue>
          <volume>17</volume>
          <year>2025</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Salsabilla</surname>
              <given-names>Jessica Berliana</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sumartik</surname>
              <given-names>Sumartik</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Firdaus</surname>
              <given-names>Vera</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh Kepemimpinan Tranformasional, Human Relation dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja pada PT. Natura Plastindo</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib54">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>20</day>
          <issue>1</issue>
          <month>2</month>
          <volume>18</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.21070/ijler.v18i0.850</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Maufuzah</surname>
              <given-names>Intan Anis</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Abadiyah</surname>
              <given-names>Rifdah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Indonesian Journal of Law and Economics Review</source>
          <article-title>Transformational Leadership, Workload, and Entrepreneurial Motivation in Increasing Organizational Commitment</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib55">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>S5</issue>
          <volume>20</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.59670/ml.v20iS5.4731</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ibrahim</surname>
              <given-names>Muna</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Migration Letters</source>
          <article-title>The Impact of Corporate Culture on Employee Performance: A Scoping Review</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib56">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>17</day>
          <issue>1</issue>
          <month>5</month>
          <page-range>47-55</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54099/ijmdb.v2i1.584</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Iskamto</surname>
              <given-names>Dedi</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>International Journal of Management and Digital Business</source>
          <article-title>Organizational Culture and Its Impact on Employee Performance</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib57">
        <element-citation publication-type="journal">
          <day>25</day>
          <issue>4</issue>
          <month>9</month>
          <volume>13</volume>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.37676/ekombis.v13i4.8760</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Faylasuf</surname>
              <given-names>Moch Nur Dieny</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ubaidillah</surname>
              <given-names>Hasan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Abadiyah</surname>
              <given-names>Rifdah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis</source>
          <article-title>Implementation Of Work Discipline, Motivation, And Compensation On Employee Performance Of PT. Wan Tobacco Cigaret Sidoarjo</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib58">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <volume>11</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.35335/ijafibs.v11i2.122</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sambuaga</surname>
              <given-names>Fiane Rina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aprilia</surname>
              <given-names>Satia</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>International Journal of Applied Finance and Business Studies</source>
          <article-title>The influence of extrinsic motivation and job satisfaction on employee performance with work discipline as an intervening variable</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib59">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>6</issue>
          <page-range>195–202</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.54518/rh.4.6.2024.409</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sulistamtama</surname>
              <given-names>Muhammad Faried</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Setiawan</surname>
              <given-names>Raditya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Yuniawan</surname>
              <given-names>Ahyar</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Research Horizon</source>
          <article-title>The Effect of Intrinsic Motivation on Employee Performance: A Systematic Literature Review</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib60">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <volume>3</volume>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.59247/bim.v3i1.330</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Muqtafi</surname>
              <given-names>Faidholloh</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Garad</surname>
              <given-names>Askar</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Bulletin of Innovation in Management</source>
          <article-title>The Influence of Transformational Leadership and Organizational Culture on Employee Performance</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib61">
        <mixed-citation publication-type="journal">[2]A. Utaminingsih, Perilaku Organisasi: Kajian Teoritik &amp;amp; Empirik Terhadap Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kepercayaan Dan Komitmen. Malang: Universitas Brawijaya Press (Ub Press), 2014. [Daring]. Tersedia Pada: Https://Books.Google.Co.Id/Books?Hl=Id&amp;amp;Lr=&amp;amp;Id=-Wvrdwaaqbaj&amp;amp;Oi=Fnd&amp;amp;Pg=Pa1&amp;amp;Dq=Penguatan+Kualitas+Kerja+Melalui+Manajemen+Kepemimpinan,+Budaya+Perusahaan,+Dan+Pendekatan+Perilaku+Kerja&amp;amp;Ots=Rv-A5kbaiz&amp;amp;Sig=2efh_Najlzqyspbhhqgxnbhkzjc&amp;amp;Redir_Esc=Y#V=Onepage&amp;amp;Q&amp;amp;F=False</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib62">
        <mixed-citation publication-type="journal">[3]T. D. N. Vuong Dan L. T. Nguyen, “The Key Strategies For Measuring Employee Performance In Companies: A Systematic Review,” Sustainability, Vol. 14, No. 21, Hlm. 14017, Okt 2022, Doi: 10.3390/Su142114017.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib63">
        <mixed-citation publication-type="journal">[4]D. Suprayitno, “The Influence Of Leadership On Employee Performance,” Vol. 1, No. 2, 2024.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib64">
        <mixed-citation publication-type="journal">[5]S. Akbar, “Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan,” Jiaganis, Vol. 3, No. 2, Hlm. 1–17, 2018.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib65">
        <mixed-citation publication-type="journal">[6]F. M. Nasution, R. Siregar, Dan M. J. Lubis, “Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Keadilan Organisasi,” J. Teknol. Pendidik., Vol. 11, No. 2, Hlm. 143–147, Jun 2022, Doi: 10.32832/Tek.Pend.V11i2.7072.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib66">
        <mixed-citation publication-type="journal">[7]A. Ahadi Dan A. Pracoyo, “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Organisasi Dan Kepuasan Kerja (Studi Pada Karyawan Tetap Divisi Operasional Pt. Bank X).,” J. Keuang. Dan Perbank., Vol. 19, No. 1, Hlm. 51, Jan 2023, Doi: 10.35384/Jkp.V19i1.341.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib67">
        <mixed-citation publication-type="journal">[8]D. Y. Alfaridzie Dan B. S. Luterlean, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Ka Ryawan Di Pt.Pegadaian Indonesia (Studi Kasus Pada Pt. Pegadaian Cabang Cikudapateuh Bandung),” E-Proceeding Manag., Vol. 8, No. 5, 2021.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib68">
        <mixed-citation publication-type="journal">[9]Asya Mulasari, Dori Mittra Candana, Dan Selvi Zola Fenia, “Pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pt. Semen Padang,” J. Ris. Manaj., Vol. 3, No. 1, Hlm. 380–391, Feb 2025, Doi: 10.54066/Jurma.V3i1.3065.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib69">
        <mixed-citation publication-type="journal">[10]R. N. Balau, T. M. Tumbel, Dan J. A. F. Kalangi, “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Sinar Pure Foods International Bitung,” Productivity, Vol. 2, No. 3, 2021.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib70">
        <mixed-citation publication-type="journal">[11]R. Fitriyanti Dan F. Ramadhani, “Pengaruh Disiplin Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Sungintex Indonesia Cileungsi,” Econ. Learn. Exp. Soc. Think. Educ. J., Vol. 4, No. 1, Hlm. 27–36, Jun 2024, Doi: 10.58890/Eleste.V4i1.214.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib71">
        <mixed-citation publication-type="journal">[12]S. Z. Nurussaifa, “Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Afektif Pada Pt. Smart Tbk Refinery Surabaya,” J. Ilmu Manaj. Jim, Vol. 8, No. 2, 2020.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib72">
        <mixed-citation publication-type="journal">[13]S. Nurfauziah Dan G. Kusjono, “Determinasi Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bilca Markin Jaya Makmur,” Cakrawala J. Ekon. Manaj. Dan Bisnis, Vol. 1, No. 1, 2024.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib73">
        <mixed-citation publication-type="journal">[14]N. Ferina Dan K. Sudiana, “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pos Indonesia Cilaki Bandung,” Innov. J. Soc. Sci. Res., Vol. 4, No. 2, Hlm. 3519–3534, 2024.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib74">
        <mixed-citation publication-type="journal">[15]M. Siagian, “Pengaruh Disiplin Kerja, Kompensaso Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Mitra Sintera Di Kota Batam,” 2020.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib75">
        <mixed-citation publication-type="journal">[16]T. G. J. Jesajas Dan Arweni, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Pt. Pos Indonesia (Persero)),” J. Equilib. Manaj., Vol. 8, No. 2, 2022.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib76">
        <mixed-citation publication-type="journal">[17]M. A. A. Syafputra, “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Smoot Ritel Indonesia Jakarta,” J. Manaj. Dan Adm. Antartika, Vol. 2, No. 2, Hlm. 69–78, Jan 2025, Doi: 10.70052/Juma.V2i2.551.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib77">
        <mixed-citation publication-type="journal">[18]D. Sapitri, “Pengaruh Budaya Organisasi, Disiplin Kerja Dan Komitmen Kerjaterhadap Kinerja Karyawan,” J. Ilm. Manaj., Vol. 1, No. 1, 2024.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib78">
        <mixed-citation publication-type="journal">[19]A. R. Astuti Dan S. P. Hadi, “Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Work Engagement Sebagai Variabel Intervening Pada Bagian Sewing Pt Sandang Asia Maju Abadi (Kawasan Industri Wijayakusuma Tugu Semarang),” J. Ilmu Adm. Bisnis, Vol. 12, No. 3, 2023.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib79">
        <mixed-citation publication-type="journal">[20]Sattar, Saiful, M. Romadloni, Dan S. N. Aisyah, “Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Rahman Jaya Makmur Di Samarinda,” J. Point Equilib. Manaj. Dan Akunt., Vol. 4, No. 1, 2023.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib80">
        <mixed-citation publication-type="journal">[21]J. Mielke, T. Brunkert, F. Zúñiga, M. Simon, L. L. Zullig, Dan S. De Geest, “Methodological Approaches To Study Context In Intervention Implementation Studies: An Evidence Gap Map,” Bmc Med. Res. Methodol., Vol. 22, No. 1, Hlm. 320, Des 2022, Doi: 10.1186/S12874-022-01772-W.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib81">
        <mixed-citation publication-type="journal">[22]J. M. Burns, Leadership. New York, Ny: Harper &amp;amp; Row, 1978.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib82">
        <mixed-citation publication-type="journal">[23]B. M. Bass, Leadership And Performance Beyond Expectations. New York, Ny: Free Press, 1985.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib83">
        <mixed-citation publication-type="journal">[24]R. Z. Prayuda, “Dampak Kepuasan Kerja , Gaya Kepemimpinan Transformasi Dan Transaksional Pada Kinerja Karyawan Sekolah Swasta: A Mini Review,” Int. J. Soc. Policy Law Ijospl, Vol. 03, No. 01, 2022.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib84">
        <mixed-citation publication-type="journal">[25]A. Manu, “Transformational Leadership,” Dalam The Philosophy Of Disruption, Emerald Publishing Limited, 2022, Hlm. 67–77. Doi: 10.1108/978-1-80262-849-420221006.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib85">
        <mixed-citation publication-type="journal">[26]A. Deinert, A. C. Homan, D. Boer, S. C. Voelpel, Dan D. Gutermann, “Transformational Leadership Sub-Dimensions And Their Link To Leaders’ Personality And Performance,” Leadersh. Q., Vol. 26, No. 6, Hlm. 1095–1120, Des 2015, Doi: 10.1016/J.Leaqua.2015.08.001.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib86">
        <mixed-citation publication-type="journal">[27]Rr. A. I. Octavita, I. Kadar, Dan R. Retnowati, “Improvement Of Organizational Citizenship Behavior (Ocb) Through Strengthening Organizational Culture, Teamwork, Personality, And Decision Making,” Kontigensi J. Ilm. Manaj., Vol. 12, No. 2, Hlm. 548–563, Des 2024, Doi: 10.56457/Jimk.V12i2.613.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib87">
        <mixed-citation publication-type="journal">[28]E. H. Schein, “Organizational Culture: What It Is And How To Change It,” Dalam Human Resource Management In International Firms: Change, Globalization, Innovation, P. Evans, Y. Doz, Dan A. Laurent, Ed., London: Palgrave Macmillan Uk, 1990, Hlm. 56–82. Doi: 10.1007/978-1-349-11255-5_4.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib88">
        <mixed-citation publication-type="journal">[29]L. Z. Aureliyah Putri Dan K. A. Kusuma, “The Effect Of Job Satisfaction, Organizational Culture, And Perceived Organizational Support On Organizational Citizenship Behavior On Employee In Company,” Indones. J. Law Econ. Rev., Vol. 18, No. 1, Okt 2022, Doi: 10.21070/Ijler.V18i0.879.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib89">
        <mixed-citation publication-type="journal">[30]M. Sadegh Sharifirad Dan V. Ataei, “Organizational Culture And Innovation Culture: Exploring The Relationships Between Constructs,” Leadersh. Organ. Dev. J., Vol. 33, No. 5, Hlm. 494–517, Jul 2012, Doi: 10.1108/01437731211241274.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib90">
        <mixed-citation publication-type="journal">[31]S. Riley, “Herzberg’s Two-Factor Theory Of Motivation Applied To The Motivational Techniques Within Financial Institutions”.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib91">
        <mixed-citation publication-type="journal">[32]A. Maslow, Deficiency Motivation And Growth Motivation. </mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib92">
        <mixed-citation publication-type="journal">[33]H. M. Kehr, “Motivation And Volition At Work.,” Motiv. Sci., Vol. 6, No. 3, Hlm. 201–202, Sep 2020, Doi: 10.1037/Mot0000168.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib93">
        <mixed-citation publication-type="journal">[34]T. D. Wall Dan G. M. Stephenson, “Herzberg’s Two‐Factor Theory Of Job Attitudes: A Critical Evaluation And Some Fresh Evidence,” Ind. Relat. J., Vol. 1, No. 3, Hlm. 41–65, Sep 1970, Doi: 10.1111/J.1468-2338.1970.Tb00262.X.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib94">
        <mixed-citation publication-type="journal">[35]D. Vandewalle, “A Goal Orientation Model Of Feedback-Seeking Behavior,” Hum. Resour. Manag. Rev., Vol. 13, No. 4, Hlm. 581–604, Des 2003, Doi: 10.1016/J.Hrmr.2003.11.004.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib95">
        <mixed-citation publication-type="journal">[36]J. P. Campbell, “Modeling The Performance Prediction Problem In Industrial And Organizational Psychology,” Dalam Handbook Of Industrial And Organizational Psychology, 2nd Ed., Vol. 1, M. D. Dunnette Dan L. M. Hough, Ed., Palo Alto, Ca: Consulting Psychologists Press, 1990, Hlm. 687–732.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib96">
        <mixed-citation publication-type="journal">[37]J. W. Boudreau, Utility Analysis For Decisions In Human Resource Management. Cincinnati, Oh: South-Western Publishing, 1991.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib97">
        <mixed-citation publication-type="journal">[38]K. R. Murphy, “Performance Evaluation Will Not Die, But It Should,” Hum. Resour. Manag. J., Vol. 30, No. 1, Hlm. 13–31, Jan 2020, Doi: 10.1111/1748-8583.12259.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib98">
        <mixed-citation publication-type="journal">[39]M. A. B. Nugroho, K. A. Kusuma, Dan R. Abbadiyah, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Dan Promosi Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Pln (Persero) Ulp Porong,” Efektor, Vol. 11, No. 2, Hlm. 144–158, Nov 2024, Doi: 10.29407/E.V11i2.23913.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib99">
        <mixed-citation publication-type="journal">[40]W. Jiatong, Z. Wang, M. Alam, M. Murad, F. Gul, Dan S. A. Gill, “The Impact Of Transformational Leadership On Affective Organizational Commitment And Job Performance: The Mediating Role Of Employee Engagement,” Front. Psychol., Vol. 13, Hlm. 831060, Apr 2022, Doi: 10.3389/Fpsyg.2022.831060.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib100">
        <mixed-citation publication-type="journal">[41]Indah Adawiyah Dan Sopiah Sopiah, “Transformational Leadership And Employee Performance : Systematic Literature Review,” Transform. J. Econ. Bus. Manag., Vol. 2, No. 4, Hlm. 202–214, Nov 2023, Doi: 10.56444/Transformasi.V2i4.1163.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib101">
        <mixed-citation publication-type="journal">[42]I. Sholikhah Dan S. Sumartik, “Kepemimpinan Transformatif Dan Budaya Organisasi Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Industri Logam Indonesia,” J. Pemberdaya. Ekon. Dan Masy., Vol. 1, No. 3, Hlm. 15, Mei 2024, Doi: 10.47134/Jpem.V1i3.280.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib102">
        <mixed-citation publication-type="journal">[43]A. A. Nabilah, S. Sumartik, Dan D. Andriani, “Pengaruh Work Life Balance, Organizational Citizenship Behavior Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan,” J. Adm. Dan Manaj., Vol. 14, No. 3, Hlm. 285–292, Sep 2024, Doi: 10.52643/Jam.V14i3.4771.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib103">
        <mixed-citation publication-type="journal">[44]N. Hayati, “Competence And Motivation And Workplace Performance”.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib104">
        <mixed-citation publication-type="journal">[45]G. C. L. Chien, I. Mao, E. Nergui, Dan W. Chang, “The Effect Of Work Motivation On Employee Performance: Empirical Evidence From 4-Star Hotels In Mongolia,” J. Hum. Resour. Hosp. Tour., Vol. 19, No. 4, Hlm. 473–495, Okt 2020, Doi: 10.1080/15332845.2020.1763766.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib105">
        <mixed-citation publication-type="journal">[46]Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&amp;amp;D. Bandung: Alfabeta, 2013.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib106">
        <mixed-citation publication-type="journal">[47]A. E. Berndt, “Sampling Methods,” J. Sage, 2020, [Daring]. Tersedia Pada: Https://Journals.Sagepub.Com/Doi/Abs/10.1177/0890334420906850</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib107">
        <mixed-citation publication-type="journal">[48]J. F. Hair, G. T. M. Hult, C. M. Ringle, M. Sarstedt, N. P. Danks, Dan S. Ray, Partial Least Squares Structural Equation Modeling (Pls-Sem) Using R: A Workbook. Dalam Classroom Companion: Business. Erscheinungsort Nicht Ermittelbar: Springer Nature, 2021.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib108">
        <mixed-citation publication-type="journal">[49]M. Mayangsari Dan S. Aminah, “Pengaruh Penilaian Produk, Promosi Dan Layanan Cod (Bayar Di Tempat) Terhadap Keputusan Pembelian Pada Marketplace Shopee Di Sidoarjo,” Ekon. J. Econ. Bus., Vol. 6, No. 2, Hlm. 498, Sep 2022, Doi: 10.33087/Ekonomis.V6i2.592.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib109">
        <mixed-citation publication-type="journal">[50]D. K. Sari, M. Yani, L. Indayani, Dan M. D. Chabibah, “The Role Of Product Innovation And Entrepreneurial Orientation Towards Marketing Performance Through Competitive Advantage.” Eai, 23 Agustus 2022.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib110">
        <mixed-citation publication-type="journal">[51]C. M. Ringle, D. Da Silva, Dan D. D. S. Bido, “Modelagem De Equações Estruturais Com Utilização Do Smartpls,” Rev. Bras. Mark., Vol. 13, No. 2, Hlm. 56–73, Mei 2014, Doi: 10.5585/Remark.V13i2.2717.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib111">
        <mixed-citation publication-type="journal">[52]S. Y. Futri, H. Jimad, Dan K. Hayati, “The Influence Of Transformational Leadership On Employee Performance Through Innovative Work Behavior As A Mediating Variable,” J. Econ. Manag. Trade, Vol. 29, No. 8, Hlm. 41–50, Mei 2023, Doi: 10.9734/Jemt/2023/V29i81113.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib112">
        <mixed-citation publication-type="journal">[53]J. B. Salsabilla, S. Sumartik, Dan V. Firdaus, “Pengaruh Kepemimpinan Tranformasional, Human Relation Dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Pada Pt. Natura Plastindo,” Vol. 17, No. 2025, 2025.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib113">
        <mixed-citation publication-type="journal">[54]I. A. Maufuzah Dan R. Abadiyah, “Transformational Leadership, Workload, And Entrepreneurial Motivation In Increasing Organizational Commitment,” Indones. J. Law Econ. Rev., Vol. 18, No. 1, Feb 2023, Doi: 10.21070/Ijler.V18i0.850.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib114">
        <mixed-citation publication-type="journal">[55]M. Ibrahim, “The Impact Of Corporate Culture On Employee Performance: A Scoping Review,” Migr. Lett., Vol. 20, No. S5, 2023, Doi: Https://Doi.Org/10.59670/Ml.V20is5.4731.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib115">
        <mixed-citation publication-type="journal">[56]D. Iskamto, “Organizational Culture And Its Impact On Employee Performance,” Int. J. Manag. Digit. Bus., Vol. 2, No. 1, Hlm. 47–55, Mei 2023, Doi: 10.54099/Ijmdb.V2i1.584.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib116">
        <mixed-citation publication-type="journal">[57]M. N. D. Faylasuf, H. Ubaidillah, Dan R. Abadiyah, “Implementation Of Work Discipline, Motivation, And Compensation On Employee Performance Of Pt. Wan Tobacco Cigaret Sidoarjo,” Ekombis Rev. J. Ilm. Ekon. Dan Bisnis, Vol. 13, No. 4, Sep 2025, Doi: 10.37676/Ekombis.V13i4.8760.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib117">
        <mixed-citation publication-type="journal">[58]F. R. Sambuaga Dan S. Aprilia, “The Influence Of Extrinsic Motivation And Job Satisfaction On Employee Performance With Work Discipline As An Intervening Variable,” Int. J. Appl. Finance Bus. Stud., Vol. 11, No. 2, 2023, Doi: Https://Doi.Org/10.35335/Ijafibs.V11i2.122.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib118">
        <mixed-citation publication-type="journal">[59]M. F. Sulistamtama, R. Setiawan, Dan A. Yuniawan, “The Effect Of Intrinsic Motivation On Employee Performance: A Systematic Literature Review,” Res. Horiz., Vol. 4, No. 6, Hlm. 195–202, 2024, Doi: Https://Doi.Org/10.54518/Rh.4.6.2024.409.</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="bib119">
        <mixed-citation publication-type="journal">[60]F. Muqtafi Dan A. Garad, “The Influence Of Transformational Leadership And Organizational Culture On Employee Performance,” Bull. Innov. Manag., Vol. 3, No. 1, 2025, Doi: Https://Doi.Org/10.59247/Bim.V3i1.330.</mixed-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
